
Menatap Semifinal Lawan Persija, Pemain Muda Persib Siap Uji Mental
Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain muda Persib, Rafi Rasyiq sangat senang setelah mendapatkan kesempatan bermain di ajang Piala Presiden 2026. Rafi Rasyiq mengaku ketagihan untuk kembali menambah menit bermainnya bersama Persib.
Pada ajang Piala Presiden 2026, Rafi Rasyiq berhasil tampil sebagai starter di dua laga terakhir fase grup. Penampilannya menuai decak kagum para Bobotoh dan digadang-gadang akan mencerahkan masa depan Persib.
“Alhamdulilah, pertama Rafi tentunya sangat senang dan bahagia telah diberi kepercayaan oleh coach Igor (Tolic) masuk starting eleven lagi jadi sudah 2 match ini main starter,”
“Kedua, pastinya ini kepercayaan yang sangat besar buat Rafi semoga enggak sampai sini aja tapi lanjut ke pertandingan pertandingan kedepan,” buka pemain berusia 17 tahun tersebut.
Meski sudah meraih kesempatan bertanding, Rafi Rasyiq merasa performanya masih jauh dari memuaskan. Ia memandang, kelemahan dalam penampilannya ialah selalu terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Kendati begitu, ia menyadari bahwa ini merupakan salah satu langkah dari sebuah proses. Rafi percaya, penampilannya akan lebih baik lewat dukungan dari para senior di skuad Maung Bandung.
Baca Juga:
- PSG Bergerak Cepat untuk Tikung Juventus dalam Perburuan Kiper Jepang
- Tegas, Ferran Torres Tidak untuk Dijual! PSG Gigit Jari?
- Masa Depan Ferran Torres di Barcelona: Dipagari Tapi Tetap Bisa Hengkang
- Atletico Madrid Bidik Mohamed Salah secara Gratis
“Mungkin, Rafi harus lebih tenang lagi dalam mengambil keputusan. Rafi bakal pelajari lagi permainan sebelumnya dan diskusikan lagi buat dapat masukan juga dari pelatih dan pemain-pemain senior,” tutur Rafi.
Di usianya yang tergolong belia, Rafi pun akan dihadapkan dengan beban berat, yaitu menghadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026. Ia menyebut ini merupakan laga penting untuk menunjukan kemampuannya.
“Pertandingan yang penting buat terus mengukur kemampuan fisik, teknik dan mental. karena yang terpenting, bisa terus berkontribusi dan berkembang lebih baik,” tambahnya.

Disinggung soal perpindahan venur ke Bali, Rafi merasa tak keberatan. Sebab, ia sudah memiliki pengalaman bermain di Bali karena ajang Elite Pro Academy (EPA) digelar secara kandang dan tandang.
“Kalau lokasi, Rafi pernah bertanding di EPA yang main home and away jadi pernah bertanding setelah melalui perjalanan panjang. Semoga ada yang bisa diambil dari pengalaman itu.” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















