Tag: Irfan Jaya

Kontribusi Irfan Jaya untuk SSB yang Besarkan Namanya

Vivagoal – Liga Indonesia – Irfan Jaya pemilik tekad untuk terus membangun sepak bola di kampung halamannya. Ia akan memberikan semangat dan motivasi kepada Sekolah Sepak Bola Sinoa Bantaeng.

“Saya menginginkan untuk membangun kembali SSB saya yang membesarkan Nama saya sejak kecil yaitu SSB Sinoa Bantaeng yang sudah lama tidak aktif mengadakan latihan,” ujar Winger Persebaya kepada laman resmi klub.

Meski demikian, Irfan juga akan tetap fokus untuk menjalani karir di Persebaya Surabaya. Namun, dia juga akan berkontribusi terhadap SSB yang telah mengharumkan namanya.

“Untuk awal, saya akan mulai untuk memberikan beberapa alat latihan bola terlebih dahulu agar bisa kembali aktif lagi,” ujar pemain terbaik Liga 1 2017.

Sebelum ini, saya juga telah memberikan kontribusi kepada SSB Sinoa Bantaeng dengan memberikan Coaching Clinic di salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan.


Baca Juga:


“Saya juga pernah mengisi acara di Kabupaten Jeneponto dan diundang untuk melakukan pertandingan amal sekalian Coaching Clinic,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Suka Duka Irfan Jaya Berada di Persebaya Surabaya

Vivagoal – Liga Indonesia – Irfan Jaya, salah satu pemain sayap andalan Persebaya Surabaya telah membela klub tim berjuluk Bajul ijo sejak tahun 2017 silam. Banyak momen suka duka yang dialami oleh Irfan Jaya saat berada di tim kebanggaan Bonek Mania.

Winger Persebaya itu mengungkapkan bahwa penampilan Persebaya saat bermain di kandang merupakan salah satu suka dukanya saat berada di sana.

“Kami sangat senang ketika bisa mendapatkan poin penuh di kandang karena bisa membahagiakan semua fans Persebaya baik Bonek maupun Bonita,” ujar Irfan Jaya saat live Instagram bersama M. Hidayat.

“Namun sebaliknya, Bila kami bertanding dan tidak bisa mendapatkan poin sehingga tak membuat senang Bonek maupun Bonita kami merasa sangat menyesal. Itu sah satu hal dukanya,” lanjutnya.


Baca Juga:


Irfan Jaya juga menambahkan bahwa Persebaya merupakan klub kebanggaannya dengan alasan bisa mengantarkan pemain asal Sulawesi tersebut mendapatkan gelar pemain terbaik Liga 2 pada musim 2017.

“Sebelum berada di Persebaya, Saya sempat bermain di Makassar untuk membela PSM. Saat itu, pikiran saya campur aduk dan bingung antara tetap bertahan di Makassar atau pindah ke Persebaya Surabaya tapi di Liga 2. Akhirnya, tak berpikir panjang saya memilih Persebaya untuk bisa bermain lebih banyak lagi,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Irfan Jaya Sempat Merasa Tidak Pantas Membela Persebaya

Vivagoal – Liga Indonesia – Nama Irfan Jaya saat ini menjadi salah satu pemain sayap yang cukup diperhitungkan di kompetisi sepakbola level tertinggi, Liga 1 2020. Pemain mungil itu bahkan sempat jadi andalan timnas Indonesia pada ajang Asian Games 2018 lalu.

Karier Irfan sendiri mulai menanjak ketika ia membela Persebaya Surabaya pada Liga 2 2017. Kala itu, Irfan direkrut dari PSM Makassar U-21, dan langsung bisa membuktikan diri sebagai pemain penting dalam skuat Bajul Ijo.

Kendati begitu, Irfan mengaku kariernya tak begitu mulus di awal. Dia bahkan sempat merasa kecewa dan tak pantas bermain di kompetisi sepakbola Indonesia. Hal itu ia rasakan ketika melakoni debut untuk Persebaya pada Liga 2 2017 melawan Madiun Putra di Stadion Gelora Bung Tomo.

Kala itu, dirinya diturunkan pelatih Iwan Setiawan bersama Oktafianus Fernando dan Hidayat, yang juga sama-sama melakoni laga debut. Namun, mereka gagal membantu Persebaya yang berstatus sebagai tuan rumah menang atas Madiun Putra.


Baca Juga:


“Saya waktu itu kecewa dan down. Sempat berpikir kalau saya ini belum pantas mai di liga karena minim pengalaman bertanding. Tapi saya terus belajar dari pengalaman, dan alhamdulillah perlahan bisa dipercaya kembali,” cerita Irfan seperti dikutip dari situs resmi Persebaya.

“Tentu saja sedih karena di pertandingan perdana belum bisa memberi tiga poin buat tim dan suporter. Tapi laga saat itu menjadi motivasi saya kedepannya supaya bisa belajar dari kesalahan agar lebih baik.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Winger Persebaya Jalani Waktu Luang dengan Hal Ini

Vivagoal – Liga Indonesia – Irfan Jaya, pemain sayap Persebaya Surabaya memiliki cara cara tersendiri untuk mengisi waktu luang di akhir pekan ini.

Diketahui, Irfan Jaya memiliki hobi untuk bersepeda. Hampir setiap hari, pemain berusia 23 tahun itu mengisi waktu luang dengan gowes. Di kampung halamannya, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Irfan langsung membeli sepeda.

“Saya membeli sepeda di toko yang ada di Bantaeng. Saya tidak sendirian. Saya ditemani oleh anak saya untuk bersepeda,” ujar Irfan.

Masih awal bersepeda, Irfan masih belum bisa menempuh jarak jauh. Ia hanya bisa bersepeda sejauh tujuh kilometer.

“Dulu, Saya hanya bisa menempuh untuk bersepeda sekitar 7 kiloan namun track tersebut menanjak. Saya mulai dari Kota Bantaeng hingga finish di puncak Sinoa,” imbuhnya.


Baca Juga:


Ditengah mewabahnya virus Corona ini, Irfan menuturkan bahwa kondisi jalanan di Bantaeng sangat sepi.

“Jalanan disini dengan di Surabaya jauh sangat berbeda. Mewabahnya virus karena ini membuat jalanan tambah sepi sehingga saya menuju ke puncak Sinoa bisa berjalan dengan lancar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alasan Irfan Jaya Tetap di Persebaya

Vivagoal – Liga Indonesia – Irfan Jaya, salah satu pemain andalan Persebaya Surabaya telah mengambil keputusan untuk kembali memperkuat tim yang diasuh oleh Aji Santoso di kompetisi Liga 1 2020 mendatang.

Keputusan tersebut diambil oleh Irfan Jaya lantaran Persebaya merupakan salah satu tim yang paling banyak dikenal oleh pemain Timnas Indonesia tersebut.

Irfan Jaya juga memiliki alasan lain Kenapa dirinya memutuskan untuk bertahan lantaran dukungan besar dari para Bonek Mania dan Bonita.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

“Sampai saat ini, Bonek emang menjadi alasan saya untuk bertahan di Persebaya. Mereka selalu memberikan dukungan yang tak terhingga untuk Persebaya walaupun sedang tidak dalam kondisi yang terbaik,” ujar pemain yang memiliki dua anak tersebut.

Lantaran hal itu, Irfan Jaya menilai sangat betah dan nyaman untuk berada di Persebaya. Oleh karena itu tim baju hijau akan mengandalkan jasa dari Irfan Jaya di kompetisi Liga 1 2020 mendatang.

“Saya sangat merasa betah dan nyaman dengan kondisi tim saat ini. Untuk itu, Saya memilih untuk tetap bertahan di Persebaya Surabaya,” jelasnya kepada media olahraga.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Enam Pemain Perpanjang Masa Bakti Bersama Persebaya

Vivagoal – Liga Indonesia –  Manajemen Persebaya menepati janji untuk mengumumkan pemain yang bertahan untuk musim 2020 nanti. Beberapa pilar setuju memperpanjang masa baktinya untuk Bajul Ijo. 

Melalui laman resmi klub, tercatat enam pemain dipastikan bertahan. Rendi Irawan, Oktafianus Fernando, M Syaifudin, Abu Rizal Maulana, Irfan Jaya dan M Hidayat bakal menjadi bagian Green Force mengarungi musim 2020.

Rendi Irawan yang di awal musim sempat tampil kurang menjanjikan pada akhirnya mampu mencuri hati pelatih Aji Santoso. Sang pelatih pun berharap Rendi bisa terus berkembang di musim mendatang.

Baca Juga: Masuk dalam Rencana Persebaya Musim Depan, Punggawa Australia Sumringah

“Rendi memiliki penguasaan bola yang sangat bagus, salah satu yang terbaik di Indonesia saya rasa. Ada beberapa hal yang harus ditingkatkan Rendi untuk musim 2020, tapi saya yakin dia bisa memenuhi ekspektasi kami,” kata Aji Santoso.

Sementara itu, penyerang Irfan Jaya punya ambisi tersendiri untuk musim 2020 nanti. Dia berharap, cederanya di musim lalu tak berpengaruh banyak.

”Musim 2019 sebenarnya saya pribadi punya target bisa mencetak sepuluh gol. Namun, cedera dalam laga lawan PSIS membuat penampilan saya menurun dalam beberapa pertandingan berikutnya.

“Saya bertekad untuk lebih baik tahun depan, kaki saya sudah tidak ada masalah,” kata Irfan.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Lawan Persija, Persebaya Ingin Pulangkan Tiga Pemainnya Dari Timnas

VivagoalLiga Indonesia – Persebaya Surabaya dipastikan dalam kondisi timpang di beberapa laga Liga 1 2019 setelah tiga pemain andalannya dipanggil masuk timnas Indonesia. Hansamu Yama, Otavio Dutra dan Irfan Jaya akan mengikuti TC Timnas mulai 21 Agustus untuk persiapan laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Padahal, Persebaya harus melakoni dua laga sisa di putaran pertama Liga 1 2019 dengan menghadapi Persija Jakarta pada 24 Agustus dan bertandang ke markas Bhayangkara FC, 30 Agustus mendatang.

Baca juga: Pasca Dipukul Arema, Persebaya Siap Move On Kontra BLFC

Manajer tim Bajul Ijo, Candra Wahyudi mengaku pihaknya sementara mengusahakan agar bisa meminjam ketiga pemainnya itu untuk dua pertandingan penting tersebut. Namun andai tidak bisa, Candra mengutamakan laga melawan Persija, tiga pemainnya itu bisa tampil untuk Persebaya.

“Kami sedang menjajaki kemungkinan untuk meminjam atau meminta izin menggunakan tenaga ketiga pemain kami ketika melawan Persija. Seperti sebelumnya, ketika pemain dipanggil timnas, pasti ada komunikasi, dan kami upayakan itu.” jelas Candra.

“Sebenarnya ada dua pertandingan yang mana mereka tidak bisa main, termasuk melawan Bhayangkara. Kami coba nanti, setidaknya salah satu dari dua pertandingan itu, mudah-mudahan bisa dipinjam. Tidak harus formal, komunikasi lisan saja saya pikir cukup.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Karena Amido Balde, Gaya Bermain Irfan Jaya Hilang

Vivagoal Liga Indonesia – Penyerang sayap Persebaya Surabaya, Irfan Jaya mengaku sempat mendapat teguran dari pelatih Djadjang Nurjaman. Menurutnya, Coach Djanur menegur dirinya karena kurang memberikan umpan silang kepada penyerang Amido Balde.

Kini teguran yang dialamatkan kepada Irfan Jaya terbukti jitu. Sebab, Amido yang memang punya keunggulan dalam postur badan membuat Persebaya kini jadi tim terproduktif dengan melesakkan 25 gol dari enam laga baik di pertandingan uji coba maupun di turnamen Piala Presiden 2019.

Namun, karena strategi itu, Irfan mengatakan sampai harus mengorbankan gaya bermainnya yang dikenal kerap melakukan tusukan dari sisi kanan pertahanan lawan.

[irp]

“Jujur, karakter saya hilang. Dulu boleh menerobos masuk ke kotak pinalti. Tapi coach Djanur maunya saya crossing saja ke Amido Balde. Beberapa kali diminta fokus ke Balde, karena dia punya keunggulan dalam hal sundulan.” ungkap Irfan.

Kendati demikian, Irfan berjanji akan tetap menghormati putusan pelatih dan siap memberikan penampilan terbaiknya, meski bukan lagi sebagai mesin gol utama, tapi penyuplai bola.

Djadjang sendiri saat dikonfirmasi soal tegurannya ke Irfan Jaya enggan memberikan komentar lebih lanjut. Dia hanya menegaskan kalau dirinya tak pernah berusaha mengekang semua pemainnya, termasuk Irfan. Dia hanya memberikan saran demi memenangkan pertandingan.

“Saya tidak mau mengomentari satu persatu soal pemain. Lebih baik saya membahas soal tim. Yang jelas tidak ada penekanan baik kepada Irfan maupun lainnya. Semuanya diberi kebebasan.” Djanur menegaskan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Di Piala Presiden 2019, Irfan Jaya Tampil Stylish

VivagoalLiga Indonesia – Penampilan berbeda ditunjukkan Irfan Jaya saat melakoni sesi latihan tim Persebaya Surabaya di Lapangan Soegiri Pusdikpom, Cimahi. Penyerang 22 tahun itu terlihat memiliki gaya rambut baru dan berbeda.

Irfan sengaja memangkas tipis bagian samping dan membiarkan bagian atas rambutnya tetap lebat. Di beberapa titik pucuk rambutnya, Irfan memberinya warna pirang putih. “Ini saya sengaja baru potong kemarin. Kebetulan ada teman yang ajak ke Barber, ya saya coba gaya rambut baru dan minta disemir. Jadinya ya seperti inu.” cerita Irfan Jaya.

Lebih lanjut, Irfan mengaku sepanjang hidupnya baru kali ini menyemir rambutnya. Namun, khusus di Piala Presiden 2019 ini dia berniat tampil beda. Pasalnya, selama ini, Irfan dikenal dengan rambut cepak atau undercut dengan warna hitam alami.

[irp]

“Saya izin dulu sama istri mau ganti gaya, termasuk semir rambut ini. Saya kirim fotonya ke istri, istri bilang cocok. Sejauh ini tanggapan teman-teman juga positif, dan saya juga suka.” imbuh eks pemain PSM Makassar U-21 itu.

Rencananya, Irfan akan terus mempertahankan gaya rambut barunya ini sampai pagelaran Piala Presiden 2019 berakhir.

“Nanti dilihat dulu pertandingannya. Kalau tim lolos, saya akan teruskan ini selama ajang Piala Presiden 2019. Tapi kalau ternyata gagal, saya akan langsung cukur gundul.” tandas Irfan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

 

PSM Tak Mau Rusak Hubungan Dengan Persebaya Karena Irfan Jaya

VivagoalLiga Indonesia – PSM Makassar mengaku tidak ingin hubungan baiknya dengan Persebaya Surabaya rusak. Terlebih jika hubungan tersebut rusak karena PSM ingin mendatangkan Irfan Jaya.

Irfan Jaya sendiri ialah mantan pemain PSM Makassar U-21. Kesulitan menembus skuat utama tim Juku Eja, pemain asal Bantaeng, Sulawesi Selatan itu memutuskan hengkang ke Persebaya yang kala itu masih bermain di kompetisi Liga 2 2017 silam

Bersama Bajul Ijo, Irfan mampu menunjukkan performa apik. Ia didaulat jadi pemain terbaik Liga 2 musim lalu setelah berhasil melesakkan 11 gol dan 7 assist dan mengantar Persebaya juara.

Penampilan impresif Irfan berlanjut ke Liga 1 2018. Ia mampu membukukan 15 gol dari 33 penampilan bersama Bajul Ijo. Duetnya dengan David da Silva di lini depan bahkan membawa Persebaya jadi tim tersubur dengan torehan 60 gol.

[irp]

Atas semua capaian positifnya itu, PSM berminat membawa pulang Irfan untuk musim 2019 mendatang. Namun, Munafri Arifuddin, CEO PSM mengatakan pihaknya perlu berhati-hati jika ingin merekrut Irfan.

“Saya pribadi sudah sering kali menyampaikan keinginan kami untuk mendatangkan Irfan. Tapi, kami juga musti menghormati Persebaya sebagai klubnya yang sekarang,” tandas Munafri.

Irfan sendiri  masih terikat kontrak dengan Persebaya hingga akhir musim 2019 nanti. Karena hal tersebut, PSM tak bisa semaunya membujuk Irfan kembali ke Sulawesi Selatan.

“Ada aturan yang tidak boleh kami langgar, dan kami maunya Irfan ke PSM baik-baik. Karena kami tidak mau hubungan baik dengan Persebaya rusak,” tutup Munafri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS