Tag: Frank Lampard

Thiago Silva Sukses Bikin Lampard Terpesona Di Laga Debutnya

Vivagoal Liga Inggris – Bek anyar Chelsea, Thiago Silva tampil gemilang di laga debutnya melawan Barnsley di Stamford Bridge, Kamis (24/9) dinihari WIB. Pelatih The Blues, Frank Lampard mengaku puas melihat penampilan mantan pemain PSG tersebut.

Bermain di kandang, Chelsea sukses menggasak tamunya, Barnsley dengan skor akhir 6-0. Kai Havertz yang digadang-gadang sebagai calon pemain terbaik Eropa berhasil mengemas hattrick, dan tiga gol lainnya masing-masing dicetak Tammy A. (19′), Barkley (49′) dan O. Giroud (83′).

Selain tajam di penyerangan, Lampard menilai lini belakang Chelsea tampil begitu apik di laga tersebut. Satu nama yang menjadi perhatian Lampard yakni Thiago Silva.

Pasalnya, Silva mampu menunjukkan performa yang cukup baik di laga debutnya meski baru jalani latihan dalam kurun waktu yang minim.

“Ya, itu menarik bagi kami karena dia baru saja berlatih selama seminggu bersama kami. Itu 60 menit yang sempurna untuknya malam ini,” ucap Lampard dilansir dari Goal International.


Baca Juga:


“Dia akan menunjukkan kualitas yang dia miliki. Tentu saja, dia akan menjadi lebih bugar dan lebih baik. Dia juga memberi kami sesuatu untuk saya pada malam di ruang ganti dan di lapangan seorang pemimpin dengan otoritas dalam hal tuntutannya kepada orang lain.

Lebih lanjut, Lampard mengakui Silva masih mengalami kendala dalam berbahasa. Namun hal tersebut dinilai Lampard tidak menjadi masalah karena Silva mampu memberikan instruksi yang baik kepada rekan-rekannya.

“Dia tidak bisa berbicara bahasanya tetapi, untuk saat ini. Itu bahkan tidak menjadi masalah karena kehadirannya dan cara dia memerintah orang-orang di sekitarnya telah menunjukkan hal itu kepada saya dalam latihan dan dalam permainan kami malam ini.

Ya, saya sangat senang dengan Thiago. Itulah yang saya harapkan dari seorang pemain dengan levelnya, tetapi sangat menyegarkan memiliki dia di sini, di klub.”

Sebagai informasi, Chelsea datangkan Thiago Silva dari Paris Saint-Germain tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Alasannya adalah kontrak sang pemain dengan PSG diketahui sudah habis sejak 30 Juni 2020 lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Video Trigol Kai Havertz, Lampard: Ini Chelsea yang Sesungguhnya

Vivagoal Liga InggrisChelsea tampil memukau di babak ketiga Piala Liga Inggris kontra Barnsley. Tampil menekan sejak awal, The Blues menang telak dengan skor 6-0 pada Kamis (24/9/2020) dini hari WIB. 

Rekrutan anyar Chelsea, Kai Havertz tampil impresif di laga tersebut. Sang pemain mencetak trigol perdana bersama The Blues. Sementara tiga gol lain masing-masing diciptakan oleh Tammy Abraham, Ross Barkley dan Olivier Giroud.

Frank Lampard, pelatih Chelsea, mengaku senang dengan hasil yang diraih skuadnya. Meski berhadapan dengan Barnsley yang notabene merupakan tim divisi Championship, permainan anak asuhnya dinilai Lampard tanpa cela.

“Ini malam yang sangat bagus. Sebelum laga saya menganggap ini seperti pertandingan latihan. Bukan tidak menghormati, tapi saya tahu ini akan jadi laga berat dan kami ingin memenangi kompetisi ini.

“Tapi posisi yang diraih sekarang, menunjukan sebagus apa kami bisa bermain saat tanpa penguasaan bola, karena tahun lalu kami fantastis di sebagian besar jalannya musim dalam hal merebut bola menggunakan permainan tekanan tinggi,” kata Lampard.

Lebih lanjut, menurut sang pelatih, ada perbandingan mencolok ketimbang gaya main The Blues musim ini bila berkaca pada laga dini hari tadi. Dengan nama-nama baru beberapa hal yang hilang telah kembali.


Baca Juga: 


“Kami belum mampu menunjukkan itu musim ini karena kebugaran pemain dan karena bentuk baru dari tim ini. Hari ini kita mulai benar-benar melihat elemen itu kembali di permainan kami,” tutup Lampard dikutip laman resmi klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lampard Akui Chelsea Belum Siap Sambut Musim Baru, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard menyebut inkonsistensi penampilan Chelsea dalam dua laga yang dilakoni disebabkan oleh kebugaran pemain yang belum sempurna.

Chelsea mengawali kampanye musim 2020/21 dengan dua laga yang tidak cukup menjanjikan. Setelah menang 3-1 dari Brighton, mereka kemudian kalah 0-2 saat menjamu Chelsea.

Chelsea kini siap menyambut laga ketiga di ajang Carabao Cup melawan Barnsley. Pada laga yang akan digelar Kamis (24/9/2020) nanti, Lampard mengambil inisiatif yang berbeda. Ketika kebanyakan klub akan melakukan rotasi, ia memilih untuk tetap memainkan pemain inti.

“Pertandingan ini bagi saya, tentu, adalah tentang bagaimana melaju ke putaran berikutnya. Namun, saya pun terus mengamati kebugaran tim kami,” buka Lampard kepada Sky Sports.

“Sekarang kami masih belum fit, yang berarti bakal sulit menjaga level tekanan dan kecepatan permainan yang kami inginkan.”

“Jadi saya akan menggunakan pertandingan ini untuk tim utama,” imbuhnya.


Baca Juga:


Lebih lanjut Lampard mengatakan jika timnya belum siap menyambut musim baru. Menurutnya para pemain belum berada dalam kondisi fisik terbaiknya karena padatnya jadwal musim lalu.

“Kami berada di posisi yang sangat sulit. Jeda antar-musim kami sangat singkat karena pertandingan kami di Liga Champions kontra Bayern Munchen, yang memaksa kami bermain dua pekan lebih lama dari musim normal,” lanjut Lampard.

“Lalu kami kembali dan langsung bermain seperti tim-tim lain. Kami juga mendatangkan sejumlah pemain baru, jadi jelas kami sedang dalam mode pramusim.”

“Karena itulah saya tidak mau terlalu menghakimi kondisi skuad yang sekarang, sebab kebugaran kami masih belum cukup,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Werner Pesimis Chelsea Bisa Raih Trofi Musim Ini, Kok?

Vivagoal Liga Inggris – Timo Werner menyebut jika Chelsea mungkin tidak akan bisa langsung menyabet gelar juara musim ini. Namun mereka bisa saja seperti Liverpool dalam mendominasi beberapa musim ke depan.

Chelsea belanja pemain besar-besaran pada musim panas ini. Total enam pemain berhasil mereka datangkan salah satunya adalah Timo Werner dari RB Leipzig.

Kehadiran sederet pemain tersebut menghadirkan harapan bahwa mereka akan menjadi penantang gelar juara musim ini. Namun Werner dengan jujur mengatakan itu hal yang cukup sulit terjadi.

“Kami harus jujur pada diri sendiri dan mengatakan bahwa kami mungkin tidak akan memenangkan Premier League atau Liga Champions musim ini. Jika berhasil, semua akan lebih bagus. Tapi bukan itu yang diharapkan klub,” ucap Werner kepada Bild.

Werner menyebut Chelsea tengah berevolusi layaknya Liverpool. Mereka tidak akan langsung menjadi yang terbaik dan terkuat namun butuh proses dari musim ke musim untuk itu.


Baca Juga:



“Seperti yang saya katakan, saya suka membandingkannya dengan Liverpool beberapa tahun lalu. Di tahun pertama, tim juga tidak memenangkan gelar,” serunya.

“Di tahun kedua mereka berada di final Liga Champions, di tahun ketiga mereka memenangkannya dan di tahun keempat, gelar di Premier League menyusul,” ujar Werner.

“Dengan proyek Chelsea kami, juga, kami ingin berkembang selangkah demi selangkah sehingga kami memiliki peluang lebih besar untuk merebut gelar setelah setiap musim,” tegasnya.

Werner boleh saja membandingkan Chelsea dengan Liverpool. Namun manajemen The Blues dikenal tidak sesabar yang dimiliki oleh The Reds.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dibekuk Liverpool, Lampard Enggan Salahkan Blunder Kepa

Vivagoal Liga Inggris – Chelsea takluk 0-2 saat menjamu Liverpool di Stamford Bridge pada duel pekan ke-2 Premier League 2019/20, Minggu (20/9/2020). Nama Kepa Arrizabalaga kembali mencuri perhatian, sayangnya bukan untuk hal yang positif.

Kepa menjadi alasan gol kedua Liverpool tercipta pada laga tersebut. Bola yang ada di kakinya seharusnya bisa dengan mudah dibuangnya justru berhasil dipotong Sadio Mane sebelum akhirnya menceploskannya ke dalam gawang.

Frank Lampard sendiri tak menutup mata jika kesalahan Kepa merugikan timnya. Namun demikian kesalahan tersebut bukan murni yang menjadikan timnya kalah pada laga tersebut.

“Kesalahan besar [oleh Kepa]. Jelas sebuah kesalahan dan ketika Anda melihat laga ini tanpa kesalahan itu dan penalti yang kami dapatkan, seharusnya skor akhir bisa 1-1,” ungkap Lampard di laman resmi Chelseafc.

“Saya justru lebih senang untuk banyak hal daripada yang saya rasakan setelah laga kontra Brighton pekan lalu. Pertandingan ini menunjukkan semangat dan karakter kami.”


Baca Juga:



“Serta banyak pemain yang menunjukkan hal-hal positif di mata saya.”

“Tugas saya sebagai pelatih adalah mencoba membantu Kepa mendapatkan rasa percaya dirinya lagi. Itu jelas sebuah kesalahan dan Kepa mengakuinya,” lanjut Lampard.

Lampard justru menyesalkan kartu merah yang diterima oleh Christensen. Menurutnya laga bisa berjalan lebih baik jika mereka tetap bermain dengan 11 pemain.

“Saya kira kami seharusnya bisa lebih menyerang dan seharusnya bisa melakukan itu dengan 11 pemain.”

“Saya khawatir dengan bagaimana pertahanan kami di kotak penalti. Kami melakukannya dengan baik di babak pertama, tapi kartu merah itu mengubah keseluruhan pertandingan,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jelang Big Match Liverpool Vs Chelsea, Klopp-Lampard Memanas?

Vivagoal Liga InggrisDuel panas akan tersaji pada pekan ke-2 Premier League. Chelsea dijadwalkan akan menjamu Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2020) malam WIB.

Pertemuan kedua tim dipastikan berjalan sengit. Selain karena persaingan di papan klasemen, kedua pelatih dari masing-masing tim pernah terlibat friksi tepatnya pada pertemuan terakhir 22 Juli silam.

Lampard kala itu menyebut Liverpool tak pantas untuk bersikap arogan karena mereka sudah mengunci gelar juara. Sedang Klopp membalas dengan mengatakan Lampard perlu banyak belajar sebagai pelatih.

Jelang duel kali ini, Klopp menegaskan sudah tidak ada lagi friksi antara dirinya dan Lampard. Klopp bahkan tanpa ragu memuji legenda The Blues tersebut.

“Tak ada apa-apa antara Frank dan saya – saya memuji dan menyukainya sebagai pemain dan sekarang dia melakukan pekerjaannya dengan baik sebagai pelatih.

 “Jadi maaf, saya tak bisa menolong kalian (media) dengan pemberitaan ‘rivalitas’ di antara kami. Hari Minggu nanti jelas kami akan bersaing, tapi terlepas dari laga itu semuanya baik-baik saja,” kata Klopp kepada Sky Sports.

Sejarah gesekan keduanya sebenarnya sempat memanas pada bursa transfer belum lama ini. Chelsea yang belanja jor-joran di musim panas ini dikomentari oleh Klopp, yang mengindikasikan hal itu tak menjamin The Blues akan menjadi juara musim ini.

“Kami berasal dari klub yang berbeda, memimpin dengan cara yang berbeda, begitulah keadaannya. Kami menginvestasikan apa yang kami peroleh dan terkadang kami berinvestasi sebelum kami mendapatkan sesuatu, tapi kira-kira seperti itulah, dan kondisinya tidak sama di klub lain.


Baca Juga: 


“Apapun yang mereka (Chelsea) lakukan, saya tak memiliki masalah dengan hal itu. Mereka boleh melakukan apapun yang mereka mau, ini dunia yang bebas. Kami punya cara sendiri dalam mengelola klub,” jelas Klopp.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dapat Suntikan Pemain, Lampard Harus Siap Dipecat, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard wajib bersiap menghadapi sikap dingin Roman Abramovich andai gagal memenuhi ekspektasi klub musim depan setelah dukungan penuh yang diberikan musim panas ini.

Debut Lampard sebagai pelatih Chelsea dirasa cukup baik. Dia mampu membawa The Blues mengakhiri musim di peringkat empat klasemen akhir.

Namun fakta kegagalan meraih trofi tak bisa dipandang sebelah mata. Sanksi embargo pemain dan kepergian Eden Hazard terus menjadi kedok, namun analis Premier League, Craig Burley menilai hal tersebut tak lagi bisa menjadi alasan untuk musim depan.

Burnley menjelaskan jika Abramovich bukan seorang bos yang sentimen. Harus ada ekspektasi tinggi dari Lampard untuk bisa meyakinkannya. Jika tidak, maka Lampard harus bersiap untuk dipecat.

“Ya, dia [Lampard] semua harus meningkatkan ekspektasi jika tidak mau dipecat. Dia memang dikagumi oleh fans Chelsea karena dia pernah sukses besar di sana, tapi Abramovich bukanlah bos yang sentimental, dan dia pun sudah mendukung Lampard,” ungkap Burley kepada ESPN FC.

“Frank Lampard tahu bahwa sekarang dia harus membuktikan kualitasnya. Saya kira tahun lalu kita sudah cukup melihat bagaimana timnya bermain, ada banyak harapan di sana.”

“Saya kira ada keraguan soal pertahanan timnya pada beberapa kesempatan dan itu adalah satu masalah yang harus dia bereskan,” imbuhnya.


Baca Juga:


Abramovich juga memberi kepercayaan penuh kepada Lampard untuk membangun tim. Beberapa pemain seperti Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, dan beberapa nama lain yang segera diresmikan menjadi buktinya.

Lampard mungkin tidak bisa langsung membawa Chelsea juara. Namun peningkatan dari target empat besar mungkin bisa memberi sedikit waktu baginya di Stamford Bridge.

“Yang paling buruk, andai mereka tidak bisa jadi juara, saya kira setidaknya dia harus bisa menunjukkan kemampuan memangkas selisih poin dari dua tim papan atas,” sambung Burley.

“Dia tidak bisa hanya finis di peringkat keempat tahun depan, dengan jarak 33 atau 32 poin dari pemuncak klasemen, itu tidak cukup. Jadi selama ada progres, saya kira dia akan mendapatkan waktu,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Chelsea Siap Tambah Tiga Amunisi Lagi Tuk Musim 2020/21, Siapa Saja?

Vivagoal Liga Inggris – Tak bisa dipungkiri, Chelsea merupakan salah satu klub paling aktif dalam bursa transfer pada musim panas ini. Meski pandemi corona, tak membuat pihak manajemen Chelsea pelit untuk merogoh kocek yang cukup besar.

Sejauh ini Chelsea sudah mendatangkan Hakim Ziyech dan Timo Werner untuk membantu Frank Lampard musim depan. Dua pemain itu terbilang pembelian top, tapi Chelsea tak berhenti di situ.

Bahkan hingga saat ini, Chelsea telah mendatangkan dua pemain muda potensial yakni Timo Werner dan Hakim Ziyech. Kedatangan mereka berdua akan membantu skuad Frank Lampard pada musim panas ini.

Meski Chelsea telah mendatangkan dua pemain top dengan harga selangit, Chelsea dilaporkan masih ingin merekrut beberapa pemain kelas dunia. Daftar incaran utama Chelsea selanjutnya adalah Kai Havertz, Thiago Silva dan Ben Chilwell.


Baca Juga:


Sudah tak menjadi rahasia umum lagi bahwa tiga nama diatas memiliki mahar yang cukup mahal bahkan beberapa klub juga sulit untuk mendatangkannya. Chelsea juga diuntungkan karena puasa belanja pada dua musim lalu karena memiliki uang tambahan.

Jika semua isu transfer itu dibungkus, artinya Chelsea bakal mendapatkan total 5 pemain baru. Jumlah sebanyak itu menandakan bahwa The Blues tidak main-main untuk musim depan.

Bila semua rumor tersebut benar maka Chelsea akan merekrut lima pemain baru pada musim panas ini. Dengan merekrut banyak pemain bintang itu, Chelsea tak akan main-main untuk memberikan perlawanan kepada tim raksasa Eropa lainnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sudah Berinvestasi, Lampard Tak Bisa Bersantai Musim Depan

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard wajib bekerja ekstra keras untuk membawa Chelsea mencapai target musim depan. Tak ada lagi alasan bagi Lampard untuk hanya berada di empat besar.

Debut Lampard di musim 2019/20 berjalan cukup baik. Dengan sanksi embargo, Lampard masih mampu membawa Chelsea finis di posisi empat dan menembus final Piala FA.

Alhasil kepercayaan klub pun meningkat. Investasi dilakukan oleh sang pemilik dengan mendatangkan Hakim Ziyech dan Timo Werner, serta dikabarkan bakal segera membungkus transfer Kai Havertz, Ben Chilwell, dan Thiago Silva.

Kedatangan nama-nama di atas akan mengubah ekspektasi dan tekanan yang bakal dihadapi Lampard musim depan. Analis Premier League, Gustavo Poyet, musim 2020/21 nanti bakal lebih sulit dan lebih menarik untuk Lampard. Tidak ada lagi dalih embargo transfer jika gagal.

“Sekarang tiba pada momen di mana Chelsea bakal benar-benar berinvestasi. Parameternya berubah total dari tahun lalu. Tahun lalu adalah tahun transisi dan ternyata berjalan dengan sangat bagus,” ujar Poyet kepada Sky Sports.

“Dengan kemungkinan kedatangan pemain-pemain bidikan ini, Chelsea harus mengincar dua besar, bahkan mungkin menjuarai liga musim depan.”


Baca Juga:



Poyet sendiri menilai tekanan dan juga investasi yang dilakukan Chelsea sangat dibutuhkan oleh Lampard. Ia melihat jika Lampard memiliki ambisi besari sebagai pelatih.

“Dia [Lampard] sangat ambisius. Saya kira dia lebih senang dengan situasi saat ini, dengan kedatangan pemain-pemain baru dan berusaha mencapai kemungkinan terbesar,” lanjut Poyet.

“Saya kira dia tidak puas berada di Chelsea hanya untuk memainkan pemain-pemain muda dan tidak bisa meraih trofi.”

“Saya tahu Frank ingin meraih trofi dan pemain-pemain [baru] seperti inilah yang akan memberinya kesempatan untuk semakin dekat,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ambisi Besar Lampard Bersama Chelsea pada Musim 2020/21

Vivagoal Liga Inggris – Keberhasilan Chelsea mengamankan satu tiket Liga Champions musim depan tak membuat Frank Lampard berpuas diri. Sang pelatih menegaskan timnya untuk jauh lebih berkembang musim depan. Ia memiliki ambisi tersendiri bersama The Blues.

Tak sedikit yang memandang Chelsea hanya akan menjadi pemanis dalam gelaran Premier League musim ini. Hal tersebut tidak lain karena berbagai masalah yang sudah menghantui mereka di awal musim.

Sebut saja Chelsea sudah harus ditinggal bintang mereka Eden Hazard ke Real Madrid. Tidak hanya itu, Chelsea tak bisa mencari pengganti karena sanksi transfer pemain yang mereka terima dari FIFA.

Namun secara mengejutkan Chelsea berhasil mengakhiri musim di peringkat empat. Belum lagi mereka ‘hanya’ dinahkodai oleh Lampard yang masih begitu hijau di dunia kepelatihan.

“Saat anda kehilangan seorang pemain dengan dampak besar seperti Eden Hazard, kami tahu pemain terkadang bergantung pada momen magisnya untuk mendapatkan kemenangan,” jelas Lampard dalam Frank Lampard kepada Coming Home.

“Itu menjadi masalah bagi saya, bagaimana caranya mengisi jarak itu? Saya benar-benar memahami mengapa beberapa pandit tidak meyakini kami bisa menduduki empat besar,” ketusnya.


Baca Juga:


Pembuktian tersebut tak lantas membuat Lampard berpuas diri. Ia menegaskan ambisi besarnya di Chelsea musim depan yakni mengejar ketertinggalan dari tim-tim di atas mereka.

“Secara personal, saya punya hasrat untuk tidak pernah betah pada posisi kami hari ini. Saya selalu ingin yang lebih,” tambah Lampard.

“Saya tak ingin memasang pertanda besar, itu bisa jadi pendekatan yang salah. Mari berusaha tiap hari untuk berkembang, memangkas jarak dengan di atas kami dan menemukan konsistensi dalam diri sendiri,” pungkasnya.

Chelsea benar-benar berbenah musim panas ini. Tercatat klub asal London itu begitu aktif dalam belanja pemain guna mendukung permainan tim musim depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS