
Seberapa Parah Cedera Sandy Walsh?
Vivagoal – Liga Indonesia – Debut Sandy Walsh memperkuat Timnas Indonesia hampir pasti kembali tertunda karena faktor cedera. Lantas seberapa cedera yang dialaminya?
Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan melakoni dua uji coba kontra Palestina dan Argentina pada rangkaian FIFA Matchday Juni ini. Sandy Walsh termasuk salah satu pemain yang dipanggil untuk memperkuat Skuad Garuda.
Sandy Walsh menyambut kesempatan ini dengan sangat antusias. Ia berharap bisa melakoni debut kontra Palestina karena laga berlangsung di Surabaya yang merupakan kampung halaman sang kakek.
View this post on Instagram
Antusiasme Sandy Walsh ditunjukkan dengan menghadiri pemusatan latihan sejak hari pertama. Padahal banyak pemain yang datang terlambat.
Sebelum menghadiri pemusatan latihan, Sandy Walsh juga melakukan latihan pribadi. Hal itu ia jalani demi bisa tampil maksimal untuk Timnas Indonesia.
Namun nasib buruk harus menghampiri Sandy Walsh. Pemain berusia 28 tahun itu mengalami cedera saat menjalani sesi latihan pada Rabu (7/6) silam.
Baca Juga:
- Kalah Ranking, PSSI Minta Timnas Tak Minder di FIFA Match Day
- Alasan Persib Boyong Alberto Rodriguez, Bek Spanyol Debutan di Liga Indonesia
- Cedera Betis, Sandy Walsh Diragukan Bisa Tampil Kontra Palestina
- Elkan Baggott Akhirnya Gabung TC Timnas Indonesia
Akibat hal itu, Sandy Walsh harus menjalani tes MRI untuk mengetahui seberapa parah cederanya. Akhirnya diketahui ia hampir pasti melewatkan dua laga uji coba tersebut.
Sandy Walsh mengaku mengalami cedera pada betisnya. Namun tidak separah seperti yang dikhawatirkan banyak orang.
“Cedera di betis saya itu adalah kemunduran kecil. Saya masih bisa berjalan, bersepeda, dan menjalani beberapa latihan,” kata Sandy Walsh di kanal Youtube pribadinya.
Sandy Walsh nyatanya memang masih bergabung di dalam tim. Hal itu membuat peluangnya untuk setidaknya tampil kontra Argentina masih terbuka.

Namun Sandy Walsh tidak akan memaksakan diri. Ia bahkan siap bersabar dan menunggu lebih lama untuk melakoni debut dengan seragam Timnas Indonesia.
“Akan menjadi tidak bertanggung jawab dan terlalu berbahaya untuk sisa musim ini dan musim depan (jika memaksakan diri) dan mengambil risiko tampil pertandingan uji coba ini khususnya untuk laga pertama (kontra Palestina),” tambahnya.
“Kami perlu mengevaluasi, melakukan observasi dan memulai pemulihan. Jadi saya memutuskan untuk tetap bersama tim untuk bekerja dengan staf medis.”
“Saya tahu ini mengecewakan tapi cedera merupakan bagian dari olahraga dengan intensitas tinggi. cedera bisa terjadi kapan saja tapi yang paling penting adalah untuk tetap positif dan bekerja keras memulihkan diri,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















