Tag: Keylor Navas

Alisson Pimpin Daftar 20 Kiper dengan Rasio Kebobolan Terendah di Eropa

Vivagoal Liga Inggris – Performa menawan Liverpool musim ini tidak lepas dari peran Alisson Becker. Terbukti kiper asal Brasil tersebut tercatat punya rasio kebobolan paling rendah di antara kiper di liga-liga top Eropa.

Sederet penjaga gawang belakangan menjadi pemain kunci bagi tim-tim besar Eropa. Sebut saja Alisson Becker (Liverpool) dan Ederson Moraes (Manchester City) menjadi yang terbaik di Premier League. Jan Oblak (Atletico Madrid) dan Marc Andre Ter Stegen (Barcelona) berstatus kiper kelas dunia di La Liga. Sementara, di Bundesliga ada Manuel Nuer yang memperkuat Bayern Munchen.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Dari sederet nama kiper top yang ada, ada perhitungan menarik yang menunjukkan siapa yang terbaik dari rasio kebobolan musim ini. Berikut data 20 kiper dengan rasio kebobolan terendah di Eropa dilansir dari Give Me Sports;

  1. Kasper Schmeichel (Leicester) – 87 menit per gol.

Main : 25
Clean Sheets: 8
Rasio clean sheets: 32 persen.
Kebobolan: 26
Rasio Kebobolan per laga: 1.04

  1. Adrian (Liverpool) – 87 menit per gol.

Main : 10
Clean Sheets: 2
Rasio clean sheets: 20 persen.
Kebobolan: 9
Rasio Kebobolan per laga: 0.9

  1. Alban Lafont (Nantes) – 90 menit per gol.

Main : 22
Clean Sheets: 9
Rasio clean sheets: 40.9 persen.
Kebobolan: 22
Rasio Kebobolan per laga: 1

  1. Geronimo Rulli (Montpellier) – 90 menit per gol.

Main : 20
Clean Sheets: 6
Rasio clean sheets: 30 persen.
Kebobolan: 20
Rasio Kebobolan per laga: 1

  1. Alfred Gomis (Dijon) – 93 menit per gol.

Main : 17
Clean Sheets: 6
Rasio clean sheets: 35.3 persen.
Kebobolan: 16
Rasio Kebobolan per laga: 0.94

Layaknya Messi, Keylor Navas Sebut Neymar Ada Di Level dan Dunia Berbeda

0

Vivagoal Ligue 1 – Pujian untuk Neymar diungkapkan oleh kiper Paris Saint-Germain, Keylor Navas. Hal tersebut dikatakannya usai pemain asal Brasil itu memborong dua gol kemenangan Les Parisiens atas Lille.

Paris Saint-Germain memetik poin penuh dalam lawatannya ke markas Lille dalam laga lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-21, Senin (27/1/2020) dinihari WIB. Les Parisiens menang 2-0 berkat brace yang dibuat oleh pemain termahal dunia, Neymar pada menit ke-28 dan 52.

Baca juga: Neymar Dedikasikan Golnya Tuk Legenda NBA, Kobe Bryant

Bermain di Stade Pierre Mauroy, Lille, Neymar yang dimainkan selama 90 menit tampil cukup apik dengan membukukan dua shots on target yang kesemuanya berbuah gol. Penyerang 27 tahun itu juga mencatatkan tiga umpan kunci dengan 83 melakukan sentuhan bola dan mencatatkan akurasi umpan sukses sebesar 86.3%.

Dengan dua tambahan golnya itu, secara keseluruhan, Neymar musim ini sudah mencetak 13 gol dan 9 assist dari 16 pertandingan di semua kompetisi. Kontribusi besar Neymar ini yang kemudian membuat Navas tak sungkan tuk melontarkan pujian buat mantan pemain Barcelona tersebut.

“Neymar adalah pemain di level yang sama sekali berbeda, di dunia yang berbeda. Kami sangat senang bisa memilikinya di tim karena dia sudah membantu kami, dan membuat kami jauh lebih kuat.” sanjung Navas dilansir dari Soccerway.

“Saya tahu dia sangat berkomitmen pada PSG. Dan buat saya, merupakan kesempatan yang istimewa bisa bermain dengan pemain-pemain yang ada di level luar biasa. Sebagai penjaga gawang, saya merasa lebih tenang dan percaya pada kemampuan dia. Saya tahu, Neymar akan selalu melakukan pekerjaannya dengan baik.” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kokohnya Pertahanan PSG dan Catatan Clean Sheet Keylor Navas

Vivagoal Liga Champions – Sebelumnya, Paris Saint-Germain menutup fase grup Liga Champions dengan cara yang meyakinkan. Menjamu Galatasaray di Stade Parc des Princes, PSG menang dengan skor telak 5-0.

Berkat kemenangan ini, skuad besutan Thomas Tuchel menuntaskan laga di grup A dengan koleksi 16 poin, unggul lima angka dari raksasa LaLiga Spanyol, Real Madrid yang menempati posisi kedua.

Baca juga: Solskjaer Usahakan Tiga Pemain Ini Bela MU Januari Nanti

Berhasil lolos sebagai juara grup, PSG juga membuat satu catatan apik dengan menjadi tim sebagai pertahanan terkuat di di fase grup Liga Champions musim ini.

Dari enam pertandingan, gawang PSG yang dikawal Keylor Navas hanya kemasukan dua gol. Adapun dua gol tersebut tercipta saat PSG diimbangi Madrid di Santiago Bernabeu. Artinya, lima laga lainnya, Navas mampu menorehkan clean sheet.

Oleh karenanya, PSG sepatutnya berterima kasih kepada Real Madrid yang mau menukar kiper mereka, Keylor Navas dengan Areola. Pasalnya, jika bukan karena performa gemilang Navas di bawah mistar gawang, bisa jadi hasilnya akan berbeda.

Sebagai bukti, Squawka mencatat, selama lima bulan berseragam PSG, Navas sudah bisa membukukan 20 clean sheet termasuk lima yang dibuat di ajang Liga Champions musim ini. Sungguh sebuah catatan yang sangat impresif.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Di sisi lain, PSG juga tidak bisa mengesampingkan peran besar Thomas Tuchel. Selama membesut Les Parisiens, Tuchel yang sudah mencatatkan 78 pertandingan mampu membuat catatan bersih tanpa kebobolan sebanyak 34 pertandingan. Jika dirata-ratakan, rekor kebobolan PSG selama 1,5 musim dibesut Tuchel hanya di angka 43%, fantastis.

“Kami bermain sebagai tim dan itu hal yang paling penting buat saya. Tim bermain dengan banyak energi, agresivitas dan intensitas. Kami berhasil memuncaki grup, dan itu bagus.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi PSG.

“Kami memiliki beberapa laga tandang yang sulit, tetapi tim selalu melakukan apa yang diperlukan untuk menang. Lima kemenangan dan lima clean sheet. Sekarang kami harus melihat ke Coupe de France, Coupe de la Ligue dan mendapatkan bentuk untuk melakoni laga di babak 16.” Tuchel menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Kiper Kosta Rika Bingung Kenapa Real Madrid Menendangnya

0

Vivagoal Ligue 1  –  Penjaga gawang Paris Saint-Germain, Keylor Navas masih menyangsikan akhir karirnya bersama Real Madrid. Menurutnya keputusan hengkang dari Madrid adalah hal teraneh dalam hidupnya. Mengapa demikian?

“Ada hal-hal yang terjadi dan saya tidak tahu mengapa mereka terjadi,” ujar Navas kepada El Chiringuito, seperti dinukil dari Goal International 

“Saya selalu berusaha menyimpan kenangan indah. Saya memiliki kenangan indah dengan Zinedine Zidane, ia banyak mendukung saya dan saya berterima kasih atas kepercayaan dia terhadap saya.”

Di akhir karirnya bersama Los Blancos, ia memang kalah bersaing dengan Thibaut Courtois. Ia harus rela menjadi nomor dua dan akhirnya dilepas. Setelahnya, Navas pun meningkat kontrak empat tahun bersama PSG yang siap memberikan kesempatan bermain reguler.

Baca Juga: Prediksi PSG vs Nantes: Sejarah Berpihak ke Tuan Rumah

Sehari sebelumnya, saat jalan di lapangan, saya menuju ke sisi kiri [ke area pemain Madrid] tapi kemudian berpikir: ‘Oh bukan, harusnya ke sisi lain’,” tutur Navas.

“Saya mengapresiasi orang yang menyanyi untuk saya. Saya selalu berterima kasih kepada fans itu. Saya membuat kesalahan tapi mereka selalu mendukung saya,” pungkasnya

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Navas Puji Performa Kylian Mbappe di PSG

Vivagoal Ligue 1Keylor Navas, kiper Paris Saint-Germain mengungkapkan bahwa dirinya senang mempunyai rekan setimnya seperti Kylian Mbappe. Dia merasa selalu mengeluarkan seluruh performa timnya.

Keylor Navas telah mendarat ke Paris Saint-Germain dari klub raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid pada akhir batas waktu transfer pada bulan September dengan penjaga gawang berkebangsaan Kosta Rika dengan kontrak empat tahun di Les Perisens.

Kiper yang berusia 32 tahun tersebut merupakan penjaga gawang Liga Champions tiga kali di Real Madrid sehingga diharapkan bahwa levelnya pada sepakbola Eropa dapat membantu skuad Thomas Tuchel mengambil langkah yang tepat dalam kompetisi Eropa pada musim 2019/20.

Baca Juga: Main Bersama, Begini Bahayanya Duet Mbappe dan Icardi

Sedangkan, pemain berkebangsaan Prancis, Kylian Mbappe sampai saat ini telah membukukan delapan gol dalam sembilan pertandingan pada semua kompetisi musim 2019/20.

Keylor Navas mengungkapkan bahwa kehadiran pemain berumur 20 tahun tersebut dalam serangan telah memberi banyak alasan bagi timnya untuk optimis dalam pertandingan musim 2019/20.

“Dia merupakan pemain masih sangat belia yang dapat melakukan hal-hal yang luar biasa untuk usianya saat ini,” ujar pemain berkebangsaan Kosta Rika.

“Selain apa yang Anda telah ketahui dan Anda amati saat ini, dia memang merupakan pemain yang memiliki bakat terpendam. Mbappe juga memiliki kualitas dan dribble yang baik. Dia memiliki gerakan yang yang dapat membantu timnya meraih kemenangan,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kiper Ini Menyesal Pindah dari Real Madrid

0

VivagoalLa LigaAndriy Lunin mengaku sangat menyesal pergi meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu. Pasalnya, andai saja ia mau bersabar, maka dirinya bisa saja bermain lebih sering setelah Keylor Navas dipastikan pindah ke PSG.

Sebelumnya, pelatih El Real, Zinedine Zidane memastikan bahwa Lunin tidak masuk dalam rencana skuatnya musim ini. Hal itu dikarenakan Madrid kala itu punya dua kiper berkualitas dalam diri Thibaut Cortouis dan Keylor Navs.

Zidane waktu itu berpendapat bahwa Keylor Navas batal dilepas setelah kiper ketiga mereka, Luca Zidane sudah lebih dulu dilepas ke Racing Santander. Oleh karenanya, Lunin pun akhirnya memilih menerima pinangan Valladolid, minimal ia bisa mendapat menit bermain yang lebih banyak musim 2019/2020 ini.

Apes buat Lunin, setelah proses kepindahannya ke Valladolid tuntas, PSG datang tuk menyelesaikan transfer Keylor Navas. Kepastian pindahnya Navas ini diumumkan secara resmi pada detik-detik terakhir jendela transfer musim panas 2019 ditutup 2 September lalu. Kiper asal Kosta Rika itu sepakat diikat kontrak hingga 2023.

Lunin meyakini bisa mendapat menit bermain yang lebih banyak setelah Keylor Navas memutuskan menerima pinangan Paris Saint-Germain di detik-detik bursa transfer kemarin. Tentu dengan ketiadaan Navas, secara otomatis dirinya bakal naik jadi kiper kedua Los Blancos dan berpeluang tampil lebih banyak. Terlebih, saat ini penampilan Thibaut Cortouis tengah inkonsisten

Baca Juga: Incar N’Golo Kante, Madrid Gelontorkan 1,3 Triliun Plus James

“Tidak ada yang tahu Keylor Navas akan pergi meninggalkan Real Madrid. Jika seandainya saya tahu, saya mungkin akan mempertimbangkan tuk bertahan di Madrid.” sesal Luni dilansir dari Football Espana.

Namun nasi sudah jadi bubur, Lunin kini berseragam Valladolid dan bakal berada di klub tersebut hingga akhir musim 2019/2020. Ia hanya bisa menyesali keputusannya yang kelewat terburu-buru dan berusaha ikhlas bermain tuk Valladolid musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Keylor Navas Tegaskan Tak Benci Mantan Klubnya

Vivagoal Liga ChampionsKiper andalan Paris Saint-Germain, Keylor Navas menegaskan dia tidak merasa bangga karena telah membantu PSG mengalahkan mantan klubnya, Real Madrid di Liga Champions.

Telah diketahui, Real Madrid kalah telak dengan skor 3-0 di Parc des Princes pada hari Rabu dan kini El Real hanya memenangi dua dari lima pertandingan pembuka mereka di semua kompetisi musim ini.

Pemain yang berumur 32 tahun tersebut telah bertanding kedua kalinya untuk PSG setelah bergabung dengan juara Ligue 1 dari Madrid dalam kontrak tenggat waktu yang ditentukan. Tentu saja ini membuat kiper utama PSG, Alphonse Areola terpaksa duduk di bangku cadangan.

Baca Juga: Keylor Navas Berambisi Bikin Malu Madrid di Parc des Prince

Diketahui bahwa Mantan pemain Madrid lainnya, Angel Di Maria telah mencetak dua gol untuk tuan rumah sebelum Thomas Meunier menambahkan gol terakhirnya di penghujung babak kedua.

“Saya sangat senang karena kami menang, bukan karena kami mengalahkan Real Madrid,” kata Navas dilansir dari Sportskeeda.

“Rekan satu tim saya berusaha keras, memberikan yang terbaik dan kami menang, itu sangat penting bagi kami.

“Saya tidak membenci siapapun di Real Madrid. Saya hanya ingin menikmati momen yang saya miliki di sini di klub baru saya. Semua orang sangat termotivasi dan saya akan mempertahankan performa baru saya seperti yang saya lakukan dengan Madrid.

“Saya ingin terus menulis kisah saya. Yang saya kenang di Madrid sangat indah. Saya ingin bahagia di sini, menikmati setiap saat dan agar keluarga saya bahagia, itu yang utama.”

Selalu update berita bola seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Keylor Navas Berambisi Bikin Malu Madrid di Parc des Prince

Vivagoal Liga ChampionsKeylor Navas punya ambisi besar jelang laga perdana Paris Saint Germain di Liga Champions 2019/20. Pasalnya kiper asal Kosta Rika itu bakal bentrok dengan mantan klubnya, Real Madrid di Parc des Prince, Kamis (19/9/2019) dini hari nanti.

Sempat merumput bersama El Real sejak 2014 lalu, Navas sukses membantu klub yang berkandang di Santiago Bernabeu itu meraih juara Liga Champions tiga musim beruntun dari  2016 hingga 2018.

Sayang nasib Navas berubah drastis setelah Madrid mendatangkan Thibaut Courtois tahun lalu. Sejak itu, Navas harus rela jadi penghangat bangku cadangan.

Baca Juga: Prediksi Dortmund Vs Barcelona: Keampuhan Tiki Taka Diuji Si Jago Kandang

Situasi tersebut membuat Navas memutuskan pergi dari Santiago Bernabeu dengan menerima pinangan PSG pada bursa musim panas lalu. Bersama PSG Navas pun kembali  jadi kiper utama.

Belum lama merumput dengan klub ibu kota Prancis tersebut, Navas harus bersiap ditantang Madrid yang notabene pernah membesarkan namanya. Namun demikian sang pemain mengaku akan memberikan permainan terbaiknya untuk membawa PSG menang di laga nanti. 

“Saya menjalani hidup tanpa rasa kecewa dan terus berusaha bekerja keras sepanjang waktu. Saya tidak menampik punya pengalaman menakjubkan selama di Madrid, tapi sekarang saya berada di Paris, dan saya bertekad memberikan yang terbaik tuk para fans PSG yang sudah menyambut saya dengan kasih sayang,” tegas Navas dilansir dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Demi Bawa PSG Berprestasi, Navas Rela Lakukan Hal Ini

0

Vivagoal Ligue 1  – Keylor Navas yang baru saja direkrut Paris Saint Germain (PSG) punya ambisi besar di klub barunya itu. Untuk membantu adaptasinya, kiper Kosta Rika itu mencoba fokus untuk berbahasa Prancis.

Navas resmi pindah ke PSG setelah ditebus dari Real Madrid dengan banderol sebesar 15 juta euro pada  Selasa (3/9/2019) dini hari WIB. Les Parisiens pun jadi klub pertama yang disinggahi Navas diluar Spanyol

Ia mengaku klub yang berakandang di Le Parc des Prince itu datang memberinya tantangan baru. Bagaimana tidak, sang pemain merasa buntu bersama El Real setelah menyabet LaLiga, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub.

“Ini adalah tantangan yang sangat besar buat saya, kota yang bagus, tim yang sungguh besar. Saya sangat senang dan tidak sabar tuk jadi bagian dari Paris Saint-Germain, karena saya tahu kami bisa meraih hal-hal besar di masa mendatang,” ujar Navas dilansir dari situs resmi PSG.

Demi membantu PSG meraih prestasi Navas sadar perlu adaptasi dengan cepat. Karenanya kini ia fokus  menguasai bahasa Prancis guna memudahkan komunikasi dengan rekan setim.

“Saya masih belum bisa berbahasa Prancis, tapi saya sangat ingin belajar. Kami sudah berbicara soal guru bahasa, dan saya pikir dalam waktu singkat sata akan bisa berbahasa Prancis,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Meski Navas Telah Pergi, Courtois Tak Bisa Pakai Nomor 1

0

Vivagoal La Liga  – Hengkangnya Keylor Navas ke Paris Saint-Germain (PSG) tak membuat Thibaut Courtois bisa mengenakan nomor punggung 1 yang ditinggal Navas. Courtois dipastikan bakal tetap mengenakan nomor punggung 13 di Real Madrid hingga musim 2019/20 berakhir.

Navas sendiri resmi hengkang dari El Real beberapa saat jelang bursa transfer ditutup. Meski tak disebutkan berapa besaran mahar yang dikeluarkan PSG namun kiper asal Kosta Rika tersebut dipastikan bakal merumput di Le Parc des Prince hingga 2023.

Kepergian Navas ini membuat nomor punggung 1 yang identik dengan kiper utama tak bertuan. Courtois pun dirumorkan ingin menggunakan nomor punggung peninggalan Navas tersebut. 

Baca Juga: Janji Icardi Setelah Resmi Gabung PSG

Sayang, kepindahan Navas ternyata tak lantas membuat eks penjaga gawang Chelsea itu bisa secara otomatis langsung berganti nomor punggung. Pasalnya, dari tiga pekan berlalu, Courtois sudah turun bermain dengan nomor punggung 13. 

Berdasarkan peraturan LaLiga Spanyol, dalam satu musim yang sama, seorang pemain tidak diperkenankan berganti nomor punggung saat musim tengah berlangsung.

Kondisi ini membuat Courtois tidak akan dapat mengambil nomor kesukaannya, setidaknya sampai akhir musim 2019/20. Besar kemungkinan, nomor punggung 1 malah akan diberikan kepada kiper kedua Madrid, Areola.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS