Tag: Axel Witsel

Jelang Laga Penting, Lini Tengah Dortmund Keropos

Vivagoal Bundesliga – Jelang laga Derby Ruhr kontra Schalke 04, Sabtu (16/5) malam, Borussia Dortmund dipasikan bakal bermain tanpa Axel Wisten dan Emre Can yang tengah cedera.


Baca Juga:


Selain Can dan Witsel, dua punggawa lain macam Marco Reus dan Dan-Axel Zagadou juga tak bisa merumput lantaran masalah yang sama. Hal ini jelas merupakan kerugian bagi Dortmund yang ingin mengikis jarak dengan Bayern di puncak klasemen Bundesliga.

Saat ini, anak asuh Lucien Favre terpaut empat angka dari Bayern yang sudah mengoleksi 55 poin dari 26 laga. Terlebih, laga kontra Schalke diprediksi bakal berjalan ketat lantaran tensi permaian bakal lebih tinggi mengingat prestisnya kemenangan bagi kedua tim. Menaggapi ketiadaan Can dan Witsel, Favre pun buka suara.

“Mereka benar-benar harus menepi. Kami berharap mereka bisa kembali secepat mungkin,” ungkapnya kepada situs resmi klub. Menurut Favre keduanya memang bisa diandalkan guna menjaga kedalaman lini tengah tim. Witsel misalnya. Pemain yang sempat merumput di Chinese Super League menjadi pemain yang mampu memberikan persentase umpan di atas 94 persen.

Smentara Can sukses menstabilkan lini tengah Dortmund pasca didatangkan dari Juventus di bursa transfer musim dingin kemarin. Whoscored mencatat, pemain berdarah Turki sukses mengemas 1,8 intersep dan 2,4 tekel per laga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Pemain Andalan Dortmund Absen Empat Pertandingan Karena Jatuh di Rumah, Kok Bisa?

Vivagoal Bundesliga – Axel Witsel telah menjadi pemain reguler bagi Borussia Dortmund musim ini. Akan tetapi, ada kabar baru-baru ini bahwa ia akan absen setidaknya empat pertandingan setelah menjalani operasi wajah karena jatuh dari rumah.

Gelandang Borussia Dortmund, Axel Witsel akan absen sampai akhir tahun ini usai ia dirawat di rumah sakit lantaran ‘kecelakaan’ saat berada di rumahnya.

Tercatat bahwa Witsel, telah memainkan perannya dalam kemenangan 5-0 atas Fortuna Dusseldorf pada Sabtu lalu. Diketahui, ia menjalani operasi mulut dan wajah di Rumah Sakit Klinikzentrum Nord pada akhir pekan karena jatuh dari rumah.

Diketahui bahwa pemain Internasional Belgia tersebut telah dikeluarkan dari rumah sakit. Akan tetapi, dia akan absen setidaknya empat pertandingan hingga pertengahan musim depan. Ia juga akan absen saat pertandingan Liga Champions Selasa dengan Slavia Praha.

Baca Juga: Dua Klub Raksasa Inggris Siapkan Tawaran untuk Sancho, Ini Jawaban dari Dortmund!

Pelatih Dortmund, Lucien Favre sangat menyayangkan karena pemainnya absen pada beberapa pertandingan besar yang dijalani oleh klub.

“Sayangnya, Witsel akan absen sampai sisa tahun ini,” bos BVB Lucien Favre dikonfirmasi pada konferensi pers pra-pertandingan.

“Saya diberitahu tentang ini kemarin pagi. Kami tidak bisa berbicara dengannya. Karena dia berada di rumah sakit.

“Tapi, ada kabar positif bahwa dia dialporkan sudah kembali ke rumah. Kami tidak bisa mengubah takdir yang sudah ada. Sebetulnya, ini kejadian yang memalukan bagi kita semua karena insiden jatuh dari rumah. Padahal, dia salah satu pemain paling penting bagi kami. ”

Diminta untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang cedera itu, direktur media Dortmund Sascha Fligge mengatakan gelandang itu “jatuh saat berada di rumah”. Diketahui bahwa Witsel telah mencetak tiga gol dalam 21 penampilan untuk Dortmund musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Dortmund Gagal Menang Lagi, Axel Witsel: Tenang, Musim Masih Panjang

0

Vivagoal Bundesliga – Bagi Axel Witsel, kegagalan Borussia Dortmund meraih poin penuh saat menghadapi Werder Bremen bukanlah akhir dari segalanya karena musim masih sangat panjang. Tapi, Axel mengakui kalau Dortmund harus lebih kuat secara mental.

Dortmund dipaksa bermain imbang saat menjamu Bremen pada pekan keenam Bundesliga akhir pekan kemarin. Bermain di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Die Borussen harus rela hanya mengantongi satu poin setelah bermain imbang 2-2.

Baca juga: Hasil Bundesliga Pekan Ke-6: Bayern Gusur Leipzig Di Puncak Klasemen

Dortmund sejatinya sudah sempat unggul 2-1 di babak pertama, dan punya sejumlah kans tuk menambah keunggulan tapi tak mampu memaksimalkannya. Justru Bremen yang mampu mencetak gol balasan melalui Milot Rashica pada menit ke-55 sekaligus membuyarkan kemenangan skuad besutan Lucien Favre.

Axel Witsel menilai Dortmund hanya kurang beruntung meraih hasil imbang melawan Bremen. Tapi ia menganggap perjuangan timnya menuju papan atas belum berhenti. Apalagi Bundesliga juga baru melewati enam pertandingan dari total 34 laga hingga akhir musim ini.

“Dalam sebuah laga seperti melawan Bremen, anda harus beruntung dalam artian anda mencetak gol dan tidak kebobolan, namun kami tidak beruntung.” ujar Axel Witsel dilansir dari situs resmi Bundesliga.

“Jalan masih panjang dan hasil imbang atas Bremen tak lantas mengakhiri musim kami. Kami akan perbaiki itu segera.” tegasnya.

Baca juga: Bintang Bayer Leverkusen Sedang Diburu Manchester United, Siapa Dia?

Sebagai informasi, hasil imbang yang didapat Dortmund akhir pekan kemarin membuat mereka kini berada di urutan ke-8 klasemen dengan poin 11, hasil dari tiga kemenangan, dua imbang dan sekali kalah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Sebelum ke Dortmund, Axel Witsel Hampir Menapakkan Kaki ke Juventus

Vivagoal Bundesliga – Gelandang Borussia Dortmund, Axel Witsel mengungkapkan bahwa dirinya sempat hampir bergabung dengan Juventus pada 2016 silam. Namun, Axel Witsel akhirnya membatalkan niatnya tersebut.

Sebelum namanya banyak dikenal setelah bermain di Borussia Dortmund, Axel Witsel adalah pemain di klub asal Rusia, Zenit St. Petersburg. Empat musim bersama Zenit, Axel berhasil mengoleksi 180 penampilan dengan mencetak 22 gol dan 14 assist.

Baca juga: Coutinho Seperti Legenda Juventus

Juventus saat itu adalah peminat serius Axel. Pada musim panas 2016, Bianconeri bahkan sudah sangat dekat dengan gelandang 30 tahun itu. Kesepakatan sudah terjalin antara Axel dengan Juventus dengan nilai transfer di kisaran angka 15 juta euro. Ironisnya kesepakatan itu terputus di fase terakhir.

Padahal, Axel telah melakukan tes medis, bahkan sudah ada gambar yang bocor terkait laman pengenalan Axel di situs resmi si Nyonya Tua. Namun gelandang timnas Belgia itu justru kembali ke Zenit sebelum akhirnya dilepas ke klub asal China, Tianjin Quanjin pada Januari 2017 silam.

“Saat kontrak saya bakal berakhir di Zenit, saya ingin pindah ke Turin untuk bergabung bersama Juventus. Bahkan saya sudah menjalani tes medis dan tinggal menandatangani kontrak.” ungkap Witsel dilansir dari Goal International.

“Saya menunggu sepanjang hari di kantor Juventus, dan kemudian Zenit meminta saya untuk kembali saja. Jika dipikir-pikir itu adalah takdir. Mungkin juga itu bukan waktu yang tepat buat saya.” tandasnya.

Baca juga: Terbuang dari Munchen, Lille Akan Tampung Sanches

Axel adalah pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tapi juga bisa bermain sebagai gelandang serang. Kala itu, ia dianggap pas mengisi kekosongan pemain nomor 8 di Juventus pasca kepergian Paul Pogba ke Manchester United.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bek Bayern Lebih Takut Hadapi Sancho Ketimbang Messi dan Ronaldo

Vivagoal Bundesliga – Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo boleh jadi pemain yang cukup rajin menjebol gawang lawan. Tapi bukan keduanya yang bikin bek Bayern ketakutan, adalah Jadon Sancho yang diklaim begitu ditakuti para pemain Die Roten.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh rekan setim Sancho di Borussia Dortmund, Axel Witsel. Menurutnya, ini terkait dengan hasil laga perebutan Piala Super Jerman yang digelar akhir pekan kemarin. Pada pertandingan tersebut, Dortmund berhasil menggasak Bayern 2-0, dimana Sancho terlibat dalam dua gol tersebut.

Baca juga: Sancho Ingin Buktikan Dirinya Bukan Pemain Musiman

Pada proses gol pertama, Sancho yang mampu melepaskan diri dari empat kawalan pemain Bayern berhasil mengkreasikan assist untuk gol pertama Dortmund yang dicetak Paco Alcacer.

Sancho kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan aksi solo run dari sisi kanan pertahanan Bayern sebelum melepaskan tembakan keras yang sukses menghujam masuk ke gawang Bayern yang dikawal kiper nomor satu Jerman, Manuel Neuer dan merubah skor jadi 2-0.

“Jadon Sancho punya bakat yang sangat serius. Bahkan para pemain belakang Bayern sampai merasa ketakutan jika dia sedang memegang bola.” puji Axel dilansir dari situs resmi Bundesliga.

“Namun tidak ada hal baru soal itu, karena dia memang punya kualitas yang sangat luar biasa. Dia cepat, secara teknis sangat berbakat dan mampu membuat gol sendiri, termasuk membantu rekan setimnya mencetak gol. Dia pemain yang benar-benar lengkap.” tegasnya.

Sancho sendiri memang tampil sangat bagus bersama Dortmund musim lalu. Dari 43 pertandingan semua ajang kompetisi, dicatat oleh Transfermarkt, pemain 20 tahun tersebut berhasil menyumbangkan 13 gol dan 19 assist.

Baca juga: Inilah Nasihat Mengesankan Sterling untuk Sancho!

Kontribusi Sancho ini membantu Die Borussen finish di posisi kedua klasemen akhir Bundesliga Jerman musim kemarin. Mereka bahkan mampu memaksa Bayern bersaing hingga pekan terakhir kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Sabet Pemain Terbaik Jerman, Reus Selevel Dengan Pemain Top Lainnya

Vivagoal Bundesliga – Pasca terpilih sebagai pemain terbaik Jerman 2019, gelandang serang Borussia Dortmund, Axel Witsel menilai, kaptennya Marco Reus saat ini sudah berada di level permainan Eden Hazard dan Kevin De Bruyne di Manchester City.

Sebelumnya, Reus terpilih jadi pesepakbola terbaik Jerman untuk tahun 2019 pilihan jurnalis Jerman yang diprakarsai oleh media olahraga ternama, Kicker.

Baca juga: Marco Reus Terpilih Jadi Pemain Terbaik Jerman 2019

Keberhasilan Reus ini menjadikannya sebagai pemain Dortmund keempat yang sukses menyabet gelar pemain terbaik Jerman. Sebelumnya, ada Hans Tilkowski tahun 1965, Matthias Sammer di periode 1995 dan 1996, serta Juergen Kohler yang meraihnya di tahun 1997.

Kendati demikian, gelar pemain terbaik ini sejatinya bukan yang pertama didapat Reus. Pada tahun 2012 silam, ketika masih berseragam Borussia Monchengladbach, pemain 30 tahun tersebut juga terpilih sebagai pesepakbola terbaik Jerman.

Selama tujuh tahun di Dortmund, Reus membangun reputasinya sebagai salah satu yang terbaik di generasinya. Sebanyak 117 gol dan 75 assist menandai kontribusi Reus untuk Die Borussen.

Reus juga jadi salah satu kunci si Kuning kala memenangi dua Piala Super Jerman, Satu Piala Winner (sekarang Liga Europa) dan dua kali keluar sebagai runner-up Liga Champions. Rekan Reus, Axel Witsel pun tidak ragu mengatakan Reus bisa selevel dengan Hazard dan Kevin de Bruyne.

“Reus secara kualitatif berada di level yang sama dengan Hazard dan De Bruyne. Buat saya, dia adalah pemain top.” ujar Axel dilansir dari Soccerway.

Baca juga: Marco Reus Sempat Kecewa Berat Dengan Mario Gotze, Mengapa?

“Tentu saja dia layak disejajarkan dengan Hazard dan De Bruyne dengan gelar pemain terbaik itu. Dia pemain fantastik, teknik menembaknya gila. Dia pemain yang sangat penting bagi kami, klub dan para penggemar.” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kata Witsel Soal Peluang Juara Dortmund

Vivagoal BundesligaBorussia Dortmund memastikan tidak mau gagal bersaing dengan Bayern Munchen di kompetisi Bundesliga musim mendatang. Gelar juara Liga Jerman jadi harga mati buat kubu Die Borussen di musim 2019/20 nanti.

Pada musim lalu, Jadon Sancho kehilangan konsistensi permainan di sepertiga akhir musim dan membuat mereka harus mengakhiri musim di posisi runner-up.  Dimana mereka hanya berselisih poin dari Bayern. 

Tak ingin hal itu terulang, Dortmund memperkuat skuatnya menyambut musim baru. Sejumlah pemain anyar mereka datangkan pada bursa transfer musim panas ini. Total ada 100 juta euro lebih atau setara 1,6 triliun untuk lima punggawa barunya musim panas ini. 

Tercatat, Paco Alcacer yang dipermanenkan dari Barcelona. Selain itu ada Nico Schulz, Mats Hummels, Thorgan Hazard, dan Julian Brandt yang dipastikan memperkuat Die Borussen. 

Baca Juga : Mario Gotze Buka Kans Hengkang dari Dortmund

Berkaca pada perubahan, Axel Witsel, gelandang Dortmund menyebut target juara timnya musim depan sangat realistis untuk dicapai.

“Saya ingin meraih banyak titel bersama Dortmund. Klub seperti Dortmund harus punya target tinggi. Dimana kami lebih kuat dibanding musim lalu. Menjadi juara Liga jelas realistis buat kami, dan kami sama sekali tidak takut soal itu.

“Kami harus membuktikan bahwa kami sudah jauh lebih kuat, termasuk konsisten bermain di level terbaik, jika tidak, maka lebih baik tidak usah mencoba,” ujar Witsel kepada Kicker.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Axel Witsel Pede Dortmund Raih Juara Bundesliga Musim Ini

Vivagoal Bundesliga – Gelandang Borussia Dortmund, Axel Witsel masih memiliki keyakinan yang sangat besar timnya bisa meraih gelar juara Bundesliga musim ini.

Persaingan gelar Bundesliga musim 2018/2019 akan ditentukan di pekan terakhir. Hal itu terjadi setelah Bayern bermain imbang lawan RB Leipzig sementara Dortmund meraih kemenangan 3-2 atas Fortuna Dusseldorf.

Dengan hasil ini, selisih antara Bayern dengan Die Borussen di tabel klasemen terpaut dua angka saja. Bayern kini mengoleksi 75 poin, sementara Dortmund dengan 73 angka.

[irp]

 

Situasi tersebut membuat persaingan merebut gelar juara Liga harus ditentukan di pekan terakhir. Bayern tinggal menghadapi Eintracht Frankfurt di Allianz Arena, di sisi lain Dortmund akan bertandang ke Borussia Park, markas Borussian Monchengladbach.

“Beberapa waktu lalu kami melakukan kesalahan dan kami bersedih. Tapi, kini kami bahagia karena sudah kembali ke tren kemenangan dan masih berpeluang menjadi juara musim ini.” ujar Witsel dikutip dari situs resmi Bundesliga.

“Perburuan gelar juara Bundesliga musim ini memang gila. Dan tentu saja kami akan melakukan hal terbaik di pekan terakhir nanti. Kami sudah memainkan banyak pertandingan musim ini, dan bodoh jika kami menyerah sekarang.” tegasnya.

[irp]

Bayern sendiri jelang laga pamungkas ini diuntungkan dengan hanya butuh hasil imbang. Jika berimbang dan Dortmund menang, poin keduanya akan sama, tapi Bayern unggul head to head. Sementara Dortmund harus berharap Bayern kalah sekaligus memenangkan laga pamungkas jika ingin mengangkat trofi Bundesliga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Klub Elit Ini Jadi Surga Buat Para Pemain Muda

Vivagoal BundesligaLegenda Borussia Dortmund, Jorg Heinrich mengatakan mantan klubnya itu merupakan tempat yang paling tepat bagi pemain muda bertalenta. Menurutnya Dortmund bisa menjadi tempat untuk mengasah dan mengembangkan bakat para pemain muda.

“Dortmund adalah destinasi yang tepat untuk para pemain muda mengawali karier sepak bolanya di Eropa,” ujar Heinrich yang pernah membantu Dortmund meraih trofi Liga Champions musim 1996/1997.

Selain Ajax Amsterdam, Die Borussen dikenal sebagai pencetak bibit-bibit unggul dalam dunia sepak bola Eropa dan Dunia. Mario Gotze, Robert Lewandowski, Mats Hummels dan Ousmane Dembele adalah sederet pemain yang pernah diorbitkan Dortmund.

[irp]

Dimana Axel Witsel, Christian Pulisic dan jadon Sancho menjadi pemain yang paling menonjol dari didikan Dortmund. Khusus Sancho, pemain kelahiran Inggris itu terus mencuri perhatian penampilan ciamiknya sejak direkrut Manchester City pada 2017 silam saat usianya baru 17 tahun.

“Seperti Axel Witsel, Christian Pulisic dan Jadon Sancho. Mereka kini punya nilai transfer yang fantastis. Meski semuanya baru bergabung, tapi mereka semua berkembang dengan cepat dan sekarang menjadi pemain andalan di Dortmund,” sambungnya.

Di musim 2018/19 ini, Sancho yang sudah berumur 19 tahun telah mengoleksi sembilan gol dan 13 assist dalam 28 penampilan untuk Dortmund di ajang Bundesliga musim ini. Sancho bahkan tercatat sebagai youngster dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Bundesliga saat ini.

[irp]

Hasilnya, banyak raksasa Eropa belakangan memang mulai santer dihubungkan dengan Axel Witsel dan Sancho. Christian Pulisic sendiri sudah pasti bergabung dengan Chelsea musim depan setelah ditebus dengan mahar sebesar 64 juta euro atau sekitar Rp 1,05 triliun.

Meski demikian Heinrich meminta Dortmund agar tak mudah melepas para pemain mudanya. Mengingat Dortmund pun membutuhkan regenerasi agar tetap bisa berprestasi.

“Tentu kami di Dortmund berharap bisa mempertahankan Sancho dan Axel selama di klub ini,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Pemain Yang Terlalu Dini Bermain di Luar Eropa

0

Vivagoal5 Fakta – Kompetisi diluar benua Eropa seringkali menjadi pelabuhan terakhir bagi sejumlah pemain yang sudah tua. Namun, ada juga yang berlaga disana dan masih berada di usia yang prima.

Sepakbola Eropa selalu dianggap sebagai kompetisi sepakbola yang hebat. Banyak pemain bintang dan tim-tim terbaik dunia berlaga disana.

Hal ini menarik minat banyak orang dari berbagai negara di dunia untuk berlaga disana.

[irp]

Seiring berkembangnya zaman, pergantian tren transfer pemain yang lebih mengedepankan uang membuat hal ini berubah.

Ada beberapa pemain yang tak lagi memandang kompetisi Eropa sebagai tujuan mereka dan memilih untuk berlaga di tempat lainnya karena berbagai macam alasan.

Berikut ini, Vivagoal telah merangkum 5 nama pemain yang dinilai pindah terlalu dini dengan bermain diluar kompetisi Eropa.

LATEST NEWS

HOT NEWS