
Pertahanan Persija Masih Rapuh, Thomas Doll Tak Khawatir
Vivagoal – Liga Indonesia – Pertahanan Persija Jakarta masih terlihat rapuh saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ketiga BRI Liga 1 2023/24. Namun hal itu tidak membuat khawatir sang pelatih, Thomas Doll.
Persija berhasil mengalahkan Bhayangkara dengan skor 4-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (16/7). Ini merupakan kemenangan perdana Macan Kemayoran di musim baru.
PASSION!!! 🔥🤯#Persija #BelieveIn12 #ToTheNextLevel #PersijaBhayangkaraFC #PersijaDay pic.twitter.com/VB0YK5XRBa
— Persija Jakarta (@Persija_Jkt) July 16, 2023
Meski begitu kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Terbukti, Persija sempat kebobolan lebih dulu saat bola chip Crislan Henrique da Silva mengecoh Andritany Ardhiyasa.
Persija kemudian memang tampil menggila dan membalikkan keadaan. Empat gol balasan berhasil dicetak oleh Riko Simanjuntak, Marko Simic (2 gol), dan Akbar Arjunsyah.
Namun bukan berarti permainan Persija sudah sempurna. Faktanya, Bhayangkara sempat mendapatkan beberapa peluang emas yang untungnya masih bisa digagalkan Andritany.
Baca Juga:
- Marko Simic: Ini Baru Awal
- Raih Kemenangan Perdana, Persija Tebar Ancaman ke Para Rival
- Koleksi 100 Gol, Thomas Doll Puji Marko Simic
- Putra Sutopo Tidak Janjikan Persib dan Persija Tampil di IFeLeague 1 2023
Hal ini menjadi isyarat koordinasi lini pertahanan Persija belum terlalu solid. Namun Doll tidak mau ambil pusing.
“Andri (andritany) melakukan penyelamatan yang fantastis, saya pikir hanya satu meter dari garis gawang. Semua tahu dia kiper yang fantastis di bawah mistar dan musim lalu menjadi yang terbaik di liga,” kata Thomas Doll.
“Namun kita seharusnya tak harus fokus berapa kali diserang karena kami menang 4-1. Jadi itu bukan masalah besar.”
Thomas Doll membeberkan alasan pertahanan Persija terlihat punya banyak celah. Hal itu ternyata tak lepas dari gaya permainan yang diterapkannya.

Thomas Doll memang menerapkan gaya sepakbola menyerang di Persija. Hal itu membuat pemain bertahan ikut maju ke depan dan terkadang meninggalkan ruang kosong.
“Kami hanya kebobolan satu meski menerapkan sepakbola yang sangat menyerang. Banyak pemain meninggalkan posisinya untuk melakukan tekanan,” tambahnya.
“Terkadang itu membuat pemain lawan bisa memiliki peluang. Namun ini bukan masalah di pertahanan.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















