Tag: Henrikh Mkhitaryan

Tambah Masa Bakti di Ibu Kota, Begini Kata Mkhataryan

Vivagoal Serie AAS Roma akhirnya bersepakat soal masa depan Henrikh Mkhitaryan dengan Arsenal. Kedua kubu setuju untuk  menambah masa peminjaman si pemain di musim depan.

“Kami senang Henrikh telah memutuskan untuk tinggal bersama kami, dan membantu kami untuk terus tumbuh. Target klub tidak berubah dan kami selalu ingin memiliki pemain di klub kami, seperti Micki, yang menunjukkan keinginan, profesionalisme, dan tekadnya dalam mewakili klub dan penggemar kami dengan cara terbaik.

“Saya berharap Micki tinggal di Roma untuk waktu yang lama dan saya juga ingin memberi selamat kepadanya atas kelahiran putranya di sini,” ucap CEO Roma Guido Fienga dilansir dari Football Italia. 

Sementara itu, sang pemain sendiri mengaku bahagia bisa menambah masa bakti di Ibu Kota. Dia mengaku masih banyak hal yang belum tuntas bersama AS Roma. 


Baca Juga:


“Saya sangat senang. Saya senang memperpanjang masa tinggal saya di sini, karena saya masih memiliki hal-hal yang belum saya capai. Saya tak sabar untuk mewujudkan itu, kata Mkhitaryan. 

Mkhitaryan sendiri berlabuh di Roma sebagai pemain pinjaman pada musim panas lalu. Total ia mencatatkan 19 penampilan dan mencetak enam gol untuk klub Serie A itu sejauh ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Roma Rela Tukar Wonderkid Mereka Tuk Seorang Mkhitaryan?

Vivagoal – Serie A – Belum genap semusim bermain, tak membuat AS Roma ragu untuk mempermanenkan Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal. Kabarnya Roma rela menukar Justin Kluivert demi melancarkan proses negosiasi.

Sang agen sendiri, Mino Raiola dilaporkan kini sedang melakukan negosiasi terkait dengan barter yang dilakukan oleh kedua tim. Raiola sendiri kabarnya menjadi sosok penengah karena Ia merupakan agen dari Kluivert dan Mkhitaryan.

Menurut laporan Gazzetta dello Sport, pembicaraan oleh Arsenal dan AS Roma bakal dilakukan pekan ini, termasuk kemungkinan opsi pertukaran pemain.

Media asal Italia itu mengklaim Roma bisa membayar sebesar 12-14 juta euro atau sekitar 192-224 miliar rupiah pada Arsenal. Sementara The Gunners harus mengeluarkan biaya senilai 35-40 juta euro atau sekitar 560-640 miliar untuk datangkan Kluivert.


Baca Juga:


Jika transfer ini terealisasi, Ajax Amsterdam ikut mendapatkan keuntungan, karena adanya klausul 10 persen andai Kluivert dijual diatas 25 juta euro oleh Roma.

Giallorossi memboyong Kluivert dengan nilai sebesar 17,25 juta euro atau sekitar 276 miliar rupiah pada tahun 2018 lalu. Namun demi menyeimbangkan neraca keuangan mereka, mereka setidaknya harus menaikan harga jual Kluivert menjadi 20 juta euro.

Mkhitaryan sendiri sejauh ini telah memainkan total 20 pertandingan dengan 1131 menit bermain untuk Roma. Ia berhasil mengemas enam gol serta sumbangan empat assists.

Sementara Kluivert, awalnya digadang akan menjadi salah satu bintang masa depan AS Roma. Sejak musim lalu, Kluivert baru bisa menyumbangkan sembilan gol dan 10 assists dari total 62 pertandingan di semua ajang bersama Roma.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bahagia di Roma, Mkhitaryan Enggan Kembali ke Arsenal

Vivagoal Serie A – Henrikh Mkhitaryan mengutarakan kebahagian bersama AS Roma. Sang pemain bahkan mengatakan harapannya untuk bisa terus bermain di sana.

Mkhitaryan memutuskan untuk melancong ke Italia setelah gagal bersinar di Premier League. Ia mendarat di Roma dengan status pemain pinjaman dari Arsenal.

Performa Mkhitaryan kemudian mulai membaik. Sempat diterpa cedera, pemain asal Armenia itu masih mampu mencetak enam gol dari total 17 pertandingan bersama Giallorossi. Jumlah gol tersebut sudah menyamai catatan Mkhitaryan di Arsenal musim lalu.

Melihat perkembangan Mkhitaryan, Arsenal mungkin akan tertarik untuk lebih memberikan kepercayaan padanya. Namun, Mkhitaryan mengatakan niatannya untuk tetap bertahan di Roma.

“Sejak hari pertama saya tiba di Roma, saya merasa sangat nyaman bersama klub ini, kotanya, dan tentu sangat bagus jika bisa terus bertahan di sini,” kata Mkhitaryan dikutip dari Mirror.

“Target kami adalah bisa lolos ke Liga Champions dan memenangkan gelar lainnya,” jelas pemain 31 tahun tersebut.


Baca Juga:


Lebih lanjut Mkhitaryan mengatakan jika Serie A kini telah jauh mengalami perkembangan. Liga yang sempat dipandang sebelah mata itu kini kian bergeliat terlihat dari bergairahnya bursa transfer di sana.

“Orang-orang banyak yang meremehkan Serie A, liga Italia, tapi sebenarnya sangat menarik untuk bermain di sini. Persaingan di liga semakin membaik dan ramainya bursa transfer telah membuktikan itu,” tutur pemain yang pernah berseragam Manchester United tersebut.

Roma dikabarkan siap mempermanenkan jasanya. Namun mereka cukup ragu melangkah karena banderol harga yang dipasang Arsenal serta usia Mkhitaryan yang tak lagi muda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bintang Armenia Buka Suara Terkait Masa Depannya

Vivagoal Serie A – Bintang sepakbola Armenia,  Henrikh Mkhitaryan dikabarkan ingin bertahan di AS Roma pasca masa peminjamannya dari Arsenal rampung di akhir musim ini.


Baca Juga:


Mantan punggawa Borussia Dortmund memang seakan lahir kembali kala mentas bersama I Lupo dari 13 laga yang dilakoni di Liga, ia sukses mengepak enam gol dan tiga assist. Kini menukil Corierre Dello Sports, sang pemain siap bertahan lebih lama lagi di Ibu Kota Italia.

Arsenal selaku tim pemilik juga nampak tak keberatan melepas mantan punggawa Man United itu. Gunners disebut siap melego pemainnya andai Roma siap meeas penawaran di angka 9 Juta Poundsterling.

Selain Mkhitaryan, Roma juga berupaya untuk mempermanenkan Chris Smalling dari Man Untied. Untuk pemain Inggris tersebut, United mematok angka di kisaran 25-30 Juta Pounds kepada Roma andai mereka tertarik mengikatnya lebih lama di Olimpico.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

AS Roma Berusaha Permanenkan Dua Alumnus EPL Ini

Vivagoal Serie A – AS Roma tengah berupaya mencapai kesepakatan dengan  Chris Smalling dan Henrikh Mkhitaryan untuk tetap bertahan di Serigala Ibu Kota.

Roma sendiri mendatangkan Smalling dengan status pinjaman. Mereka harus membayar lima juta euro untuk meminjam sang bek dari Manchester United untuk menggantikan peran Kostas Manolas yang pindah ke Napoli.

Hal serupa juga terjadi pada kedatangan Mkhitaryan di musim yang sama. Mkhitaryan tidak masuk dalam rencana Unai Emery, manajer Arsenal di awal musim 2019/20.

Roma kemudian puas dengan kinerja kedua pemain tersebut. Bahkan sejak Januari kemarin mereka sudah berupaya untuk mempermanenkan jasa Smalling dan Mkhitaryan.

Smalling dan Mkhitaryan juga terkesan dengan sambutan yang diberikan oleh publik Roma. Kedua pemain juga memendam hasrat untuk tetap bertahan bersama klub asal ibukota Italia tersebut.


Baca Juga: 


Dilansir dari Corriere dello Sport, AS Roma telah mengadakan negosiasi awal dengan Smalling dan Mkhitaryan secara personal. Hasilnya positif, keduanya sepakat untuk bertahan di Roma pada musim depan.

Namun Roma belum menyelesaikan kesepakatan dengan klub pemilik kedua pemain tersebut. MU mematok banderol 20 juta pounds untuk Smalling, sedang Arteta belum memberi kejelasan untuk Mkhitaryan.

Mkhitaryan sendiri berhasil mengemas enam gol dan tiga assist dari 13 laga di Serie A. Sedangkan Smalling menjadi pemain kunci di lini pertahanan Roma tanpa kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Roma ke Arsenal, Kami Hanya Ingin Perpanjang Peminjaman Mkhitaryan, Bukan Mempermanenkan

Vivagoal – Serie A – Masa depan Henrikh Mkhitaryan cukup rumit. AS Roma disebut enggan mempermanenkan jasanya dan memilih untuk memperpanjang masa peminjamannya.

Roma sendiri mendatangkan Mkhitaryan pada musim panas 2019/20 kemarin. Ia memiliki kontrak hingga akhir musim ini dengan klausul pembelian permanen 25 juta euro.

Mkhitaryan kemudian tampil cukup menjanjikan. Pemain asal Armenia tersebut mencatatkan 17 penampilan dengan enam gol dan empat assist. Hanya saja perjalanannya Mkhitaryan dibarengi dengan cedera yang cukup rajin menghampiri. 

Dilansir dari Calciomercato, Roma kemudian enggan mempermanenkan jasa Mkhitaryan lantaran riwayat cedera yang dialami. Terlebih banderol 25 juta euro dirasa terlalu mahal untuk pemain yang kini sudah berusia 31 tahun tersebut.

Sadar ketertarikan Roma mulai menurun, Mino Raiola selaku agen ingin memperpanjang masa pinjaman Mkhitaryan. Ia ingin sang pemain tetap berada di Roma hingga 2021 mendatang berikut dengan opsi pembelian permanen dengan harga yang lebih murah.


Baca Juga:



Pihak Roma sendiri dikabarkan tertarik dengan opsi tersebut. Hanya saja kontrak Mkhitaryan bersama Arsenal akan berakhir pada Juni 2021. Karena itu, Mkhitaryan harus memperpanjang kontraknya terlebih dahulu.

Masa depan Mkhitaryan di Arsenal sendiri sedikit pelik. Ia disebut tak lagi diharapkan oleh Mikel Arteta yang kini lebih mempercayakan skuad pada para pemain mudanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ini Alasan Mkhitaryan Lebih Nyaman di Roma Ketimbang di Arsenal

Vivagoal Serie A – Henrikh Mkhitaryan mengaku jika dirinya merasa lebih nyaman berada di Roma dibandingkan saat masih bermain untuk Arsenal khususnya saat masih dilatih Unai Emery.

Di bawah Unai Emery, Mkhitaryan hanya bermain sebanyak satu kali bermain di Premier League 2019/20. Ia kemudian memutuskan hijrah ke AS Roma sebagai pemain pinjaman pada musim panas kemarin.

Di klub barunya tersebut, Mkhitaryan mendapat kepercayaan di sana. Ia pun membalasnya dengan torehan enam gol dan membantu Roma menembus peringkat ke-5. 

Mkhitaryan mengaku kini ia kembali bahagia dengan sepak bola. Ia menjelaskan jika ia lebih cocok dengan permainan di Roma sedang di Arsenal ia tampil sebagai pemain lain.

“Ketika saya masih berada di Arsenal, saya harus memenuhi banyak permintaan dari pelatih, orang-orang mengharapkan hal-hal yang berbeda dari saya,” buka Mkhitaryan kepada The Times.

“Filosofi Emery berbeda dengan Fonseca [pelatih Roma], disini saya merasa jauh lebih baik sebab kami memainkan sepak bola yang lebih baik dan saya kira lebih cocok dengan saya.”


Baca Juga:



“Saya lebih senang sepak bola Fonseca sebab kami bermain sangat ofensif, kami mencoba terus menguasai bola, itulah gaya bermain yang saya sukai,” imbuhnya.

Masa depan Mkhitaryan sendiri kini tengah dipertanyakan. Roma ingin mempermanenkannya namun terganjal usia yang tak lagi muda. Sedangkan Arsenal sudah siap kehilangan pemain asal Armenia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Arteta Senang Andai Roma Permanenkan Mkhitaryan, Begini Penjelasannya

Vivagoal Liga InggrisMikel Arteta mendukung penuh kepindahan Henrikh Mkhitaryan ke AS Roma. Pasalnya, Mkhitaryan tak masuk dalam rencananya untuk mengarungi musim mendatang. 

Mkhitaryan memutuskan hijrah bersama Serigala Ibu Kota pada musim panas kemarin.Dimana sang pemain datang dengan status pinjaman hingga akhir musim nanti.

Keputusan Arsenal melepas Mkhitaryan sendiri lantaran namanya saat itu tak dibutuhkan oleh Unai Emery. Dipasang sebagai seorang winger, sayang penampilannya berada di bawah ekspektasi. 

Sebaliknya, bersama Roma, Mkhitaryan berhasil mencuri perhatian sang pelatih, Paulo Fonseca. Meski kerap dihantam badai cedera, namun Mkhitaryan masih bisa mencetak enam gol dan tiga assist di Serie A.


Baca Juga: 


 Dilansir Daily Express, Roma pun berniat untuk mempermanenkan status Mkhitaryan pada musim panas nanti. Satu hal yang membuat mereka ragu ialah usianya yang sudah 31 tahun dimana Mkhitaryan meminta kontrak dengan durasi minimal tiga tahun.

Saat ini, kubu Arsenal juga tak tertarik memulangkan Mkhitaryan. Arteta bahkan disebut bahagia jika sang pemain benar-benar hengkang akhir musim mendatang.

Alasannya Arteta tak terlalu membutuhkan Mkhitaryan dalam taktiknya. Ia lebih memilih untuk memainkan para pemain yang jauh lebih muda ketimbang Mkhitaryan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Arsenal dan Roma Ragu Perpanjang Mkhitaryan, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Baik Arsenal maupun AS Roma ragu terkait masa depan Mkhitaryan. Keduanya kompak mempertimbangkan usia sang pemain yang tak lagi muda.

Mkhitaryan sendiri berlabuh ke AS Roma pada musim 2019/2020 ini, dengan status pemain pinjaman. Dalam kesepakatan tersebut sang pemain akan bertahan di Italia hingga akhir musim ini.

Di Roma sendiri, Mkhitaryan sejatinya tak cukup banyak mendapat menit bermain. Bukan karena minimnya kepercayaan sang pelatih, Paulo Fonseca, melainkan karena sang pemain terlalu sering cedera.


Baca Juga: 



Performa Mkhitaryan saat dimainkan sejatinya cukup mengesankan. Tercatat ia sudah membukukan enam gol dan tiga assist di Serie A.
Corriere dello Sport pun merilis jika Roma tertarik untuk mempermanenkan Mkhitaryan.

Namun Fonseca masih ragu akan hal tersebut. Hal ini dikarenakan usia sang pemain yang tak lagi muda yakni 31 tahun. Mkhitaryan juga menuntut kontrak hingga tiga musim ke depan di saat kondisi fisiknya belum menjanjikan.

Arsenal yang kini dilatih oleh Mikel Arteta disebut ingin memulangkan Mkhitaryan. Sang pelatih ingin menempatkan sang pemain sebagai gelandang serang yang merupakan posisi terbaiknya guna bersaing dengan Mesut Ozil.

Namun lagi-lagi faktor usia membuat manajemen klub berpikir dua kali. Arsenal kini sudah punya banyak gelandang serang dengan usia yang jauh lebih muda. Arteta diyakini belum pasti akan membawa Henrikh Mkhitaryan kembali ke London, juga belum pasti melepasnya ke AS Roma.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ini Pendapat Mkhitaryan Tentang Mourinho dan Klopp

Vivagoal Serie A – Henrikh Mkhitaryan mengaku merasakan hal yang begitu berbeda antara Jose Mourinho dan Jurgen Klopp.

Mkhitaryan menjadi sedikit pemain yang bisa merasakan tangan dingin pelatih top Eropa. Dalam kariernya, pemain asal Armenia itu pernah merasakan dilatih oleh Jose Mourinho dan Jurgen Klopp. Dua nama yang begitu disegani dalam sepak bola Eropa.

Baca juga: Menelisik Masa Depan Buffon Bersama Juventus

Dalam sebuah kesempatan Mkhitaryan kemudian menceritakan pengalamannya tersebut. Menurutnya Mourinho merupakan pelatih yang terus menuntut kemenangan saat bersama di Manchester United. Ia merasa ada banyak kesulitan saat dilatih pria asal Portugal tersebut.

“[Hubungan saya] dengan Mourinho adalah pengalaman yang paling rumit di dalam karier sepak bola saya; dia merupakan sosok pemenang alami,” ujar Mkhitaryan kala berbincang kepada Yevgeny Savin dilansir dari Football Italia.

“Dia ingin anda terus meraih kemenangan dan anda melakukan apa yang ia minta, itu sulit bagi semua orang. Perbedaan pendapat dan konflik pun terjadi, tapi tidak memberikan dampak yang besar atas kerja keras dan tiga trofi yang kami menangkan,” lanjutnya.

Dalam rentang waktu dua setengah tahun, Mourinho sukses mempersembahkan tiga trofi sekaligus ke Manchester United. Tiga trofi tersebut berasal dari ajang Liga Europa, Carabao Cup, serta Community Shield di mana Mkhitaryan turut andil di dalamnya.

Baca juga: Barcelona Bidik Playmaker Juventus Sebagai Pengganti Ivan Rakitic

Mkhitaryan kemudian menjelaskan pengalamannya saat dilatih Klopp di Borussia Dortmund. Pemain 31 tahun itu mengatakan jika Klopp lebih dari sekedar pelatih. Pria asal Jerman itu sudah seperti teman baginya.

“Klopp adalah seorang teman, seperti seorang ayah atau kakak bagi saya. Saat saya meninggalkan Dortmund, saya mulai memahami sepak bola sepenuhnya,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS