Tag: Owen Hargreaves

Bukan Liverpool, Klub Inggris Lain Diklaim Cocok untuk Werner

Vivagoal Bundesliga – Mantan punggawa Manchester United, Owen Hargereaves menyebut jika Timo Werner lebih cocok bergabung dengan mantan klubnya alih-alih merapat ke Liverpool. Mengapa?


Baca Juga:


Sejauh ini, Werner memang tampil impresif bersama RB Leipzig. Teranyar, dalam lanjutan Bundesliga, ia sukses mengemas hattrick dalam parade kemenangan 5-0 Die Roten-Bullen atas Mainz, Minggu (24/5) kemarin. Total, ia sudah mencatatkan 30 gol di berbagai kompetisi.

Namanya pun mulai dispekulasikan dengan beberapa tim mulai dari Bayern Munchen, Real Madrid, Barcelona, Inter Milan, Liverpool hingga Man United. Kini, Liverpool menjadi destinasi utama Werner. Meski begitu, Hargreaves menyebut United lebih cocok untuknya.

Menurut mantan punggawa Man City, kecil kemungkinan Werner bisa menggusur peran Roberto Firmino dalam skuat. Sementara United memang membutuhkan juru gedor anyar pasca ditinggal Romelu Lukaku di bursa transfer musim panas kemarin.

“Saya pikir itulah masalahnya. Ke mana pun ia pergi, ia harus terus bermain. Dengan cara United bermain sekarang ini, saya bisa melihatnya bermain di sana. Mereka membutuhkan pemain nomor Sembilan. Sementar Liverpool sudah memiliki Firmino,” ungkapnya kepada BT Sports, dinukil Goal Interantional.

“Chelsea bisa cocok, saya pikir sebenarnya ia cocok untuk Liverpool, tapi tidak ada jaminan untuk tampil sebagai starter. Jika ia senang dirotasi dalam skema tiga penyerang, maka ia sangat cocok untuk Jurgen Klopp.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Wonderkid Potensial Diklaim Sebagai Jelmaan Dua Legenda Timnas Jerman!

Vivagoal Bundesliga – Mantan punggawa Bayern Munchen, Owen Hargreaves menilai jika wonderkid Bayer Leverkusen, Kai Havertz merupakan perwujudan dua legenda Timnas Jerman, Michael Ballack dan Mesut Ozil.

Sejak musim lalu, nama Havertz memang selalu mencuri perhatian tatkala sukses menembus tim utama Leverkusen. Deretan aksinya membuat pelatih Peter Bosz tak segan memasangnya sebagai pemain utama. Pada kalender 2020, ia sukses merangkai 9 gol dan 7 assist. Hal tersebut pun mematik ketertarikan dari beberapa tim top Eropa macam Bayern Munchen, Liverpool, United, Barcelona hingga Real Madrid.

Terkait talenta sang pemain,  Hargreaves buka suara. Menurutnya, Havertz adalah sosok yang spesial. Ia juga tak menyarankan sang pemain untuk meninggalkan Bundesliga lebih cepat lantaran ada potensi dari dirinya yang belum tergali.

“Bagi saya, seluruh pemain terbaik Jerman sebaiknya bertahan dulu di Bundesliga, lalu selanjutnya pindah ke Liga Primer Inggris atau ke Barcelona atau Real Madrid. Marc-Andre Ter Stegen, Toni Kroos, Mesut Ozil adalah contohnya. Para talenta Bundesliga memang sangat diminati karena mereka teredukasi dan profesional,” ungkapnya kepada Goal Jerman.

“Saat ini, semua mata tertuju pada Erling Haaland dan Jadon Sancho, tapi Kai Havertz adalah yang terbaik, setidaknya dalam sudut pandang orang Jerman. Dia adalah pemain spesial, seperti perpaduan antara Michael Ballack dan Mesut Ozil. Ini terlihat dari gol-golnya dan gaya bermainnya yang elegan. Dia adalah pemain super.”


Baca Juga:


Menurut Hargreaves, Havertz sudah berada di jalur yang tepat. Di bawah komando Peter Bosz ia bisa memaksimalkan menit bermain dan kesempatan yang diberikan pelatih. Bahkan, mantan pemain Man City menyebut jika Havertz masih memiliki kans yang pindah di lain waktu dengan syarat sang pemain bisa mendapat menit bermain reguler di tim anyarnya kelak.

Sejauh ini, Leverkusen memang mematok 90 Juta Pounds kepada siapapun yang berminat mendatangkan bintangnya tersebut. Namun di tengah pandemic Corona seperti sekarang, banyak klub yang berpikir ulang untuk menggelontorkan dana transfer semasif itu di kondisi yang serba sulit seperti sekarang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Ada Sosok Kevin De Bruyne di Tubuh Manchester United Saat Ini

Vivagoal – Liga Inggris –  Penampilan impresif Bruno Fernandes benar-benar membuat banyak orang kepincut, termasuk mantan pemain United Owen Hargreaves. Menurutnya Ia sukses membuat perubahan besar meski dalam waktu yang singkat di Old Trafford.

Hargreaves menilai Bruno Fernandes memiliki irama yang sama dengan playmaker milik Man City, Kevin De Bruyne. Ia merasa kini United memiliki pemain yang bisa mengangkat performa satu tim.

Absennya Paul Pogba sebagai motor serangan Red Devils kini mampu dijalankan oleh Fernandes dengan cukup maksimal. Kreativitas yang Ia miliki kembali membuat United bisa tampil garang khususnya saat menyerang.

Manajemen permainan selama saat di lapangan menjadi salah satu nilai paling tinggi untuk Bruno Fernandes. Ia bisa mengatur tempo dengan baik serta memberikan rasa nyaman bagi rekan-rekannya.


Baca Juga:


Performa ciamik nya itu dinilai oleh Hargreaves membuat Kevin De Bruyne bakal mendapatkan saingan sepadan di lini tengah. Fernandes bisa membuat peran seorang pengatur serangan terlihat mudah.

“Setiap dia mendapatkan bola, Ia menciptakan sesuatu. Fernandes sedang on fire, dia menciptakan lima peluang di babak pertama,”ujar Hargreaves dilansir Goal pasca melawan LASK.

“Seperti De Bruyne, dia bermain di iramanya sendiri, tak terburu-buru, mencari celah dalam permainan.

Nilai transfer sebesar 55 juta euro atau sekitar 890 miliar rupiah yang dikeluarkan oleh Red Devils, seakan bukan harga yang mahal melihat apa yang diberikannya sejauh ini. Reputasi mentereng bersama Sporting CP memang mengiringi kedatangannya ke Inggris pada Januari lalu.

Total bersama United, Fernandes telah memainkan sembilan pertandingan di semua ajang, dengan sumbangan tiga gol serta empat assists. Ia menjadi salah satu sosok yang mampu membawa United tak terkalahkan di 11 laga terakhir ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Prediksi Keji Mantan Pemain untuk Manchester United

Vivagoal Liga Inggris – Mantan pemain Manchester United, Owen Hargreaves menyebut hanya ada keajaiban yang bisa membuat mantan timnya bisa finis di urutan empat besar di klasemen akhir. Mengapa demikian?

Sejatinya, di musim ini, United memasang target untuk finish di posisi empat besar setelah membelanjakan uang yang masif di bursa transfer musim panas kemarin. Namun separuh musim berjalan, United mengalami inkonsistensi performa meski di papan klasemen mereka berada di peringkat lima berada enam poin dari Chelsea di zona akhir papan atas.

Baca Juga: United Pesta Enam Gol ke Gawang Tim Semenjana: Solskjaer Bernapas Lega

Meski demikian, eks Bayern tak yakin United bisa finis di empat besar karena misi tersebut terlalu sulit karena konsistensi yang angin-anginan dan tim lain yang mulai stabil.

“Sejujurnya, berada di peringkat lima merupakan posisi terbaik dan yang realistis yang bisa mereka dapatkan. Dari performa mereka dan cedera hal-hal lain yang mereka dapatkan,” dinukil dari BT Sports.

“Saat ini jarak antara peringkat lima dan peringkat 14 hanyalah empat poin saja. Saya rasa jarak ini tidak akan melebar, tetapi semakin menyempit dan itu membuat saya khawatir.” ujarnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS