Tag: James Rodriguez

Ancelotti Yakin Anak Emasnya Ogah Gabung ke Everton

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih The Toffees, Carlo Ancelotti telah mendapatkan izin dari para petinggi klub untuk merombak besar-besaran skuadnya. Meski begitu, Ancelotti pesimis James Rodriguez bakal susul dirinya ke Everton.

Pelatih berusia 61 tahun itu telah berbicara dengan pemilik Everton, Farhad Moshir. Farhad sendiri dikabarkan telah mendapatkan lampu hijau untuk Ancelotti belanja besar-besaran. Farhad berharap Everton dapat menjadi penantang yang diperhitungkan di Liga Inggris.

“Saya memiliki jaminan dari dewan untuk dapat meningkatkan kualitas pasukan saya. Kami membutuhkan pemain berkelas. Kami takan mempermasalahkan tua atau muda, pastinya kami lebih mengutamakan yang berpengalaman,” ucap Ancelotti dikutip dari Daily Mail.

 

Ancelotti yang santer dikaitkan dengan beberapa bintang Paris Saint-Germain seperti, Edinson Cavani, Thiago Silva dan Adrien Rabiot serta anak emas Ancelotti kala ia membela Los Blancos, James Rodriguez pun membantah rumor yang beredar.


Baca Juga:


“Semua pemain itu adalah pemain incaran saya kala berada di Napoli. Saya pikir mereka akan mengikuti saya. Rodriguez, saya selalu senang pernah bermain bersamanya. Kedatangan saya ke Munchen pun menjadi pemicu dirinya pergi ke Jerman.

“Saat ini Rodriguez pun diisukan akan segera bergabung dengan saya di Everton. Jujur saya menyukainya. Tapi dia adalah pemain Madrid dan saya pikir dirinya akan tetap bermain di Santiago Bernabeu.

“Tim akan mencarikan saya beberapa pemain yang saya tidak tahu tentang kualitasnya di pasaran. Tapi kami memiliki banyak pemain muda yang sangat berkualitas. Kami akan meningkatkan tim ini tanpa banyak perubahan,” tambah Ancelotti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Nama James Hilang Dalam Daftar Skuad Madrid Kontra Bilbao, Zidane: Dia Tak Mau Main

Vivagoal La Liga – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengungkapkan alasannya tak mengikutsertakan James Rodriguez di laga melawan Athletic Bilbao. Zidane mengaku kalau gelandang asal Kolombia tersebut enggan bermain.

James Rodriguez tak ada dalam daftar susunan pemain Real Madrid saat melawat ke San Mames, markas Athletic Bilbao, Minggu (5/7/2020) malam WIB. Tidak adanya sosok James di dalam starting line up Madrid maupun komposisi pemain pengganti membuat banyak pihak menilai James hanya tinggal menunggu waktu untuk segera angkat kaki dari Bernabeu.

James sendiri memang sangat jarang diberi kesempatan bermain oleh Zidane musim ini. Tercatat ia baru mengemas 14 penampilan di semua ajang musim ini dengan torehan satu gol dan dua assist. Gelandang berusia 28 tahun itu disebut punya hubungan yang kurang harmonis dengan Zidane.

Tapi Zidane menolak keras anggapan itu. Ia sejatinya tak membawa James ke San Mames karena mantan pemain AS Monaco itu sendiri yang tak bermain di laga tersebut.

“James tak ingin pergi ke markas Bilbao karena alasan pribadi. Saya tidak akan mengatakan hal lain tentang itu.” ucap Zidane dilansir dari Marca.


Baca Juga:


Untuk informasi, beberapa tim sudah siap menampung James andai benar-benar pergi musim panas ini. Arsenal, Everton dan Wolverhampton Wanderes disebut-sebut mengincar pemain yang punya tendangan keras kaki kiri tersebut.

Kendati demikian, dari ketiga klub diatas, Everton jadi yang terdepan mendapatkan jasa James karena faktor Carlo Ancelotti yang pernah menangani James semasa membesut Real Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

James Mengeluh Menit Bermain Kurang, Zidane: Hal Yang Normal

Vivagoal La Liga – James Rodriguez sempat mengeluh karena kurang banyak waktu bermain di Real Madrid. Sang pelatih, Zinedine Zidane memilih santai menanggapinya.

Secara keseluruhan, James cuma tampil sebanyak lima kali sebagai starter di La Liga Spanyol musim ini. Jika ditarik lebih jauh, James cuma sembilan kali jadi starter dari 14 penampilan di seluruh ajang musim ini.

Meski masih terikat kontrak bersama Real Madrid hingga musim panas 2021 mendatang, gelandang internasional Kolombia tersebut dikabarkan sudah tidak betah dan ingin hengkang pada bursa transfer tahun ini. James berkeinginan mencari klub yang bersedia memberinya waktu bermain yang banyak.

“Rumit ketika pelatih tidak memainkan sepanjang waktu. Anda tidak menunjukkan performa yang mengesankan ketika cuma diberi menit bermain sebentar.” sembur James.

Zidane sendiri enggan menanggapi keluhan gelandang berusia 28 tahun itu. Zidane hanya menyebut kekecewaan James itu benar adanya, namun ia hanya ingin fokus menyelesaikan musim ini dengan trofi juara Liga.


Baca Juga:


“Dia (James) sudah menyampaikan hal yang sebenarnya terjadi. Itu suatu hal yang normal ketika para pemain ingin banyak dimainkan, dan saya sangat memahami hal tersebut.” ucap Zidane dilansir dari Marca.

“James masih pemain kami dan dia juga ikut berlatih. Kami akan fokus menyelesaikan musim ini dengan sebaik-baiknya.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Madrid Tak Izinkan James Rodriguez Gabung Tim Rival

Vivagoal – La Liga – Gelandang Los Blancos, James Rodriguez telah menjalani masa yang berat di Santiago Bernabeu. James pun yang ingin hengkang telah memilih Atletico Madrid sebagai pelabuhannya selanjutnya. Sayangnya, Real Madrid tidak merestui keputusan James itu.

James Rodriguez telah memasuki masa yang buruk sebagai seorang pesepak bola. Ia yang berstatus sebagai pemain klub elit dunia, Real Madrid tak mendapatkan jam regular seperti yang diimpikan oleh para pesepak bola lainnya.

Pemain asal Kolombia ini pun mulai berpikiran untuk meninggalkan Bernabeu demi mendapatkan jam bermain yang menjanjikan. Ayah tiri James, Juan Carlos Restrepo pun mengatakan pada Radio Matre bahwa James memilih Atletico untuk pelabuhannya.

Restrepo menjelaskan alasan James memilih Atletico Madrid karena ia telah nyaman dengan suasana di Spanyol. Sayangnya, niat James untuk bergabung dengan rival ditolak oleh pihak manajemen Real Madrid.


Baca Juga:


“James merasa nyaman tinggal di Spanyol, pribadinya bahkan enggan untuk pindah ke negara lain. Dan bila transfer akan terjadi, maka James tampaknya lebih suka berada di Atletico Madrid.

“Namun bukan berarti tidak ada upaya dari tim di luar Spanyol yang menginginkannya. Madrid belum dapat melepas James tentu karena mereka menganggap James menjadi salah satu pemain penting untuk mereka.

“Dan Real pastinya ingin mendominasi persepakbolaan di La Liga dan dunia. Kemudian ada tawaran untuk James dari Napoli, saya tidak berpikir James telah menutup negosiasi dengan Napoli.

“Napoli adalah klub penting dengan prospek yang sangat baik. Tapi apapun klub masa depan James, satu harapan kami. Semoga semua teka-teki ini cepat berakhir,” ucap Restrepo.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bukti Dua Bintang Madrid Ini Memang Layak Ditepikan Zidane

Vivagoal La Liga – Ada banyak alasan untuk menjagokan Real Madrid sebagai calon juara Laliga musim ini. Selain sudah berada di puncak klasemen, kiper mereka Thibaut Courtois juga berada di garis terdepan untuk mendapatkan trofi Zamora, dan Sergio Ramos sah menjadi bek paling tajam sepanjang sejarah La Liga.

Hal itu ditambah lagi dengan makin apiknya kombinasi Eden Hazard dan Karim Benzema di lini serang, ditunjang dengan konsistensi permainan yang diperagakan Vinicius Jr dari sisi kanan sektor penyerangan Los Blancos.

Namun, di balik beberapa hal positif tersebut, berdasarkan catatan Marca, Madrid tetap saja menyimpan sejumlah masalah, khususnya dengan keberadaan Gareth Bale dan James Rodriguez dalam skuad Zinedine Zidane.

Bale dan James tidak benar-benar berada pada level yang sama dengan rekan-rekannya sejak kembalinya La Liga pasca diliburkan selama tiga bulan akibat pandemi virus Corona. Madrid yang sedang on fire memburu trofi Liga, tapi dua pemain ini masih bingung sendiri.

Sebenarnya Zidane sudah coba memberikan kesempatan keduanya, tapi sangat terlihat keduanya sulit terhubung dengan rekan-rekan lainnya di lapangan. Setiap kali Bale dan James diturunkan, keduanya justru merusak pola permainan Madrid.

Di laga kontra Mallorca, Bale yang dimainkan sebagai starter tidak benar-benar terlibat dalam pertandingan, hingga akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Marco Asensio. Bale sudah buruk, James malah ada satu level di bawahnya.


Baca Juga:


Diberi kesempatan jadi starter kontra Real Sociedad, James tampil begitu lambat, tidak sesuai tempo permainan yang diusung Eden Hazard cs, tidak presisi dan sama sekali tidak menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melepaskan tendangan keras dari area luar kotak penalti.

Situasi semakin rumit karena dalam dua hari terakhir, James malah banyak bicara dengan mengungkapkan kegagalannya pindah ke Atletico Madrid.

Zidane sebenarnya diyakini masih berniat melibatkan keduanya di sisa musim ini. Tapi kegagalan memaksimalkan kesempatan yang diberikan membuat Zidane sepertinya bakal memarkir kembali Bale dan James hingga akhir musim ini sebelum dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Legenda Kolombia Sesalkan Keputusan James Kembali ke Madrid Ketimbang Bertahan Di Bayern

VivagoalLa Liga – Legenda timnas Kolombia, Faustino Asprilla menilai James Rodriguez sudah melakukan kesalahan ketika memutuskan kembali ke Real Madrid. Menurutnya, James harusnya menerima tawaran bertahan di Bayern Munchen.

Sebagaimana yang diketahui, James Rodriguez sempat menjalani masa peminjaman dua musim di Bayern Munchen, dan baru selesai pada awal musim ini. Sejatinya, Bayern sudah mengungkapkan keinginannya untuk menahan gelandang 28 tahun itu agar tetap di Allianz Arena.

CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge mengungkapkan bahwa sudah sempat terjadi pertemuan dengan sang pemain untuk membahas kelanjutan nasibnya di Bayern. Namun, mereka batal mengaktifkan opsi pembelian James karena pemain Kolombia itu yang memintanya sendiri.

“Kami sudah melakukan pembicaraan personal dengan James, dan dia meminta kami untuk tak memilih mengaktifkan opsi pembelian.” ucap Rummenigge dilansir dari Marca.

“Dia ingin bermain dan menjadi starter disini. Tapi hal itu tak bisa digaransi. Secara personal saya sebenarnya sangat menyayangkannya.” sambungnya.

Pada prosesnya, James akhirnya memilih opsi untuk kembali ke pelukan Madrid sebagai klub asalnya pada awal musim panas kemarin. Namun, keputusan ini jadi blunder karena sekembalinya ke Bernabeu, James belum bisa menarik perhatian Zidane sebagai juru taktik tim.


Baca Juga:



Untuk musim ini saja, dia baru diturunkan sebanyak 8 kali di ajang LaLiga Spanyol dari 31 laga yang sudah dimainkan Madrid. Dari jumlah sebanyak itu, tercatat hanya enam kali James diturunkan sebagai starter namun tak sekalipun bermain full selama 90 menit.

Kondisi ini pun sangat disayangkan Faustino Asprilla karena James sebenarnya merupakan aset paling penting buat timnas Kolombia saat ini.

“Tampaknya sangat aneh bagi saya ketika James memutuskan untuk tidak bertahan di Bayern Munchen. Ini adalah konsekuensi dari keputusan yang buruk.” ucap Aprilla dikutip dari Marca.

“Kebahagiaan seorang pemain sepakbola adalah bisa terus bermain. Dan Di Bayern dia akan lebih dihargai. Jika James bertahan, minimal dia bisa mendapat jaminan menit bermain. Sederhana saja.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Faktor Ini Jadi Alasan James Rodriguez Batal Pindah ke Atletico

Vivagoal La Liga – Ayah James Rodriguez, Juan Carlos Restrepo mengungkapkan alasan Real Madrid enggan melepas anaknya ke Atletico Madrid pada bursa musim panas 2019 kemarin. Ia menilai rivalitas tim sekota hal utama yang bikin James batal pindah ke Atletico.

Sebelumnya, pada awal musim ini, Atletico sebenarnya memasukkan James Rodriguez dalam daftar beli mereka untuk menutupi pos yang ditinggalkan beberapa pemain bintangnya, seperti Diego Godin yang berlabuh ke Inter Milan, Felipe Luiz ke Flamengo, Antoine Griezmann menyeberang ke Barcelona, Lucas Hernandez terbang ke Jerman bergabung dengan Bayern Munchen, dan Rodri ke Manchester City.

Presiden Atletico, Enrique Cerezo sudah terang-terangan mengaku dirinya sedang berusaha mendekati James. Hubungannya yang baik dengan tim rival sekota, Madrid diklaim akan memuluskan proses perpindahan gelandang 28 tahun itu ke Wanda Metropolitano

“Selalu ada hubungan yang harmonis dengan Madrid, termasuk dengan semua tim di Spanyol. Ketika kami tertarik dengan seorang pemain, siapapun itu, kami akan berbicara, memeriksa dan pada akhirnya kami berusaha merekrutnya masuk ke tim kami.” ujar Cerezo dilansir dari Soccerway.


Baca Juga:


“Mengenai James, jika ternyata diputuskan bahwa dia termasuk pemain yang bisa didatangkan, maka itu akan lebih baik lagi.” Cerezo menambahkan.

Sayangnya, keinginan Atletico dan James untuk bisa bersama terhalang oleh Madrid yang di menit-menit terakhir membatalkan kesepakatan dengan Atletico. Ayah James sendiri memprediksi, bahwa faktor rivalitas satu kota jadi alasan utama kedua tim gagal mencapai titik temu.

“Ada pembicaraan antara Real Madrid dengan Atletico di musim panas lalu. Tapi pada akhirnya Real Madrid ingin jadi nomor satu di kota Madrid dan mendominasi Spanyol termasuk di seluruh dunia.” ucap ayah James seperti dilansir dari Marca.

“Karena itu, mereka menganggap sebuah kesalahan jika melepas James ke klub rival dan memutuskan untuk tidak menjualnya jika ia tidak pindah ke Napoli. Pasalnya, ketika Atletico masuk memberi tawaran, Madrid menempatkan Napoli di belakang kepalanya.” semburnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kisah Kandasnya Transfer James Rodriguez ke Atletico Madrid

Vivagoal La Liga – Kepindahan James Rodriguez ke Atletico Madrid awal musim ini sebenarnya sudah nyaris terealisasi. Sayang, hingga bursa transfer musim panas kemarin ditutup, proses kepindahan tersebut urung terwujud. Kondisi ini lantas membuat James merasa perlu untuk angkat bicara.

Sebagaimana yang diwartakan oleh AS, gelandang asal Kolombia itu sebenarnya sudah berusaha sangat keras untuk bisa secepatnya angkat kaki dari Santiago Bernabeu karena tak kunjung mendapat menit bermain pasca menjalani masa peminjaman selama dua musim di Bayern Munchen.

Pada bursa musim panas 2019 kemarin, beberapa klub sudah secara terbuka menyatakan minatnya menggunakan jasa James, seperti Napoli dan Atletico Madrid. Dan karena faktor ingin balas dendam ke El Real yang sudah mencampakkannya, James diklaim memilih berlabuh ke Wanda Metropolitano ketimbang bermain di Serie A Italia bersama Napoli.

Saat itu, status James sebenarnya sudah 80 persen menjadi pemain Atletico, tinggal menunggu kepastian transfer dari presiden Madrid, Florentino Perez. Namun pada kenyataannya, Madrid sengaja menggantung proses negosiasi tersebut hingga bursa akhirnya tertutup pada 2 September 2019.

“Kami tahu kondisi James di Real Madrid, dia tidak ingin bertahan disana dan Madrid juga tidak menginginkan dia bertahan. Oleh karenanya, akan bagus jika Madrid membawanya kesini. Tapi semuanya batal karena tergantung presiden Real Madrid.” tandas Gil Marin, presiden Atletico Madrid saat itu.

Yang membuat James kemudian tidak habis pikir, kenapa presiden Florentino Perez memveto transfernya ke Atletico, padahal Zidane sudah mengklaim dirinya tidak masuk dalam rencana skuad Madrid musim ini.

“Ada tawaran bagus dari sebuah klub di Spanyol, saya enggan menyebutkan namanya tapi Real Madrid malah menolaknya. Padahal klub itu yang saya inginkan, tapi mereka enggan melepasku pergi, mereka tidak ingin saya ke klub rival.” ungkap James seperti dilansir dari AS.


Baca Juga:


“Pada latihan pertama bulan Agustus 2019, pelatih tak mengikutkanku dalam pembahasan soal taktik. Saya sungguh tidak nyaman dengan situasi itu karena hal tersebut belum pernah saya alami sebelumnya.” kesal James lagi.

“Mereka menginginkan saya pindah ke Italia atau ke China, tapi saya tidak cocok. Agenku Jorge Mendes mengatakan Madrid memintaku pindah ke China, tapi saya tidak mau kesana, karena saya merasa masih bisa bermain di level tertinggi di sepakbola Eropa.” jelas James.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

James Rodriguez Tak Mengerti Alasan Dirinya Jarang Dimainkan Zidane

Vivagoal La Liga – Minimnya kesempatan bermain yang didapatkan oleh James Rodriguez di Real Madrid membuat pemain asal Kolombia tersebut bingung. Dia mengaku tidak tahu apa yang membuat dirinya jarang dimainkan.

Sejak kembali dari masa peminjaman di Bayern Munchen selama dua musim, nasib James Rodriguez di El Real tak banyak yang berubah. Gelandang berusia 28 tahun itu masih tetap saja lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan sepanjang musim 2019/2020 ini.

James yang saat ini sedang menjalani musim keenamnya bersama Los Blancos tercatat baru delapan kali bermain di ajang La Liga Spanyol dari 31 pekan berlalu namun hanya enam diantaranya sebagai starter dan tak sekalipun ia dimainkan full selama 90 menit.

Jika merujuk sejak pertama kali Zidane ditunjuk jadi pelatih Madrid musim panas 2016 silam, James hanya 68 kali dimainkan dari 202 laga yang dipimpin oleh pelatih asal Prancis tersebut.


Baca Juga:


Situasi ini membuat James sendiri juga bingung. Ia mengaku sudah berusaha mencari jawaban kenapa dirinya jarang dimainkan meski punya kondisi fisik yang prima.

“Itu sungguh pertanyaan yang sangat bagus, karena saya juga ingin tahu kenapa. Mungkin ketika tim meraih banyak trofi dengan pemain yang itu-itu saja, sulit bagi pelatih melakukan perubahan. Situasi semakin sulit jika pelatih sudah enggan memberikanmu menit bermain reguler.” ucap James seperti dilansir dari Marca.

“Padahal, sungguh sulit untuk menunjukkan kemampuan saat anda hanya diberi waktu bermain yang sedikit. Anda tak bisa melakukan semua aksi yang anda kuasai, mereka yang berkecimpung di dunia sepakbola pasti tahu apa yang sama maksud.” sambungnya.

“Saya sama sekali tak ada masalah dengan pelatih, namun pelatih juga punya selera sendiri-sendiri, namun kami punya hubungan kerja normal saja.” tutup James.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Respon Zidane Atas Comebacknya James Rodriguez

VivagoalLa LigaGelandang Real Madrid, James Rodriguez, akhirnya mendapat kepercayaan merumput saat El Real membungkam Real Sociedad 2-1. Sayang, James, gagal menjawab kepercayaan untuk tampil impresif. 

Gelandang asal Kolombia itu diturunkan sejak awal saat Madrid melawat ke Anoeta Stadium, markas Real Sociedad dalam lanjutan LaLiga Spanyol pekan ke-30, Senin (22/6/2020) dinihari WIB. Pelatih El Real, Zinedine Zidane memainkan James di sisi kanan yang bukan posisi aslinya karena Vinicius mengisi pos sayap kiri.

Hasilnya,  James tak sekalipun melepaskan tembakan ke arah gawang selama berada di atas lapangan. Pesepakbola berusia 28 tahun itu juga cuma sekali melakukan dribble, tiga kali penguasaan bola direbut lawan, dan empat kali gagal melakukan sentuhan pada bola.

Zidane yang tahu bahwa James tidak bermain dengan maksimal digeser ke sisi kiri, sementara Vinicius pindah ke sisi sebaliknya pada menit ke-30. Namun, performanya tak lebih baik disana.


Baca Juga:


Secara keseluruhan, perannya tidak begitu signifikan seperti Vinicius Jr dan Federico Valverde. Namun demikian, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tetap mengapresiasi penampilan pemain asli Kolombia tersebut. 

 “Saya melihat dia tampil bagus, terlibat dalam permainan, dan menginginkan bola. Ini sebuah langkah lain, dan kita akan melihat dia tampil sedikit demi sedikit,” ucap Zidane dilansir dari Soccerway.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS