Home Tags Fulham
SQUAD
Player Position Nationality Age
Jerome Opoku Defender England 21
Fabri Goalkeeper Spain 32
M. Bettinelli Goalkeeper England 27
M. Rodák Goalkeeper Slovakia 23
M. Norman Goalkeeper England 22
L. Ashby-Hammond Goalkeeper England 18
D. Odoi Defender Belgium 31
A. Mawson Defender England 25
T. Ream Defender USA 32
C. Christie Defender Republic of Ireland 27
J. Bryan Defender England 26
M. Fossey Defender USA 21
S. Sessegnon Defender England 19
K. McDonald Midfielder Scotland 31
S. Johansen Midfielder Norway 28
T. Cairney Midfielder Scotland 28
B. Reid Midfielder Jamaica 26
H. Arter Midfielder Republic of Ireland 30
H. Reed Midfielder England 24
J. Onomah Midfielder England 22
M. O'Riley Midfielder England 19
T. Francois Midfielder Australia 19
L. de la Torre Midfielder USA 21
B. Davis Midfielder Singapore 19
I. Cissé Midfielder Guinea 25
A. Mitrović Attacker Serbia 25
Ivan Cavaleiro Attacker Portugal 26
M. Taylor-Crossdale Attacker England 20
A. Kamara Attacker France 24
N. Kebano Midfielder Congo DR 27
A. Knockaert Midfielder France 28
M. Le Marchand Defender France 30
F. Ayité Attacker Togo 31
R. Sessegnon Midfielder England 19
Rui Fonte Attacker Portugal 29
STANDINGS
2019-20 Championship
Club GP W D L GD Pts
West Brom 20 13 6 1 21 45
Leeds 20 13 4 3 20 43
Fulham 20 10 5 5 11 35
Bristol City 20 9 8 3 5 35
Nottingham Forest 19 9 6 4 10 33
FIXTURES
Preston
Fulham
Tue, 10/12 07:45 WIB
Brentford
Fulham
Sat, 14/12 03:00 WIB
Fulham
Leeds
Sat, 21/12 03:00 WIB
Luton
Fulham
Thu, 26/12 03:00 WIB

Tag: Fulham

Menang Tipis Dari Tim Papan Bawah, Ini Penuturan Klopp

Vivagoal Liga Inggris – Bersua Fulham, Liverpool tampak kesulitan meraih kemenangan. Klopp sendiri menyebut timnya tak bermain terlalu bagus, hanya saja ia tetap puas dengan hasil akhir.

Tim penghuni zona degradasi, Fulham hampir saja menjagal langkah Liverpool. Dalam laga pekan 31 Premier League di Craven Cottage, Minggu malam kemarin, Fulham sempat menahan imbang Liverpool sebelum akhirnya James Milner keluar sebagai pahlawan melalui penalti di menit 81.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyebut jika permainan yang ditunjukkan oleh Fulham cukup merepotkan. Ia mengatakan jika skema permainan lawan membuat taktik yang ia terapkan tak berjalan sesuai rencana.

“Pada dua pertandingan terakhir, mereka [Fulham] tampil dengan permainan sepakbola yang sangat baik. Mereka bermain-main di sekitar gawang dan membuat kami banyak berlarian. Bagi kami, akan lebih mudah jika kami memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan bola, anda takkan bisa mendapatkan bola karena mereka senang bermain-main,” buka Klopp dilansir dari laman resmi klub.

“Kami berhasil menciptakan gol yang mengagumkan dan kita harus mendapatkan lebih banyak lagi mendapat kesempatan seperti itu. Kami masih dominan, tapi saat mereka menguasai bola, kita harus bekerja lebih keras.”

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu memberikan apresiasi atas mental para pemain Liverpool. Klopp menyebut anak asuhnya berhasil bangkit saat skor imbang atau bahkan tertinggal.

“Saat kedudukan sama, kami bermain lebih baik lagi melebihi ketika di posisi unggul.”

“Kami sadar bahwa sulit bagi tim lain untuk mengalahkan Liverpool dan bermain bertahan, tapi itu justru membuat kami memiliki kesempatan menang lebih besar,” kata dia.

Atas kemenangan tersebut Liverpool berhasil menggusur Manchester City dari puncak klasemen sementara. The Reds kini mengantongi 76 poin, unggul dua angka dari Manchester City yang baru memainkan 30 laga.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Fulham Resmi Berpisah Dengan Ranieri

Vivagoal Liga Inggris – Kerasnya Premier League kembali memakan korban. Kali ini Ranieri terpaksa angkat kaki dari jabatannya sebagai pelatih Fulham.

Claudio Ranieri sendiri ditunjuk sebagai pelatih Fulham per bulan November 2018 kemarin. Ia ditunjuk sebagai pelatih setelah beberapa jam sebelumnya manajemen klub memutuskan untuk memecat Slavisa Jokanovic.

Ambisi untuk keluar dari zona degradasi kala itu muncul mengingat Ranieri memiliki peran positif di Premier League. Yang paling diingat tentu keberhasilannya membawa Leicester City juara.

Namun harapan tinggal harapan setelah Ranieri hanya bisa meraih 12 poin dari 16 pertandingan yang dijalani oleh Fulham. Mereka pun masih gagal menjauh dari zona degradasi saat ini.

Chairman Fulham, Shahid Khan menegaskan jika keterpurukan Fulham sepenuhnya bukan salah Ranieri yang mana ia datang di saat situasi tidak kondusif. Selanjutnya Fulham akan menunjuk Scott Parker sebagai caretaker.

“Claudio masuk dalam situasi sulit, mewarisi skuat yang hanya meraih satu poin dalam delapan laga, dan dia langsung memberikan dampak dengan membawa tim meraih sembilan poin dalam delapan laga pertamanya sebagai manajer,” ujar Shahid Khan.

“Saya meminta Scott Parker untuk menjadi manajer caretaker kami. Tugas Scott adalah untuk membantu kami stabil, tumbuh, dan menemukan kembali kami sebagai klub sepak bola. Jika Scott bisa menjawab tantangan tersebut, dan para pemain kami memberikan reaksi, mungkin kemenangan akan kami raih selama beberapa bulan ke depan,” tambahnya.

Atas situasi itu sendiri Ranieri mengaku sangat kecewa. Hanya saja kekecewaan yang ia rasakan bukan karena pemecatan yang dilakukan melainkan karena hasil yang kurang maksimal.

“Saya sangat kecewa dengan hasil yang diraih oleh tim belakangan dan saya kecewa karena kami tak bisa meneruskan start bagus yang kami buat setelah saya ditunjuk,” tutur Ranieri.

“Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih pada klub, para pemain, dan para suporter untuk dukungan yang mereka berikan selama saya melatih klub,” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Liga Inggris Pekan 28: Persaingan Enam Besar Makin Panas

VivagoalLiga Inggris – Persaingan enam besar Liga Inggris kian memanas memasuki pekan ke 28 Liga Primer Inggris. Enam tim papan atas baru saja menjalani pertandingan tengah pekan ini dimana hanya Tottenham Hotspur yang menelan kekalahan.

Menjamu Watford di Anfield, Liverpool berhasil meraih kemenangan lima  gol tanpa balas. Sadio Mane dan Virgil van Dijk berhasil mencetak brace sedang satu gol sisa dicetak oleh Divock Origi. Tambahan tiga angka bagi Liverpool membuat The Reds semakin mantap di puncak dengan raihan 69 poin.

Manchester City yang menguntit Liverpool di posisi dua hanya terpaut satu angka. City sendiri susah payah mengamankan tiga poin saat menjamu West Ham United. Pasukan Pep Guardiola tersebut menang tipis melalui gol tunggal Sergio Aguero melalui titik putih.

Derby London yang mempertemukan Chelsea kontra Tottenham Hotspur di Stamford Bridge berakhir dengan kemenangan untuk tuan rumah dengan skor 2-0. Hasil tersebut membuat Spurs tertahan di peringkat tiga dengan 60 poin sedangkan Chelsea masih tertahan di posisi enam dengan 53 poin dari 27 pertandingan.

Pada pertandingan lain Arsenal berhasil menghajar tamunya Bornemouth dengan skor 5-1. Tambahan tiga angka tersebut membuat The Gooners nyaman berada di peringkat empat dengan raihan 56 poin.

Manchester United juga berhasil meraih tiga poin sempurna dalam lawatannya ke markas Crystal Palace. Kemenangan 1-3 di laga tersebut membuat Manchester United untuk sementara berada di peringkat enam dengan 55 poin.

Tiga posisi terbawah sendiri secara berurutan ditempati oleh Cardiff dengan 25 poin dan Fulham 17 poin. Huddersfield masih berada di posisi juru kunci dengan hanya mampu mengumpulkan 14 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Hasil Liga Inggris Pekan 27: Persaingan Juara Semakin Ketat

VivagoalLiga Inggris – Persaingan papan atas Premier League kian memanas setelah beberapa tim gagal meraih hasil maksimal. Kesempatan Liverpool untuk mengunci gelar juara musim ini kian berat setelah hanya bermain imbang kontra Manchester United.

Liverpool sendiri akhirnya berhasil kembali merebut puncak klasemen Premier League dari Manchester City setelah satu pekan sebelumnya mereka harus turun ke posisi kedua. Namun catatan poin mereka tampak tidak terlalu aman dari kejaran sang juara bertahan.

Tercatat Liverpool yang mengantongi 66 poin hanya unggul satu poin saja dari Manchester City di peringkat dua. Hasil tersebut didapat setelah Liverpool hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat berkunjung ke Old Trafford, Minggu malam kemarin.

Hasil imbang itu sendiri juga membuat Manchester United melorot ke peringkat lima dengan total raihan 52 poin. Mereka bisa saja kembali ke posisi enam mengingat Chelsea yang tertinggal dua poin masih menyimpan satu pertandingan.

Hasil kurang maksimal juga diraih oleh Tottenham Hotspurs yang menelan kekalahan 2-1 saat berkunjung ke markas Burnley. Kekalahan tersebut membuat mereka bertahan di posisi tiga namun gagal merapat ke peringkat dua teratas setelah hanya mampu meraih 60 poin.

Kemenangan dua gol tanpa balas Arsenal atas Southampton membuat mereka naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan total raihan 53 poin.  Sedangkan tiga tim terbawah yang terancam terdegradasi musim depan yakni Southampton (24), Fulham (17) dan Huddersfield Town (11).

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

MU Siapkan Dana 900 M Untuk Incar Wonderkid Fulham

Vivagoal Liga Inggris – The Red Devil julukan Manchester United telah dikabarkan menyiapkan dana 50 juta poundsterling atau Rp 900 Miliar. Hanya untuk menghadirkan sayap kiri Fulham, Ryan Sessegnon.

Menurut kabar yang beredar, kontrak Ryan di Fulham sampai bulan Juni 2020. Manchester United mengetahui bahwa perpanjangan kontrak kepada pemain tersebut belum berjalan dengan baik.

Diwartakan dari Sunday Express, bahwa pemain pemain yang telah andil dalam membawa Fulham ke Liga Premier Inggris Inggris musim ini. Ia sudah mencari-cari peluang untuk hengkang.

Ryan adalah pemain asli binaan dari Fulham. Dirinya sudah bersama Fulham sejak tahun 2008. Dan ia dipromosikan ke starter utama Fulham pada tahun 2016 silam.

Ada peluang Setan Merah untuk menghadirkan pemain berkebangsaan Inggris itu tampak terbuka lebar. Dikarenakan dia mengidolakan pemain MU, Luke Shaw. Menurutnya, Shaw adalah pemain yang menginspirasinya.

“Saya mempunyai dua pemain idola, Luke Shaw dan Gareth Bale,” ungkap Ryan dilansir dari Team Talk.

“Saya senang sekali melihat gaya permainan Shaw yang selalu membantu serangan dan turun membantu pertahanan. Ia juga kadang mencetak gol, jadi saya pikir ingin menirunya. Bale pun sama juga seperti itu,” ungkapnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tumbangkan Fulham, MU Cetak Rekor Lagi!

Vivagoal Liga Inggris – Manchester United (MU) berhasil melanjutkan tren positifnya usai menaklukan Fulham dengan skor 3-0. Pada lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-26, Sabtu (09/02/19) malam WIB.

Bertanding di Stadion Craven Cottage, The Red Devils langsung tancap gas. Mereka telah unggul lebih dahulu sebanyak dua gol di babak pertama, melalui Paul Pogba dan Anthony Martial.

Pada babak kedua, serangan anak asuh Ole Gunnar Solskjaer tidak mengendur. Mereka kembali menambah pundi-pundi gol, lewat kaki Pogba melalui titik putih, seusai Juan Mata dilanggar dalam area terlarang.

Kemenangan tersebut membuat rekor tak terkalahkan Manchester United berlanjut. Total Manchester United belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir. Pada semua ajang dengan rincian 10 kemenangan dan satu imbang.

Bertanding di depan publiknya sendiri, Fulham langsung tancap gas di awal-awal babak pertama. Mereka sebenarnya sempat membuka keunggulan melalui Vietto, sayang tembakannya masih melebar.

Setan Merah langsung meresponsnya, dan coba membangun serangan melalui sisi sayap, Anthony Martial. Namun upanya tersebut masih membentur pertahanan Fulham. Dalam menit ke-14 kebuntuan pecah.

Tim tamu sendiri berhasil unggul lebih dahulu melalui gol Pogba, yang mengeksekusi tendangan keras dari dalam kotak penalti dan gagal dibendung kiper Fulham. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Sempat unggul satu gol, membuat para pemain United mulai tampil lepas. Mereka semakin menikmati alur permainan, dan mendominasi jalannya laga.

Tim anak asuh Ole Gunnar Solskjaer berhasil menggandakan keunggulan menit ke-25 melalui gol Anthony Martial, Seusai berhasil mengelabui dua bek Fulham. Skor 2-0.

Masuk pada 10 menit jelang laga bubaran, kedua tim saling jual beli serangan. Akan tetapi, tidak ada gol tambahan. Skor 2-0 ini dapat bertahan hingga laga babak pertama usai.

Pada awal babak kedua, Fulham mencoba bersabar dan mencari cara terbaik untuk bisa menembus pertahanan Manchester United. Namun upayanya kerap tidak membuahkan hasil.

Peluang berbaya justru didapat United melalui Martial menit ke-55. Ia mendapatkan ruang namun tembakannya berhasil diamankan Sergio Rico.

Hanya beberapa menit membangun serangan, tim Fulham malah kembali kecolongan. Paul Pogba mencetak gol keduanya melalui titik putih, setelah Mata dijatuhkan di dalam kotak penalti. Skor pun menjadi 3-0.

Nyaris tidak memiliki peluang bagi tuan rumah untuk setidaknya menyamakan kedudukan untuk merebut satu angka.

Pada menit ke-75, United nyaris melebarkan keunggulan setelah Sanchez berhasil lolos dari bek Fulham. Saat itu langsung berhadapan one on one. Namun sayang, bola sepakannya berhasil diblok.

The Red Devil sangat banyak bergerak saat mendekati 10 menit terakhir. Fulham telah melakukan hal-hal yang lebih baik selama beberapa menit terakhir. Akan tetapi itu karena tim tamu telah melepaskan kaki mereka dari pedal gas. Skor 3-0 pun tidak berubah hingga laga usai.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ranieri Optimistis Beri Kekalahan Perdana Untuk Solksjaer

Vivagoal Liga Inggris – Fulham diperkirakan tidak akan terlalu mempersulit laju Manchester United di pekan 26 Premier League. Kendati demikian Ranieri optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit bagi Setan Merah.

Sepuluh pertandingan sudah dilalui Manchester United tanpa kekalahan bersama dengan Ole Gunnar Solskjaer. Tantangan berikutnya ada di markas Fulham pada lanjutan Premier League Sabtu malam nanti.

Melihat catatan yang ada tentu banyak pihak lebih menjagokan tim tamu. Terlebih lagi Fulham baru saja menelan kekalahan dalam lawatannya ke markas Crystal Palace di pekan sebelumnya.

Hanya saja anggapan tersebut mendapat penolakan keras dari Claudio Ranieri selaku pelatih Fulham. Dia menegaskan jika catatan impresif Manchester United lambat laun akan segera terputus. Oleh karena itu ia berharap para pemain dan pendukung Fulham bisa memberikan semangat penuh pada laga nanti.

“Kami harus bersikap positif dan terus berjuang. Bila kami tak berjuang dan kalah, anda kalah sebelum berperang. Itu bukan tragedi, itu adalah sepak bola. Kami terbiasa berjuang. Bila lawan lebih baik, kerja yang bagus untuk mereka,” ucap Ranieri seperti yang dikutip dari Goal.

“Saya ingin pemain saya berjuang hingga akhir. Fans saya akan senang melihat para pemain berjuang di setiap pertandingan. Cepat atau lambat, mereka [MU] akan menelan kalah. Kenapa tidak saat melawan kami,” lanjutnya.

Lebih lanjut pelatih asal Italia tersebut melontarkan pujiannya kepada Solksjaer. menurutnya pelatih yang menggantikan peran Jose Mourinho tersebut tidak hanya berhasil membuat tim menemukan performa terbaiknya melainkan juga membuat para pemain memiliki mental berjuang lebih baik.

“Dia pantas untuk itu [pujian] pada saat ini. Dia memperlihatkan para pemain mendukung dirinya. Manchester telah mengubah mentalitasnya. Kenapa tidak memujinya?” tambahnya.

“Hasil telah menunjukkan. Sembilan kemenangan dan satu hasil imbang, para pemain telah mengubah isi kepalanya, lebih terlibat, dan mereka berjuang bersama,” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Ranieri Sebut Timnya Seperti Domba Saat Kalah Dari United

VivagoalLiga Inggris – Pelatih Fulham, Claudio Ranieri merasa anak asuhnya seperti tidak memiliki kekuatan saat melawan Manchester United pada lanjutan Premier League pekan ke-16 di Old Trafford. Pada pertandingan tersebut Fulham harus menelan kekalahan telak 4-1 oleh tuan rumah United.

Keempat gol tim tuan rumah di cetak oleh Young 13’, Mata 28’, Lukaku 42’ dan Rasford 82’ sedangkan satu gol Fulham di cetak oleh Aboubakar Kamara melalui titik putih pada menit ke-68.

Pelatih asal Italia, Ranieri mengganggap timnya tidak mampu berbuat banyak di babak pertama. Bahkan, ia menyebut pada babak pertama timnya seperti domba yang sedang melawan serigala.

“Di babak pertama, 11 ekor domba melawan 11 serigala.Serigala memakan domba. Babak kedua jauh lebih baik, tetapi saya harus mempertimbangkan apakah itu turun dari Manchester karena mereka menang 3-0 atau kami membuat penampilan yang bagus. ’’ Ranieri mengatakan kepada BBC Sport.

Di babak kedua, Ranieri pun melihat permainan anak asuhnya jauh lebih baik. Tetapi, tim tuan rumah tetap mendominasi jalannya pertandingan.

“Saya ingin tim saya bermain dan berjuang untuk mendapatkan bola. Di babak kedua, kami melakukannya.”

“Tanggapan di babak kedua positif. Kami bermain dengan lebih banyak intensitas, kami membutuhkan gol, semuanya lebih baik daripada babak pertama. Paruh pertama adalah pemanasan.” Tandasnya.

Dengan hasil ini, Fulham harus tetap bertanggar di dasar klasemen sementara dengan raihan 9 poin sedangkan MU naik ke peringkat 6 dengan 26 poin.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Ranieri Sebut Mourinho Seperti Kawan dan United Tim Fantastis

0

VivagoalLiga Inggris – Jelang pertemuan Fulham kontra United, Ranieri melayangkan pujian kepada kubu lawan. Ia menyebut Mourinho sebagai sosok yang sopan dengan United sebagai tim fantastis di Inggris.

Misi berat harus dijalani oleh Claudio Ranieri bersama Fulham, tim yang baru saja ia tukangi beberapa pekan terakhir. Adalah kunjungan ke Old Trafford dalam laga pekan 16 Liga Primer Inggris yang akan menjadi ujian berat bagi pelatih asal Italia tersebut.

Tanpa ragu Ranieri menyebut jika United adalah tim yang fantastis. Meski demikian ia tak ragu untuk menargetkan poin saat kunjungannya nanti.

“Mereka adalah tim yang fantastis, sekali lagi fantastis. Kami ingin mencuri poin di sana, kami tahu itu sulit namun tidak ada yang tidak mungkin,” buka Ranieri dikutip dari Sky Sports.

“Setiap manajer saat mereka memulai pertandingan harus punya tekad untuk menang, namun kami punya rasa hormat yang besar untuk Manchester United.

“Saya sendiri punya kenangan bagus di Old Trafford saat pertandingan pertama saya di Liga Primer melawan United. Kami [Chelsea] sempat tertinggal 3-1 namun pada akhirnya mampu menyamakannya menjadi 3-3. Itu adalah hasil yang hebat bagi kami.”

Jelang laga itu sendiri hubungan antara Ranieri dan Jose Mourinho tak luput dari sorotan. Bukan sebuah rahasia lagi jika Mou kerap memberikan kritik kepada Ranieri seperti saat ia masih menukangi Chelsea atau kala keduanya sama-sama meniti karir di Italia.

Meski demikian Ranieri mengaku jika Mou adalah sosok kawan baginya. Mou merupakan orang pertama yang mengucapkan selamat saat dirinya resmi ditunjuk sebagai pelatih Fulham.

“Jose adalah sosok yang fantastis, sangat sopan. Dia adalah orang pertama yang mengirimi saya pesan untuk mengucapkan ‘selamat datang kembali [di Liga Primer Inggris]’

“Dia adalah kawan. Saya sudah kenal dia sejak lama, ketika dia datang ke Chelsea, ketika dia pindah ke Italia. Dia sangat sopan terhadap saya di segala kesempatan.

“Dia adalah pria, pelatih dan manajer yang sangat hebat, dengan peran penting untuk sepakbola.”

Selalu update berita bola terkini seputar Liga Inggris hanya di vivagoal.com

Menjamu Fulham, Rudiger Ingin Chelsea Tampil Baik

Vivagoal Liga Inggris – Di lanjutan laga Premier League pekan ke-14, Chelsea akan menjamu Fulham di markas kebanggaannya Stamford Bridge, Minggu (2/12/18) malam WIB.

Pada pekan sebelumnya, Chelsea harus merasakan kekalahan pertamanya di Premier League saat di bungkam Tottenham Hotspurs 1-3 di Stadion Wembley. Kekalahan itu membuat The Blues harus rela turun ke peringkat 4 dengan raihan 28 poin dan Tottenham berada satu peringkat di atas mereka.

Pemain bertahan Chelsea, Antonio Rudiger berharap agar timnya melupakan apa yang telah terjadi di pekan ke-13. Ia juga menegaskan pertandingan melawan Tottenham dijadikan pelajaran untuk dapat bermain lebih baik lagi.

Oleh karena itu,Pemain asal Jerman tersebut ingin rekannya segera bangkit untuk melanjutkan persaingan di papan atas klasemen sementara.

“Sulit untuk mengatakan apa yang salah dari kami. Kadang, hanya ada satu atau dua pemain yang tidak bermain bagus, tapi kali ini seluruh tim. Agak aneh. Sulit untuk dijelaskan tapi jika itu terjadi, Anda akan kalah,” ucap Rudiger.

“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah kami harus melihat ini sebagai pelajaran berharga. Kami harus segera bangkit. Pasti, kami harus bisa memberi sebuah reaksi,” tegas Rudiger dikutip dari Four Four Two.

Chelsea yang mendapatkan hasil kurang memuaskan di dua laga terakhir akan mendapatkan perlawanan sengit mengingat Fulham meraih kemenangan pada pekan sebelumnya. Menurut Rudiger, Derby London ini akan menjadi suguhan penting bagi para kedua fans.

“Melawan Fulham adalah derby lokal dan itu akan sangat penting bagi para fans dan juga bagi saya. Ini adalah pengalaman pertama saya. Saya rasa setiap laga penting dan kami ingin menang,” tutup Rudiger.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS