Mengenal Sani Rizki Fauzi, Bripda Pemecah Kebuntuan Timnas U-22

0
398
Mengenal Sani Rizki Fauzi, Pemecah Kebuntuan Timnas U-22

VivagoalAFF Cup – Tim Nasional Indonesia berhasil membawa pulang trofi Piala AFF U-22 2019. Sempat tertinggal terlebih dahulu, Garuda Muda sukses membalikan keadaan melalui Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay.

Thailand yang berstatus sebagai juara bertahan terus menekan skuat Merah Putih sejak dimulainya pertandingan. Beruntung, hingga turun minum, gawang Awan Seto masih aman dari kebobolan.

Memasuki babak kedua, The War Elephant terus membongkar pertahanan Garuda. Hasilnya, Saringkan Promsupa merobek jala Indonesia pada menit ke-57. Tertinggal satu gol, Indonesia langsung meresepon.

Dua menit berselang Garuda Muda sukses menyamakan kedudukan melalui sepakan Sani Rizki Fauzi. Menerima umpan di kanan pertahanan Thailand, Sani melakukan cutting inside dan melewati satu pemain Thailand. Terbebas dari pengawalan, Sani melepaskan tendangan keras yang membentur pemain belakang lawan sehingga mengecoh kiper Thailand.

Baca Juga :  Mbappe Lebih Sukses dari Ronaldo Jika Bersama Madrid

Berkat golnya tersebut, semangat Garuda Muda kembali berkobar. Osvaldo Haay kembali mencetak gol kemenangan di menit ke-64 melalui kepalanya dari skema bola mati.

Sebelum gelaran Piala AFF U-22, hanya sedikit publik sepak bola yang mengetahui Sani Rizki yang menyamakan kedudukan Merah Putih di partai final. Siapa sangka, pemuda kelahiran Sukabumi itu merupakan gelandang kesayangan Simon McMenemy di Bhayangkara FC.

Memulai karier di SBB PSPB Cicurug, Sukabumi Sani Berhasil tampil apik bersama klub asal Jakarta, Urakan FC. Hijrah ke Jakarta, Sani tampil di Piala Soeratin dan mengantarkannya ke PPLP Ragunan.

Selesai menimba ilmu di PPLP Ragunan, Sani melanjutkan pendidikan ke Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Lido. Tepatnya pada 2017 silam, Sani resmi menjadi anggota kepolisian berpangkat Bripda.

Baca Juga :  Inter Pastikan Tak Masukkan Modric di Daftar Transfer Januari

Selanjutnya, Sani memperkuat Bhayangkara FC U-19, dimana kariernya bersama The Guardian terbilang mulus. Setahun di tim junior, tepatnya pada 2018 Sani menjalani debut di tim Senior Bhayangkara FC saat berjumpa PSIS.

Tampil apik bersama Bhayangkara membuat pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri tertarik untuk memboyongnya menjadi punggawa Garuda Muda. Namun, ketatnya persaingan di lini tengah Timnas Indonesia U-22, Sani sempat kalah bersaing dengan Gian Zola, Witan Sulaiman dan Luthfi Kamal.

Dalam ajang AFF Cup U-22 2019 pun Sani baru bermain di laga ketiga saat Garuda Muda menang atas tuan rumah dua gol tanpa balas. Pada laga tersebut, Sani membuktikan diri dengan bermain selama 89 menit.

Sejak laga itu, kepercayaan sang pelatih pada Sani pun bertambah. Terbukti, di partai final Sani sukses menembus starter di lini tengah bersama Zola dan Luthfi Kamal. Hasilnya ia berhasil mencetak gol krusial dan membawa Indonesia memenangai Piala AFF U-22 2019.

Selalu update berita bola terbaru seputar Timnas Indonesia hanya di Vivagoal.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here