
Sering Main Aman, Gaya Kepelatihan Simeone Bikin Kesal Pelatih Kelas Dunia
Vivagoal – La Liga – Diego Simeone berhasil membawa Atletico Madrid ke babak perempat final Liga Champions dengan menghentikan langkah Manchester United di babak 16 besar.
Kemenangan ini membuat posisi Simeone di kursi kepelatihan Atletico kembali aman setelah beberapa waktu lalu manajemen klub membuka peluang untuk merekrut pelatih baru. Menjawab keraguan klub juga para fans, Simeone mampu membuktikan bahwa dirinya masih layak memimpin Los Rojiblancos.
Gaya kepelatihan Simeone diakui para pelatih ternama lainnya mampu membuat lawan frustrasi. Ralf Rangnick mengungkapkan kekesalannya dengan gaya bermain Atletico yang terkesan mengulur-ulur waktu pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions pertengahan pekan ini.
“Pertandingan berjalan sulit di babak kedua dan selalu saja ada interupsi. Selalu ada pemain yang tergeletak di lapangan. Saya pun mempertanyakan keputusan wasit. Saya tak menyatakan keputusan mereka salah tetapi terlalu banyak waktu yang terbuang dan empat menit terakhir terkesan seperti lelucon bagi saya,” ungkap Rangnick, dilansir dari Marca.
Baca juga:
- Real Madrid: Kami Akan Lakukan Apapun Untuk Erling Haaland!
- Bintang Barcelona Minta Dembele Bertahan, Begini Alasannya
- Dua Juru Taktik Kenamaan Spanyol Masuk Bursa Kandidat Pelatih United
- Adaptasi di Barcelona Berjalan Cepat, Aubameyang Girang
Tak hanya Rangnick, Jurgen Klopp pun mengkritik gaya permainan yang diusung oleh Diego Simeone. Liverpool punya sejarah buruk dengan Atletico Madrid. Musim ini langkah Liverpool di Liga Champions harus terhenti di tangan Los Rijiblancos, di mana hal yang sama pernah terjadi pada The Reds beberapa tahun lalu.
“Dengan kualitas yang mereka miliki, saya tak mengerti kenapa mereka memainkan sepak bola seperti itu. Bek kelas dunia bertahan dalam dua barisan dengan formasi 4 orang, kemudian diikuti dua penyerang di depan. Ketika saya melihat pemain seklas Koke, Saul (Niguez), dan (Marcos) Llorente, mereka seharusnya bisa memainkan sepak bola dengan benar,” tutur Klopp.
Pelatih Barcelona, Xavi, juga membenarkan bahwa gaya permainan Simeone bukanlah strategi sepak bola kelas elit.
“Gaya seperti itu bukanlah permainan yang dimainkan tim besar seperti Real Madrid dan Barcelona,” ujar Xavi.
Kritikan ini jelas tak mempan untuk Simeone. Biar bagaimana pun ia berhasil menahkodai Los Rojiblancos selama 1 dekade dan mampu menjadi momok bagi lawan-lawannya.
Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com















