
Sempat Jadi Kapten Timnas, Evan Dimas Beberkan Alasannya Vakum Sebagai Pesepakbola Profesional
Vivagoal – Liga Indonesia – Mantan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengungkapkan alasannya vakum jadi pesepakbola profesional saat ini.
Nama Evan Dimas sempat jadi perbicangan di kalangan pecinta sepakbola tanah Air. Pasalnya, mantan pemain Timnas Indonesia itu tiba-tiba terlihat menjadi pelatih di lapangan desa Mojoarum, Tulungagung, Jawa Timur.
Padahal, Evan Dimas baru berusia 30 tahun dan sempat berkarier bersama Persik Kediri pada musim 2023/24. Namun, tiba-tiba mantan pemain Persebaya Surabaya ini memutuskan untuk vakum berkarier di dunia sepakbola sebagai pemain.
View this post on Instagram
Menariknya, Evan Dimas mengaku bahwa ia sempat mendapatkan tawaran dari beberapa klub. Mulai dari bermain hingga menjadi asisten pelatih.
“Iya, dahulu ada, penawaran dari klub juga ada. Penawaran menjadi asisten pelatih pun juga ada,” kata Evan Dimas kepada awak media, termasuk Vivagoal, seusai coaching clinic di Garuda Store, GBK, Jakarta, Jumat (26/9) pagi WIB.
Mengenai alasannya vakum dari pesepakbola profesional, Evan Dimas menjelaskan bahwa asa untuk kembali masih ada. Tapi, saat ini ia fokus untuk menimba ilmu mengenai kepelatihan dan membagikannya kepada generasi muda.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Alasan Liga Jepang Berkembang: Roadmap PSSI Jepang yang Jelas!
- Nova Arianto Targetkan Timnas Indonesia U-17 Lolos Fase Grup Piala Dunia
- Beckham Putra Ingin Jawab Kepercayaan Patrick Kluivert
“Iya, keinginan untuk bermain sebenarnya masih ada. Naluri saya, seperti tadi, ingin main masih ada. Tapi, saya harus fokus dahulu. Fokus yang artinya saya ingin benar-benar menimba ilmu tentang kepelatihan juga,” ucapnya.
Evan Dimas juga menambahkan jika ia sekarang sedang fokus di sanggar Sawaswati Nuswantara yang terletak di Tulungagung. Sanggar itu tidak hanya sekadar tempat latihan, melainkan banyak kegiatan lainnya seperti aktivitas seni, budaya, sains, hingga olaharaga.

“Saya sekarang lebih banyak di Tulungagung, lebih tepatnyua di sanggar Saraswati Nuswantara. Saya di sana mendidik generasi muda melalui sepakbola. Jadi, saya di sana menanamkan, bukan hanya skill dan teknik, tapi mengedepankan etika serta moral,” pungkasnya.
Nama Evan Dimas sendiri melejit usai membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013. Ia juga pernah berada di skuad Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2017 dan 2019.
Saat itu, Evan Dimas membawa Timnas membawa medali perak di dua edisi SEA Games. Ia juga pernah bermain untuk Timnas Indonesia senior pada 2014-22, bermain sebanyak 44 pertandingan, serta mencetak 10 gol.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















