
Ramy Bensebaini ‘Membunuh’ Harapan Dortmund Untuk Comeback Dari Barcelona
Vivagoal – Liga Champions – Borussia Dortmund gagal menciptakan keajaiban ketika melawan FC Barcelona dikarenakan beknya sendiri, Ramy Bensebaini.
Dortmund menjamu Barcelona di Signal Iduna Park pada leg kedua perempat final Liga Champions yang dilaksanakan pada Rabu (16/4) dini hari WIB. Tertinggal 0-4 di leg pertama tentu sulit untuk membalikkan keadaan, bahkan terkesan mustahil.
Tapi, Dortmund justru tampil sangat mengesankan. Mereka mampu unggul 2-0 terlebih dahulu lewat Serhou Guirassy yang mencetak gol di menit ke-11 dan 49.
Es reicht nicht. Doch der Stolz überwiegt. 💛 pic.twitter.com/GO7Ln86OVE
— Borussia Dortmund (@BVB) April 15, 2025
Sayangnya, lima menit setelah gol kedua Guirassy, harapan Dortmund pupus. Ramy Bensebaini yang sebelumnya mencatatkan assist justru berubah menjadi petaka usai dirinya gagal menghalau umpan crossing Barcelona yang berbuah gol bunuh diri di menit ke-54.
Situasi itu membuat Barcelona unggul tiga gol dari Dortmund. Guirassy sempat memperkecil ketertinggalan mereka di menit ke-76, namun tiga golnya ke gawang Blaugrana menjadi sia-sia.
Baca Juga:
- Meski Sempat Tangani Everton, Ancelotti Sebut Menukangi Liverpool Menjadi Impiannya
- Jika Mampu Comeback Atas Arsenal, Bonus Besar Siap Dikucurkan Perez untuk Punggawa Real Madrid
- Demi Amankan Williams, Barcelona Sudah Tetapkan Harga Jual untuk Pilarnya?
- Enrique Minta PSG Lupakan Dulu Hasil di Leg Pertama Lawan Villa
Gelandang Dortmund yang berusia 33 tahun yaitu Pascal Gross mengomentari tersingkirnya mereka. Menurutnya, gol bunuh diri yang dicetak oleh rekannya sendiri menghancurkan impian mereka untuk comeback dari Barcelona.
“Kami tahu kami punya hasil yang buruk di laga tandang, namun kami datang ke sini dengan harapan yang tinggi karena kami tahu, di stadion ini, semuanya bisa terjadi,” kata Gross saat diwawancarai oleh Amazon Prime Sport pasca laga yang dilansir dari Bulinews.

“Kami tahu kami butuh gol cepat dan kami perlu berjuang, menyerang, dan tidak takut. Dan, saya pikir kita bisa melakukannya.”
“Gol bunuh diri sedikit membunuh kami, namun kami tetap melaju dan mencetak gol ketiga. Kami hampir mencetak gol keempat, tetapi kami tersingkir karena (hasil) di laga tandang,” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com













