
Persija Dikalahkan Arema, Carlos Pena Sebut Wasit Tak Adil
Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta harus menelan kekalahan saat menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25. Sang pelatih, Carlos Pena, mengkritik kinerja wasit.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (9/3), Persija ditaklukkan Arema dengan skor 1-3. Dua pemain Macan Kemayoran mendapatkan kartu merah langsung sebelum babak pertama usai.
Petaka bagi Persija berawal pada menit ke-22 saat Maciej Gajos dianggap menginjak kaki Ahmad Maulana. Wasit Steven Yubel Poli memberikan kartu merah langsung lewat bantuan Video Assistant Review (VAR).
Selang 15 menit kemudian, giliran Gustavo Almeida yang diganjar kartu merah langsung lewat bantuan VAR. Mirip Gajos, penyerang berkebangsaan Brasil itu dianggap menginjak kaki Pablo Oliveira.
View this post on Instagram
Dengan sembilan pemain, Persija kesulitan mengimbangi permainan Arema. Meskipun Rizky Ridho sempat membuka asa tuan rumah lewat gol spektakulernya pada menit ke-62.
Arema pada akhirnya mampu mencetak tiga gol balasan lewat sumbangan Pablo Oliveira (65′), Dalberto (67′), dan bunuh diri Muhammad Ferarri (73′). Persija pun harus menelan kekalahan perdana di kandangnya sepanjang musim ini.
Carlos Pena menilai kekalahan dari Arema hal yang wajar karena tim asuhannya bermain dengan sembilan pemain selama lebih dari satu babak. Namun ia mempertanyakan keputusan wasit yang mengusir Gajos.
Baca Juga:
- Frustasinya Arteta, Usai Arsenal Gagal Kalahkan Man United
- Pembelaan Amorim Soal Gaya Main Man United Saat Lawan Arsenal
- 5 Fakta Pelatih yang Mampu Menghentak LaLiga
- Skuad Timnas Indonesia Kumpul 16 Maret
“Orang yang paham sepakbola mudah untuk mengerti betapa sulitnya dan nyaris mustahil bermain dengan 9 pemain selama 60 menit. Kami mampu mencetak satu gol tapi setelah itu, Arema mampu membalas dengan cepat dan mereka mencetak dua gol lainnya,” kata Carlos Pena.
“Menurut opini saya, kartu merah untuk Gustavo itu adil, dia memang tidak boleh melakukannya. Namun kartu merah untuk Gajos itu tidak adil.”
Meski sama-sama menginjak kaki lawan, Pena menilai ada perbedaan mendasar terkait pelanggaran Gajos dan Gustavo. Hal ini dianggap tak dipertimbangkan wasit.

Foto: VIVAGOAL/Dimas Sembada
Pena menilai Gajos tak pantas menerima kartu merah karena saat insiden terjadi tengah menguasai bola. Ia tidak punya niat untuk menginjak kaki pemain lawan.
“Semua orang yang bermain sepakbola atau yang paham permainan ini pasti mengerti saat Maciej (Gajos) menyentuh bola, ia mencoba berpijak ke lapangan lagi tapi pada saat itu ada kaki lawan di sana. Jadi itu harusnya bukan kartu merah, 100 persen,” tambahnya.
“VAR merupakan alat yang sangat bagus, tapi orang yang menjalankan VAR yang membuat keputusan. Keputusannya kali ini saya kira keliru, jadi kartu merah untuk Gajos tak adil dan keputusan wasit dan petugas VAR tidak bagus.”
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















