
Main Terlalu Bebas, Performa Inggris Mengecewakan
Vivagoal – Berita Bola – Manajer Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel mengutarakan rasa kecewa yang Ia alami pasca melihat performa anak asuhnya itu saat menghadapi Selandia Baru dalam persiapan tim jelang gelaran Piala Dunia 2026.
Timnas Inggris meraih kemenangan tipis atas Selandia Baru, Minggu (7/6) malam WIB pada laga ujicoba jelang Piala Dunia 2026. Bermain di Raymond James Stadium, The Three Lions “hanya” menang 1-0 lewat satu-satunya gol yang diciptakan oleh Harry Kane di penghujung babak pertama.
Partai ini jadi satu dari dua laga persiapan Inggris sebelum menghadapi pekan pertama Fase Grup L Piala Dunia 2026. Setelah melawan Selandia Baru, Inggris bakal hadapi Kosta Rika, Kamis (11/6) dini hari WIB.

Dalam laga melawan Selandia Baru, Thomas Tuchel menurunkan susunan pemain berbeda pada masing-masing babak. Tapi, Tuchel tampak lebih menyukai performa Inggris pada babak yang kedua walaupun sampai pertandingan selesai mereka gagal menambah gol.
Djed Spence, Jarrell Quansah, John Stones, dan Marc Guehi mengisi area pertahanan dengan Jordan Pickford sebagai kiper. Kemudian Morgan Rogers, Kobbie Maino, dan Jordan Henderson menjaga lini tengah di babak pertama.
Baca Juga:
- Kapten Muda PSG Masuk Radar Arsenal, Siapa?
- Bawa Paris FC Selamat dari Degradasi, Nasib Pelatihnya Justru Tak Aman
- Top Skor Ligue 1 Teken Kontrak Baru dengan Rennes
- Nasib Tak Jelas, Tim-Tim Besar Tunggu Nasib Kiper Milan
Sementara trio lini depan Inggris pada babak pertama ini diisi oleh Ollie Watkins, Marcus Rashford, serta sang kapten tim Harry Kane. Menurut Tuchel, penampilan para pemain yang tampil di babak pertama sangat mengecewakan.
Ia menilai bahwa performa para pemain Inggris di babak pertama itu terlalu bebas, sehingga permainan tim menjadi lebih lamban. Sedangkan pada 45 menit kedua, Tuchel merasa pasukan The Three Lions mampu tampil lebih efektif dalam menciptakan peluang.
“Saya tidak keberatan. Saya tidak terlalu senang dengan hasil ini. Lebih menyukai babak kedua daripada babak pertama. Menurut saya, kami lebih gigih di babak kedua, lebih agresif baik saat menguasai bola maupun tidak, dan menciptakan lebih banyak peluang. Ada beberapa peluang setengah matang yang bagus serta beberapa penetrasi yang baik ke dalam kotak penalti,” ujar Tuchel dilansir Sky Sports.
“Kami bermain lebih sesuai posisi masing-masing dan itulah sebabnya kami bermain dengan kecepatan yang lebih tinggi. Di babak pertama kami keluar dari posisi dan permainannya agak terlalu bebas. Itu memperlambat permainan kami dan menyulitkan serangan balik karena kami tidak berada di posisi yang kami inginkan saat mulai menyerang, jadi itulah intinya dari pertandingan ini.”
Selalu update kabar terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com















