
Menangi Drama Sembilan Gol, Guardiola: Rambut saya hampir hilang!
Vivagoal – Liga Inggris – Pep Guardiola mengaku lega setelah Manchester City akhirnya mampu mempertahankan kemenangan mereka dalam laga penuh sembilan gol melawan Fulham pada lanjutan pekan ke-14 Premier League 2025/26 dini hari tadi WIB.
Bermain di Craven Cottage, Manchester City tampil sangat mendominasi pertandingan atas Fulham. Erling Haaland membuka keunggulan City, sekaligus membuatnya jadi pencetak 100 gol tercepat di Liga Inggris pada menit ke-17.
Tidak lama kemudian, Tijjani Reijnders menggandakan keunggulan, sebelum Phil Foden mencetak gol indah yang membuat City semakin nyaman. Fulham sempat memperkecil ketertinggalan lewat Emile Smith Rowe menjelang turun minum.

Di awal babak kedua, Foden kembali mencetak gol untuk kubu The Citizen. Pasukan Pep Guardiola itu semakin berada di atas angin setelah gol bunuh diri Sander Barge membuat skor menjadi 5-1 untuk City menit ke-54.
Berselang tiga menit, ketenangan City maupun pada pendukung mereka berubah menjadi kekacauan, diawali oleh gol Alex Iwobi. Gol tersebut menyulut semangat Fulham, bahkan mampu terus memperkecil keadaan berkat dua sumbangan dari Samuel Chukwueze menit ke-72 dan 78.
Baca Juga:
- Arsenal vs Brentford: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- Lennart Karl Ingatkan Bayern Munich Terhadap Lionel Messi
- Tiga Poin Harga Mati, Luciano Guaycochea Minta Bobotoh Penuhi GBLA
- Perkuat Pertahanan, Madrid Hidupkan Minat Pada Pilar Frankfurt
Publik Craven Cottage pun bergemuruh, memicu dorongan besar dari para pendukung untuk mengejar gol penyama kedudukan. Tapi sapuan akhir dari Josko Gvardiol di garis gawang akhirnya mengagalkan ambisi Fulham mendapat poin pada laga ini.
City pun lolos dari mimpi buruk, tetapi kemenangan 5-4 itu meninggalkan napas panjang dan canda lelah dari Guardiola. Ia turut mendapatkan pertanyaan apakah menikmati laga dramatis tersebut atau tidak oleh awak media.
“Apakah kalian menikmatinya? Luar biasa, bukan? Saya? Astaga, rambutku serasa hilang. Ya Tuhan!” ujar Guardiola dilansir Goal.
Lebih lanjut, Guardiola mengakui bahwa partai melawan Fulham menjadi gambaran dari ketatnya persaiangan di Liga Inggris. Ia mengakui bahwa, pada menit-menit akhir yang penuh tekanan itu, City hanya berusaha untuk bertahan.

“Ini Premier League, kamu tidak bisa mengendalikannya. Aku tahu kamu akan bertanya apa yang terjadi, dan aku tidak punya jawaban. Ini soal emosi, ini soal sepak bola. Mengapa kamu melakukan ini, mengapa kamu melakukan itu? Tapi aku harus bilang, kita melakukan hal-hal luar biasa hari ini, luar biasa, karena aku tahu seberapa sulit tim itu,” tambah Guardiola.
“Kita membuktikannya dan mencetak gol-gol yang kita cetak serta kualitas yang kita tunjukkan. Erling punya kesempatan untuk 6-3 dan segera setelah itu, 5-4. Dan saat itu terjadi, ini hanya soal bertahan. Jangan tanya bagaimana, para pemain juga tidak tahu. Pada akhirnya kita menerimanya.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















