Palladino Tak Kecewa Atalanta Gagal Finish di 8 Besar, tapi Sesalkan Kekalahan dari Union Saint-Gilloise
Vivagoal – Liga Champions – Atalanta menelan kekalahan saat bersua ke markas Union Saint-Gilloise pada laga terakhir fase grup Liga Champions, Kamis (29/1) dini hari WIB. Punya mimpi membawa La Dea finish di delapan besar, Raffaele Palladino kecewa dengan penampilan timnya di laga tersebut.
Kekalahan ini menyebabkan Atalanta finish di peringkat 15 dan akan menghadapi antara Borussia Dortmund atau Olympiakos di babak playoff. Jika bisa menang dari dua leg tersebut, pasukan Palladino akan berhadapan dengan Arsenal atau Bayern Munich.

“Saya tidak cemas, tapi saya kecewa karena kami menginginkan konsistensi setelah kemenangan di Serie A akhir pekan kemarin. Ini mungkin penampilan terburuk kami perihal teknik, kami membuat kesalahan besar dan tidak bisa mengamankan passing mudah, sesuatu yang tidak pernah kami lakukan sebelumnya.
“Kondisi lapangan hanya alasan, banyak kesalahan bodoh yang kami lakukan. Ketika itu terjadi, kalian jadi menciptakan antusiasme dan kepercayaan tim lawan. Kami masih belum bisa mengatasi situasi seperti itu, rasanya seperti mengulang pertandingan Serie A melawan Verona dan Pisa,” ungkap Palladino, dilansir dari Football Italia.
Baca juga:
- Raih Tiket 16 Besar, Liverpool Siap Melaju Jauh di Liga Champions Musim Ini
- Conte Bangga meski Napoli Tersingkir di Fase Grup Liga Champions
- Dortmund Kalah Karena Inter Milan Tunjukkan Gaya Main Khas ‘Italia’
- Bungkam Dortmund, Chivu Puas Inter Lolos Playoff Liga Champions
Sebelum kick off, sang pelatih bermimpi membawa Atalanta finish di delapan besar agar bisa melaju langsung ke babak 16 besar. Sayangnya sejak kalah dari Athletic Bilbao pekan lalu, mimpi Palladino mulai goyah dan sang pelatih menyadari ketatnya persaingan di papan atas klasemen Liga Champions.
“Bahkan jika kami menang malam ini, kami tidak bisa finish di delapan besar, tapi ini adalah sesuatu yang bisa kami pelajari. Tujuan kami adalah bertahan di pertandingan ini melalui playoff, bukan delapan besar. Jika kalian lihat klasemen akhir, Real Madrid, Inter, dan Paris Saint-Germain juga ke playoff, (sementara) Napoli tereliminasi.
“Kami adalah tim kecil dan kami terus bertumbuh, tapi delapan besar hanyalah mimpi. Saya pikir kami bekerja dengan baik, kami tidak harus menciptakan drama dari situasi ini. Saya belajar banyak tentang mentalitas tim dan tahu apa yang harus saya perbaiki,” tutup Palladino.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com
