Dikaitkan dengan Liverpool, Postecoglou: Saya Baru 7 Bulan di Spurs!
Ange Postecoglou, Foto: dok Twitter @Spurs_fl

Pecat Postecoglou, Presiden Spurs: Liga Eropa tak cukup. Kami mau EPL!

Irman Maulana - Juni 18, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Presiden Tottenham Hotspur, Daniel Levy akhirnya buka suara terkait keputusannya memecat Ange Postecoglou, meski manajer asal Australia itu bisa membawa Spurs memutus puasa gelar yang sudah berlangsung selama 17 tahun.

Ange Postecoglou sukses mengantarkan Tottenham Hotspur meraih gelar juara pada gelaran Liga Eropa 2024/25. The Lilywhites mengalahkan Manchester United pada laga puncak dengan skor 1-0 pada akhir Bulan Mei lalu.

Gelar itu menjadi yang pertama bagi Spurs dalam 17 tahun terakhir. Kali terakhir mereka keluar sebagai pemenang adalah pada ajang Piala Liga Inggris musim 2007/08 silam.

(Foto: fb/Fabrizio Romano via rri.com)

Meski begitu, trofi Liga Eropa nyatanya tak cukup untuk menyelamatkan Postecoglou dari pemecatan. Langkah Spurs memecat Postecoglou digambarkan sebagai keputusan bulan dari pihak manajeme klub.

Dalam sesi interview bersama Sky Sports, Daniel Levy buka suara untuk kali pertama sejak pemecatan Postecoglou itu. Ia kemudian menyinggung soal prestasi Spurs yang terjerumus ke papan bawah klasemen Liga Inggris musim lalu.


Baca Juga:


Levy sekaligus membantah anggapan miring tentang kesengajaan Spurs untuk tidak menjuarai apapun di setiap musim. Ia menegaskan bahwa pemecatan Postecoglou justru karena mereka ingin lebih memiliki tim yang bersaing di berbagai ajang, bukan hanya satu kompetisi.

“Kamu melihat luapan emosi dalam parade itu. Itu benar-benar luar biasa. Kami telah memenangkan trofi Eropa. Tapi itu belum cukup. Yang lebih penting adalah apa yang belum kami lakukan. Kami perlu memenangkan liga. Kami ingin memenangkan Premier League. Spurs ingin memenangkan Champions League. Kami ingin menang,” ujar Levy dilansir Sky Sports.

“Saya sangat berterima kasih kepada Ange. Tidak menyesal menunjuk Ange. Di musim pertamanya, kita finis di posisi kelima, dan di musim kedua kita sangat senang bisa memenangkan trofi. Tapi kita perlu bersaing di semua kompetisi, dan kita merasa butuh perubahan,” tambahnya.

“Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Aku telah memberitahunya bahwa dia akan selalu menjadi bagian dari sejarah kami. Dia dan keluarganya selalu dipersilakan kembali. Ini adalah keputusan bersama. Bukan keputusan saya. Kami melakukan semuanya bersama-sama. Secara emosional ini sulit, tetapi kami yakin telah membuat keputusan yang tepat untuk klub.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com