‘Sporting Merit’ Bukti UEFA Kebingungan Ambil Keputusan

0
38
UEFA Bahas Kelanjutan Kompetisi di Eropa Pekan Depan
Sumber: Sky Sports

Vivagoal Liga Champions – Pada pertemuan virtual yang melibatkan 55 negara anggota, UEFA tetap ingin musim 2019/20 dituntaskan. Namun mereka tak menutup kemungkinan penghentian total dalam beberapa kasus khusus.

UEFA optimis kompetisi bisa kembali dilanjutkan pada awal Juni ketika pandemi diprediksi akan menurun drastis. Namun hal tersebut cukup sulit diterapkan di Eredivisie yang bisa dihentikan total karena pemerintah Belanda melarang semua kegiatan olahraga sampai September berikut dengan kompetisi-kompetisi di negara lain.

Oleh karena itu UEFA perlahan mulai melunak. Jika memang kondisi tidak memungkinkan, mereka mengizinkan liga-liga mengajukan permintaan penghentian total.

Dilansir dari Sky Sports, jika musim ini benar-benar tidak diselesaikan, maka UEFA mengkonfirmasi jika untuk peserta UCL dan UEL musim depan ditentukan menggunakan ‘sporting merit’.


Baca Juga:



Sporting merit
adalah bagaimana liga menentukan klasemen akhir berdasarkan kompetensi setiap tim. Tentu setiap liga harus menentukan parameternya terlebih dahulu.

Pada bagian 4 regulasi UCL dan UEL, tertulis: “Agar memenuhi syarat untuk berpartisipasi di kompetisi, klub-klub harus berkualifikasi untuk kompetisi berdasarkan sporting merit.”

“Sporting Merit harus didasarkan pada prinsip-prinsip objektif, transparan, dan tidak diskriminatif.”

Keputusan sporting merit itu sendiri tak seratus persen berada di tangan liga-liga di Eropa. UEFA masih bisa menolak dan menimbang ulang pengajuan klub mana pun yang dikirim oleh liga-liga domestik jika ada sedikit protes ketidakadilan di masyarakat.

Memang sporting merit terlihat begitu menjanjikan. Namun jelas langkah tersebut menjadi kebingungan yang nyata yang saat ini dialami oleh UEFA di tengah pandemi.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here