Tag: Camp Nou

10 Stadion Paling Populer di Instagram

Vivagoal Liga Champions – Stadion merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting buat sebuah klub sepakbola. Selain itu, keindahan desain stadion juga bisa menjadi objek yang sangat menarik untuk diunggah di sosial media, khususnya Instagram.

Bagi sebagian pencinta sepakbola di dunia, stadion klub favorit mereka merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat diimpikan. Mereka kebanyakan bersedia melakukan apapun demi bisa datang ke stadion klub kebanggaannya tersebut untuk menonton pertandingan secara langsung.

Dilansir dari The Sun, Camp Nou yang merupakan markas raksasa LaLiga Spanyol jadi stadion sepakbola yang paling sering diunggah di Instagram. Wajar saja, karena Barcelona merupakan salah satu klub dengan pengikut terbanyak di sosial media itu.

Baca Juga: 5 Klub Raksasa Eropa yang Miliki Lini Tengah Terbaik di Dunia

Camp Nou yang berkapasitas 99.354 tempat duduk sangat populer di platform sosial media Instagram. Total ada 1,8 juta orang lebih yang membagi foto Camp Nou di IG tentu dengan disertai tagar dan tags.

Di posisi kedua stadion yang paling populer di Instagram adalah San Siro atau biasa juga disebut Giuseppe Meazza. Stadion ini merupakan markas dua klub raksasa Serie A Italia, Inter dan AC Milan.

Tercatat, ada lebih dari 1,094,088 pengguna Instagram yang membagikan foto stadion San Siro. Lalu stadion mana lagai yang paling populer ketiga hingga ke-10 di IG?

Berikut Daftar 10 Stadion Paling Populer di Dunia:

1. Camp Nou (Barcelona) – 1.812.226 Tags
2. San Siro (AC Milan dan Inter Milan) – 1.094.088 Tags
3. Anfield (Liverpool) – 1.011.702 Tags
4. Santiago Bernabeu (Real Madrid) – 909.045 Tags
5. Old Trafford (Manchester United) – 900.191 Tags
6. Stamford Bridge (Chelsea) – 412.963 Tags
7. Allianz Arena (Bayern Munchen) – 374.899 Tags
8. Wembley Stadium (Inggris) – 315.405 Tags
9. La Bombonera (Boca Juniors) – 277.640 Tags
10. Signal Iduna Park (Borussia Dortmund) – 223.351 Tags

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi Barcelona vs Leganes: Misi Berat di Camp Nou

Vivagoal La Liga Barcelona akan menjamu Leganes di babak 16 besar Copa Del Rey 2019/2020, Jumat (31/1/2020). Barcelona baru saja terluka dan diprediksi akan jadi pelecut untuk mengalahkan Leganes di Camp Nou.

Bersama pelatih anyar, Quique Setien, Barcelona hanya bisa memenangi dua laga pertamanya. Mereka menaklukkan Granada 1-0 di ajang LaLiga berkat gol tunggal Lionel Messi, kemudian mengalahkan Ibiza 3-1 di babak 32 besar Copa Del Rey melalui sepasang gol Antoine Griezmann. Namun, Messi dkk tumbang di pertandingan ketiga 0-2 ketika melawan Valencia di Mestalla.

Dari tiga hasil ini masih terlihat bahwa permainan Barcelona racikan Setien masih jauh dari kata sempurna. Melawan dua tim yang notabene jauh lebih lemah, Barcelona hanya menang tipis. Ketika dihadapkan pada lawan kuat seperti Valencia, mereka tak berdaya. Setien perlu segera mencari solusinya.

Baca Juga: 5 Pemain yang Hengkang dan Kembali Lagi ke Klub Barcelona

Barcelona dan Leganes sejatinya sudah bertemu di ajang LaLiga musim ini, tepatnya pada pekan ke-14. Laga yang dilangsungkan di kandang Leganes itu bisa dimenangi Barcelona 2-1. Sempat tertinggal 0-1 oleh gol Youssef En-Nesyri, Barca berhasil membalikkan keadaan melalui gol-gol Luis Suarez dan Arturo Vidal. Tapi waktu itu Barcelona masih dibesut Ernesto Valverde.

Leganes sendiri berpotensi jadi lawan berat buat Barcelona kali ini. Pasukan Javier Aguirre cuma kalah sekali dalam sembilan laga terakhirnya di semua ajang kompetisi. Teranyar, saat mereka sukses memaksa tuan rumah Atletico Madrid bermain imbang 0-0 di ajang Liga meski hanya bermain 10 orang.

Namun jika merujuk pada head to head kedua tim, dimana Barcelona hanya sekali kalah dalam lima pertemuan terakhir, Sergio Busquets dan kolega seharusnya tetap mampu mengamankan kemenangan.

Apalagi bermain di markas sendiri, Barcelona selalu bisa menunjukkan performa yang perkasa saat berlaga di LaLiga. Dalam 9 pertandingan yang sudah dihelat di Camp Nou, Lionel Messi cs selalu bisa memetik kemenangan. Tak sekadar menang, Barca juga sangat produktif dengan 35 kali membobol gawang lawan.

Di sisi lain, dari tiga kunjungan terakhirnya ke Camp Nou, Leganes belum sekalipun bisa pulang membawa poin, dimana tiga-tiganya berakhir dengan kekalahan. Parahnya lagi, Barcelona mampu melesakkan 8 gol berbanding 3 milik tim tamu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Begini Perbedaan El Clasico di Santigao Bernabeu dan Camp Nou

0

VivagoalLa Liga – Duel antara Barcelona dan Real Madrid bakal tersaji di Camp Nou pada Kamis (19/12) dini hari WIB.  Kedua kesebelasan kini menyiapkan strategi terbaiknya. 

Siapapun yang menang di pertandingan nanti jelas bakal nyaman di puncak klasemen. Pasalnya, El Barca berada di posisi puncak dengan 35 poin sementara Madrid menguntit karena kalah selisih gol.

Jelang pertandingan, Lionel Messi buka suara soal pertandingan nanti. Menurutnya El Clasico di Camp Nou bakal lebih sulit ketimbang bermain di Santiago Bernabeu. Cara bermain Los Blancos jadi alasan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Ketika kami main di Bernabeu, lebih banyak ruang yang bisa dieksploitasi. Mereka menyerang kami karena memiliki kewajiban sebagai tim tuan rumah dan otomatis banyak pihak menuntut mereka melakukan itu. 

“Sementara di Camp Nou, Madrid bermain dengan cara yang berbeda, mereka lebih suka menunggu di belakang, bermain rapat dan kemudian melakukan serangan balik karena punya pemain cepat di lini depan,” kata Messi dikutip dari Marca.

Lebih lanjut pemain asal Argentina itu menganggap menjamu skuat besutan Zinedine Zidane di kandang bakal lebih rumih. Baginya sulit bermain konstan sepanjang pertandingan andai Madrid bertahan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dalam 23 Bulan, Barcelona Hanya Dua Kali Gagal Buat Gol Di Camp Nou

Vivagoal Liga Champions – Barcelona berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai melibas Borussia Dortmund 3-1 di Camp Nou, Kamis (28/11/2019) dinihari WIB. Dengan hasil ini, Blaugrana juga dipastikan melaju ke fase gugur dengan status sebagai juara grup F.

Berdasarkan catatan Marca, setelah ditelusuri, ternyata Dortmund memang sulit bisa pulang dari Camp Nou tanpa melihat gawangnya kebobolan. Pasalnya, Barcelona tercatat hanya sekali gagal membuat gol dalam satu pertandingan yang dilakoni di Camp Nou dalam durasi waktu 23 bulan terakhir.

Baca juga: Meski Sudah Lolos, Barcelona Pantang Kendor Lawan Inter

Dengan tiga gol yang dicetak Luis Suarez, Lionel Messi dan Antoine Griezmann di laga dinihari tadi, Barcelona kian memperpanjang rekor impresifnya jika bermain di Camp Nou. Tercatat, sedari April 2017 silam, Blaugrana hanya dua kali gagal membuat gol di Camp Nou, tepatnya saat diimbangi tanpa gol oleh Juventus pada 19 April 2017 silam dan Slavia Praha 6 November lalu.

Tapi selain itu, dari 33 pertandingan yang sudah dimainkan Los Cules di Camp Nou pada level kompetisi Eropa, Lionel Messi dan kolega selalu sukses meraih kemenangan dengan total mencapai 30 kemenangan. Rekor ini kian mengerikan jika merujuk pada catatan gol Barcelona saat bermain di Camp Nou.

Dari 33 aksinya bermain di hadapan para suporternya, Barcelona selalu tampil menggila dengan mencetak kemenangan minimal dua gol atau lebih. Total hingga saat ini sudah ada 99 gol yang mereka cetak ke gawang lawan di ajang Liga Champions. Artinya, rata-rata Luis Suarez Cs selalu bikin tiga gol per pertandingan jika bermain di Camp Nou.

Pelatih Dortmund, Lucien Favre pun tidak menampik soal keangkeran Camp Nou. Menurutnya, tim manapun bakal sulit meraih kemenangan jika bermain di markas Barca itu.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Sulit bermain di sini (Camp Nou), Barcelona sangat kuat, mereka punya kepercayaan diri yang begitu tinggi jika bermain disana. Ini merupakan fase yang sangat sulit buat kami. Mereka juga punya banyak pemain yang bisa membuat perbedaan.” ucap Favre seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Barca dan Madrid Ingin El Clasico Jilid I Digelar di Camp Nou

0

VivagoalLa LigaFederasi Sepakbola Spanyol (RFEF) dan LaLiga berencana memindahkan venue El Clasico Jilid I ke Santiago Bernabeu. Namun rencana itu ditolak oleh Real Madrid dan Barcelona. Mengapa?

Kondisi kota Catalonia saat ini tengah mencekam pasca sejumlah aktivis kemerdekaan dijatuhi hukuman penjara dari pengadilan tinggi Spanyol. Demonstrasi, aksi mogok massal serta huru-hara pun bermunculan dampak dari keputusan tersebut.

 

Para pendukung kemerdekaan Catalonia juga merencanakan akan menggelar aksi besar-besaran pada 26 Oktober mendatang, bertepatan dengan jadwal El Clasico jilid pertama musim 2019/2020 yang dilangsungkan di Camp Nou, markas Barcelona.

 

Mempertimbangkan situasi kota Barcelona yang belum kondusif, RFEF dan operator LaLiga berencana memindahkan tempat pertandingan ke markas El Real. Namun, permintaan itu ditolak oleh kedua kubu yang ingin bertarung.

 

Dilansir dari Marca, pihak Barca menginginkan laga tetap digelar di Camp Nou. Sementara Madrid memilih laga ditunda saja jika kondisinya tidak memungkinkan, ketimbang harus memindahkan venue pertandingan. Walau demikian, Los Blancos tetap mengharapkan laga bisa dilangsungkan, mengingat jika El Clasico edisi pertama musim ini ditunda, kedua kesebelasan bakal alami kerugian besar.

 

Baca Juga: Imbas Demo Warga, Barcelona Terpaksa Gunakan Lajur Darat ke Kandang Eibar

 

Jika laga ditunda, besar kemungkinan akan dilangsungkan tengah pekan depan. Dan hal tersebut tidak akan disenangi oleh para pemegang hak siar El Clasico karena jumlah penonton di layar kaca berpeluang menurun drastis.

 

Baik Barcelona dan Madrid masing-masing memiliki waktu hingga Senin depan untuk mengajukan keberatan. Namun, bisa saja keberatan mereka ini tak menghasilkan apapun karena keputusan terkait laga di Liga sepenuhnya berada di tangan RFEF.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Wakil Presiden Barcelona : Neymar Ingin Kembali Ke Barca

VivagoalLa LigaBarcelona sadar berbagai spekulasi yang menyebutkan kepindahan penyerang asal Brazil itu ke Camp Nou musim panas ini. Tetapi pihak Barca sendiri tetap bersikeras bahwa belum ada negosiasi yang terjalin antara kedua belak pihak.

Wakil Presiden Barcelona, Jordi Cardoner, mengklaim bahwa Neymar memang ingin pulang ke Barcelona. Meski begitu menurutnya, hingga saat ini tidak perbincangan serius dengan PSG terkait Neymar Jr.

Teka-teki masa depan Neymar sendiri telah banyak ditelusuri oleh khalayak luas, khususnya setelah adu komentar yang beredar dipublik dengan Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi. Ia meninggalkan Barcelona menuju PSG di musim panas 2017 dengan memecahkan rekor transfer sebesar 3,5 Triliun Rupiah.

Barcelona pun kabarnya memang tertarik memulangkan Neymar kembali. Menurut Cardoner sendiri, saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan kedatangan pemain baru.

“Kami sedang dalam proses kepergian beberapa pemain yang kontraknya akan berakhir di akhir bulan ini,” ujar Cardoner.

Ia berkata hal yang paling tepat saat ini adalah Neymar ingin kembali ke Barcelona, tapi Cordoner tidak setuju bahwa Blaugrana khawatir terkait perekrutan Neymar karena mereka tidak dalam proses negosiasi.

“Ada banyak hal tentang kepindahan Neymar yang tidak saya suka.

“Beberapa pendapat menyebut kami telah merekrut kembali Neymar. Kami tidak dalam posisi membicarakan hal itu. Dia dan banyak pemain lain ingin bermain untuk Barcelona,” tambahnya.

Keinginan kembali para mantan pemain ke Barcelona bukanlah hal yang mengejutkan bagi Cordoner. Beberapa pemain justru harus bermain di klub lain terlebih dahulu untuk dapat bermain reguler di Camp Nou.

“Tidak aneh jika Neymar ingin kembali kesini (Barcelona). Itu telah terjadi beberapa kali di masa lalu, seperti Cesc Fabregas ataupun Gerard Pique,” tegasnya.

Penulis: Irman Maulana

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Valverde: Wajar Suporter Menyoraki Barcelona Di Camp Nou

VivagoalLa Liga – Barcelona mendapat sambutan kurang mengenakkan dari para suporter saat melakoni laga pekan ke-37 LaLiga di Camp Nou, akhir pekan kemarin. Entrenador Barca, Ernesto Valverde menilai itu reaksi yang wajar jika merujuk hasil yang mereka dapat di Liga Champions.

Barcelona yang menghadapi Getafe di Camp Nou berhasil meraih kemenangan dua gol tanpa balas. Namun, kemenangan itu terasa hambar karena sepanjang pertandingan terdengar sorakan dari para suporter Los Cules dari tribun.

Valverde sendiri sudah menduga timnya akan mendapat sorakan dari para penonton di Camp Nou setelah mereka secara tidak terduga tersingkir dari Liga Champions karena kalah agregat dari Liverpool.

 

“Saya pribadi sudah menduga sejak awal para penonton akan menyoraki kami. Bagaimana mungkin mereka tidak akan menyoraki kami setelah hasil yang kami raih di Liga Champions? Menurut saya itu wajar,” ujar Valverde dikutip dari AS.

“Meski begitu, saya tahu para fans tetap akan menempatkan diri mereka bersama kami. Mereka akan terus mendukung kami, dan itu yang harusnya membuat kami bersyukur.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Jangan Takut, Camp Nou Hanya Stadion Biasa

Vivagoal Liga Champions – Bos Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan tak akan gentar saat timnya berkunjung ke markas Barcelona. Ia dengan tegas menyebut Camp Nou tak lebih dari stadion seperti biasanya.

Laga sengit siap tersaji pada leg pertama babak semifinal saat Liverpool bersua Barcelona, Kamis (2/5) dini hari WIB. Camp Nou akan menjadi gelanggang bagi keduanya untuk saling adu taktik siapa yang terbaik.

Namun Liverpool pantas waspada saat menginjakkan kaki di stadion satu ini. Bukan tanpa alasan, Barcelona tak sekalipun merasakan kekalahan saat menjamu lawan-lawannya di pentas Liga Champions musim ini. Hanya Tottenham Hotspur yang mampu meraih satu poin pada fase grup di mana Lyon dan Manchester United bahkan dibantai masing-masing 5-1 dan 3-0.

 

Namun keangkeran Camp Nou nyatanya tak membuat Klopp gentar. Tanpa meragukan kualitas lawan, Klopp menyebut laga akan berjalan dengan berat namun Camp Nou tetaplah stadion biasa sama halnya dengan stadion-stadion lain yang pernah mereka kunjungi.

“Camp Nou hanyalah sebuah stadion [biasa]. Ini sangat besar, namun bukan sebuah kuil sepakbola,” papar pelatih berkebangsaan Jerman ini kepada DAZN.

“Ini harus sampai di satu titik. Anda melihat tim-tim lain yang memiliki momen buruk ketika mereka main di sana dan sekarang kami akan mengalaminya. Meski tentu saja kami berharap bisa bermain bagus.”

“Jika Anda main melawan tim sekelas Barcelona, Anda pasti bukan yang favorit. Ini pertandingan fantastis untuk semua suporter sepakbola di dunia.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Liverpool Dinilai Sebagai Pesaing Terbaik Barca di UCL Musim Ini

Vivagoal Liga Champions – Keduanya sendiri akan melangsungkan leg pertama semifinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB. Laga disebut akan berjalan dengan sangat ketat melihat kedalaman skuat kedua tim.

Di atas kertas, Barcelona tentu lebih diunggulkan. Bisa dikatakan jika sejak awal musim berjalan, Barca menjadi satu-satunya tim yang mentargetkan Liga Champions sebagai trofi musim ini. Sedang target Liverpool musim ini terpecah antara Premier League dan UCL.

Tak cukup di sana, Barca memiliki bintang yang tak mungkin disaingi secara individu oleh pemain The Reds. Benar saja, Lionel Messi disebut akan menjadi pembeda di laga nanti.

 

Messi dikenal sebagai otak permainan Barcelona. Jangan hanya melihat caranya mencetak gol, Messi tak jarang bekerja dengan baik sebagai pengumpan. Gagal di dua misi tersebut, La Pulga bisa menjadi pendulum permainan tim yang memudahkan rekannya mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Namun akankah Liverpool kalah begitu saja?

Liverpool tentu bukan tanpa alasan bisa sampai ke babak semifinal. Menghentikan Messi memang sangat sulit dilakukan oleh tim-tim lain, namun jangan sepelekan Liverpool yang memiliki barisan pemain bertahan terbaik di Premier League.

Liverpool juga memiliki gaya permainan yang berbeda dengan Barca. Barca dikenal sebagai tim dengan permainan yang mengandalkan penguasaan bola, umpan-umpan pendek, dan pergerakan minim yang sudah cukup untuk mengecoh lawan. Sedang Liverpool hadir dengan mengandalkan sepak bola cepat yang agresif tidak hanya saat menyerang, tetapi juga bertahan dan menekan lawan sejak lini pertahanan mereka.

Hentikan Messi dan patahkan serangan Barca sejak di area pertahanan mereka bisa membuat Liverpool tak terhentikan di laga nanti.

Persaingan keduanya juga dipastikan akan lebih banyak berada di sektor sayap. Tidak hanya Sadio Mane atau Mohamed Salah yang akan merepotkan di sektor tersebut, tapi masih ada full-back Liverpool yang dikenal sangat rajin maju ke depan.

Barca memang memiliki dua pemain di posisi serupa yang tentu tak kalah mumpuni. Namun Liverpool sudah lebih akrab dengan gaya bermain satu ini.

Lantas mampukah Liverpool memanfaatkan laga di kandang lawan nanti sebelum menjamu Liverpool di Anfield?

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Sempat Dipermalukan, Van Dijk Trauma ke Camp Nou

Vivagoal Liga Champions – Lawatan terakhir Virgil Van Dijk ke Camp Nou berakhir dengan tragis. Meski cukup trauma, bek terbaik Liga Inggris itu tak mau hasil yang sama terulang saat Liverpool tandang ke markas Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions.

Babak empat besar Liga Champions salah satunya akan mempertemukan Liverpool dengan Barcelona. Di pertemuan pertama, Barcelona akan jadi tuan rumah, Kamis (2/5/2019) dini hari.

Bek asal Belanda, Van Dijk pun sudah tidak sabar untuk kembali bermain di stadion kebanggaan masyarakat kota Catalan itu untuk melakoni laga leg pertama semifinal melawan Barcelona. Bersama Liverpool, Van Dijk berharap hasil yang berbeda.

 

“Camp Nou adalah stadion yang sangat bagus, penuh sejarah dan bermain disana akan jadi pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya.” ungkap Van Dijk dikutip dari Sky Sports.

Camp Nou sendiri punya sejarah yang buruk buat Van Dijk. Saat masih memperkuat Celtic di Liga Skotlandia, bek asal Belanda itu dipaksa pulang dengan skor mencolok 1-6 di laga fase penyisihan grup Liga Champions kontra Barcelona, Desember 2013 silam.

“Ini menjadi yang kedua kalinya bagi saya, setelah sebelumnya saya kalah 1-6. Sebagai bek, jelas hasil itu sangat memalukan. Jadi saya sudah tidak sabar untuk melawan mereka lagi, dan saya berharap kali ini hasilnya benar-benar beda dengan terakhir kali saya ke sana.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS