
PSSI Lakukan Voting Untuk Pemilihan Pemain Indonesian All-Star di Piala Presiden
Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI akan melakukan voting untuk pemilihan skuad di Indonesia All-Star untuk Piala Presiden 2025.
Jelang bergulirnya BRI Liga 1 2025/26, PSSI melangsungkan Piala Presiden 2025. Rencananya, perhelatan pramusim tersebut akan dimulai pada 6 Juli 2025.
Dua venue telah ditetapkan yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Bandung. Enam tim dipastikan tampil di Piala Presiden kali ini yaitu Persib Bandung, Dewa United, Arema FC, Oxford United (Inggris), Port FC (Thailand), dan Indonesian All-Star.
View this post on Instagram
Persib ditunjuk karena mereka menjadi juara BRI Liga 1 2024/25, dan Dewa United adalah runner-up. Arema adalah juara bertahan Piala Presiden sebelumnya.
Sedangkan, Oxford United dan Port FC diundang sebagai bentuk apresiasi PSSI terhadap kedua tim tersebut. Mereka memainkan pemain Timnas dalam skuadnya seperti Ole Romeny, Marselino Ferdinan, dan Asnawi Mangkualam.
Baca Juga:
- Persija Tidak Ikut Piala Presiden 2025, Erick Thohir: Mereka Tidak Juara!
- Maruarar Sirait: Hadiah Piala Presiden Tak Boleh Turun, Harus Naik!
- Soal Thom Haye ke Persija, Prapanca: Tunggu Rencana Pelatih
- Gennaro Gattuso jadi Kandidat Utama Pelatih Baru Timnas Italia
Untuk Indonesian All-Star sendiri skuad dan pelatihnya belum ada sampai saat ini. Namun, Erick Thohir selaku Ketua Umum (Ketum) PSSI menjelaskan bahwa pemain-pemain yang dipilih melalui sistem voting dengan bekerja sama dengan Emtek selaku penyiar Piala Presiden 2025.
“Yang kedua untuk Indonesian All-Star, nanti kita akan ada pull list dari pemain masa depan kita dan Timnas yang sudah ada. Tetapi, tentu yang bermain di Persib, Arema, dan Dewa United tidak ditarik ke Indonesian All-Star,” ucap Erick Thohir dalam konferensi pers Piala Presiden 2025 yang dilaksanakan di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Jumat (13/6) siang WIB.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham
“Atau, mungkin pemain yang dipersiapkan untuk Piala AFF U-23, itu Juli sudah tanding, tidak mungkin main di sini. Jadi, slotnya nanti kita prioritaskan ke pemain-pemain yang tersedia.”
“Nanti, sistemnya dari Emtek ada sistem voting. Misalnya, nanti ada beberapa kiper, nanti dipilih voting. Lalu, beberapa bek, voting. Striker juga begitu. Tapi, kita prioritaskan semua pemain Indonesia. Termasuk kalau ada pemain diaspora musim ini ada yang pindah ke Indonesia, masuk ke dalam skuad itu. Tapi, itu nanti di klub urusannya,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















