Persib Ubah Waktu Latihan, Bojan Hodak Fokus Jaga Waktu Istirahat Pemain
Vivagoal – Liga Indonesia – Persib Bandung menggelar sesi latihan perdana di bulan Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sesi latihan yang digelar malam hari tersebut hanya diikuti pemain cadangan dan pemain pengganti di laga versus Ratchaburi FC.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan bahwa jajaran pelatih Persib memiliki beberapa pertimbangan dalam menerapkan program latihan selama Ramadan. Pasalnya, mayoritas para pemain Persib beragama Islam dan ia tak mau mengganggu ibadah mereka.

Namun untuk mensiasatinya, Bojan Hodak hanya mengubah waktu latihan, tanpa perlu mengubah program dan intensitasnya. Ia pun secara fokus memberikan waktu beristirahat kepada pemainnya lebih lama dengan cara mengubah waktu latihan.
“Itu normal. Kita hanya perlu mengubah kehidupan, sedikit gaya hidup, agar mereka bisa tidur lebih lama di pagi hari dan bisa berlatih di malam hari. Jadi mereka bisa berlatih sepenuhnya normal karena jika berlatih di siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja permainan juga tidak akan bagus,” buka Bojan kepada awak media.
Baca Juga:
- Daniel Ting Sesalkan Tingkah Laku Penonton di Laga Persib versus Ratchaburi FC
- Adam Przybek Frustasi Dicoret Bojan Hodak Dari Skuad Persib
- Pelatih Ratchaburi Maklumi Kefrustasian Bobotoh
- Tersingkir Dari ACL 2, Andrew Jung: Kami Sudah Kerahkan Segalanya, Tapi Itu Tidak Cukup!
Bojan Hodak melanjutkan, perubahan ini juga harus dilakukan secara cepat karena Persib akan dihadapkan dengan laga kontra Persita pada Minggu, 22 Februari 2026 di Stadion GBLA. Sejauh ini ia sangat senang dengan respons anak asuhnya saat berlatih di malam hari.
“Tidak (ada perbedaan program), semuanya akan sama. Intensitasnya sama. Seperti yang kami lakukan dua tahun lalu, sama saja, ini tahun ketiga dan saya selalu melakukan ini di semua klub tempat saya bekerja di wilayah ini,” tambah Bojan.
Ia juga menginstruksikan agar anak asuhnya bisa lebih selektif dalam menjaga asupan makanan selama Ramadan. Sebab dengan asupan makanan, kondisi para pemainnya bisa lebih stabil dan lebih mumpuni saat mendekati hari pertandingan.
“Satu-satunya perbedaan adalah kami mulai latihan lebih larut malam, sehingga para pemain dapat makanan dan setelah itu dapat berlatih seperti biasa.” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com
