Sudah Diatur FIFA Soal Jeda Istirahat, Panitia Piala Presiden: Kita Sudah Disetujui AFC!
Konferens pers jelang final Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (5/8) sore WIB.Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham

Sudah Diatur FIFA Soal Jeda Istirahat, Panitia Piala Presiden: Kita Sudah Disetujui AFC!

Muhammad Ilham - Agustus 6, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Wakil Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Risha Ady Wijaya, angkat bicara mengenai peraturan FIFA mengenai jeda istirahat.

Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya begulir pada Kamis (6/8) di Stadion Kapten I wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan dilaksanakan dua hari setelah mereka bermain di semifinal, tepatnya Selasa (4/8).

Situasi itu membuat banyak pecinta sepak bola, khususnya suporter dari kedua tim, sedikit geram. Pasalnya, para pemain dan pelatih dari Persib dan juga Persebaya sudah mengatakan bahwa mereka kelelahan.

Sudah Diatur FIFA Soal Jeda Istirahat, Panitia Piala Presiden: Kita Sudah Disetujui AFC!
Konferens pers jelang final Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (5/8) sore WIB.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham

Ditambah ada aturan dari FIFA bahwasanya jeda istirahat antara satu pertandingan dengan pertandingan lainnya harus 72 jam. Namun, panitia Piala Presiden 2026 tetap menggulir laga dua hari setelahnya.

Dalam sesi konferensi pers jelang final yang dihadiri langsung Vivagoal di SCTV Tower, Rabu (5/8) sore WIB, Risha Ady Wijaya selaku Wakil Ketua OC Piala Presiden 2026 menjawab kritikan masyarakat.


Baca Juga:


Risha menjelaskan bahwasanya peraturan FIFA terkait 72 jam masa istirahat itu hanya sekadar rekomendasi dan diperuntukkan untuk laga-laga antarnegara seperti Timnas serta kompetisi yang berada langsung di bawah FIFA.

“Terkait permasalahan 72 jam masa istirahat, kalau boleh kita share bahwa 72 jam masa istirahat itu adalah rekomendasi FIFA terhadap anggotanya. Dengan catatan untuk turnamen antarfederasi. Artinya antarnegara, seperti Timnas kita bertanding dengan Singapura atau Malaysia dan lain-lain,” kata Risha.

Lebih lanjut, Risha mengatakan jadwal ini sudah mendapatkan persetujuan dari AFC selaku organisasi sepak bola regional Asia. Pihaknya bahkan sudah bersosialisasi kepada klub-klub jauh sebelum pertandingan final.

“langsung. Untuk Piala Presiden 2026 ini, kita sudah mendapatkan persetujuan dari AFC, di mana untuk mendapatkan persetujuan itu kita juga memberikan jadwal, regulasi, dan hal-hal administrasi lainnya.”

“Kita sudah bersoliasisasi sebanyak tiga kali kepada klub-klub. Dimulai dari team briefing secara online karena ada beberapa klub masih di daerah masing-masing. Termasuk juga MCM (Match Coordination Meeting) yang kita lakukan baik di grup A maupun grup B,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com