Roma Sekarang Mirip Skuad Juara Serie A Saat Dilatih Capello
Vivagoal – Serie A – Fabio Capello senang betul dengan performa AS Roma belakangan ini. Baginya, penampilan Giallorossi sekarang memiliki kemiripan dengan Roma yang dia latih di masa lalu.
Jose Mourinho menjadi pelatih AS Roma setelah kontrak Paulo Fonseca habis akhir musim 2020/2021 dan tak lagi diperpanjang. Pria asal Portugal itu langsung diikat kontrak berdurasi tiga tahun, dengan opsi perpanjangan selama setahun setelahnya.
Dibawah asuhan Jose Mourinho, AS Roma tak bisa dipungkiri telah menunjukkan peningkatan performa yang begitu signifikan. Tak main-main, keberhasilan merengkuh trofi UEFA Conference League pada musim 2021/2022 kemarin secara otomatis memutus puasa gelar Giallorossi yang sudah berlangsung selama 14 tahun.
Terakhir Roma bisa mengangkat trofi juara terjadi pada final Coppa Italia 2007/2008 dengan menumbangkan Inter Milan 2-1 di laga puncak. Setelahnya, lemari trofi I Lupi terus terkunci rapat.
Pencapaian AS Roma besutan Mourinho terasa lebih spesial karena gelar UEFA Conference League merupakan trofi pertama mereka di level Eropa. Selain itu, keberhasilan menembus final UEFA Conference League musim lalu menjadi yang pertama bisa dilakukan Roma dalam 31 tahun terakhir.
Baca Juga:
- Trio Dybala-Zaniolo-Abraham di Roma Bakal Sangat Mematikan
- Teken Kontrak di AS Roma, Paulo Dybala Sindir Inter Milan
- Kali Pertama Nonton, Dybala Langsung Lihat Roma Kalah
- Wajar Mourinho Bisa Langsung Sumbang Trofi di AS Roma
Berkaca pada hal itu semua, Capello menyebut Roma dibawah komando Mourinho saat ini memiliki kemiripan dengan Roma yang dilatihnya di masa lalu. Di mana saat itu, Capello menjadi pelatih yang terakhir kali mampu membawa Roma meraih scudetto Serie A pada musim 2000/2001.
“Perbandingan itu masuk akal. Saya melihat banyak kesamaan. Saya pikir Mourinho, seperti yang benar-benar terjadi pada saya musim itu. Dia mencoba memastikan keseimbangan dalam tim dengan potensi offensif yang sangat besar,” kata Capello dikutip dari Il Messagero.
“Roma itu, bagaimanapun, mengabdikan diri untuk menyerang, kami memiliki Cafu dan Candela di sayap waktu itu. Betapa indahnya Roma yang satu itu. Sebuah tim yang luar biasa.” (IRM)
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com