Tag: Jurgen Klopp

Sudah Layakkah Klopp Masuk Dalam Jajaran Pelatih Sukses di Liverpool?

Vivagoal Liga Inggris – Raihan trofi yang mulai diraih Jurgen Klopp membuatnya disebut sebagai pelatih tersukses Liverpool. Benarkah demikian?

Empat setengah tahun melatih Liverpool, Klopp mulai membawa perubahan besar. Ia total sudah mengemas tiga trofi yakni Liga Champions, Piala Super Eropa, dan juga Piala Dunia Antarklub. Pelatih asal Jerman tersebut juga telah berhasil mencapai final Liga Champions juga Liga Europa dan Carabao Cup.

Tak dipungkiri jika Klopp sudah layak masuk dalam daftar pelatih tersukses Liverpool. Berikut ini statistik dirangkum oleh Goal International;

  1. Persentase Kemenangan

Tercatat Klopp sudah menjalani total 256 pertandingan bersama Liverpool dengan meraih 155 kemenangan. Klopp pun mengemas persentase kemenangan sebesar 60,5 persen dan menempati urutan keempat pelatih tersukses dari segi persentase kemenangan.

Hanya saja dua orang di atasnya memiliki jumlah pertandingan yang lebih sedikit. Reuben Bennett contohnya, yang mencatatkan 75 persen kemenangan dari empat pertandingan saja. Sedangkan John McKenna meraih 69,4 persen hanya dari 36 pertandingan saja.

  1. Jumlah Kemenangan

Seperti diketahui Klopp sudah mengemas 155 kemenangan bersama Liverpool. Jumlah tersebut menempatkannya di urutan ketujuh dalam daftar pelatih dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam sejarah Liverpool.

Klopp hanya kalah tiga kemenangan dari Gerard Houllier. Sebagai catatan, pria asal Prancis tersebut mengantongi 51 pertandingan lebih banyak dari Klopp.


Baca Juga:



Namun Klopp masih tertinggal jauh dari legenda lainnya, Bill Shankly. Selama 15 tahun melatih Liverpool, ia meraih 407 kemenangan dari 783 laga dengan persentase kemenangan sebesar 52 persen.

  1. Jumlah Trofi

Pelatih dengan trofi terbanyak untuk Liverpool dipegang oleh Bob Paisley. Tercatat dalam kurun waktu sembilan tahun, ia sudah berhasil meraih 14 trofi bergengsi termasuk enam gelar divisi utama (sekarang Premier League) dan tiga Piala Eropa (Liga Champions).

Di peringkat kedua terbaik ada Shankly yang menyumbang tiga trofi Divisi Utama, dua FA Cup, dan satu UEFA Cup (sekarang Liga Europa). Dia juga memenangkan trofi divisi kedua pada tahun 1962.

Setelahnya ada Kenny Dalglish yang memenangkan lima trofi dalam kurun waktu enam tahun termasuk FA Cup serta Divisi Utama tahun 1986. Houllier juga mendapatkan lima trofi yang terdiri dari dua Carabao Cup, satu FA Cup, UEFA Cup, dan juga Piala Super Eropa.

Klopp sendiri baru meraih tiga trofi. Namun jika berhasil meraih Premier League, ia akan melewati Joe Fagan yang juga sudah mengoleksi tiga trofi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kebanggan Sadio Mane dan Laju Mulus Liverpool

Vivagoal Liga InggrisLiverpool sukses menemukan penampilan terbaiknya berkat kerja keras Jurgen Klopp. Lima tahun bekerja di Anfield sederet trofi bergengsi berhasil dia datangkan. 

Menurut Sadio Mane, penyerang Liverpool, Klopp memegang peran krusial dibalik kesuksesan Liverpool. Menurutnya sikap positif pelatih asal Jerman itu ditularkannya dengan baik pada seluruh penggawa The Reds. 

“Jurgen merupakan pelatih luar biasa. Dia selalu bersikap positif, bahkan saat Anda kalah. Dia selalu menemukan kata-kata yang tepat untuk mendorong Anda berjuang meraih kemenangan lagi.

“Dia tahu bagaimana caranya mengembangkan kemampuan pemain ke level berikutnya, ketika mereka sendiri merasa sudah tidak bisa bermain lagi,” kata Mane dikutip Rakuten Tv.

