Pilar Masa Depan Argentina Mau Bertahan Lama di AS Roma
Vivagoal – Serie A – Matias Soule menyatakan harapannya untuk bisa bertahan dalam waktu lama di AS Roma, sambil dengan memberikan kredit khusus atas kehadiran seorang Gian Piero Gasperini yang membawa perubahan bagi skuad Serigala Ibukota saat ini.
Matias Soule kali pertama merebak saat membela Juventus lima tahun lalu. Melalui berbagai kelompok umur di Juventus, Ia kemudian dijual oleh Si Nyonya Tua pada bursa musim panas 2024 pada AS Roma.
Sinar terang Soule bersama Roma memang tak langsung hadir di musim lalu. Namun, Soule perlahan mampu menunjukan potensi dan bakatnya seiring kedatangan Gian Piero Gasperini sebagai nahkoda baru Il Giallorossi musim ini.

Walau baru memasuki musim kedua, tapi Soule sudah tampak sangat kerasan berada di AS Roma. Pemain bertalenta asal Argentina ini tak ragu menyatakan mimpinya untuk bertahan dalam waktu lama bersama Roma.
Saat ini, Soule sendiri masih terikat kontrak cukup panjang bersama Roma sampai akhir Juni 2029. Soule kemudian ikut memberikan pujian bagi Gasperini, yang memberikan banyak perubahan pada dia maupun skuad Il Lupi secara keseluruhan.
“Saya sangat senang dengan kota dan orang-orang di Roma. Musim lalu berjalan kurang bagus, tapi bisa melaluinya. Saya bermimpi terus main disini dalam waktu lama dan semoga itu bisa terjadi,” ujar Soule dilansir Football Italia.
Baca Juga:
- Persib vs Dewa United: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Norwegia Lolos Piala Dunia 2026, Sebuah Mimpi yang Sudah Dirajut Sejak UEFA Nations League
- Piala Dunia 2026: Inilah Daftar 42 Tim yang Sudah Lolos!
- Karim Adeyemi Ketahuan Bawa Senjata Ilegal, PSSI Jerman: Itu Naif dan Bodoh!
“Gasperini telah mengubah dan memperbaiki saya dalam segala hal, dia adalah pelatih hebat dengan mentalitas pemenang. Saya suka bermain sepak bola yang sesungguhnya dengannya, kamu menguasai bola di kaki dan terus menekan ke depan,” tambah Soule.
“Penyerang adalah yang pertama bertahan dengan menekan untuk merebut bola kembali secepatnya dan membantu tim, mencuri bola di setengah lapangan lawan. Ini adalah ciri khasnya. Saya puas bermain di tengah, sebagai trequartista, atau di sayap, sehingga saya diberi kebebasan lebih untuk bergerak, dan itu luar biasa.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com
