
Sebut Konvoi di Bandung Kurang Tertib, Dedi Kusnandar Minta Jadikan Pembelajaran
Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar berharap perayaan gelar juara Persib musim 2025/26 di Bandung bisa dijadikan pembelajaran. Sebeb menurut Dedi Kusnandar, perayaan di Bandung kurang tertib.
Konvoi perayaan Persib yang digelar pada Minggu, 24 Mei 2026 memang dinilai gagal bagi sejumlah pihak. Hal itu diperkuat banyaknya insiden, hingga mengakibatkan pemain Persib mengalami kerugian.

Foto: VIVAGOAL/Raffy Faraz
Jutaan Bobotoh dan warga Bandung memang sangat antusias dalam menyambut gelar juara skuat Maung Bandung tersebut. Bahkan, jutaan orang sudah memadati rute konvoi sejak pagi buta.
Hingga akhirnya, masa menumpuk di Jalan Asia Afrika. Tumpukan masa itu menyebabkan rombongan kendaraan skuat pemain sulit membelah masa. Lalu skuat Persib harus berjalan kaki untuk sampai Pendopo Walikota Bandung.
Namun saat berjalan kaki, aksen menuju Pendopo sudah dipadati Bobotoh. Hingga akhirnya, rombongan tim tercecer. Hal itu membuat beberapa pemain tak mendapatkan pengamanan dan langsung dikerumuni Bobotoh.
Baca Juga:
- Fabregas Tegaskan Bertahan di Como, Usai Lolos Liga Champions
- Obrolan Vigo: Xabi Alonso Bisa Jadi Kartu AS dari Rangkaian Masalah Chelsea?
- Igor Tolic Resmi Jadi Pelatih Kepala Persib
- Unggahan Marc Klok Isyaratkan Perpisahan Bojan Hodak dengan Persib
Selain luka-luka akibat cakaran dan api cerawat atau flare, ponsel milik salah seorang pemain juga sempat hilang. Bahkan skuat Persib juga terlihat kelelahan sampai Pendopo Walikota Bandung.
“Pastinya kita bisa lihat semua bisa melihat kemarin kurang tertibnya. Pasti ada kekecewaan dari pemain, pelatih, ya semua. Tapi ya itu ke depannya bisa jadi pembelajaran,” buka Dedi Kusnandar kepada awak media.
Dedi Kusnandar memahami tingginya antusiasme Bobotoh dalam menyambut perayaan yang bersejarah tersebut. Namun ia berharap kejadian ini bisa dijadikan pembelajaran saat Persib meraih juara kembali.
“Mudah-mudahan dengan kejadian ini kita harus belajar dari pengalaman, kita mudah-mudahan bisa juara lagi tahun depan, bisa jadi pembelajaran tahun ke depannya agar lebih terkoordinir,”
“Kita tahu animo dari tahun ke tahun lebih luar biasa lagi, terus sebagai pembelajaran juga ke depannya.” tutup Dedi Kusnandar.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