Bangga Bela Liverpool

Lebih lanjut, bagi Mane, membela Liverpool merupakan sebuah kebanggan. Dia bangga bisa merumput untuk salah satu tim besar di liga dengan level permainan paling tinggi di dunia.


Baca Juga: 


“Sepak bola di Inggris benar-benar berbeda. Jauh lebih besar bagi banyak orang dan Premier League merupakan kompetisi dengan kecepatan dan kualitas paling tinggi. 

“Saya mengembangkan sepak bola saya di Southampton. Kami punya tim hebat dan ketika saya mendapatkan tawaran dari Liverpool, saya merasa terhormat bisa mengikuti jejak Salif Diao dan El-Hadji Diouf. Keduanya merupakan idola saya di masa muda,” tutup Mane.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Walau Berat, Klopp Ikhlas Jual Bintang Brazil Ini ke Barca

Vivagoal – Liga Inggris – Baru-baru ini Jurgen Klopp bercerita mengenai penjualan mantan pemain mereka Philippe Coutinho ke Barcelona di tahun 2018 lalu. Menurutnya, hal tersebut merupakan keputusan yang sangat sulit karena Coutinho kala itu memiliki peran cukup penting di Liverpool.

Klopp mengatakan dirinya ingin terus bisa mempertahankan pemain asal Brasil itu di Anfield. Namun, keinginannya itu bertepuk sebelah tangan karena Coutinho justru ngotot untuk segera pindah.

Countiho sendiri pada akhirnya resmi direkrut oleh Barcelona pada Januari tahun 2018 dengan biaya transfer fantastis yakni sebesar 100 juta paun atau sekitar 2,8 triliun rupiah. Nilai tersebut hingga kini masih menjadi rekor tertinggi yang terjadi selama bursa transfer musim dingin.

Barcelona sebenarnya memang beberapa kali mengajukan tawaran mereka untuk memboyong Coutinho ke Camp Nou. Sebelumnya pihak The Reds pernah menolak proposal penawaran dari Barcelona untuk Coutinho di tahun 2017.

“Saya sangat menghormati Phil (Coutinho) terkait keputusannya untuk pindah sejak awal. Tidak setiap waktu, namun sangat sulit untuk menerimanya,”ujar Klopp dilansir One Football.

“Ini bukan soal kami menandatangani kontrak baru beberapa minggu sebelumnya. Tapi itu sangat jelas kalau dia tak ingin pindah ke klub lain selain ini (Barcelona). Tak ada kesempatan.

Awalnya sikap tegas memang dilakukan oleh Liverpool demi melindungi Coutinho dari sergapan tim lain. Selain itu, menurut Klopp cedera nya Adam Lallana membuat Ia bersikukuh tak ingin kehilangan Coutinho.


Baca Juga:


“Di awal musim panas lalu, kami harus bekerja keras karena tak miliki solusi lain. Kami telah kehilangan Lallana karena cedera dan juga dua pemain lain,”ungkapnya.

“tu sangat tidak memungkinkan untuk bisa menyelesaikannya di bursa transfer.

Klopp menambahkan Ia cukup mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Coutinho enam bulan setelah penolakan pertama terjadi. Sehingga Ia harus bersikap adil dan menyetujui itu meski terasa sulit.

“Dia terbuka untuk bertahan selama enam bulan dan itu sangat hebat. Jadi kamu harus adil serta mengatakan kami bisa melakukan hal itu. Sulit, tapi kami melakukannya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dibalik Taktik, Begini Perbedaan Klopp dan Guardiola

0

Vivagoal Liga InggrisIlkay Gundogan menjadi salah satu dari sedikit pemain yang beruntung pernah merasakan dilatih dua pelatih terbaik dunia, Pep Guardiola dan Jurgen Klopp. Gelandang Manchester City itu lalu membandingkan keduanya.

Ilkay sempat lima musim bermain di bawah asuhan Jurgen Klopp saat masih berkostum Borussia Dortmund. Bersama Klopp dia mengoleksi empat trofi, yakni satu gelar juara Bundesliga, dua Piala Super Jerman, dan satu Trofi DFB-Pokal.

Sekarang, Ilkay diasuh oleh Pep Guardiola. Ia sudah bekerjasama dengan pelatih asal Spanyol tersebut sejak musim panas 2016 silam, atau sejak kali pertama Guardiola ditunjuk untuk melatih Manchester City.

Bersama eks pelatih Barcelona tersebut, Ilkay Gundogan bisa langsung nyetel dengan skema permainan Guardiola. Terbukti dengan ia telah membukukan 154 penampilan plus sumbangan 22 gol dan 22 assist di semua ajang kompetisi.

Dengan semua pengalaman bermainnya bersama dua pelatih kenamaan dunia tersebut, Ilkay merasa sudah bisa membedakan kualitasnya masing-masing. Dikatakannya, perbedaan Pep dan Klopp terletak pada cara keduanya memperhatikan detail taktik.



“Klopp menginginkan kami mendapatkan bola kembali, transisi permainan yang cepat, kombinasi antar pemain di semua lini, dan sedingin mungkin jika berada di depan gawang lawan. Di sesi latihan terakhir sebelum laga, dia bakal sangat intens. Klopp bakal sangat marah jika taktiknya tidak berhasil.

“Sementara Pep bekerja lebih taktis dan punya kontrol lebih pada cara pemain bermain, Dia selalu menunjukkan apa yang harus kami lakukan di atas lapangan,” ucap Gundogan dilansir dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Eks Liverpool: Klopp Miliki Banyak Tugas Di Anfield

Vivagoal Liga Inggris – Keberhasilan Jurgen Klopp menyulap Liverpool menjadi tim yang menakutkan membuat namanya menjadi incaran banyak klub top Eropa. Lantas mungkinkah Klopp meninggalkan Anfield dalam waktu dekat ini?

Sejak didatangkan pada 2015 silam, Klopp sudah banyak melakukan perubahan di kubu Liverpool. Permainan tim kian menyatu dengan kedalaman skuad yang hampir merata di setiap lininya.

Kerja keras yang ia lakukan juga mulai membuahkan hasil. Trofi Liga Champions musim 2018/19 menjadi bukti nyata keperkasaan Liverpool. Musim ini mereka juga memiliki kans besar untuk mengakhiri puasa gelar Premier League usai unggul 25 poin dari Manchester City di peringkat kedua.

Keberhasilan Klopp jelas menarik minat banyak klub top Eropa. Namun eks striker Liverpool sendiri, Emile Heskey, tampak tenang melihat situasi ini. Menurutnya masih ada pekerjaan yang belum selesai bagi Klopp di Anfield.

“Selalu ada opsi bahwa Klopp bisa pergi untuk bergabung dengan klub seperti Real Madrid atau Barcelona, namun saya pikir Klopp belum selesai dengan proyek yang ia mulai bersama Liverpool,” ujarnya ke GentingBet.


Baca Juga:



“Mereka sedang menikmati fasilitas latihan yang baru, mereka tengah menuju ke tempat di mana mereka merasa bisa menjadi sebuah merek internasional sebagai klub sepak bola yang menjual,” lanjutnya.

“Klopp sudah menaruh peta di sana. Saya pikir Klopp masih merasa bahwa dirinya punya tugas yang banyak. Jadi, saya tidak merasakan fans harus khawatir berlebihan soal kepergian Klopp,” pungkasnya.

Klopp sendiri masih memiliki kontrak bersama Liverpool hingga 2024 mendatang. Dengan durasi yang masih sangat panjang, besar kemungkinan pelatih 52 tahun itu masih akan menjadi bagian dari klub peraih enam gelar Liga Champions tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Komitmen Klopp Pada Liverpool Tak Perlu Diragukan

Vivagoal Liga Inggris – Keberhasilan Jurgen Klopp menyulap Liverpool menjadi tim yang menakutkan membuat namanya masuk dalam jajaran pelatih top Eropa. Beberapa pihak secara senyap diyakini mencoba membajak Klopp dari Anfield.

Kerja keras yang Klopp lakukan mulai membuahkan hasil. Trofi Liga Champions musim 2018/19 menjadi bukti nyata keperkasaan Liverpool.

Musim ini mereka juga memiliki kans besar untuk mengakhiri puasa gelar Premier League usai unggul 25 poin dari Manchester City di peringkat kedua.

Tapi eks striker Liverpool, Emile Heskey, tak takut mantan klubnya itu bakal ditinggal Klopp. Meski mentereng dan banyak klub yang menginginkannya, dia percaya Klopp akan setia pada The Reds.

“Selalu ada opsi bahwa Klopp bisa pergi untuk bergabung dengan klub seperti Real Madrid atau Barcelona, namun saya pikir Klopp belum selesai dengan proyek yang ia mulai bersama Liverpool.


Baca Juga: 


“Klopp sudah menaruh peta di sana. Saya pikir Klopp masih merasa bahwa dirinya punya tugas yang banyak. Jadi, saya tidak merasa fans harus khawatir berlebihan soal kepergian Klopp,” ujar Heskey.

Klopp sendiri masih memiliki kontrak bersama Liverpool hingga 2024 mendatang. Dengan durasi yang masih sangat pajang, besar kemungkinan pelatih 52 tahun itu masih akan menjadi bagian dari klub peraih enam gelar Liga Champions tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Tak Kan Datangkan Sancho Karena Hal Ini

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp dikabarkan tidak akan merestui langkah Liverpool mendekati Jadon Sancho. Hal ini karena sang pemain dinilai terlalu mahal.

Nama Sancho berhasil mencuri perhatian banyak raksasa Eropa. Sebut saja Manchester United, Barcelona, Manchester City, Real Madrid, Bayern Muenchen, dan Paris Saint-Germain dikabarkan akan merekrutnya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Selain klub-klub di atas, ada juga Liverpool yang diam-diam turut membuka peluang. Situasi mereka sebagai jawara Eropa musim lalu menjadi alasan terlebih Klopp memiliki hubungan yang harmonis dengan Borussia Dortmund, klub pemilik Sancho.

Namun seorang agen yang tidak ingin disebut namanya mengatakan transfer tersebut mustahil dilakukan Liverpool. Pasalnya Klopp bukan tipikal pelatih yang suka mengeluarkan uang dengan jumlah besar untuk mendatangkan pemain.

“Liverpool tidak akan bersaing untuk pemain seharga 100 juta pounds dan mereka tidak terlalu membutuhkannya,” ucap si agen kepada Daily Mirror.


Baca Juga:



“Saya sudah pernah berurusan dengan Klopp. Mereka lebih suka membayar setengah dari jumlah itu untuk pemain dengan kualitas satu atau dua tingkat di bawah Sancho.”

“Mereka berpikir mereka akan mampu meningkatkan pemain tersebut,” ujar agen tersebut menambahkan.

Klopp memang bukan pelatih yang suka menghamburkan uang dalam satu musim transfer. Ia lebih memilih membeli satu pemain top untuk satu posisi krusial ketimbang mempertaruhkan uang dengan jumlah besar untuk posisi yang sejatinya sudah cukup aman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Paramedis Nyanyikan Chant Liverpool

Vivagoal Liga Inggris –  Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tak bisa berkata-kata saat melihat petugas Departemen Kesehatan Inggris (NHS) bernyanyi You Never Walk Alone saat mereka bertugas menghadapi Corona.

Penyebaran wabah Corona di Inggris terus meningkat. Tercatat 14 ribu lebih orang terjangkit Covid-19. Situasi genting membuat paramedis bekerja ekstra keras untuk menangani pasien. Di tengah perjuangan tersebut, beredar video dimana paramedis di Inggris berusaha menyemangati semua orang lewat lagu You Never Walk Alone.


Baca Juga:


Video tersebut diunggah oleh Politikus, Mary Foy, di akun Twitternya. Dalam Video terlihat Staf NHS yang berada di dalam dan di luar ruang isolasi menyanyikan bersama-sama anthem yang biasa dikumandangkan oleh fans Liverpool itu.

Menyaksikan hal tersebut, Klopp mengaku tidak bisa berkata-kata. Tak ada kata selain hormat tertinggi kepada para pahlawan tersebut.

“Saya hampir tak bisa berkata-kata karena ini adalah hal yang luar biasa bagus. Saya kemarin dikirimi video orang-orang di rumah sakit tepat di area ruang isolasi ini. Ketika mereka menyanyikan lagu You Never Walk Alone.

“Ini menunjukkan banyak hal bahwa orang tidak hanya sekedar bekerja, tapi juga memiliki semangat yang luar biasa. Mereka membantu banyak orang. Kami butuh mereka karena kami dalam masalah. Mereka menjalankan tugasnya hampir setiap hari.

“Mereka membawa diri mereka ke dalam bahaya karena menangani orang sakit. Tidak ada sikap yang tepat selain mengagumi dan menghormati mereka,” ujar Klopp dikutip situs resmi Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Bisa Manfaatkan Penundaan Kompetisi Dengan Melakukan Empat Hal Ini

Vivagoal Liga Inggris – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp setidaknya memiliki empat kegiatan positif yang bisa dilakukan selama kompetisi musim ini ditunda. 

Premier League untuk sementara ditunda hingga awal April mendatang. Para pemain juga menjalani pengasingan diri guna menghindari penyebaran virus Corona.

Di tengah situasi tersebut, Klopp setidaknya memiliki empat kegiatan yang bisa ia lakukan di rumah. Berikut empat hal yang bisa dilakukan pelatih Liverpool itu dilansir dari Fourfourtwo.

  1. Memutus Tren Kekalahan

Kendari memiliki peluang besar untuk juara Premier League 2019-2020, Liverpool tengah menjalani masa paling suram dalam empat setengah tahun terakhir. Kali terakhir The Reds mengalami empat kekalahan dalam enam pertandingan, terjadi pada 2017 silam.

Setelah kalah 1-3 dari Leicester, Liverpool kemudian gagal menang dalam 12 pertandingan secara beruntun pada masa itu. Saat ini, kondisi makin berat karena cedera pinggul kiper utama, Alisson Becker.

Untuk itu, Jurgen Klopp perlu menemukan formula khusus agar Liverpool kembali ke performa terbaiknya setelah Premier League kembali digelar nanti.


Baca Juga:


 

  1. Rancang Taktik Baru

Klopp jelas tidak bisa fokus untuk memperbarui taktik seorang diri selama isolasi. Namun, ia perlu menemukan solusi baru ketika kompetisi musim ini benar-benar dilanjutkan.

Terlebih partai-partai Liverpool terbilang cukup sulit. The Reds akan berhadapan dengan Everton, Crystal Palace, Manchester City, Aston Villa, Brighton, Burnley, Arsenal, Chelsea, dan Newcastle United.

Hanya butuh dua kemenangan lagi bagi Liverpool untuk angkat trofi. Jadi, mereka hanya butuh sedikit keajaiban kecil.

  1. Maksimalkan Waktu Untuk Istirahat

Klopp dan skuad Liverpool perlu menganggap penundaan Premier League sebagai bonus untuk istirahat. Pasalnya, The Reds menjalani periode yang begitu padat sejak Desember 2019 lalu.

Kondisi ini dirasa cukup untuk mengembalikan kebugaran pemain agar kembali prima setelah liga nantinya kembali dimulai. Liverpool bisa tancap gas dengan kecepatan maksimal.


Baca Juga:


 

  1. Pikirkan Rencana Belanja

Jeda kompetisi yang panjang, membuat Klopp cukup untuk mengevaluasi kinerja tim musim ini. Ia bisa menyusun rencana pembelian pemain baru untuk musim depan.

Timo Werner menjadi komoditi panas untuk Liverpool musim depan. Terlebih sang pemain tak ragu melontarkan pujian kepada Klopp maupun Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Tak Akan Halangi Adrian Pergi dari Anfield

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp dikabarkan tak masalah dengan performa Adrian. Hanya saja ia tak akan menghalangi kepergian sang kiper jika ada penawaran yang datang.

Dilansir dari Express, Klopp sudah melihat kelemahan yang ada di Liverpool. Kendati tampil menjanjikan, namun mereka kini hanya menyisakan gelar Premier League yang belum jelas arahnya.

Sadar akan kekurangan timnya, Klopp dipercaya akan melakukan perbaikan musim panas mendatang. Salah satu sektor yang akan ia maksimalkan adalah penjaga gawang.

Klopp dikabarkan siap mencari pengganti Adrian sebagai pelapis Alisson Becker. Kiper asal Spanyol tersebut memang tengah menjadi sorotan lantaran tampil buruk ketika Liverpool disingkirkan oleh Atletico Madrid di ajang Liga Champions kemarin.

Klopp sebenarnya tidak ingin melepas Adrian karena performa buruk yang terjadi. Masih ada kepercayaan dari pelatih asal Jerman tersebut.


Baca Juga:



Namun demikian Klopp tak lantas menutup pintu kepergian Adrian jika ada tawaran menarik yang datang. Klopp juga melihat masih ada jalan untuk mencari pelapis yang lebih baik meski itu tak akan menyamai level permainan Allison.

Adrian yang kini berusia 33 tahun sejatinya sempat tampil menjanjikan di awal musim. Ia tampil menggantikan posisi Alisson setelah kiper asal Brasil itu cedera. Namun sayang belakangan Adrian tak lagi berada di level terbaiknya. Ia bahkan disebut sebagai jelmaan Loris Karius yang dulu juga kerap melakukan blunder konyol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS