Vivagoal – Liga Inggris – Jose Mourinho pernah mengungkapkan kalimat berkesan kala Manchester City diinvestigasi oleh UEFA beberapa waktu lalu. Kini, hal yang sama melekat kepada the Sky Blues.
Pada Juli 2020 lalu, Manchester City sempat diinvestigasi oleh UEFA lantaran berpotensi terkena financial fair play. Mourinho yang kala itu menukangi Spurs merasa jika penyidikan yang dilakukan lumayan memalukan.
Pengadilan abitrase olahraga (CAS) pun membatalkan dakwaan kepada City. Kini, masalah serupa pun menghampiri juara Premier League musim lalu. Premier League mengklaim jika City sudah memalsukan laporan keuangan mereka dalam 9 musim terakhir mulai dari 2009-2017 lalu.
Dari investigasi yang dimulai sejak empat tahun lalu, City didakwa melakukan 105 pelanggaran. Andai dinyatakan bersalah, mereka berpotensi untuk mendapatkan hukuman. Mourinho pun mengklaim jika apapun hasil yang akan diterima Manchester City bakal berakhir sebagai bencana.
Baca Juga:
- Bersih-Bersih Skuad, 10 Pemain Ini Masuk Daftar Jual Liverpool
- Atletico Madrid Sudah Kehilangan Kesabaran pada Pemain Pinjamannya
- Ten Hag: Jangan Nilai Wout Weghorst Cuma dari Gol
- Investor asal Qatar Mau Beli ManUnited Rp 146 Triliun
“Dalam hubungan terkait keputusan apapun, semuanya memalukan. Jika Manchester City dinyatakan tak bersalah, mengapa mereka mendapatkan denda. Jika anda tak bersalah, anda tidak dihukum,” ucapnya pada Juli 2020 lalu.
“Di arah lain, jika anda seharusnya mereka dilarang berkompetisi. Kritikan ini bukan unutk Manchester City. Saya buka siapa-siapa yang tahu apakah mereka bersalah atau tidak. Saya mengkritik keputusan,” tambahnya.
Saat ini, Manchester City masih menunggu keputusan final kepada mereka apakah mereka akan dedenda, mendapatkan pengurangan poin atau didegradasi dari Premier League. Di sisi lain, tim besutan Pep Guardiola merasa tak bersalah.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com