
Obrolan Vigo: James Rodriguez yang Sudah Selesai di Eropa
Vivagoal – Berita Bola – James Rodriguez sempat ingin menjejal lagi Eropa pasca tampil apik bersama Timnas Kolombia di Copa America 2024 kemarin. Rayo Vallecano sempat datang menglurukan tangan namun kiprah sang pemaindi benua biru nampaknya memang sudah selesai.
Oktober 2024 lalu, Vivagoal sempat menuliskan kesempatan yang bisa saja direngkuh James ketika mentas bersama Rayo Vallecano. Tim asal Madrid menampungnya pasca ia memutus kontrak bersama Sao Paulo guna mentas lagi di benua biru. Jersie nomor 10 diberikan dan harapan bermain layaknya di Copa seakan dibumbungkan oleh Los Vallecas.
Namun yang terjadi justru sebaliknya, James tak masuk dalam rencana Inigo Perez di tim utama dan Inigo Perez di tim utama. Bersama Rayo, hanya 7 laga yang dimainkan dari Agustus hingga Januari 2025. Dalam periode tersebut, hanya ada satu assist yang dilesatkan. James gagal hadir untuk membuktukan kapastiasnya sebagai MVP di Copa Amerika yang sukses hantarkan Kolombia ke partai puncak.

Sejatinya, masih ada asa untuk membuantya bertahan di Eropa. Laman O Jogo sempat mengklaim ada potensi ia kembali ke Premier League. Pasca Real Madrid, ia sempat diminta Carlo Ancelotti main di Everton dan mentas lumayan banyak di sana. Beberapa tim macam Aston Villa, Wolverhampton, Fulham hingga Nottingham Forest tertarik membawanya ke Negeri Raja Charles.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Nicolas Anelka, Sang Kutu Loncat dengan CV Mentereng
- Obrolan Vigo: Michael Essien, Sang Gelandang Pengelana
- Obrolan Vigo: Proyek Ambisisius Nottingham Forest yang Terlihat Nyata
- Obrolan Vigo: David Moyes seakan Ditakdirkan untuk Everton
Namun tak ada penawaran yang akhirnya datang dari Eropa. Di sisi lain, Club Leon datang memberikan penawaran. Hasrat untuk bisa mentas lagi layaknya Radamel Falcao di Rayo sirna. James pun pergi ke Meksiko dan meneken kontrak hingga akhir Desember 2025 dan karir Eropanya, mau tak mau berakhir prematur. Namun ada hal besar yang ditawarkan Leon, mentas di Piala Dunia Antar Klub 2025 dan garansi menit bermian yang lebih baik.
Menurut jurnalis Kolombia, Tito Puccetti kepada TUDN, seperti diwartakan Marca, keputusan hengkangnya James ke Meksiko lantaralantaran sang pemain masih ingin mendulang kesuksesan di kancah internasional dan tak semata hengkang karena uang. “Ia melihat ada potensi sukses di sana,”
James disebut masih ingin mentas di level tertinggi bersama Leon guna membalaskan performa mengecewakan selama empat bulan ketika mentas di Spanyol. Di Piala Dunia Antar Klub 2025, Leon bergabung di Grup D bersama Chelsea, Flamengo, Esperance de Tunis. Gelaran akan dimainkan pada pertengahan Juni tahun ini.
Meksiko memang menjadi tanah yang belakangan lumayan ramah untuk nama-nama besar Eropa. Beberapa sosok seperti Andre-Pierre Gignac, Dani Alves hingga Keisuke Honda pernah mentas di sana. Bahkan jika mau menarik jauh ke belakang, Pep Guardiola juga memutuskan mengakhiri karir sepakbolanya di Meksiko bersama Dorados Sinaloa.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pilar Penting yang Sempat Hantarkan Valencia Berjaya
- 5 Fakta Negara dengan Rangking FIFA Terendah yang Main di Piala Dunia
- 5 Fakta Nasib Pemilik Satu Caps di Timnas Inggris
- 5 Fakta Klub yang Menumpang di Liga Lain
Bersama Leon, James mendapatkan apa yang ia tak bisa rengkuh di Rayo yakni menit bermain yang mumpuni. Sejak merapat pada pertengahan Januari 2025 kemarin, ia sudah mentas dalam 12 laga di Liga MX dan mengepak dua gol serta 6 assist bagi timnya. Performanya ketika masih memperkuat Kolombia di Copa America 2024 terlihat jelas di kompetisi tersebut. Ia sudah mengepak dua gol dan empat assist.

Ia masih mampu membuktikan diri kala mendapatkan kesempatan bermain lebih. James seperti ini yang sejatinya diharapkan bisa mentas di Rayo. Namun kenyataan sama sekali tak demikian terjadi. Di usia yang sudah 33 tahun, kebugaran sang pemain untuk terus mentas di level tertinggi Eropa memang diragukan. Namun situasi serupa tak terjadi di Liga MX maupun Amerika Selatan lain.
Agak kecil menilik potensinya untuk mentas lagi di Eropa pasca bermain di Meksiko. Meski begitu, harapan sejatinya tetap ada. Florian Thauvin bisa menjadi contoh. Pemain asal Pemenang Piala Dunia 2018 itu sempat mentas di Tigres UANL selama dua musim sebelum akhirnya kembali ke Eropa dan memperkuat Udinese sejak 2023 kemarin.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















