Tag: Didier Drogba

5 Pemain Afrika yang Berjaya di Liga Champions

Vivagoal 5 Fakta – Musim baru Liga Champions akan kembali bergulir. Deretan klub-klub Eropa dengan pemain-pemain terbaik bakal bertarung untuk meraih kejayaan di Benua Biru. 

Ketatnya persaingan di Liga Champions, membuat jutaan pasang mata selalu menantikan aksi-aksi para pesepakbola idaman. Mengingat UCL kerap jadi ajang unjuk gigi pemain-pemain dari  tim-tim elit Eropa.

Cristiano Ronaldo punya rekor sebagai pencetak gol terbanyak turnamen ini.  Park Ji-Sung juga memegang titel sebagai pemain Asia pertama yang berhasil mengangkat Si Kuping Besar.

Tapi jangan lupakan aksi-aksi pemain asal Afrika di Liga Champions. Beberapa sukses memecahkan rekor, sebagain lain punya peran sentral saat sebuah klub menjuarai Liga Champion.

Kali ini, Vivagoal mengulas 5 Fakta soal pemain Afrika yang pernah berjaya dan mungkin tak terlupakan di sepanjang gelaran liga Champions. Berikut daftarnya:

1. Bruce Grobbelaar

Bruce Liverpool

Liverpool ternyata pernah punya pemain Afrika sukses jauh sebelum era Mohammad Salah dan Sadio Mane. Kiper asal Zimbabwe, Bruce Grobbelaar, layak masuk daftar pemain Afrika tersukses di Liga Champions.

Dikutip dari Goal, Bruce meraih banyak kesuksesan selama membela Liverpool. Enam trofi Liga Inggris, tiga FA Cup, dan gelar Piala Eropa disumbangkan Bruce.

Dia berhasil menjadi orang Afrika pertama yang sukses mengangkat trofi Piala Eropa setelah berhasil mengantar The Reds mengalahkan AS Roma di partai puncak European Cup 1984 lewat drama adu penalti.

Dalam pertandingan itu pula, Bruce dijuluki si kaki spagheti karena kemampuannya mengalihkan perhatian para algojo penalti lawan.

2.Didier Drogba

Drogba
Foto: Yahoo Sports

Chelsea, pernah menjadi klub yang amat disegani di kompetisi Eropa. Kala itu, penyerang asal Pantai Gading, Didier Drogba, jadi kunci kesuksesan The Blues.

Selama merumput di Stamford Bridge, Drogba memegang peran vital. Di kompetisi domestik, gelar Liga Inggris dan empat trofi Piala FA, berhasil diboyongnya.

Momen terbaik Drogba datang di Liga Champions musim 2011/12. Di partai final, sang pemain sukses menjebol gawang Bayern Munchen untuk menyamakan kedudukan dan memaksakan hasil imbang di waktu normal.


Baca Juga: 


Chelsea akhirnya menggagahi Bayern Munchen lewat drama adu penalti sekaligus mengamankan Si Kuping Besar untuk keempat kalinya.

Bukan Neymar Atau Mbappe, Drogba Terpilih Sebagai Penyerang Terbaik Ligue 1

Vivagoal Ligue 1 – Dalam 20 tahun terakhir, ternyata bukan Zlatan Ibrahimovic, Kylian Mbappe atau Neymar, penyerang paling top di kompetisi Ligue 1 Prancis. Tapi, Didier Drogba yang didapuk meraih gelar bergengsi tersebut.

Sebelumnya, operator Ligue 1 mengadakan polling untuk para pecinta sepakbola Prancis di akun twitter resminya terkait siapa penyerang terbaik dalam dua dekade terakhir. Sedari tahun 2000, memang sudah banyak penyerang top yang diorbitkan oleh Ligue 1.

Dari 40.094 voter yang ikut, hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Sebanyak 51 persen diantaranya memilih Didier Drogba. Tak banyak yang memprediksi nama Drogba akan terpilih, mengingat selama empat musim bermain disana, yakni bersama Guingamp (2001-2003) dan Marseille (2003-2004) ia tak sekalipun bisa menyumbangkan gelar juara Liga buat klub yang dibelanya.

Selain itu, koleksi golnya juga sangat minim yakni hanya 39 gol dari 80 penampilan, sebelum akhirnya digaet Chelsea dan membuat namanya menjulang tinggi di Liga Inggris.

Eks bomber Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic yang mampu mengemas 113 gol dari 122 penampilan di Ligue 1 hanya menempati posisi kedua, meski memiliki empat gelar juara Ligue 1, tapi itu rupanya belum cukup untuk mengalahkan pamor Drogba.


Baca Juga:



Sementara penyerang muda PSG, Mbappe hanya ada di urutan ketiga diikuti oleh Edinson Cavani, dan berturut-turut ada Alexandre Lacazette, Karim Benzema, Fernando Morientes, Alexander Frei dan Mario Balotelli serta Pauleta.

“Wow, ini penghargaan luar biasa dari fans, terima kasih @EAGuingamp @OM_Official yang membuat saya bisa merasakan emosi luar biasa ini. Respek tinggi untuk semua striker yang pernah bermain di Liga Prancis.” tulis Drogba di akun twitter resminya @didierdrogba.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Mantan Rekan Setim Dukung Drogba Jadi Presiden Federasi Pantai Gading

Vivagoal Berita Bola – Mantan rekan Didier Drogba di Timnas Pantai Gading, Yaya Toure mendukung penuh keputusan kompatriotnya untuk maju sebagai kandidat Presiden Federasi Sepakbola Pantai Gading (FIF).

Drogba dan Yaya memang sempat bahu membahu membela the Elephant di Piala Dunia 2014 lalu. Drogba sukses mencatatkan diri sebagai top skor sepanjang masa Pantai Gading dengan raihan 65 gol. Sementara Yaya turut mengapteni negaranya kala menjuara Piala Afrika di tahun 2015 silam.

Drogba yang sudah pensiun sebagai pemain memutuskan maju guna memperebutkan kursi Presiden Federasi. Ia bakal bersaing dengan tiga nama lain yakni Presiden petahana, Sory Diabate dan wakil presiden FIF, Idriss Diallo. Ia mendukung penuh keputusan Drogba yang maju dan ia yakin mantan rekannya bisa memberikan perubahan.

“Ketika saya mengatakan mendukung Drogba, itu juga untuk kebaikan negara, untuk memiliki mantan pemain yang mendedikasikan diri di Afrika. Didier [Drogba] adalah kakak saya, kapten saya. Orang-orang banyak berbicara tentang kami, tetapi kami selalu tenang, bijaksana. Kami saling kenal,” cuitnya pada laman Twitter, dilansir Goal International.


Baca Juga:


“Terlalu banyak orang yang mencoba mengkritiknya, pers dan fans. Saya tahu dia mencari dukungan dan saya berharap dia akan mendapatkannya dari beberapa pemilih, presiden klub atau AFI [Asosiasi Pemain Sepak Bola Pantai Gading],” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Drogba dan Eto’o Murka Mendengar Afrika Ingin Dijadikan Percobaan Vaksin Corona

0

VivagoalBerita Bola – Didier Drogba dan Samuel Eto’o begitu berang setelah mendengar Afrika akan menjadi kelinci percobaan vaksin Corona oleh dua dokter di Prancis.

Berbagai usaha terus dilakukan untuk bisa segera terbebas dari virus Corona. Pembatasan wilayah, karantina mandiri hingga lockdown masal dilakukan. Uji coba vaksin virus satu ini pun terus dikebut guna menghentikan dampak yang kian meluas.

Dua dokter di Prancis, dr. Jean Paul Mira dan dr. Camille Locht, menjadi dua dari jutaan dokter di dunia yang berusaha menemukan vaksin. Proses keduanya bahkan sudah di tahap uji coba. 

Keduanya pun melihat Afrika menjadi tempat terbaik untuk melakukannya. Benua satu ini dipilih karena ketidaksiapan mereka dalam mengatasi penyebaran virus.

“Ini mungkin kontroversial, tetapi bukankah kita harus melakukan penelitian di Afrika di mana mereka tidak memiliki masker, perawatan, atau resusitasi? Ini hampir mirip dengan penelitian AIDS saat mereka menggunakan pelacur untuk menguji beberapa hal, karena mereka sangat terpapar dan tak melindungi diri sendiri,” kata dr. Jean Paul Mira dalam sebuah acara televisi Prancis, dilansir dari AS.

“Anda benar, kami sedang memikirkan studi paralel di Afrika untuk menggunakan jenis pendekatan yang serupa dengan vaksin BCG Placebo. Saya pikir sudah ada permintaan untuk proposal tersebut, saya tak tahu apakah sudah tersedia atau belum, tetapi kami memikirkan itu dengan cukup serius,” dr. Camille Locht menimpali.


Baca Juga:



Alih-alih mendapat dukungan, niatan keduanya justru banjir kritik karena dinilai rasis. Protes keras pun datang termasuk dari dua legenda sepakbola asal Afrika, Drogba dan Eto’o.

“Ini jelas sangat tidak masuk akal, Afrika bukan laboratorium untuk uji coba masal. Saya dengan tegas mencela gagasan yang hina, ngawur, dan kata-kata rasis tersebut,” kata Drogba di Twitter.

“Kalian semua haram jadah! Dasar gobl*k, bukankah Afrika itu taman bermain kalian…” Eto’o melampiaskan kekesalannya di Instagram.

Afrika bisa dikatakan menjadi wilayah terdampak virus Corona paling sedikit dibandingkan dengan Eropa maupun Asia. Berdasarkan Pusat Pengendalian Penyakit Afrika, tercatat baru ada kurang lebih 7.000 kasus di seluruh Benua Hitam hingga 3 April 2020, berbanding jauh dengan 59.105 kasus di salah satu negara Eropa, yakni Prancis.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Terkait Corona, Begini Pesan Khusus Legenda Chelsea

Vivagoal Liga Inggris – Legenda hidup Chelsea, Didier Drogba meminta semua pihak untuk tak meremehkan pandemic Corona yang belakangan semakin masif. Selain itu, ia juga meminta kepada pihak terkait untuk sesegera mungkin menanggulangi permasalahan ini.

Sejauh ini, Pantai Gading menjadi Negara teranyar di Benua Afrika yang mengalami pandemic tersebut. Kasus perdana dilaporkan muncul pada 11 Maret lalu. Seminggu berselang, langkah karantina seperti melakukan Social Distancing pun dilakujan guna menekan persebaran virus asal Wuhan tersebut. Drogba pun meminta kepada semua pihak agar tak meremehkan masalah ini.

“Kepada saudara-saudari saya di Pantai Gading, saya meminta Anda semua menanggapi masalah ini dengan sangat serius karena kita cenderung terlalu memandang ringan situasi ini.” Ungkapnya dalam sebuah video, dinukil Goal International.

“Sangat penting untuk menghormati tindakan yang diterapkan oleh pemerintah. Kita yang menyebarkan virus, kita semua yang bertanggung jawab atas situasi ini. Cuci tangan Anda secara teratur, pergi keluar rumah hanya jika diperlukan, dan tetap jaga jarak setidaknya satu meter dari satu sama lain.”


Baca Juga:


Drogba memang terkenal vokal terhadap permasalahan yang terjadi di negaranya. Beberapa waktu lalu, pencetak 105 caps bersama Pantai Gading mampu melakukan gencatan senjata antar fua belah kubu yang bersitegang di Negaranya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Drogba Akui Menyesal Pernah Tolak Foto Bersama Dengan Mbappe

0

Vivagoal Berita Bola – Seremoni penyerahan Ballon d’Or 2019 selain menahbiskan Messi sebagai pemilik Bola Emas terbanyak sepanjang sejarah, rupanya juga jadi momen meluapkan penyesalan dari legenda Chelsea, Didier Drogba kepada Kylian Mbappe.

Semuanya itu berawal pada tahun 10 tahun silam, dimana Drogba masih tergabung dengan Chelsea dan sementara bertanding melawan Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions. Pada laga yang berlangsung di Stamford Bridge itu, Mbappe yang baru berusia 10 tahun turut hadir menonton.

Baca JugaVivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Seusai laga, Mbappe sejatinya sempat meminta foto kepada Drogba. Namun, Drogba yang masih tersulut emosi karena Chelsea gagal lolos ke final Liga Champions usai kalah agresivitas gol tandang dari Barcelona lantas menolak ajakan Mbappe untuk selfie.

Setelah satu dekade berlalu, Mbappe kecil yang pernah minta swafoto dengan Drogba kini sudah mereguk banyak kesuksesan di usianya yang baru menginjak 20 tahun. Nama Mbappe pun mulai disejajarkan dengan pemain top dunia sekelas Neymar, Lionel Messi, bahkan Ronaldo sendiri.

Pencapaian hebatnya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir membuat Drogba berbalik ingin minta foto kepada Mbappe. Dan kesempatan itu datang di acara penyerahan Ballon d’Or 2019 yang diselenggarakan di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis.

“10 tahun lalu setelah sebuah pertandingan, seorang anak datang kepada saya dan meminta momen untuk berfoto bersama. Saat itu saya katakan tidak, karena hasil yang didapat tim dan berbagai keputusan wasit yang kontroversial. Tapi setelah saya tahu bahwa anak itu adalah Mbappe, sekarang saya ingin memperbaiki kesalahan itu.” ucap Drogba seperti dilansir dari Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Legenda Chelsea Ungkap Pemain Ini Pantas Dapatkan Ballon d’Or

Vivagoal Liga ChampionsLegenda Chelsea, Didier Drogba yakin Sadio Mane akan menjadi pesepakbola Afrika pertama usai George Weah yang memenangkan trofi individu bergengsi di kancah Eropa ini.

“Untuk kejuaraan Liga Champions, dan kejuaraan di Piala Afrika, Sadio Mane telah sukses mendapatkannya. Tak hanya itu, di Liga Premier, ia juga membantu Liverpool runner-up, ” ujar mantan penyerang Chelsea itu kepada Paris Match.

Didier Drogba juga meyakini bahwa Sadio Mane akan mengikuti jejak dari legenda Afrika terdahulu, George Weah. “Mungkin [dia bisa meniru George Weah], akan tetapi itu tidak mudah untuk diwujudkan,” jelasnya.

Baca Juga: Bintang Baru Barcelona Buka Prediksi Terkait Peraih Ballon d’Or

“Ada banyak pemain yang telah mewakili benua Afrika dengan baik, seperti Samuel Eto’o. Sangat disayangkan bahwa ketika kita berbicara tentang pemain Afrika, kita berbicara tentang benua, kita tidak berbicara tentang suatu negara,” ujarnya.

“Kami tidak akan pernah mengatakan Kylian Mbappe mewakili benua Eropa. Dia hanya mewakili sebuah negara yang bernama Prancis.

“Tetapi untuk kembali ke pertanyaan, akan sangat menyenangkan (jika) Sadio atau bahkan Mohamed Salah terus meningkatkan level permainan mereka untuk berharap memenangkan trofi ini,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Drogba Dukung Bintang Liverpool Ini Raih Ballon d’Or

Vivagoal Liga InggrisDidier Drogba mendukung Sadio Mane untuk mengalahkan nama-nama sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam perebutan Ballon d’Or tahun ini.

Mane tampil sangat menawan dengan membawa Liverpool meraih gelar juara Liga Champions musim lalu. Ia juga berhasil meraih predikat top skorer saat tim hampir juara Premier League.

Bersama timnas Senegal, Mane berhasil membawa timnya melaju hingga final Piala Afrika. Hanya saja ia gagal membawa pulang trofi juara usai kalah 0-1 dari Aljazair.

Mane pun masih menjaga konsistensi penampilannya musim ini. Pemain berusia 27 tahun itu total sudah membukukan sembilan gol dari 13 penampilan bersama Liverpool di semua ajang.

Baca Juga: 5 Pemain Bintang yang Bermain di Luar Posisi Aslinya

Atas performanya tersebut, Mane kemudian masuk dalam 30 nominasi peraih Ballon d’Or bersama bersama enam rekan satu timnya di Liverpool. Drogba pun berharap besar Mane bisa meraih penghargaan tersebut.

“Untuk penampilan di Piala Afrika, Liga Champions dan Premier League [Mane pantas menang]. Apa yang dia lakukan di Premier League, sangat sedikit pemain yang mampu melakukannya,” kata Drogba dilansir dari Fox Sports Asia.

Lebih lanjut Drogba berharap Ballon d’Or bisa kembali berlabuh ke Afrika setelah terakhir kali George Weah memenangkannya. Weah yang saat itu bermain untuk AC Milan menjadi satu-satunya pemain Afrika yang mampu meraihnya tepatnya pada tahun 1995.

“Ada banyak pemain yang telah mewakili benua Afrika dengan baik di Eropa, seperti Samuel Eto’o,” katanya.

“Yang sangat disayangkan adalah ketika kita berbicara pemain Afrika, kita berbicara tentang benua, kita tidak berbicara tentang suatu negara. Kita tidak akan mengatakan Kylian Mbappe mewakili benua Eropa. Ini adalah pergeseran kecil yang ada.

“Tetapi kembali ke pertanyaan, akan sangat menyenangkan jika Sadio atau Mohamed Salah terus meningkatkan level permainan mereka dengan harapan untuk memenangkan trofi ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Drogba Geram Tidak Pernah Ada Pemain Asal Afrika Menang Ballon d’Or

0

Vivagoal – Internasional – Legenda hidup sepakbola Pantai Gading, Didier Drogba kecewa pemain-pemain asal Afrika kerap dianaktirikan di ajang Ballon d’Or. Dalam pandangannya, sejumlah pemain asal Afrika sejatinya punya kapasitas tuk meraih trofi bola emas itu.

Sejak penghargaan tertinggi buat insan sepakbola dunia, Ballon d’Or digelar tahun 1956, tercatat baru satu pemain asal Afrika yang bisa meraih gelar prestisius tersebut. Momen itu terjadi 24 tahun silam, tepatnya pada 1995 dimana George Weah asal Liberia bisa mengalahkan Jurgen Klinsmann dan Jari Litmanen.

Baca juga: Pulisic Pesimis Bisa Jadi Pilihan Utama di Chelsea

Setelah periode George Weah, tidak ada lagi pemain asal Afrika yang bisa memenangkan trofi Bola Emas tersebut. Jangankan menang, menduduki posisi tiga besar pun pemain asal Afrika tidak pernah ada.

Padahal menurut Drogba, dalam kurun waktu 1995 hingga saat ini, sejumlah pemain asal Benua hitam punya kualitas setara pemain Eropa tuk memenangi Ballon d’Or. Pada awal tahun 2000-an, Afrika punya Samuel Eto’o dari Kamerun yang punya andil besar membawa Barcelona dan Inter Milan meraih treble masing-masing pada musim 2008/2009 dan 2009/2010.

Sayangnya, Eto’o tidak mampu bersaing dengan duapoli Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ronaldo raih Ballon d’Or tahun 2008 dan Messi semusim berikutnya. Hal yang sama kemudian dialami Mohamed Salah asal Mesir dan Sadio Mane dari Senegal.

Keduanya sukses membantu Liverpool lolos ke final Liga Champions musim 2017/2018 dan semusim berikutnya mengantarkan The Reds ke tangga juara kompetisi terelit benua biru itu. Khusus untuk Salah, ia bahkan keluar sebagai top skorer Liga Inggris dengan koleksi 34 gol. Sayang nama keduanya bahkan tidak masuk dalam posisi tiga besar dalam dua edisi terakhir Ballon d’Or.

Baca juga: Menohok! Alasan Khusus Juventus Memilih PES Dibandingkan FIFA

“Ada banyak pemain hebat yang sudah mewakili benua Afrika. Sangat disayangkan, ketika kita bicara tentang pemain Afrika, kami sangat tidak dihormati bahkan cenderung tidak diperhatikan.” kesal Drogba dilansir dari Sportskeeda.

“Sadio Mane, Mohamed Salah terus menunjukkan level permainannya dan saya berharap ada keajaiban mereka bisa dapat Ballon d’Or.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Drogba Menilai Dua Pemain PSG Layak Menangkan Ballon d’Or

Vivagoal Liga ChampionsLegenda Chelsea, Didier Drogba menilai bahwa dua bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe dan Neymar peluang untuk mendapatkan predikat Ballon d’Or selama karir mereka di dunia sepak bola.

Neymar dan Mbappe telah memiliki peran dalam mendominasi klub PSG di sepak bola Perancis sejak bergabung pada awal musim 2017-2018. Mereka berdua telah mencetak 115 gol di semua ajang kompetisi.

Banyak semua orang ketahui, Ballon d’Or telah didominasi oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selama 10 tahun terakhir. Namun dominasi tersebut telah dipatahkan oleh pemain tengah Real Madrid, Luka Modric pada musim lalu.

Saat ini, legenda Chelsea tersebut tidak meragukan apabila Mbappe dan Neymar mempunyai peluang untuk memenangkan penghargaan individual tersebut pada masa mendatang.

Baca Juga: Drogba Bangga dengan Kinerja Lampard

“Mbappe dan Neymar akan memenangkan Ballon d’Or suatu hari nanti. mereka merupakan bagian dari klub PSG dan menjadi pemain yang luar biasa,” ucap Drogba kepada Les Parisiens.

“Neymar memang suka membuat peluang dan Kylian Mbappe suka berpindah untuk mencetak gol. Neymar telah menciptakan dan berkolaborasi dengan Mbappe. Ini bekerja dengan sangat baik untuk sebuah klub,” jelasnya.

“Lihat saja mereka saat bermain di lapangan bersama. Mereka akan terus mencari gol sebanyak-banyaknya. Ini hal pertama yang harus dilakukan oleh semua pemain sepakbola ketika bermain di lapangan hijau. Sudah jelas bahwa saat mereka berdua tidak ada di lapangan maka PSG tidak akan sekuat ini,” tegas pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS