Tag: Jurgen Klopp

Jurgen Klopp Sebut Pemainnya Bakal Miliki Karir Gemilang

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Liverpool, Juegen Klopp menilai anak asuhnya, Diogo Jota bakal bermain lebih baik lagi ke depannya. Terbaru, sang pemain menjadi aktor penentu kemenangan 2-1 Liverpool atas Sheffield United, (Sabtu 24/10)


Baca Juga:


Jota sukses mengemban peran sebagai pengganti Sadio Mane kala pemain Senegal harus absen lantaran terinfeksi Virus Corona. Jota sukses mengonversi satu gol sekaligus memastikan Liverpool pulang dengan tiga angka dari Sheffied. Klopp menilai anak asuhnya bisa tampil lebih baik lagi andai proses adaptasi selesai.

“Dia masih beradaptasi. Saat ini, banyak hal yang kami lakukan, tidak wajar baginya. Tetapi itu karena Wolves bermain dengan cara yang berbeda – tetapi banyak hal yang dia lakukan di Wolves adalah hal yang kami ingin dia lakukan di sini,” ungkap Klopp pasca laga, seperti diwartakan Goal International

“Ya, dia sudah sedekat itu untuk beradaptasi dan itu pertanda betapa bagusnya dia. Seperti yang saya katakan, jika dia tetap fit, dia masih berusia 23 dan masa depannya cerah, izinkan saya mengatakan ini. Kami membutuhkan kualitasnya dan saya senang dia beradaptasi dengan baik.”

Klopp juga senang dengan impact yang dihasilkan Jota dalam skuat. Menurutnya, pemain Portugal bermain dengan cukup baik. Selain itu, Jota juga menjadi pemain yang sangat menyenangkan dan rekan satu tim atau siapapun bisa dengan mudah menyukainya. Terkait berbagai aspek lain juga menjadi perhatian Klopp.

“Dia pemain yang cepat, memiliki fisik mempuni, dia kuat dalam duel udara dan dia bagus saat berada di atas lapangan, banyak hal bagus darinya. Dia memiliki kualitas yang kami butuhkan, jadi itu sangat membantu,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Heran Liverpool Terus Saja Dirugikan Oleh Wasit

Vivagoal Liga Inggris – Gawang Liverpool kebobolan lewat titik penalti di laga melawan Sheffield United. Manajer The Reds, Jurgen Klopp tak habis pikir timnya kerap dirugikan keputusan wasit di awal musim 2020/2021 ini.

Duel Liverpool vs Sheffield United tersaji di Anfield, Minggu (25/10/2020) dinihari WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Di menit ke-11, terjadi pelanggaran yang dilakukan Fabinho kepada Oliver McBurnie di dekat garis gawang The Reds.

Setelah meninjau tayangan VAR, wasit kemudian memutuskan untuk menghukum Liverpool dengan tendangan penalti kepada Sheffield. Aaron Ramsdale yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang The Reds sekaligus membawa The Blades unggul 1-0.

Beruntung, Liverpool bisa melakoni comeback dengan mencetak dua gol masing-masing melalui aksi Roberto Firmino dan Diogo Jota dan menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Seusai pertandingan, Klopp angkat bicara terkait keputusan wasit yang memberi hadiah penalti kepada tim lawan. Menurutnya, sepanjang musim ini, timnya kerap mendapat ketidakadilan dari kors berbaju kuning tersebut.


Baca Juga:



Sebelumnya, Liverpool juga dua kali dirugikan ketika bermain imbang 2-2 kontra Everton dalam laga bertajuk Derby Merseyside. Yang pertama ketika wasit tidak memberi hadiah penalti saat Jordan Pickford menerjang Virgil Van Dijk yang membuat sang bek cedera parah dan dicoret dari skuad untuk musim ini.

Kedua, gol kemenangan The Reds yang dicetak Jordan Henderson di masa injury time malah dianulir VAR karena dianggap offside.

“Hukumannya sama sekali bukan pelanggaran. Selama satu musim ini ada begitu banyak periode yang berbeda, dan kami terus saja mengalami ketidakadilan dan kami harus menghadapinya lagi.” kesal Klopp dilansir dari Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Disinggung Soal Trofi Buat Inter, Conte Malah Sentil Klopp, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Antonio Conte percaya diri bisa mempersembahkan trofi untuk Inter Milan. Tapi, Conte minta diberi waktu yang cukup seperti Jurgen Klopp di Liverpool.

Tak seperti di Chelsea atau Juventus, Antonio Conte gagal mengantarkan Inter Milan menjadi juara Serie A Italia di musim pertamanya. Bersama Bianconeri pada musim 2011/2012, Conte bisa langsung mempersembahkan scudetto. Sama halnya di Chelsea pada musim 2016/2017, mantan pelatih timnas Italia itu juga berhasil menyumbangkan trofi EPL.

Rekor mentereng Conte ini jelas memunculkan ekspektasi tinggi saat dirinya ditunjuk menukangi La Beneamata. Sayangnya, tanda-tanda menuju kesana sepertinya masih gelap.

Di musim keduanya, Inter baru bisa meraup dua kemenangan dari empat pekan Serie A Italia, dengan dua laga lainnya berakhir imbang dan kalah. Saat ini, Inter cuma berada di urutan ke-6 tertinggal 5 angka dari AC Milan yang ada di puncak klasemen.


Baca Juga:


Sementara pada ajang Liga Champions tengah pekan kemarin, Inter bahkan nyaris kalah melawan Borussia Monchengladbach di matchday I fase grup B. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Romelu Lukaku, Gladbach berbalik memimpin berkat gol Ramy Bensebaini dan Jonas Hofmann. Beruntung Lukaku muncul sebagai penyelamat dengan golnya di masa injury time.

Conte sendiri coba melakukan pembelaan atas buruknya kegagalan Inter juara di musim pertamanya termasuk performa pasukannya yang inkonsisten di musim keduanya melatih.

“Kami sejauh ini masih bermain bagus. Kami memainkan sepakbola menyerang, namun terkadang lawan menghukum kami karena kecerobohan yang kami lakukan. Tapi saya senang bahwa para pemain masih percaya pada ide-ide saya dan terus bertekad memberikan yang terbaik.” Conte dilansir dari Football Italia.

“Kami selalu harus memberikan 110 persen kemampuan kami untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami masih harus terus bekerja, karena kami mengambil contoh dari Liverpool-nya Klopp. Mereka tidak memenangi apapun selama empat tahun, dan sekarang mereka adalah mesin perang.” sentilnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eks Liverpool: Jurgen Klopp Tak Lama Lagi Tinggalkan Anfield

Vivagoal Liga InggrisMantan pemain Liverpool, Didi Hamann, punya opini tak biasa soal kelanjutan karier Jurgen Klopp bersama The Reds.  Menurutnya, kebersamaan Klopp dengan Liverpool akan terasa sangat singkat.

Sang mantan gelandang menilai, dengan apa yang telah dilakukan Jurgen Klopp, hal tersebut membuat waktu berjalan lebih cepat. Terlepas dari juru taktik asal Jerman itu masih punya kontrak hingga 2024 mendatang.

“Sungguh mengherankan Jürgen Klopp telah menjadi pelatih di Liverpool selama lima tahun. Tetapi ketika Anda sukses, waktu berjalan lebih cepat.

“Sejak kemenangan Liga Champions melawan Tottenham pada 2019 dan gelar pertama musim panas ini untuk Liverpool setelah 30 tahun, pelatih ini adalah legenda hidup,” kata Hamann dukutip Tribal Fottball. 

Membawa Liverpool kembali berjaya, Hamann berharap sang juru taktik mau bertahan lebih lama di Anfield. Namun menurutnya, juga bukan hal mustahil Klopp bakal mengakhiri perjalanannya dengan Liverpool dan menikmati masa pensiun atau bahkan menjadi pelatih Timnas Jerman.


Baca Juga: 


“Saya berharap untuk Liverpool bahwa dia akan tetap menjadi pelatih pada 2025. Tapi mungkin juga dia hanya akan berbaring di pantai atau bahkan menjadi pelatih Timnas Jerman,” tambah Hamman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Hanya Menang 1-0, Klopp: Hasil yang Baik Untuk Lapangan yang Buruk

Vivagoal – Liga Champions – Liverpool meraih kemenangan kurang meyakinkan saat berkunjung ke markas Ajax Amsterdam pada laga pembuka Grup D Liga Champions, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. Meski demikian tetap bersyukur dengan hasil yang didapat oleh timnya.

Betapa tidak, meski menang di laga tersebut, tak ada satupun nama pemain Liverpool yang tercatat di papan skor. Sebab gol kemenangan Liverpool lahir dari gol bunuh diri pemain Ajax yakni Nicolas Tagliafico.

Kemenangan tersebut dinilai sebuah keberuntungan bagi Liverpool. Pasalnya, Ajax tampil lebih menekan kendati berhadapan dengan jawara Premier League.

Namun Klopp tak menggubris pendapat tersebut. Menurutnya berapapun skornya, kemenangan tetaplah kemenangan yang layak disyukuri meski ia tak menampik timnya tidak bermain dengan indah.

“Kami tidak bisa memanfaatkan peluang, sangat disayangkan. Ajax mendapatkan satu peluang yang mengenai tiang gawang. Saat anda unggul 1-0, hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Klopp pasca pertandingan dikutip dari BT Sport.


Baca Juga:



“Namun secara keseluruhan saya senang dengan permainan ini. Ini bukan permainan yang indah, tapi kami menginginkan tiga poin dan kami berhasil mendapatkannya,” lanjutnya.

“Ini sudah cukup untuk meraih kemenangan. Itulah yang anda butuhkan. Saya pikir kedua tim bisa bermain lebih baik lagi,” tambah pelatih berkebangsaan Jerman tersebut.

Klopp juga bersyukur atas kemenangan timnya di laga tersebut. Pasalnya kondisi lapangan di Johan Cruyff Arena dalam keadaan buruk.

“Lapangan terasa lebih dalam dan berlumpur. Tampaknya terlihat benar-benar berbeda tiga hari lalu, kemarin di sesi latihan juga terlihat berbeda. Namun ini terasa sama buat Ajax,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Klopp Marah-Marah Dalam Konferensi Pers, Kenapa?

Vivagoal Liga Champions – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp marah-marah dalam konferensi pers jelang laga melawan Ajax Amsterdam. Pasalnya, para pewarta lebih banyak bertanya soal kondisi Van Dijk ketimbang soal laga yang bakal dilakoni.

Liverpool akan bersua Ajax Amsterdam di Johan Cruyff Arena, Kamis (22/10/2020) dinihari WIB dalam lanjutan matchday pertama Liga Champions fase penyisihan grup.

Menghadapi laga penting ini, Liverpool tidak dalam kondisi terbaiknya. Selain kiper utama mereka, Allison Becker yang masih dalam proses pemulihan cedera, The Reds juga kehilangan bek andalannya Virgil Van Dijk yang mengalami cedera lutut parah usai bermain di Derby Merseyside akhir pekan kemarin.

Sementara itu, gelandang kreatif Thiago Alcantara turut diragukan bisa tampil karena kondisinya yang belum bugar betul usai dihantam tekel keras oleh Richarlison di laga kontra Everton.

Nah, pada sesi tanya jawab yang digelar tadi malam waktu setempat (20/2/2020), Klopp pada awalnya masih kalem saat menghadapi pertanyaan dari para jurnalis tentang kondisi Virgil Van Dijk.

“Hal-hal itu memang dapat terjadi, tapi seharusnya tak terjadi. Wasit tak melihat kejadian itu padahal dia berada di posisi dengan pandangan terbaik. Sungguh sulit menerima hal ini.” ucap Klopp.


Baca Juga:


Sayangnya, jawaban itu tak serta merta menghentikan pertanyaan soal Van Dijk ke Klopp. Ia terus dicecar soal subjek yang sama. Alhasil, Klopp yang kalem lantas jadi kehilangan kesabaran.

“Apakah ada yang tertarik untuk laga besok? Saya disini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan soal laga besok. Anda selalu ingin kembali ke soal Van Dijk.” sembur Klopp.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Tak Terima Dikritik, Klopp Cekcok dengan Legenda Klub

Vivagoal Liga Inggris – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, akhirnya angkat suara soal kritik yang dilancarkan Legenda The Reds, Jamie Carragher. Seolah tak terima, Klopp membalas kritikan Carragher. 

Sebelumnya, mantan bek Liverpool tersebut mengomentari kedalaman skuad Jurgen Klopp, khususnya lini belakang. Ditinggal Van Dijk yang cedera, Carragher menilai, lini belakang Liverpool sangatlah keropos.

“Saya pikir, Liverpool harus memasuki bursa Januari nanti untuk membawa seseorang masuk karena mereka sangat lemah .

“Bukan hanya karena kehilangan Van Dijk, tapi mereka memang lemah di area itu. Mereka ditinggal Dejan Lovren kemarin dan sekarang kehilangan pemain penting,” kata Carragher.

Namun demikian, Klopp tak sepaham dengan kritik dan saran dari Carragher. Menurutnya, Liverpool punya kedalaman yang cukup baik. Di sektor pertahanan, masih ada beberapa pemain muda dan Fabinho yang bisa dipasang sebagai bek tengah.

“Kami memasuki musim dengan tiga bek tengah ditambah Fabinho dan beberapa pemain muda sebagai pelapis. Sulit untuk memiliki empat bek tengah kelas dunia.

“Jika ada yang ingin memberi tahu kami bahwa kami melakukan kesalahan – saya pikir Carragher sudah menyebutkannya – ada beberapa alasan mengapa mereka tidak melakukan pekerjaan ini,” kata Klopp dikutip Tribal Football. 

Mendengar namanya disebut oleh Klopp, Carragher buru-buru membalas. Lewat sosial media, dia mengaku sudah berkali-kali mengingatkan Liverpool untuk memperkuat lini pertahanan.


Baca Juga: 


“Tidak sekali musim ini saya mengatakan itu adalah kesalahan bagi Klopp untuk tidak membeli bek tengah untuk alasan yang dia nyatakan,” jelas Carragher.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Carragher: Persaingan Liverpool Dengan Man City Akan Berlanjut Musim Ini

Vivagoal – Liga Inggris – Jamie Carragher melihat jika Liverpool masih sangat mungkin untuk mempertahankan gelar Premier League musim ini. Hal ini mengingat pesaing mereka yakni Manchester City juga sudah kehilangan poin di awal musim.

Liverpool dan Manchester City digadang masih akan menjadi kandidat kuat juara Premier League musim ini. Skuad dan konsistensi keduanya menjadi pembeda dengan tim-tim lain yang saat ini meraih hasil lebih baik.

Carragher sendiri melihat jika kesempatan The Reds untuk mempertahankan gelar juara terbuka lebar. Pasalnya, Manchester City sudah kehilangan jumlah poin yang sama dengan apa yang hilang dari genggaman mereka musim 2020/21 ini.

Liverpool yang sudah menjalani lima laga tercatat sudah kehilangan lima poin. Sedangkan City yang baru melakoni empat laga juga sudah kehilangan jumlah poin yang sama. Oleh karena itu mereka tidak membutuhkan poin sebanyak musim-musim sebelumnya untuk bersaing meraih titel juara.

“Kabar bagusnya untuk Liverpool adalah bahwa musim ini, Anda tidak akan butuh 99 poin untuk memenangi liga. Saya rasa akan ada di kisaran 80-an,” jelas Carragher dikutip Sky Sports.

“Liverpool dan City sudah kehilangan lima poin. Agar sebuah musim menjadi musim dengan 99 poin, Anda hanya bisa kehilangan 10 poin lagi dan itu sepertinya tidak akan terjadi.”


Baca Juga:


“Jadi Liverpool sudah turun dari rata-rata 98 poin yang dicatatkan dalam dua musim terakhir. Tapi kalau mereka kehilangan 10-12 poin, bahkan 15 poin dari titik tersebut, mereka akan berada di persaingan atau sekitar itu lah,” imbuhnya.

Liverpool sendiri kini tengah menempati peringkat tiga dengan raihan sembilan poin. Sedang The Citizen terjun di peringkat 11 dengan raihan tujuh poin. Kemudian posisi teratas ditempati oleh Everton dengan 13 poin disusul oleh Aston Villa yang meraih 12 poin dari empat pertandingan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Ada yang Abadi, Begitu Juga dengan Kebersamaan Klopp dan Liverpool

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Liverpool, Jamie Carragher mengaku ragu kebersamaan Jurgen Klopp dengan Liverpool akan berjalan untuk waktu yang lama.

Fenway Sports Group, grup pemilik Liverpool dari Amerika Serikat membuat langkah besar ketika menunjuk Jurgen Klopp sebagai manajer pada 2015 silam. Perlahan namun pasti, klub yang bermarkas di Anfield tersebut berubah menjadi kekuatan menakutkan di Inggris dan Eropa.

Namun selalu ada perpisahan dalam sebuah pertemuan. Setidaknya itulah yang diyakini oleh Carragher.

Menurutnya besar kemungkinan Liverpool akan berganti kepemilikan. Dan suatu hari nanti Klopp akan pergi dari Anfield mungkin ketika kontraknya berakhir nanti.

“Jadi saya pikir warisan mereka ketika mereka menjual klub ini, seperti yang pada akhirnya akan mereka lakukan kelak, Anfield tidak akan dikenali dan Liverpool akan memiliki salah satu tempat latihan terbaik di dunia,” buka Carragher kepada Liverpool Echo.


Baca Juga:


“Mereka meraih gelar liga untuk pertama kali dalam 30 tahun, mereka mendapatkan Jurgen Klopp di klub ini lebih lama daripada klub lain yang pernah dilatihnya,” imbuhnya.

“Saya tidak yakin Klopp akan bertahan di akhir kontraknya. Semoga ada beberapa trofi lagi sebelum Klopp pergi atau FSG pergi,” kata Carragher.

Kontrak Klopp Masih Tersisa Hingga 2024

Kontrak Klopp sendiri masih tersisa hingga 2024 mendatang. Pelatih asal Jerman itu juga mengaku masih mempertimbangkan apakah bertahan atau pergi ke klub lain.

“Saya masih memiliki empat tahun tersisa yang terasa seperti keabadian dalam sepak bola,” buka Jurgen Klopp.

“Banyak yang bisa terjadi. Saya akan berasumsi bahwa dalam empat tahun saya akan memikirkan apakah akan memperbarui atau tidak,” tutup mantan pelatih Dortmund tersebut.

Sebelumnya Klopp santer dikabarkan ingin kembali melatih di Jerman. Ada opsi untuk menukangi Bayern Munchen atau Timnas Jerman kala itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Punya Ancelotti, Klopp Sebut Everton Jadi Pesaing Berat Liverpool

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memberikan apresiasinya pada Carlo Ancelotti yang kini untuk sementara sukses membuat Everton berada di papan atas klasemen Liga Inggris. Menurutnya Ancelotti membuat Everton menjadi saingan terberat Liverpool.

Jurgen Klopp mengatakan jika dirinya tak pernah menutupi rasa kagumnya pada Ancelotti dan Ia mengaku sangat menghormati pelatih asal Italia tersebut.

Don Carlo kini memang tengah membawa Everton bersinar dengan bertengger di puncak klasemen Liga Inggris dengan 12 poin. The Toffes sukses menyapu bersih empat laga awal mereka dengan kemenangan.

Liverpool bakal bertandang ke kandang Everton untuk menjalani laga bertajuk Mersyside Derby, Sabtu (17/10) malam nanti. Namun The Reds datang ke Goodison Park dengan modal kekalahan 2-7 dari Aston Villa di pekan ke empat lalu.

Sebelumnya, Klopp dan Ancelotti kerap berhadapan ketika di Bundesliga maupun Liga Champions. Hal itu lah yang membuat Klopp mengagumi sosok Ancelotti sebagai pelatih hebat.

“Tim bagus, pelatih hebat. Apa yang saya pikirkan soal Carlo Ancelotti tak pernah menjadi rahasia. Saya tak bisa menghormatinya lebih sebagai pribadi dan pelatih. Dia sosok luar biasa,”ujar Klopp dilansir Goal.

Klopp bahkan tak ragu untuk menyebut Everton sebagai penantang kuat bagi Liverpool berkat keberadaan Ancelotti. Sejak awal Ia tahu jika pelatih berusia 61 tahun itu bisa membawa banyak perubahan positif di tubuh Everton.

“Saya tahu sejak hari pertama ketika mendengar bahwa dia akan bergabung dengan Everton, saya pikir, ‘Ah, penantang hebat berikutnya dalam antrean,”ungkapnya.

“Sekarang saya pikir mereka melakukan pembelian pemain yang sempurna di musim panas. Everton menemukan cukup banyak pemain yang dibtuhkan untuk meningkatkan tim yang sudah bagus.

“Secara bersama-sama Carlo ingin membuat mereka menjadi tim yang lebih kuat. Saya tidak terlalu terkejut dengan gaya bermain yang mereka tampilkan.”


Baca Juga:


Dalam beberapa pertandingan terakhir, laga Mersyside Derby ini memang berjalan cukup ketat dan berakhir tanpa gol. Klopp mengakui jika lag melawan Everton memiliki tingkat kesulitan lebih, namun bertekad untuk membawa kemenangan bagi Liverpool.

“Itu yang kamu pikirkan di pagi hari menjelang laga derby tapi kemudian siang harinya kamu harus memastikan jika tim melakukan hal yang benar karena semua pertandingan sepakbola tidak berbeda,”tambahnya.

“Sekarang orang akan berkata,’coba dan lakukan dengan berbeda’karena kami tidak terlalu sukses di Goodison Park dalam beberapa tahun terakhir. Kami tidak kalah banyak, tapi tidak juga menang, itu benar.

“Pertandingan-pertandingan itu tidak berkualitas. Baik Everton maupun Liverpool tidak memainkan sepakbola terbaik mereka dalam laga tersebut. Tapi saya pikir kita tetap harus mencobanya. Pertandingan kandang bagi kami jelas berbeda sejauh ini tapi itu juga sulit.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS