Tag: Gareth Bale

Bintang Madrid Pastikan Tak Bakal Berkiprah di Inggris, Kenapa?

Vivagoal La Liga – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett mengkalim jika kliennya tak memiliki opsi untuk pulang ke Inggris. Bahkan Bale merasa siap untuk mengakhiri karir sepakbolanya bersama Real Madrid.

Setiap bursa transfer diketuk, nama Bale memang selalu dikaitkan dengan pintu keluar. Terbaru di bursa musim panas kemarin, ia dikaitkan bakal berlabuh ke raksasa Chinese Super League dan kini namanya dikaitkan dengan tim Premier League, Newcastle yang tengah mencoba membangun kekuatan anyar.

Namun, Barnett selaku representative sang pemain menyebut kliennya bakal menghormati sisa kontrak hingga 2022 mendatang bahkan kemungkiannya utnuk berthaan juga cukup besar lantaran gajinya terbilang lumayan besar untuk klub lain yang meminaitinya.

“Seperti yang selalu saya katakan, ia cukup senang di Madrid. Ia memiliki gaya hidup yang sangat bagus. Saya tidak mengerti mengapa dia tidak melihat kariernya di Madrid mungkin. Ini adalah hidup yang ingin dia arahkan. Secara finansial, ia cukup menginginkan sisa hidupnya dan semua anak dan cucunya. Ia memenangkan hampir semua hal di dunia, kecuali Piala Dunia,” ungkapnya kepada BBC.


Baca Juga:


“Untuk kembali dan bermain [di Liga Primer] akan menjadi hal yang besar, tapi saya tidak berpikir ia ingin melakukan itu pada saat ini karena dia sangat senang bermain di Real Madrid.”

Meski performa pemain asal Wales naik turun, Bale menjadi pemain penting dalam perjalanan Madrid menguasai Eropa. Namanya tercatat sebagai punggawa yang sukses mengantarkan Los Blancos mendulang empat gelar Liga Champions pasca kedatangannya di tahun 2013 silam.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Real Madrid dengan torehan 105 gol dari 249 laga yang ia mainkan bersama tim asal Ibu Kota Spanyol itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Terungkap! Bale Muda Nyaris Bergabung dengan MU

Vivagoal Liga InggrisEks pelatih Southampton, George Burley menceritakan Manchester United sempat mendekati Gareth Bale yang masih saat dirinya masih berstatus pemain muda. Namun langkah mereka urung terjadi karena tawaran yang diberikan  terlalu murah.

Sir Alex Ferguson kala itu mencium potensi Bale muda. Ia melihat kesempatan untuk mengembangkan Bale seperti saat membuat Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney menjadi pemain kelas dunia.

Namun pergerakan Manchester United itu terhalang oleh banderol mahal yang dipasang untuk Bale. Southampton tak ingin melepas Bale dengan harga murah setelah sebelumnya mereka berhasil menjual Theo Walcott ke Arsenal dengan banderol cukup tinggi.

“Ia [Bale yang berusia 16] dulu seperti pemain sayap yang bermain sebagai bek sayap. Manchester United tertarik kepada dia. Saya ingat saat pergi ke hotel dan berbicara dengan Sir Alex bersama pimpinan eksekutifnya.

Kami sudah menjual Theo Walcott senilai £12 juta dan mereka [United] menawar [Bale] tiga atau empat juta, jadi kami katakan tidak. Saya pikir mereka sedikit khawatir tentang sisi bertahannya, yang sedang kami latih pada waktu itu, tapi ia mampu menjalaninya dengan cukup baik,”ujar Burley kepada The Athletic.


Baca Juga: 


Bale kemudian berlabuh ke Tottenham Hotspur setelah ditebus dengan mahar £10 juta pada 2007. Enam tahun kemudian pemain asal Wales itu memecahkan rekor transfer dunia kala pindah ke Real Madrid seharga £77 juta.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terus Dicemooh Fans, Gareth Bale Murka!

VivagoalLa LigaBintang Real Madrid, Gareth Bale, buka-bukaan dalam  podcast The Erik Anders Lang Show. Dia menyebut tak habis pikir pada Madridista yang menyoraki dan mencemooh pemainnya sendiri. 

“Sudah beberapa kali hal itu terjadi. Mereka bersiul kepada saya di kandang sendiri, 80 ribu orang. Sangat tidak baik dan tidak bagus untuk kepercayaan diri pemain,” kata Bale.

Menurut Bale, naik turun performa seorang pemain adalah hal wajar dalam sepak bola. Dia berharap fans sadar akan hal itu dan tidak langsung member ejekan pada pemain. 

“Dalam sepakbola, anda bisa mencetak gol di tiap lima pertandingan. Tapi setelahnya, anda gagal mengulanginya di laga lainnya. Namun, para suporter akan langsung mengejek anda dengan bilang itu periode terburuk, sungguh tidak adil.


Baca Juga: 


“Saya hanya ingin bersenang-senang di lapangan dan terus berusaha bermain bagus. Suporter harusnya paham, dan menyemangati pemainnya sendiri. Sampai hari ini, saya tidak pernah tahu apa alasan suporter Madrid senang mencemooh diri saya,” tambah Bale.

Selama memperkuat Madrid, permainan Bale sebenarnya tidak terlalu buruk. Total ada 105 gol dan 67 assist jadi bukti kontribusi Bale buat Los Blancos. Itu belum termasuk gol-gol kunci yang ia buat di final Copa del Rey kontra Barcelona musim 2013/14 dan final Liga Champions 2013/14 termasuk kontra Liverpool musim 2017/18.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gareth Bale, Golf dan Sepak Bola

VivagoalLa Liga – Gareth Bale kerap dikritik gara-gara hobinya yang getol bermain golf. Winger Real Madrid tersebut mengaku tak mengerti kenapa hobinya  kerap dipermasalahkan.

Bale memang sangat mencintai olahraga golf. Sang pemain bahkan punya lapangan sendiri di halaman rumahnya di Wales.

Sayang, karena hobinya ini, Bale kerap menuai banyak kritikan. Banyak pihak menilai, golf bikin Bale tak lagi fokus ke sepak bola.

Golf juga disebut jadi salah satu faktor yang membuat Bale rentan mengalami cedera. Mantan dokter Real Madrid, Alfonso del Corral, tanpa ragu menyarankan Bale agar menghentikan aktivitasnya bermain golf.

“Jika saya menjadi kepala tim medis Madrid, saya akan melarang Bale bermain golf. Olahraga itu menghasilkan beban besar pada bagian tulang belakangnya.

“Jelas, area otot itu mempengaruhi kekuatan tulang belakang yang bakal merembet ke area lain. Itu adalah aspek yang harus dihindari dan dicegah agar dirinya tidak terus-terusan mendapat masalah,”jelas Alfonso dikutip AS.

Bale Limbung

Sebaliknya, Bale mengaku bingung kenapa hobinya main golf dipermasalahkan. Menurutnya, golf membantu untuk melepaskan penat di tengah padatnya rutinitas latihan yang dijalani sebagai pemain Madrid.

“Banyak orang permasalahkan kalau saya main gol, saya tidak tahu alasannya. Saya sudah bicara kepada banyak dokter, dan rata-rata semuanya membolehkan.


Baca Juga:


“Media punya persepsi sendiri kalau golf tidak bagus buat saya. Saya disarankan istirahat karena itu bisa menimbulkan cedera. Di Amerika, Stephen Curry main golf pagi hari sebelum bertanding, sementara saya, main golf dua hari sebelum pertandingan.

“Saya suka main golf, karena bisa membuat saya melupakan sejenak sepakbola, termasuk dari semua hal negatif dan mengatur ulang pikiran, agar besoknya saya jadi lebih segar dan siap berkonsentrasi serta kembali menyukai sepakbola,” kata Bale dilansir dari ESPN.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ingin Jadi Bintang Utama dan Dapat Uang Banyak, Bale Pindah Saja Ke Newcastle

Vivagoal La Liga – Mantan penyerang Barcelona, Rivaldo menyarankan Gareth Bale untuk bergabung di Newcastle saja. Menurutnya, karir Bale bakal kembali bersinar di sana dan tidak usah takut soal uang karena di Newcastle, Bale tetap bakal dapat banyak uang.

Polemik soal masa depan Bale di Madrid kembali meruncing jelang bursa musim panas dibuka tahun ini. Setelah sempat gagal pindah ke Chinese Super League awal musim ini, pemain asal Wales itu kembali dirumorkan akan segera angkat kaki ke kompetisi tertinggi sepakbola Amerika Serikat, MLS.

Bale sendiri tercatat baru 14 kali tampil dari 27 laga yang sudah dimainkan Real Madrid pada ajang LaLiga Spanyol sepanjang musim ini, dengan rata-rata menit bermain hanya 41 menit. Hal itu kian menguatkan indikasi jika Madrid dan Zidane sebenarnya sudah benar-benar ingin menyingkirkan pemain termahal Los Blancos itu.

Rivaldo sendiri meyakini pergi dari Santiago Bernabeu adalah solusi terbaik tuk kelanjutan karier pemain asal Wales tersebut. Namun, ia menolak jika Bale bermaksud pindah ke MLS karena menurutnya, dengan usianya sekarang, Bale sejatinya masih mampu bersaing di level teratas sepakbola Eropa.

Adapun Newcastle yang disebut-sebut bakal diakuisisi oleh putra mahkota Arab Saudi, dianggap oleh Rivaldo adalah opsi paling ideal tuk Bale karena dengan kedatangan pemilik baru, The Magpies akan membangun sebuah proyek baru dan ia bisa menjadi bintang baru disana. Enaknya lagi, ia tetap bisa mendapat gaji tinggi seperti yang diperolehnya di Madrid saat ini.


Baca Juga:


“Newcastle akan menerima banyak suntikan uang pada bursa transfer musim panas ini dengan kedatangan pemilik baru, dan itu bisa jadi tujuan bagus untuk Bale. Disana ia bisa mendapatkan kembali status kebinatangannya dan tetap mendapat uang banyak.” ucap Rivaldo seperti dilansir dari Betfair.

“Jadi kesempatan yang sangat bagus buat dirinya membuktikan bahwa dia masih pemain kelas dunia dan bakal jadi pertimbangan sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Jika tawaran itu benar-benar datang, dia harus menerimanya.” tegas Rivaldo.

“Ada rumor dia ditawar oleh klub MLS, tapi menurut saya, dia masih punya sesuatu untuk ditunjukkan di sepakbola Eropa dengan usianya yang baru 30 tahun. Di Newcastle, dia akan jadi bintang utama tuk memimpin skuad yang lebih segar guna memenuhi target menjuarai Premier League musim depan.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gareth Bale Tak Tertarik Hengkang ke Calon Tim Kaya Baru Inggris, Kenapa?

Vivagoal La Liga – Nama Gareth Bale santer dikabarkan bakal datang ke Newcastle United di bursa transfer mendatang. Namun sang pemain mengaku enggan hengkang dari Real Madrid untuk kembali bermain di Inggris.


Baca Juga:


Newcastle United memang berpotensi menajdi tim kaya baru pasca konsorium asal Arab Saudi disebut tertarik mengakuisisi klub dari tangan Mike Ashley sebesar 300 Juta Poundsterling. Tahap negoisasi perpindahan tangan dikabarkan sudah mencapao 90 persen.

Andai perpindahan tangan terjadi, AFP melaporkan jika Geordies berniat memulangkan Bale ke Inggris. Newcastle memang bakal mendapat dana besar untuk membelanjakan pemain bintang guna memperkuat fondasi tim. Namun Bale disebut menolak untuk pergi dari Madrid meski performanya musim ini kurang bersinar.

Di musim 2019/20, Bale memang baru mengemas 18 laga dan mencetak 3 gol serta 3 assist di berbagai kompetisi. Cedera menjadi penghalang baginya untuk tampil impresif. Saat ini, mantan punggawa Tottenham masih memiliki kontrak hingga 2022 mendatang Meski begitu, Madrid diklaim siap melepasnya andai ada tawaran yang pantas.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Buat Para Pengkritik Bale, Tonton Lagi Final Liga Champions 2014 dan 2018

VivagoalLa Liga – Sejak memperkuat Real Madrid pada 2013 silam, sinar Gareth Bale memang kurang terang karena dikalahkan pamor seorang Cristiano Ronaldo plus cedera yang kerap menimpanya. Tapi Dani Ceballos membela pemain asal Wales itu dengan menyebut Bale adalah pemain fundamental di Real Madrid.

Dalam beberapa musim terakhir, Gareth Bale terus dispekulasikan ingin dijual manajemen klub karena tidak diterima dalam skuad Zinedine Zidane. Situasi itu sendiri sempat memanas di awal musim ini karena dianggap tidak menunjukkan rasa respek terhadap winger 30 tahun itu. Biar bagaimanapun, Bale dianggap sudah memberikan banyak kontribusi buat Madrid.

Dani Ceballos yang saat ini dipinjamkan Madrid ke Arsenal sedari awal musim turut memberi dukungan buat Bale. Menurutnya, para pengkritik eks pemain Tottenham Hotspur itu harus melihat lagi tiga partai final Liga Champions, supaya paham bahwa Bale adalah pemain fundamental bagi Real Madrid.

“Bale adalah pemain fundamental bagi Madrid. Jangan sampai anda semua melupakan yang sudah Bale berikan bagi Madrid. Siapapun yang tidak percaya padanya, bisa melihat lagi final Liga Champions 2014 dan 2018.” tegas Ceballos seperti dilansir dari Sportskeeda.

Sebagai informasi, perkataan Ceballos ini memang ada benarnya. Sejak berkostum Los Blancos, kontribusi Bale untuk Madrid sangatlah besar. Terbukti dari jumlah 105 gol dan 67 assist yang sudah ia sumbangkan buat klub asal Ibukota Spanyol itu.


Baca Juga:



Hal tersebut belum termasuk gol-gol kunci yang dipersembahkan Bale di final Copa del Rey kontra Barcelona musim 2013/14 dan final Liga Champions lawan Atletico Madrid musim 2013/14 dan Liverpool musim 2017/2018.

Sayangnya, hubungannya dengan para suporter Los Blancos tak pernah rukun. Sudah bukan rahasia lagi kalau kehadiran Bale sudah sangat tidak diinginkan oleh para fans Los Merengues. Situasi itu makin memburuk setelah Bale merayakan kelolosan Wales ke Piala Eropa 2020 dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Wales, Golf, Madrid in that order’.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

MLS Suguhkan “Oasis” Buat Gareth Bale

VivagoalLa Liga – Gareth Bale dirumorkan tertarik untuk melanjutkan karier di Major League Soccer. Meski gajinya akan menyusut tapi ada tawaran lain yang bisa membuat Bale hijrah ke Amerika. 

Sebagai informasi, Bale mendapatkan gaji bersih 14,5 juta euro per musim dari Real Madrid. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari pemain dengan bayaran termahal di MLS, yakni Javier Chicharito yang mendapat gaji kotor 9 juta dolar AS per musim atau setara 10,2 juta euro. 

MLS sendiri memang memberlakukan aturan pembatasan gaji pemain (salary cap). Setiap klub hanya membolehkan tiga pemain dari setiap tim yang gajinya boleh diatas salary cap, sisanya klub hanya boleh memiliki tanggungan gaji sebesar 590 ribu dolar AS per musim.

Aturan inilah yang kemudian jadi penghalang Bale bisa bermain di MLS. Gosip yang beredar, salah satu klub tengah bernegosiasi kepada eks pemain Tottenham Hotspur itu agar mau dikenakan pengurangan gaji.

Walau demikian, Juan Arango meminta Bale melihat sisi positif jika dia mau menerima tawaran bermain di MLS. Pasalnya, bermain di MLS, Bale bisa meningkatkan pendapatan pribadinya lewat hak komersial. Selain itu, hobi bermain golf-nya juga bakal tersalurkan dengan baik.


Baca Juga:


“Satu-satunya solusi adalah Gareth harus mau menerima pemotongan gaji karena tidak ada franchise yang bisa membayar gajinya seperti di Madrid. Tapi di MLS, dia tetap bisa mendapatkan penghasilan lain dari hak komersial.

“Kehilangan separuh gajinya di Madrid untuk datang ke Amerika, saya pribadi mendukung hal itu. Apalagi di MLS, lebih manusiawi karena kurangnya tekanan media. Dia akan mendapat kehidupan yang lebih damai di negara yang tidak akan mengkritiknya karena bermain golf,” ucap Juan Arango seperti dikutip AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bale Kepada Madridista: Stop Soraki Pemain Sendiri

VivagoalLa Liga – Sejak memperkuat Real Madrid pada 2013 silam, Gareth Bale kerap dibuat terkejut dengan ulah para Madridista yang senang menyoraki pemainnya sendiri. Pemain internasional Wales itu pun memperingatkan agar fans tak melakukannya lagi.

Real Madrid diketahui memiliki kelompok suporter garis keras yang bernama Ultra Sur. Kelompok suporter ini kerap menghuni Fondo Sur, nama tribun selatan di Stadion Santiago Bernabeu.

Ultras Sur sangat dikenal karena sering berbuat onar di dalam stadion saat Real Madrid bertanding. Seiring berjalannya waktu, keonaran yang yang mereka lakukan tak lagi hanya untuk mengintimidasi setiap lawan Madrid, namun juga kerap memberi tekanan kepada para pemainnya sendiri.

Seorang Cristiano Ronaldo yang selama hampir satu dekade menjadi mesin gol utama Los Blancos bahkan pernah dibuat kesal dengan siulan cibiran dari fans timnya sendiri di Santiago Bernabeu saat laga kontra Real Sociedad musim 2016/2017.

Karim Benzema juga pernah merasakan tidak enaknya disoraki suporter sendiri di Santiago Bernabeu. Menghadapi Deportivo La Coruna di musim 2017/2018, Benzema yang masuk lapangan langsung mendapat sambutan beragam berupa siulan dan sorakan akibat dari performanya di musim yang baru mencetak dua gol dari 13 penampilan di LaLiga.

Bale sendiri sebenarnya tidak tampil terlalu buruk sejak memperkuat Madrid. Ada 105 gol dan 67 assist menjadi bukti kontribusi Bale buat tim asal Ibukota Spanyol tersebut. Itu belum termasuk gol-gol kunci yang dipersembahkan Bale di final Copa del Rey kontra Barcelona musim 2013/14 dan final Liga Champions lawan Atletico Madrid musim 2013/14 dan Liverpool musim 2017/2018.

Namun, hubungannya dengan para suporter Madrid malah tak pernah rukun. Sudah bukan rahasia lagi kalau kehadiran Bale sudah sangat tidak diinginkan oleh para fans Los Merengues. Situasi itu kian memburuk setelah Bale merayakan kelolosan Wales ke Piala Eropa 2020 dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Wales, Golf, Madrid in that order.

Tingkahnya itu langsung menuai balasan menohok dari para suporter. Saat Madrid menjamu Real Sociedad di lanjutan LaLiga musim 2019/2020, Ultra Sur membawa spanduk yang bertuliskan “Rodrygo, Vini (Vinicius Junior), Lucas (Vazquez), Bale in that order.


Baca Juga:



Bale sendiri sangat menyayangkan sikap suporter Madrid yang acap kali mencemooh pemainnya sendiri. Menurutnya perilaku barbar seperti itu justru akan merugikan tim kesayangannya sendiri.

“Saya sebelumnya tidak terlalu tahu banyak saat datang ke Madrid. Tingkap suporter adalah salah satu hal yang tidak saya duga. Saya tidak pernah mengira suporter sendiri mengejek pemainnya sendiri.” ucap Bale seperti dilansir dari Mirror.

“Saya mengerti kalau itu ditujukan kepada tim yang tidak bermain bagus, tapi mengejek pemain sendiri, menyoraki mereka itu salah besar. Karena kalau tim anda melewati pertandingan buruk, sebagai fans harusnya memberi dukungan, bukan malah menyoraki, yang bisa bikin kepercayaan diri pemain makin turun, dan segalanya jadi lebih rumit.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gareth Bale Akan Hengkang ke Klub Ini?

Vivagoal La Liga – Tidak menjadi rahasia umum lagi, bila masa depan Gareth Bale di Real Madrid sudah tidak cerah lagi. Banyak spekulasi bahwa Bale akan segera hengkang pada musim panas mendatang.

Dilaporkan bahwa pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane sudah tidak membutuhkan lagi. Bahkan, pelatih berkepala plontos tersebut memandang Bale sebagai pemain cadangan dan tidak diproyeksikan dari proyek untuk masa mendatang.

Di tengah rumor yang beredar, pemain timnas Wales tersebut justru ingin berkembang di Major League Soccer Amerika Serikat. Baru-baru ini, Bale angkat bicara terkait masa depannya di Liga lain yang sempat mencuri perhatian.

“Saya sangat menyukai MLS. Di sana, liganya cukup berkembang dengan pesat dan terus mulai bangkit untuk menunjukkan kepada dunia,” kata Bale dilansir dari Marca.

“Saat ini, banyak pemain yang tertarik untuk melanjutkan karier sepakbolanya di MLS. Bila saya diberi kesempatan untuk bermain seakan berminat untuk menjalani dan melanjutkan karir saya di sana.


Baca Juga:


“Yang membuat saya untuk tertarik sama adalah ketika berlibur ke Los Angeles dan saya memiliki banyak teman bermain golf ketika berada di sana,” jelasnya.

Sebagai informasi, Gareth Bale sudah kerap dilaporkan ingin segera pindah dari Real Madrid. Namun, ketika ada kesepakatan maka Real Madrid klub terbentur dengan masalah. Bisa dibilang, saat Bale akan pergi ke Chinese Super League. Entah mengapa, kepergian Bale kesana tidak tampak mulus.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS