Tag: Gennaro Gattuso

Kesempatan Kedua Untuk Gattuso dari AC Milan

0

Vivagoal Serie AMantan Pelatih AC Milan musim lalu, Gennaro Gattuso dilaporkan bisa menjadi calon kuat untuk pengganti Marco Giampaolo jika nanti dipecat. Benarkah kabar tersebut?

Dilansir Corriere dello Sport, Milan mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan kedua untuk Gattuso musim ini. Hal ini cukup mengejutkan mengingat di musim lalu Gattuso dianggap gagal untuk membawa perubahan di Milan.

Ia gagal membawa AC Milan finish di peringkat empat besar Serie A hingga harus angkat kaki. Gattuso memainkan total 61 laga Serie A dengan hasil 30 kemenangan serta hanya 12 kali kekalahan.

Perannya itu lalu digantikan oleh Marco Giampaolo, yang didatangkan dari Sampdoria. Tetapi hingga giornata ke lima ini Giampaolo masih belum bisa memberikan keyakinan kuat pada para pendukung Il Rossoneri. Milan memulai musim 2019/20 dengan kurang maksimal. Tercatat mereka harus menelan tiga kekalahan dari lima laga dengan hanya mencetak satu gol dari situasi open play

Baca Juga: . Milan Masih Percaya dengan Kinerja Giampaolo

Hasil pertandingan melawan Torino, Kamis (26/9) lalu di Stadio Olimpico Grande Torino, menjadi salah satu rapor negatif musim ini. Sempat unggul 1-0 melalui gol dari Piatek, Milan harus mengubur ambisi meraih poin penuh hanya dalam waktu 20 menit karena Torino mampu membalikan keadaan menjadi 2-1.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

 

AS Roma Siapkan 6 Kandidat Pelatih Anyar, Siapa Saja?

Vivagoal Serie AAs Roma gagal lolos ke Liga Champions musim 2018/19. Mereka memiliki banyak pekerjaan rumah untuk membenahi permasalahan tersebut. Salah satu cara yang tengah dilakukan Roma adalah mendatangkan pelatih anyar untuk memperbaiki performa mereka musim depan.

Sebelumnya, Roma sudah ditangani oleh Eusebio Di Francesco. Namun manajemen merasa performa eks Sasaulo dalam beberapa pekan terakhir merosot. Meski sang Pelatih berhasil mengantarkan I Lupi ke Semifinal Liga Champions musim lalu, manajemen berkehendak lain dan “merumahkan” pelatih yang juga merupakan mantan pemainnya tersebut.

Sebagai pengganti, Serigala Italia menyematkan nama Claudio Ranieri sebagai pelatih sementara. Tak ada ekspetasi yang disematkan kepadanya kala menukangi I Lupi. Ia hanya bertugas mengantarkan Roma menyelesaikan musim ini saja. Setelah itu, kedua pihak akan berpisah.

Saat ini, Roma telah menyimpan enam nama pelatih untuk mendongkrak performa Alessandro Florenzi dan kolega di musim depan. Dalam daftar tersebut, tersemat beberapa kejutan. Lantas siapa saja kandidat Pelatih Il Giallorossi musim depan?

Gennaro Gattuso menjadi nama pertama yang muncul ke permukaan. Pelatih yang baru saja mengakhiri masa kerjasamanya bersama Milan menjadi nama terdepan yang bakal diburu Roma. Kans Gattuso melatih Roma pun lumayan terbuka andai I Lupi memberikan proposal yang menarik kepadanya.

Nama kedua di isi oleh pelatih Shaktar Donetsk, Paulo Fonseca. Juru taktik asal Portugal tersebut mengakhiri musim ini dengan baik setelah mengantarkan Shaktar menjadi kampiun Liga Ukraina 2018/29. Sejak melatih Shaktar, Fonseca berhasil merengkuh Menjuarai Liga dan Piala Ukraina tiga kali..

Empat nama lain yang masuk ke dalam bursa calon pelatih mantan tim Gabriel Batistuta itu adalah Rafa Benitez (Newcastle United), Robert de Zerbi (Sasaulo), Marco Giampaoli (Sampdoria) dan Pepe Bordalas (Getafe).

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Andai Gattuso Pergi, Milan Siapkan Tiga Kandidat Pelatih

Vivagoal Serie A Karena gagal memenuhi target yang dibebankan klub, Gennaro Gattuso disebut akan segera angkat kaki dalam waktu dekat. Milan sendiri juga dikabarkan sudah langsung mencari kandidat baru untuk mengisi perannya nanti.

Pencapaian Milan musim ini tentunya cukup sulit untuk bisa diterima dengan akal sehat. Bagaimana tidak, memasang target untuk bisa finis empat besar akhirnya I Rossonerri harus memupus asa karena hanya mampu finis di peringkat kelima. Dengan raihan tersebut, mereka harus puas berlaga di kancah kedua benua Eropa, Liga Europa musim depan.

Kegagalan tersebut dikabarkan membuat manajemen mengambil langkah tegas dengan memecat Gennaro Gattuso dari jabatannya sebagai pelatih. Pengumuman pemutusan kerjasama ini rencananya akan digelar dalam waktu dekat. Milan pun sudah mempersiapkan tiga kandidat sebagai pengganti guna mengembalikan kejayaan klub.

Dilansir dari Calciomercato, nama pertama yang muncul ke permukaan adalah pelatih AS Monaco, Leandro Jardim. Namanya sempat dipecat di awal musim karena gagal mengangkat performa tim. Ia digantikan oleh legenda Arsenal, Thierry Henry. Tak lama berselang, Jardim direkrut kembali oleh Monaco pada Januari lalu pasca serangkaian hasil buruk yang ditorehkan Henry.

Berikutnya ada Simone Inzaghi yang saat ini tengah menukangi Lazio. Namanya menjadi incaran Juventus setelah berhasil mengantar Lazio menjuarai Coppa Italia musim ini. Sebelumnya adik Kandung Pippo Inzaghi ini sukses mengantarkan Elang Roma meraih gelar Supercoppa Italia pada 2017.

Sedang nama terakhir yang dikaitkan dengan Milan adalah Marco Giampaolo. Pelatih berusia 51 tahun itu sukses membawa Sampdoria bercokol di peringkat sembilan klasemen akhir Liga Italia. Uniknya untuk mengamankan nama terakhir, kedua klub bersiap tukar guling. Dalam kesepakatannya Giampaolo akan menuju Milan sementara Gattuso akan melatih tim asal Genoa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sebelum Dipecat, Gattuso Pilih Lepaskan Jabatannya

Vivagoal Serie A  AC Milan dirumorkan akan berpisah dengan Gennaro Gattuso. Sang pelatih disebut siap mundur usai gagal meneyelesaikan target yang dibebankan klub, membawa Milan lolos ke Liga Champions musim depan.

Perjalanan Milan musim ini terbilang cukup buruk. Setelah mengalami performa pasang surut, mereka akhirnya harus puas menerima hasil mengecewakan dengan hanya finis di peringkat kelima klasemen akhir. Alessio Romagnoli dan kawan-kawan dipastikan gagal mentas di Liga Champions musim depan.

Kegagalan ini kabarnya membuat AC Milan akan segera melakukan sejumlah evaluasi. Salah satunya adalah posisi sang pelatih, Gennaro Gattuso. Namun, sebelum diberhentikan oleh pihak klub, kini muncul kabar jika Gattuso akan mundur.

Dikutip dari Sky Sports, Gattuso sudah melakukan pertemuan awal dengan petinggi Milan usai pertandingan terakhir melawan SPAL, akhir pekan lalu. Pada kesempatan itulah Gattuso menyatakan ingin mundur dari Milan dalam waktu dekat ini. Meskipun, pelatih berusia 42 tahun tersebut masih memiliki kontrak hingga tahun 2021.

Menurut laporan Gazzetta dello Sport disebutkan jika Gattuso juga sudah menunjuk klub barunya pada musim depan. Gattuso dirumorkan akan menjadi pelatih Sampdoria. Namun di waktu yang bersamaan, manajemen Sampdoria juga akan memberhentikan pelatih Marco Giampaolo.

Gattuso sebelumnya telah menyatakan akan mengevaluasi posisinya di AC Milan. Dia merasa mendapatkan tekanan lebih besar dari yang seharusnya didapatkan. Hal ini tidak lepas dari statusnya sebagai legenda klub yang wajib membawa Milan sama gemilangnya saat ia masih bermain. “Secara mental saya hancur berkeping-keping dan itu adalah hal yang harus saya pertimbangkan,” ucap Gattuso seperti dikutip dari Football Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gagal Penuhi Target, CEO Siap Lakukan Revolusi Pada Legenda Milan!

Vivagoal Serie A CEO AC Milan, Ivan Gazidis dikabarkan akan melakukan perombakan struktur manajemen klub musim depan. Langkah tersebut dilakukannya lantaran tim gagal memenuhi target lolos ke Liga Champions musim depan.

AC Milan masih belum juga menunjukan perkembangan signifikan musim ini kendati sudah melakukan beberapa perombakan terkait manajemen. Tak tanggung-tanggung, tiga legenda klub berada di belakang layar musim ini. Gennaro Gattuso sebagai pelatih. Nama Leonardo dan Paolo Maldini pun ditunjuk sebagai direktur Milan.

Meski sudah di isi oleh “orang lama” Milan tak mampu meraih satupun target mereka musim ini. Romagnoli dan kolega tersungkur di Liga Europa. Tragisnya, mereka juga gagal finis empat besar. Mengakhiri musim di posisi lima membuat mereka gagal mentas di Liga Champions musim depan. Bermain kembali di Liga Europa tentu bukan capaian yang bisa dibanggakan.

Dilaporkan oleh Sky Sports, Gazidis tak cukup puas dengan kinerja manajemen klub. Pihak klub disebut akan segera mengumumkan kepergian Gattuso dan Leonardo pada Selasa (28/5) waktu setempat. Keputusan itu diambil setelah digelarnya sebuah pertemuan antara sang pelatih dan juga Gazidis.

Disebutkan juga bahwa Milan dan Gattuso telah sepakat untuk mengakhiri kontrak, meskipun sejatinya masih berlaku hingga 2021. Gattuso bahkan dikabarkan juga tidak akan meminta 90 persen gaji disisa kontraknya.

Andai kabar ini benar terjadi, maka Gattuso akan meninggalkan San Siro kurang dari dua tahun setelah didapuk menggantikan peran Vincenzo Montella pada November 2017. Selama memimpin Milan di 82 pertandingan, Gattuso meraih 40 kemenangan, 22 seri, dan 20 kekalahan.

Sedang Leonardo disebut akan segera meninggalkan posnya sebagai direktur Milan. Mantan pesepakbola asal Brasil itu pergi karena menerima tawaran-tawaran dari CBF (Federasi Sepakbola Brasil), dan mantan klubnya PSG..Tak berhenti di sana, revolusi yang digagas Gazidis di Milan disebut juga akan menyeret masa depan Maldini di Milan musim depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gattuso Bangga Sekaligus Kecewa Setelah Milan Gagal ke Liga Champions

Vivagoal Serie A – Gennaro Gattuso mengaku remuk redam setelah Milan gagal meraih tiket Liga Champions musim depan. Ia pun mulai mempertimbangkan masa depannya di San Siro.

AC Milan susah payah meraih kemenangan 3-2 di markas SPAL pada pekan terakhir Serie-A, Senin (27/5) dini hari WIB. Sayang usaha tak kenal lelah yang ditunjukkan Suso cs tak cukup mampu membuat Milan meraih target mereka musim ini, lolos ke Liga Champions.

Milan harus puas finis di peringkat lima klasemen akhir dengan raihan 68 poin. I Rossoneri kalah satu poin dari Inter Milan dan Atalanta yang menempati peringkat tiga dan empat.

“Saya berterima kasih atas perjuangan tim. Mengakhiri musim dengan 68 poin membuat saya bangga, meski itu rasanya menyakitkan karena gagal lolos ke Liga Champions,” ucap Gattuso dikutip dari OneFootball.

“Pekerjaan seorang pelatih harus dievaluasi oleh klub dan ahlinya. Saya akan bertemu manajemen klub dan kami akan berbicara dalam waktu dekat. Saya ingin mendengar apa yang mereka pikirkan tentang saya,” lanjut Gattuso.

Lebih lanjut, Gattuso mengatakan jika ada penyesalan yang terus membayanginya. Ia bahkan sampai kurang tidur karena tekanan yang ia rasakan selama 18 bulan melatih Milan.

“Penyesalan terbesar kami adalah tidak mampu mempertahankan konsistensi di level yang sama dalam 3-4 bulan. Kami menjalani banyak periode buruk musim ini.”

“Saya merasa saya memiliki begitu banyak sejarah dengan klub ini, saya merasakan lebih tertekan dari yang seharusnya saya rasakan. Saya sampai kurang tidur dalam 18 bulan terakhir, secara mental saya remuk redam dan itu yang harus saya pertimbangkan [terkait masa depannya],” tuntasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kalahkan SPAL, Milan Tetap Gagal ke Liga Champions

Vivagoal Serie A – AC Milan berhasil memetik kemenangan 3-2 atas SPAL pada laga pamungkas Serie-A di Stadio Paolo Mazza, Senin (27/5) dinihari WIB tadi. Sayangnya kemenangan tersebut tetap tak mampu membawa I Rossoneri lolos ke Liga Champions musim depan.

Ambisi Milan tuk bisa mencuri tiga poin di markas SPAL terlihat dengan dominasi permainan sejak awal laga. Dalam enam menit, total sudah ada tiga percobaan yang dilepaskan.

Usaha Milan untuk membuka keunggulan akhirnya berbuah manis di menit 18. Meneruskan umpan mendatar Franck Kessie, Hakan Calhanoglu menyarangkan bola dengan kaki kanan.

Milan akhirnya mampu menggandakan keunggulan di menit 23. Kali ini Kessie berhasil membukukan namanya di papan skor usai sepakannya dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau kiper SPAL.

Tuan rumah mampu merespon dengan gol di menit 28. Francesco Vicari menyelesaikan umpan tendangan bebas Alessandro Murgia dengan sundulan yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh Pepe Reina.

Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan. Milan unggul 2-1 saat jeda.

Tujuh menit babak kedua, Milan kecolongan. SPAL mampu menyamakan kedudukan dengan sundulan Mohamed Fares usai memanfaatkan umpan silang Thiago Cionek.

Milan akhirnya mendapat keuntungan setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-65. Piatek dilanggar bek SPAL saat akan menyambut umpan silang Kessie, wasit menunjuk titik putih. Kessie yang maju sebagai algojo berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Milan kembali unggul 3-2.

Di sisa menit yang ada, tak ada gol tercipta. Milan pun pulang dengan raihan tiga poin.

Sayang Milan hanya finis kelima klasemen akhir Liga Italia 2018/19 dengan raihan 68 poin dan gagal lolos ke Liga Champions. Hal ini karena Atalanta dan Inter Milan juga memetik kemenangan hingga unggul satu angka dari Milan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gattuso Optimis Bertahan di San Siro Apapun Raihan Milan Musim Ini

Vivagoal Serie A – Gennaro Gattuso optimis dirinya masih akan menjabat sebagai manajer Milan kendati timnya gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Partai pamungkas giornata 38 menjadi laga penentuan bagi AC Milan tuk bisa mengamankan posisi empat besar. Pasalnya mereka kini masih tertahan di peringkat lima dengan 65 poin, tertinggal satu poin saja dari Inter Milan dan Atalanta di atasnya.

Kemenangan jadi harga mati saat mereka bertandang ke markas SPAL nanti. Tambahan tiga poin masih harus dibarengi dengan kegagalan dua tim sebelumnya meraih hasil maksimal atas lawan-lawannya.

Gattuso sendiri disebut akan menjadi korban dari capaian Milan musim ini. Andai gagal finis empat besar, kemungkinan besar ia akan angkat kaki. Begitu juga sebaliknya.

Hanya saja Gattuso menyangkalnya. Ia optimis masih akan berada di San Siro apapun hasil yang terjadi musim ini.

“Selain Atalanta yang tengah menjalani musim penuh keajaiban, saya rasa kami lebih baik daripada tim-tim papan atas Serie A musim ini,” ujar Gattuso seperti yang dikutip Goal International.

“Saya tidak pernah diwajibkan untuk membawa tim ini ke Liga Champions, tetapi saya hanya diminta untuk mencoba, dan saat ini kami berjuang untuk hal itu hingga hari terakhir.”

“Musim ini sudah menjadi musim yang penting dan saya rasa para pemain saya layak mendapatkan pelukan dan juga rasa hormat. Kami akan mempertaruhkan segalanya di akhir pekan ini dan kami akan fokus menghadapi SPAL.”

Lebih lanjut Gattuso mengatakan bahwa ia memang sempat mengalami masa-masa terpuruk di Milan. Namun ia menegaskan bahwa baru dirinya yang mampu meningkatkan kualitas tim belakangan ini.

“Saya memang sempat mengalami beberapa bulan yang penuh frustasi sejak menangani Milan, namun saya rasa selama itu karakter saya berkembang. Mungkin memang benar saya melakukan kesalahan teknikal dan taktikal, maka saya akan mencoba membenahinya. Saya adalah orang yang pertama meningkatkan standard disini, sehingga saya rasa ini bukan yang negatif bagi kami.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gattuso Sebut Finis Posisi Lima Bukan Sebuah Kegagalan

Vivagoal Serie A – Juru Taktik AC Milan, Gennaro Gattuso mengatakan finis di posisi lima Serie A bukanlah sebuah kegagalan. Ia bahkan mengapresiasi para pemainnya yang sudah bekerja keras demi hasil akhir.

Usai Mengalahkan Frosinone 2-0, Rossoneri berhasil naik peringkat ke posisi lima klasemen. Peluang mereka tampil di ajang Liga Champions pun masih ada. Dengan catatan, Atlanta dan Inter mendapat hasil imbang atau kalah di pekan terakhir dan Milan harus menang.

Kendati demikian, sang pelatih, Gattuso terlihat tidak terlalu ngotot demi mendapatkan satu tiket tersebut. Menurutnya, pencapaian Milan saat ini sudah cukup memuaskan.

“Saya tidak pernah memikirkan tentang lamanya pertandingan. Saya hanya berpikir tentang mengeluarkan kemampuan terbaik tim ini. Dan percaya pada itikad baik. Seluruh tim telah mengerahkan seluruh usahanya, kami hanya perlu memikirkan tentang bagaimana kami bermain dengan gaya kami sendiri,” Ucap Gattuso dikutip dari Football Italia.

“Posisi kelima tentu saja tidak akan menjadi sebuah kegagalan, tidak! Sebab, saya ingin memberi kredit pada diri saya sendiri, apalagi bila melihat Roma dan Lazio, apa yang akan mereka katakan?” lanjutnya.

Lanjutnya, Gattuso yakin keadaan saat ini membuat manajemen kecewa karena tidak bisa tampil di ajang bergengsi Liga Champions. Tapi, dirinya tetap memberi nilai lebih kepada anak asuhnya yang sudah bersikeras pada beberapa laga terakhir.

“Ada penyesalan karena selama dua bulan kami memiliki keyakinan kuat dan kami membuang begitu banyak poin, tapi ini bukanlah kegagalan. Kami harus melakukan yang terbaik, merebut sebanyak mungkin poin [di sisa laga] dan kita lihat saja kemudian,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sejak Tahun Lalu, Gattuso Sudah ‘Diusir’ oleh AC Milan

Vivagoal Serie A – Gennaro Gattuso menyatakan bahwa dirinya sudah diminta untuk meninggalkan kursi kepelatihan di AC Milan sejak Juli 2018 lalu, sebagai buntut menurunnya performa Rossoneri di Liga Serie A Italia.

Hal tersebut dibeberkan oleh Gattuso saat AC Milan meraih kemenangan 2-0 atas Frosinone pada giornata ke-37 Serie A Italia 2018/19, Minggu (19/05/19) WIB, di San Siro.

Gattuso yang baru-baru ini mendapatkan banyak tekanan membeberkan bahwa ia sebenarnya telah ‘diusir’ untuk pergi dari AC Milan sejak lama, namun dengan percaya diri menambahkan ia bisa mencatatkan hasil baik berkat hasil kerja keras bersama para anak asuhnya.

“Dari 1 Juli musim lalu saya diberitahu harus meninggalkan klub dan sudah banyak pembicaraan terkait saya akan keluar di musim depan. Tapi klasemen berbicara hal lain, karena tim ini dan para pemain telah bekerja keras berkat bimbingan saya,” kata Gattuso, dilansir dari laman Calciomercato.

“Kami melakukan apa yang harus kami lakukan, mungkin ada beberapa kegagalan tapi kami melakukan dengan baik, jadi saya terus melakukan pekerjaan ini, saya berharap untuk tetap di sini,” tambahnya.

Hingga saat ini, Rossoneri telah mengemas 65 poin, dengan satu pertandingan tersisa di musim ini Krzysztof Piatek dkk masih memiliki harapan untuk mengamankan tiket Liga Champions 2019/20.

Milan hanya tinggal meraih kemenangan di laga terakhir melawan tuan rumah SPAL, Minggu (26/05/19), mendatang untuk menggusur Atalanta dan Inter Milan yang berada di peringkat tiga dan empat dengan poin yang sama yakni 66 namun terpaut selisih gol.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS