Tag: Mason Mount

Punggawa Chelsea Tak Sabar Bermain Bareng Bintang Baru Klub

Vivagoal Liga Inggris – Wonderkid Chelsea, Mason Mount mengkalim dirinya sudah tak sabar menanti kedatangan Hakim Ziyech di Cobham, markas latihan the Blues. Ia berharap kerjasamanya dengan mantan pemain Ajax bisa berjalan baik.


Baca Juga:


Kedua pemain ini memang sempat bertemu kala Mount dipinjamkan ke Vitesse Arnhem di tahun 2018 lalu. Mount yang melihat performa  Ziyech secara langsung mengagumi kualitas pemain asal Maroko yang baru saja memastikan langkahnya hengakng ke Chelsea pada Februari kemarin dengan mahar 40 Juta Euro.

“Dua tahun lalu saya dipinjamkan ke Belanda sehingga saya tahu dia [Ziyech] dan tentu saja melihat seberapa bagus dia,” uungkapnya dalam sebuah acara amal FIFA, dinukil Goal International.

“Tentunya dia akan menjadi pemain luar biasa, pemain berkelas dunia lainnya yang merapat ke klub. Jadi ya, tak sabar untuk bekerja dengannya, berlatih dengannya dan berharap bisa bermain dengannya.”

Sejauh ini, sosok Ziyech memiliki peran yang cukup penting bagi Ajax. Ia sudah mencatatkan 27 laga dan mencetak 8 gol serta 16 assist untuk tim asal Ibu Kota Belanda itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dapat Pujian Dari Messi, Mason Mount Janji Buktikan Diri di Atas Lapangan

Vivagoal Liga Inggris – Striker muda Chelsea, Mason Mount mengaku sangat senang karena mendapat pujian langsung dari mega bintang Barcelona, Lionel Messi. Ia pun siap membayar pujian peraih enam Ballon d’Or itu dengan performa gemilang di atas lapangan.

Sebelumnya, Messi melontarkan pujian kepada Mason Mount saat melakoni sesi wawancara dengan majalah London Football. Menurutnya, Mason Mount masih bisa lebih baik lagi di masa mendatang karena punya bakat besar.

“Setelah melihatnya bermain, dia (Mason Mount) memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemain terbaik. Dia masih sangat muda dan kupikir musim depan akan sangat penting buat dia bisa memenuhi tantangan.” ucap Messi seperti dilansir dari London Football.

Sebagai pemain yang disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia, Mason Mount jelas merasa sangat bangga bisa mendapat pujian dari pesohor sekelas Messi. Mason Mount pun menegaskan dirinya siap membuktikan semua pujian penyerang asal Argentina itu.

“Adalah sebuah kehormatan mendengar Messi mengatakan bahwa saya memiliki bakat, tetapi saya harus membuktikannya di lapangan.” tegas Mason seperti dilansir dari Soccerway.


Baca Juga:


Sebagai informasi, Mount naik ke tim utama Chelsea musim ini seiring kedatangan Frank Lampard. Pria 41 tahun itu sebelumnya melatih Mason Mount di Derby County, setelah dipinjamkan Chelsea musim lalu.

Dalam sekejap, Mason yang baru berusia 21 tahun menjelma menjadi salah satu pemain penting dalam skuad The Blues musim ini. Sebelum kompetisi ditangguhkan karena pandemi virus Corona, Mason sudah mengantongi 41 penampilan di semua ajang dengan torehan 6 gol dan 5 assist.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Datangkan Pemain, Lampard Masih Bakal Bertumpu Pada Hal Ini

Vivagoal Liga InggrisChelsea tak mendatangkan satu pun nama anyar di bursa transfer musim dingin. Mereka disebut bakal mempercayakan poros tim pada pemain muda dalam skuatnya.

Sejauh ini, nama-nama macam Tammy Abraham, Reece James hingga Mason Mount sudah menyesaki skuat. Peran ketiganya mampu membawa Chelsea ke empat besar. Bahkan gelandang Mount menyebut Lampard akan melakukan hal yang sama di sisa musim ini.

Menurut Mount, embargo transfer yang diterima Chelsea nyatanya membawa berkah kepada para pemain muda untuk menunjukan diri. Sejauh ini, mereka menjadi tumpuan Lamps di kancah domestik. Bahkan, Mount menilai bursa transfer bukanlah sebuah prioritas bagi the Blues.

Baca Juga: Lampard Iri dengan Pergerakan Tim Besar Premier League

“Bursa transfer bukanlah sesuatu yang kami lihat. Anda harus tetap fokus menatap laga demi laga yang kami mainkan guna mencapai target di akhir musim,” ungkapnya dinukil Goal International.

Terdekat, Chelsea akan bersua Manchester United dalam laga krusial di Stamford Bridge pada 18 Februari mendatang di kancah Premier League

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Penampilan Chelsea Kian Menarik Di Bawah Besutan Frank Lampard

Vivagoal Liga Champions – Analis Premier League, Charlie Nicholas tak melihat jika skuad Chelsea adalah yang terkuat musim ini. Namun ia merasa jika skuad racikan Frank Lampard itu adalah yang paling menarik.

Lampard datang saat Chelsea dirundung awan hitam. Bintang tim mereka, Eden Hazard memutuskan hengkang di mana klub mendapat sanksi embargo transfer pada saat yang bersamaan.

Baca juga: Prediksi Slavia Praha Vs Inter Milan: Nerazzurri Pincang

Melihat kondisi itu, Lampard memutuskan untuk membawa pulang para pemain muda Chelsea yang dipinjamkan. Keputusan tersebut terbukti tepat dengan menduduki posisi empat hingga pekan 13 ini.

Jelang laga tandang ke markas Valencia di matchday kelima Liga Champions nanti, Nicholas pun menyanjung skuad yang dimiliki oleh The Blues. Ia menyebut jika Chelsea saat ini tak sekuat saat mereka diisi oleh para pemain bintang dahulu. Namun mereka adalah tim yang begitu menarik perhatian.

“Ini pertandingan yang sangat bagus. Valencia pernah mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge [UCL], sejak saat itu Chelsea berkembang pesat dan Anda bisa melihatnya pada duel melawan Manchester City,” tutur Nicholas kepada Express.

“Ini adalah Chelsea yang paling menarik yang pernah saya lihat. Memang tidak punya kualitas sama seperti dahulu yang terdiri dari John Terry, Didier Drogba, dan Frank Lampard sendiri, tetapi mereka yang sekarang jauh lebih menarik untuk ditonton.”

Para pemain muda seperti Mason Mount, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi serta Fikayo Tomori dipercaya masih akan menjadi andalan pada laga kontra Valencia, Kamis (28/11/2019) dini hari nanti. 

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Grup H sendiri cukup berimbang dengan tiga tim kuat yang memiliki peluang lolos yang sama. Dengan dua pertandingan tersisa, Chelsea, Ajax, dan Valencia sama-sama mengoleksi 7 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Antisipasi Kasus De Bruyne, Chelsea Wajib Amankan Mason Mount

Vivagoal Liga InggrisChelsea diminta untuk segera memagari Mason Mount dengan segala cara agar tak kehilangan sang pemain. Berkaca pada kasus Kevin De Bruyne, Chelsea diminta tak mengulangi kesalahan yang sama.

Penasihat Roman Abramovic, Piet de Visser menjadi dalang di balik kedatangan De Bruyne di Chelsea pada 2012. Tak heran jika dirinya begitu kecewa ketika Chelsea ingin melepas De Bruyne tahun 2014.

 Dia bahkan sempat mengintervensi transfer itu dan berbicara langsung pada Jose Mourinho, tapi pada akhirnya De Bruyne tetap pergi ke Wolfsburg.

Kini De Bruyne menjadi salah satu bintang di Premier League. Bersama Manchester City, pemain asal Belgia itu menjadi kunci permainan skuad Pep Guardiola dalam meraih beberapa trofi bergengsi.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Dilansir dari The Athletic, De Visser berupaya keras untuk mencegah hal serupa menimpa Mason Mount. De Visser mendesak Abramovich tidak menjual Mount seperti yang terjadi pada De Bruyne. Menurutnya, Mount akan menjadi pemain penting dalam membentuk masa depan Chelsea.

Beruntung keinginan De Visser berjalan beriringan dengan taktik permainan manajer Chelsea saat ini. Dimana Frank Lampard kerap  memberi kepercayaan kepada para pemain muda termasuk Mount.

Lampard pun sering memasang pemain asli Inggris itu dalam skuatnya musim ini. Selain kepercayaan, langkah yang dilakukan Lampard ini juga tidak lepas dari sanksi embargo transfer.

Mount kemudian menjawab kepercayaan Lampard dengan sangat baik. Penyerang 20 tahun ini sudah menyumbangkan empat gol dan dua assists dalam 14 penampilan.  Tentu tak ada lagi alasan bagi Chelsea untuk melepas para pemain potensial yang mereka miliki.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mason Mount Buka Suara Terkait Catatan Buruk Chelsea di Kandang

Vivagoal Liga InggrisMason Mount, gelandang muda Chelsea menilai bahwa timnya harus segera memperbaiki rekor buruk mereka di kandang sendiri.

Diketahui, tim anak asuh Frank Lampard belum memenangkan satu laga pun di Stamford Bridge sampai saat ini. Chelsea bahkan mengalami kekalahan atas Liverpool dengan skor 2-1 di kandang sendiri.

Pasukan legenda Chelsea tersebut akan segera menghadapi Brighton & Hove Albion pada Liga Premier Inggris tepatnya pada Sabtu (28/9).

Terkait hal tersebut, Mason Mount menilai bahwa timnya harus segera memperbaiki rekor di kandang (Stamford Bridge). Sedangkan, dia percaya bahwa tim anak asuh Frank Lampard akan berusaha untuk memenangkan pertandingan di kandang.

Baca Juga: Di Bursa Mendatang, Juventus Bakal Pantau Winger Chelsea

“Kita kerap mengalami kekalahan dan kegagalan. Saat itu, kita mendapatkan sedikit kesalahan di segala kompetisi. Saya pikir semua tim harus selalu memikirkan hal positif,” ujar Mason Mount.

“Saat ini, kami akan berfokus pada pertandingan berikutnya di kandang. Kami akan memenangkan pertandingan tersebut. Itu merupakan pertandingan yang sulit namun saya pikir begitu Anda meraih kemenangan kandang perdana. Itu akan membuat tim menjadi kuat dan akan menjadi lebih baik kedepannya,” katanya.

“Tentu saja, tim Chelsea harus menang lebih banyak lagi. Itu adalah fokus yang akan kami kejar. Kemenangan tandang merupakan tujuan utama kami saat ini,” tegas gelandang muda Chelsea tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Skuat Chelsea Adalah Class of 92 Versi Modern

Vivagoal Liga Inggris – Skuat Chelsea saat ini disesaki oleh pemain muda potensial. Mantan striker the Blues, Tony Cascarino menyebut pemain muda Chelsea tak ubahnya seperti Class of 92 versi modern.

Sekedar catatan, Class of 92 merupan jebolan generasi emas Man United di medio 90an. Beberapa nama macam  Ryan Giggs, David Beckham, Gary Neville, Paul Scholes merupakan produk brilian yang dihasilkan oleh tim. Bahkan nama-nama tersebut merupakan fondasi dasar dari kejayaan United hingga era Millenium.

Sejatinya, sebagian besar tim mencoba melakukan treatment yang sama. Namun apa lacur, tuntutan tinggi dari fans dan ketatnya liga membuat program yang dicanangkan beberapa klub Inggris untuk mengorbitkan pemain mudanya tak berjalan sesuai rencana.

Di sisi lain, Chelsea yang terkena embargo transfer coba mengambil kesemapatan tersebut. Starting line up tim asuhan Frank Lampard ini mulai disesaki sederet nama potensial seperti Tammy Abraham, Mason Mount, dan Fikayo Tomori.

Ketiga nama tersebut pun sukses membuat gol untuk Chelsea di lima partai perdana Premier League musim ini. Bahkan produktivitas ketiga nama itu membuat Cascarino turut bangga. “Ketika ‘Class of  92 ‘di Manchester United bersinar, kita semua memuji karena mereka berani memainkan semua pemain muda ini. Fergie sangat beruntung memiliki sekelompok pemain seperti itu,” kata Cascarino kepada talkSPORT, seperti dinukil Goal International.

Baca Juga: Chelsea Ternyata Hanya Targetkan Hal Ringan di Liga Champions

“Saya selalu frustrasi ketika Chelsea sukses dalam pengembangan pemain muda, tapi mereka tidak pernah meneruskannya ke tim utama. Jika tidak ada embargo transfer, Tammy mungkin sekarang tidak akan berada di tim atau dipinjamkan ke klub lain.

“Jadi mari kita pujian kepada Lampard karena dialah yang membuat keputusan ini. Di awal musim ini, mungkin kita berpikir Olivier Giroud jadi pilihan pertama [di posisi striker], Michy Batshuayi kedua, dan Tammy ketiga. Namun nyatanya Tammy menjadi pilihan nomor satu. Selain itu, masih ada Mason Mount, Callum Hudson-Odoi, Ruben Loftus-Cheek.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dengan Mental yang Dimiliki, Mason Mount Calon Pemain Top Chelsea

Vivagoal Liga Inggris Ashley Cole optimis jika Mason Mount akan menjadi pemain top di Chelsea. Dengan mental kuat dan keberadaan Frank Lampard, Mount tinggal menunggu waktu untuk bersinar.

Mount dan Lampard sudah memiliki kesempatan untuk bekerja sama saat masih di Derby County musim lalu. Keduanya kemudian kembali bekerja sama saat Lampard diangkat sebagai manajer Chelsea dengan memulangkan Mount dari Derby County.

Keputusan tersebut menjadi keputusan terbaik Lampard di debutnya sebagai manajer The Blues. Sebagai starter di empat laga Premier League, Mount berhasil tampil apik dengan sumbangsih dua gol masing-masing ke gawang Leicester dan Norwich City.

Pujian pun mengalir salah satunya datang dari Cole. Cole yang sempat bermain untuk Derby musim lalu melihat jika Mount memiliki potensi besar di usianya yang masih 20 tahun. “Jelas saya mendapatkan kehormatan untuk bermain bersama dia [Mount] di Derby musim lalu, dan bagi saya, dia merupakan pemain inti dan pemain terbaik yang kami miliki,” tutur Cole kepada Metro.

“Dia jelas sudah semakin dewasa dan berkembang dari saat saya melihat dia bersama Chelsea U-9. Sekarang, segalanya berada di tangan dia sendiri.”

Baca Juga: Belum Puas Hanya Eden Hazard, Madrid Incar Pemain Chelsea Lain

Lebih lanjut Cole mendukung Mount untuk bisa berkembang pesat di bawah kepelatihan Lampard. Pria yang juga pernah bermain untuk Chelsea itu melihat jika Mount bisa menjadi pemain bintang dengan mental yang ia miliki saat ini.

“Dia merupakan pemain yang selalu tiba lebih awal di sesi latihan, dia memberikan 100 persen di sana, dan bagi saya, itulah yang Anda butuhkan untuk menjadi pemain top, yakni mentalitas hebat, dia memiliki itu,” sambung Cole.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Di Masa Depan, Mason Mount Bisa Menjadi Bintang Chelsea, Benarkah?

Vivagoal Liga InggrisMason Mount disebut bisa menjadi bintang baru di Chelsea di masa depan. Pasalnya, di usianya yang masih belia, sang pemain sudah menunjukkan permainan dewasa yang sangat membantu The Blues.

Sosok bintang di Stamford Bridge sirna seiring keputusan Eden Hazard menerima pinangan dari Real Madrid pada musim panas ini. Sederet nama yang ada disebut belum memiliki kapabilitas untuk menggantikan pemain asal Belgia tersebut.

Namun kini ada sosok Mount yang berhasil mencuri perhatian. Pemain yang dipulangkan setelah menjalani masa peminjaman di Derby County tersebut menjadi senjata andalan Frank Lampard di awal musim sebagai bos baru Chelsea. Dari tiga pertandingan Chelsea di Premier League 2019/20 sejauh ini, Mount tampil impresif dengan dua golnya.

Mount menjadi salah satu jawaban atas embargo transfer yang kini tengah dialami oleh Chelsea. Selain Mount juga ada Tammy Abraham yang juga tampil apik di bawah asuhan Lampard. Keduanya juga datang dari akademi klub.

Mantan pemain Chelsea, Ashley Cole tanpa ragu menyebut jika Mount akan menjadi salah satu pemain kelas dunia di masa mendatang. Alasannya sederhana, Mount adalah pemain muda yang mau mendengarkan saran, dia juga rendah hati dan bersikap dewasa.

Baca Juga: Chelsea Minta Prancis Tak panggil Kante, Kenapa?

“Mount sangat dewasa untuk pemain di usianya. Dia punya pola pikir yang bagus tentang beban yang dia pikul dan dia ingin berkembang sepanjang waktu,” kata Cole kepada Sky Sports.

“Dan dia memang akan terus berkembang sebab dia mau mendengar. Dia punya potensi untuk jadi pemain kelas dunia, tetapi jelas dia harus mempelajari banyak hal.”

Selain karena alasan di atas, Cole menyebut jika Mount memiliki kemampuan untuk bermain di beberapa posisi. Hal tersebut tentu akan mempermudah pelatih untuk menempatkannya dalam skema permainan yang pelatih terapkan.

“Dia mampu bermain dengan baik di posisi mana pun di lini tengah, kanan, kiri, atau gelandang bertahan karena jangkauan umpannya sangat bagus,” imbuh Cole.

“Dia harus mempelajari kapan waktunya memperlambat tempo pertandingan, sebab segalanya tidak harus berjalan sangat cepat,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

5 Calon Gelandang Muda Terbaik di Eropa

Vivagoal5 Fakta – Permainan sepak bola merupakan kombinasi antara filosofi, strategi, dan skill dari pesepakbola hebat yang pernah ada di lapangan hijau.

Dalam permainan sepak bola ada 4 posisi, yaitu kiper, pemain belakang/bek, gelandang/pemain tengah, dan pemain depan/striker.

Dan kali ini posisi permainan sepak bola yang akan Vivagoal bahas adalah gelandang. Pemain gelandang dituntut untuk memiliki visi dalam permainan tim. Pasalnya, gelandang kerap jadi jantung permainan dalam sebuah tim.

Baca Juga: 5 Pemain yang Masih Bisa Hengkang dari Premier League

Tidak jarang pula, gelandang muda bermunculan di lapangan untuk menunjukkan jati dirinya sebagai pemain yang mampu mengatur posisi timnya. Namun yang tidak kalah penting, gelandang harus memiliki visi permainan yang jelas dan bisa mengcover seluruh bagian permainan di jendral lapangan tengah.

Posisi gelandang juga dibagi menjadi 3 posisi, yaitu gelandang serang ad. Dia berposisi di belakang striker atau disebut trequartista. Yang kedua, gelandang tengah adalah playmaker yang menghubungkan pemain belakang sampai pemain depan. Yang ketiga, gelandang bertahan adalah playmaker yang menjadi pertama sebagai penguasaan bola atau biasa disebut deep lying playmaker atau Regista dalam Bahasa Italia.

Namun dalam hal ini, posisi playmaker tergantung dari strategi pelatih tim masing-masing bagaimana mengatur formasi yang tepat. Contohnya seperti Pep Guardiola pada saat melatih Barcelona dengan skema 4-3-3 dengan memaksimalkan Xavi Hernandez sebagai jenderal lapangan seutuhnya di posisi gelandang tengah, atau Carlo Ancelotti melatih AC Milan yang memberikan posisi Andrea Pirlo sebagai deep lying playmaker.

Pemain muda yang berposisi sebagai playmaker membuat visi bermain tim lebih hidup, tanpa adanya seorang playmaker atau gelandang mungkin akan sulit mengembangkan permainan untuk tim kesebelasan tersebut.

Berikut Vivagoal akan merangkum dan menganalisa  5 Calon Gelandang Muda Terbaik di Eropa

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS