Site icon Vivagoal.com

Sepakbola Terlalu Mudah Untuk Virgil Van Dijk!

Meski Van Dijk Kembali, Liverpool Dilarang Berharap Tinggi

Sumber: Gilabola

Vivagoal – Liga Inggris – Tak butuh waktu lama bagi seorang Virgil van Dijk untuk kembali ke performa terbaiknya di lini belakang Liverpool, meski sempat mengalami cedera yang membuatnya absen hampir di sepanjang musim lalu.

Mantan bek Liverpool, Mark Lawrenson mengatakan bahwa sepakbola terlalu mudah bagi bintang The Reds, Virgil van Dijk. Bek Belanda itu kembali berada di jantung pertahanan Liverpool setelah pulih dari cedera lutut serius di musim 2020/21 silam.

Van Dijk tampak bisa langsung kembali pada permainan terbaiknya untuk membawa Liverpool tak terkalahkan di awal musim ini. Kembalinya Van Dijk tentu sudah dinantikan pecinta Liverpool, terlebih dalam usaha mereka merebut gelar Liga Inggris dari Man City.

Lawrenson kemudian menyandingkan Van Dijk dengan mantan rekannya di Anfield, Alan Hansen. Sepanjang membela Liverpool, Hansen sukses mendapat 25 gelar bergengsi pada era 1970 sampai 1980 an. Menurut Lawrenson, sepakbola seperti terlalu mudah untuk Van Dijk.

“Permainan itu mudah bagi Van Dijk.  Itu seperti ketika Hansen bermain, semuanya tampak terlalu mudah,”ujar Lawrenson dilansir Goal.

“Dia tidak pernah mengotori perlengkapannya. Ia seperti datang dan memberikan seragam pada kit-man, lalu mengatakan bahwa dia tak perlu mencucinya untuk minggu ini.

“Semua orang terus membicarakan Van Dijk dan Hansen adalah orang terdekat yang bisa saya anggap sebanding.”


Baca Juga:


Lawrenson juga percaya kembalinya Van Dijk memiliki dampak positif pada bek Liverpool lain, seperti Joel Matip. Keduanya sukses menjaga clean sheets saat hadapi Norwich dan Burnley, sebelum bermain imbang 1-1 melawan Chelsea.

Selain itu, baik Van Dijk maupun Matip, sama-sama harus banyak menepi dari atas lapangan pada musim lalu. Cederanya mereka dianggap jadi salah satu alasan utama kenapa Liverpool gagal mempertahankan gelar Liga Inggris.

“Van Dijk ibarat Rolls-Royce pada poisis bek tengah. Dia juga memiliki efek yang fantastis pada Joel Matip. Matip adalah pemain yang jauh lebih baik bermain dengannya,”ungkapnya.

“Matip keluar dan bergabung ke lini tengah, lalu mengganggu para pemain lawan, yang benar-benar bagus.

“Saya tidak berpikir Matip sangat menyukai sepak bola. Saya tidak berpikir dia benar-benar menikmatinya, mungkin hanya sesuatu yang sangat dia kuasai. Namun,Matip benar-benar hebat ketika dia memiliki Van Dijk di sampingnya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version