Tag: Piala FA

Pulisic Cetak Rekor Saat Lawan Chelsea di Final Piala FA

Vivagoal Liga Inggris – Meski Chelsea menerima kekalahan melawan Arsenal, namun salah satu gelandang mereka Christian Pulisic telah sukses memecahkan rekor tersendiri dalam partai final Piala FA.

Pulisic telah dinobatkan menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang mampu menorehkan gol di ajang sepakbola paling tua di dunia.

Dalam laga tersebut, Chelsea berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Christian Pulisic pada menit kelima. Gol tersebut tercipta karena umpan ciamik dari seorang Olivier Giroud.

Dilaporkan dari Opta Joe bahwa gelandang tengah Chelsea ini berhasil memecahkan sebuah rekor yaitu menjadi satu-satunya pemain Amerika Serikat yang sukses menorehkan gol di partai puncak Piala FA.


Baca Juga:


Tak hanya itu, gol pada menit ke-5 yang dicetak oleh Christian pulisic ternyata nyaris memecahkan rekor yang setelah dipegang oleh Roberto Di Matteo.

Pada tahun 1997, Di Matteo merupakan pemain Chelsea pertama yang telah sukses mendapatkan gol cepat di final Piala FA saat melawan Middlesbrough.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mikel Arteta: Semoga Giroud Jalani Hari Yang Buruk Di Laga Final Piala FA

Vivagoal Liga Inggris – Tak ada yang lebih diwaspadai Mikel Arteta selain Olivier Giroud saat Arsenal menghadapi Chelsea di partai final Piala FA. Arteta berharap penyerang asal Prancis itu sedang menjalani hari yang buruk saat pertandingan nanti.

Arsenal akan melawan Chelsea di final Piala FA yang dihelat Sabtu (1/8/2020) malam WIB di Stadion Wembley. Jelang duel ini, Arteta menyebut Giroud adalah sosok yang patut diwaspadai oleh skuadnya. Pasalnya, Giroud dianggap sebagai seorang penyerang hebat dan Arteta sangat tahu bagaimana kualitas yang dimiliki penyerang 33 tahun itu.

Bukan tanpa alasan Arteta resah dengan keberadaan Giroud di Chelsea. Dari tujuh laga terakhir yang dilakoni Chelsea di berbagai kompetisi, mantan bomber Arsenal selama 6 musim itu mampu melesakkan 6 gol.

Merujuk pada statistik tersebut, Arteta yang tahu benar kehebatan Giroud dan kenal dekat secara personal karena pernah menjadi rekan setim di Arsenal mengingatkan para pemainnya untuk mengawal ketat setiap pergerakan penyerang timnas Prancis itu.

“Saya tidak terkejut dengan performanya karena saya kenal dengan Giroud. Dia seorang pejuang di lapangan. Semasa membela Arsenal, saat tim berada dalam masa sulit, Giroud selalu bisa bereaksi.” ucap Arteta dilansir dari Sportskeeda.


Baca Juga:


“Saya pribadi cukup senang dengan capaiannya saat ini di Chelsea. Tapi mudah-mudahan di laga final Piala FA besok dia menjalani hari yang buruk.” jelasnya.

“Bermain menghadapi Giroud akan menjadi sesuatu yang spesial. Kami pernah berada dalam satu tim, dan kami juga berteman. Atas alasan itu saya sebenarnya tidak mau bertemu Chelsea, tapi kadang takdir menentukan lain, dan tidak ada yang bisa anda lakukan.” tutup Arteta.

Untuk diketahui, Arsenal harus bisa menang atas Chelsea di final Piala FA kali ini agar mereka bisa tampil di Liga Europa musim depan setelah hanya bisa finish di peringkat ke-8 di klasemen akhir Liga Inggris.

 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Arteta Menolak Dirinya Dibandingkan dengan Lampard Seperti Guardiola dan Klopp

Vivagoal Liga Inggris – Mikel Arteta dengan tegas menolak dirinya dibandingkan dengan Frank Lampard sama seperti Josep Guardiola dan Jurgen Klopp.

Arteta dan Lampard sendiri akan bertemu pada final Piala FA pada Sabtu (1/8) malam WIB. Keduanya berambisi mendapatkan trofi perdana sebagai pelatih.

Kedua pelatih mengundang kekaguman musim ini. Kendati Arsenal hanya finis di peringkat delapan, namun tangan dingin Arteta dipercaya mulai membawa perubahan. Terlebih ia mampu menyingkirkan tim kuat sekelas Manchester City di semifinal.

Lampard tak kalah gemilang. Dengan Chelsea yang mendapat larangan transfer di musim panas, Lampard masih mampu membawa Chelsea finis di peringkat empat klasemen akhir Premier League.

Tanpa ragu Arteta mengagumi pekerjaan Lampard di Chelsea. Namun ia menolak gagasan kalau dirinya dan mantan pemain Chelsea itu akan menjadi suksesor alami untuk Klopp dan Guardiola sebagai pelatih terkemuka di Inggris.

“Tentang Frank [Lampard] sebagai pemain yang benar-benar top,” ujar Arteta dalam konferensi pers, Jumat (31/7) dikutip dari Goal International.

“Saya pikir konsistensi yang ia bisa mainkan selama bertahun-tahun di posisi yang dimainkan di klub sebesar itu dan melakukan apa yang dia lakukan sungguh luar biasa. Pujian besar untuk dia.”


Baca Juga:



“Sebagai manajer, ia telah menunjukkan kualitasnya sejak menukangi Derby dengan semacam ambisi dan orang yang dia miliki serta cara dia mendorong timnya untuk bermain. Kami berdua masih begitu muda, yang keduanya masih berusaha mempelajari posisi kami sehingga saya tidak ingin ingin ada upaya membandingkan dengan dua manajer yang Anda sebutkan [Guardiola dan Klopp].”

Arteta yang memenangkan dua trofi Piala FA saat masih bermain tuk Arsenal berharap kali ini ia bisa meraihnya sebagai pelatih. Bukan hanya untuk dirinya, namun sebuah trofi dibutuhkan oleh tim yang tengah berproses.

“Itu menghasilkan kepercayaan ketika Anda memenangkan gelar,” ujar Arteta lagi.

“Itu menghasilkan momen-momen ketika bersama-sama Anda melalui emosi yang baik. Itu menyatukan semua orang. Anda memiliki memori, ada banyak hal tentang memenangkan trofi yang sangat positif untuk tim manapun dan ketika Anda sedang berproses, itu membuatnya semakin lebih penting. Jadi, mari kita lakukan.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Chelsea Selalu Bisa Menutup Musim Dengan Satu Trofi, Bagaimana Lampard?

Vivagoal Liga Inggris – Chelsea punya tren menutup musim dengan raihan satu trofi. Manajer Chelsea, Frank Lampard pun mengaku siap berada dalam tekanan jelang duel kontra Arsenal.

Chelsea akan menghadapi Arsenal di final Piala FA yang bakal dihelat di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020) malam WIB, The Blues sebenarnya lebih superior dari The Gunners jika merujuk pada lima pertemuan terakhir kedua tim di semua ajang. Chelsea bisa mengantongi tiga kemenangan dan hanya sekali kalah.

Namun demikian, Chelsea mesti mewaspadai laju bagus Arsenal belakangan ini. Sebab, pasukan Mikel Arteta hanya sekali menderita kekalahan dalam empat pertandingan terakhirnya, termasuk menggebuk sang juara Liga Inggris Liverpool dengan skor 2-1 dan melibas juara bertahan Piala FA, Manchester City 2-0 di babak semifinal.

Chelsea sendiri dalam empat musim terakhir punya tradisi selalu bisa menutup musim dengan raihan satu trofi. Dan tren tersebut dipastikan harus dilanjutkan oleh Frank Lampard saat berduel dengan Arsenal malam nanti.

“Saya tidak masalah dengan tekanan, saya sudah terbiasa dengan hal itu semasa masih aktif bermain. Kalau saya tidak mendapat tekanan, justru saya akan merindukannya. Saya pribadi senang dengan tekanan dan saya paham dengan tuntutan dibelakangnya.” ucap Lampard dilansir dari Omnisport.


Baca Juga:



“Saya menempatkan setiap tekanan pada diri sendiri bukan pada orang lain. Saya berharap kami bisa maju ke depan sampai titik dimana kami meraih titel juara, termasuk berharap bisa memenangkan gelar Premier League.” sambungnya.

“Saat ini kami belum berada di posisi itu, dan disanalah saya ingin membawa Chelsea, dan itu adalah sebuah proses.” tegas Lampard.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jelang Final Piala FA, Lampard Dibuat Bimbang Dengan Rumor Willian ke Arsenal

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard memilih bijak dalam menanggapi rumor kepindahan Willian ke Arsenal mengingat Chelsea akan berjumpa mereka di final Piala FA.

Teka-teki masa depan Willian terus berpendar ke segala arah. Sang agen bahkan beberapa kali mengatakan jika kliennya itu memiliki kans terbuka untuk bisa memperkuat tim besar Inggris lainnya musim depan.

“Kami memiliki dua tawaran yang sangat besar, satu dari MLS (Major League Soccer, AS) yang mengharuskan dia pindah pada 1 Juli. Tapi, Willian selalu bilang, ‘Saya ingin terlebih dahulu menyelesaikan musim di Chelsea dan setelah musim selesai, saya akan membuat keputusan’,” kata agen Kia Joorabchian.

“Willian memiliki dua penawaran konkret dari klub Liga Primer yang jelas ada di atas meja, dia memiliki tawaran MLS di atas meja yang sangat besar, dan dia mendapat dua penawaran lain di Eropa.”

“Jadi Willian dalam posisi yang sangat bagus dan dia akan membuat keputusan setelah pertandingan terakhir musim ini.” 

Beberapa media menyebut jika salah satu tujuan Willian adalah Arsenal. Hal ini juga diperkuat oleh sang istri yang memberi isyarat melalui postingan di Instagram miliknya.


Baca Juga:



“Tidak mudah, tetapi hal-hal baik sedang berlangsung.” Ditambahi foto dua putrinya mengenakan baju merah, warna jersey Arsenal pada Maret silam.

Chelsea sendiri berharap Willian bisa segera mengambil keputusan jelang laga final Piala FA melawan Arsenal, Sabtu (1/8/2020). Di sisi lain, pihak Willian ingin mengambil keputusan ketika semua tugas sang pemain sudah berakhir.

Lampard jelas bimbang mengambil keputusan akankah memainkan Willian melawan calon timnya. Ia tentu khawatir fokus sang pemain terbelah jelang laga nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lupakan Premier League, Arsenal Incar Piala FA Tuk Lolos ke Eropa

Vivagoal Liga Inggris – Kekalahan dari Aston Villa membuat perjuangan Arsenal kian berat. Mereka kini hanya punya satu jalan tuk bisa lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Arsenal secara mengejutkan tumbang dalam lawatannya ke markas Aston Villa pada pekan ke-37 Premier League pada Rabu (22/7/2020) dinihari tadi. Gol tunggal pemain berkebangsaan Mesir, Mahmoud Ahmed Ibrahim Hassan aka Trezeguet di menit 27 tak mampu mereka balas di sisa pertandingan.

Kekalahan tersebut membuat Arsenal tak beranjak dari peringkat 10 dan bahkan kini hanya berjarak satu poin saja dari Everton dan Southampton yang berada di bawahnya. Lebih parahnya lagi, kekalahan ini memastikan peluang Arsenal untuk finis di zona Liga Europa jadi tertutup rapat.

Namun Arsenal masih memiliki satu jalan untuk bisa mendapat tiket ke Eropa. Tim betusan Mikel Arteta itu bisa menjuarai Piala FA untuk merebut tiket tersebut. Namun jelas itu tak akan mudah mengingat lawan mereka di final nanti adalah tim kuat Chelsea.

“Sekarang kami harus memenangkan FA Cup dan kami memiliki tekanan yang lebih besar, namun kami bakalan melakukan segalanya untuk menjuarai FA Cup sekarang,” ungkap Granit Xhaka yang dikutip dari situs resmi Arsenal.

Xhaka menambahkan jika kekalahan dari Villa murni karena tim tak bisa fokus di lapangan. Mereka banyak melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan. Oleh karena itu ia meyebut jika tim lawan layak atas tiga poin mereka.


Baca Juga:



“Saya pikir Aston Villa, perjuangan mereka, mereka telah memberikan segalanya di setiap wilayah lapangan dan bagi saya mereka pantas mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.

“Ya, kami punya rencana dan tahu bahwa mereka sangat kuat dalam bola mati, tetapi kami melakukan banyak pelanggaran di dekat kotak penalti, terlalu banyak sepak pojok dan kami tidak menjalankan rencana. Mereka lebih agresif dari kami,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Fans Minta United Cuci Gudang, Siapa yang Layak Ditendang?

Vivagoal Liga Inggris – Baru-baru ini, fans United geram dengan penampilan timnya di ajang Piala FA. Bahkan, secara tegas, mereka menyebut ada enam nama yang seharusnya ditendang. Siapa saja?

United dipastikan tersingkir dari percaturan Piala FA pasca kalah 1-3 dari Chelsea di babak semifinal, Senin (20/7) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat mereka hanya menyisakan kans mendulang Europa League di musim ini. Bahkan pahitnya, kekalahan tersebut memutus streak 19 laga tak terkalahkan Setan Merah.

Situasi tersebut pun dimanfaatkan Give Me Sports untuk merilis pemain mana saja yang tak pantas untuk ada dalam skuat dan bahkan beberapa nama ada yang direkomendasikan untuk dijual ataupun dipertahankan.

Enam nama yang layak dijual di antaranya ada  David de Gea, Jesse Lingard, Daniel James, Andreas Pereira, Phil Jones, Lee Grant, dan Angel Gomes. Mereka yang disebut dinilai tak pantas lagi berseragam Setan Merah. Bahkan dua nama tambahan yakni Luke Shaw dan Juan Mata masuk dalam pertimbangan daftar jual.


Baca Juga:


Terkhusus Mata, sang pemain[p memang jarang dimainkan. Sementara ada pula beberapa nama yang layak dimainkan di starting line up macam Harry Maguire, Mason Greenwood, Aaron Wan-Bissaka, dan Eric Bailly. Selain itu, empat nama yang dianggap penting di antaranya Bruno Fernandes, Anthony Martial, dan Marcus Rashford.

Apakah fans Untied setuju dengan daftar tersebut?

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pep Akui Tak Sabar Hadapi Madrid

Vivagoal – Liga Inggris Pelatih The Cityzen, Pep Guardiola merasa sangat optimis para penggunanya dapat mengalahkan Real Madrid yang baru saja menyabet gelar juara La Liga musim 2019/20 ini dalam Liga Champions.

Dalam leg pertama Liga Champions, Aguero dan koleganya berhasil memetik kemenangan atas Los Blancos dengan skor 2-1. Raihan itu membuat Pep merasa anak asuhnya telah menginjakkan satu kaki mereka pada semifinal Liga Champions.

Dilansir The Independent, sebelum beralih fokus pada Madrid, mantan pelatih Munchen itu menjelaskan para anak asuhnya telah melupakan kekalahan dari Arsenal yang membuat mereka tersingkir dari Piala FA.

“Sebagian dari pekerjaan kami bagus setelah kami kalah dari Arsenal, saya memberi mereka pujian untuk kebangkitan mereka karena sisi pertahanan kami saat ini lebih baik. Kami memiliki peluang untuk menjadi lebih baik lagi.


Baca Juga:


“Kami sedang dalam keadaan baik dan bersemangat, tentu kami telah siap untuk Madrid. Level pemain kami saat ini lebih layak dan lebih tinggi dibanding minggu lalu. Permainan tanpa bola kami telah kembali seperti semula.

“Namun sebelum kami fokus pada Madrid, saya berharap kami berfokus pada Liga Inggris. Kami tidak peduli apa yang akan terjadi kepada kami dalam pertandingan berikutnya, itulah yang saat ini berada di benak kami sebelum menghadapi Watford dan Norwich pada sisa pertandingan Liga Inggris saat ini,” ucap Guardiola.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dituding Bermain Kotor, Lampard; Itu Taktik Tuk Kalahkan Lawan

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard mengaku jika menginstruksikan anak asuhnya untuk melakukan banyak tekel kepada pemain Man United. Hal itu dilakukan agar lawan tak nyaman bermain.

Chelsea berhasil meraih tiket final Piala FA usai menyingkirkan Manchester United. Pada laga semifinal dini hari tadi, The Blues berhasil menang dengan skor menjanjikan 3-1.

Gol kemenangan Chelsea masing-masing dicetak oleh Olivier Giroud, Mason Mount dan bunuh diri Harry Maguire. Sementara gol semata wayang Man United dilesakkan Bruno Fernandez melalui titik putih.

Chelsea berhasil meredam permainan cepat tim lawan. Satu instruksi yang dilakukan Lampard adalah dengan menekan lawan dengan tekel-tekelnya. Total Chelsea mencatatkan 20 pelanggaran pada laga yang digelar di Wembley tersebut.

“Ya, memang begitulah [instruksinya] dan para pemain harus mendapat kredit untuk itu,” kata Frank Lampard dikutip dari Football London.

“Kami banyak bekerja dalam dua hari terakhir dan kami tidak memiliki banyak waktu. Kami tahu mereka berlari di belakang dan mereka semakin baik dengan kecepatan tiga penyerang dan Bruno Fernandes.”

“Mereka juga bermain melalui garis, dan meskipun kami memiliki tiga bek saya tidak ingin itu kemudian menjadi lima bek [pemain terlalu turun ke belakang]. Pemain pergi ke lini tengah, melakukan tekel dan tidak membiarkan United merasa nyaman,” tegas Frank Lampard.

Satu nama yang mendapat apresiasi dari Lampard adalah Cesar Azpilicueta. Menurutnya sang kapten berhasil melakukan pekerjaannya dengan sangat baik termasuk dalam mengkoordinir para pemain di atas lapangan.


Baca Juga:



“Dipimpin Azpilicueta sebagai kapten. Beberapa kali dia pergi ke lini tengah dan memenangkan kembali bola. Dia menunjukkan kepemimpinan, mempengaruhi orang-orang di sekitarnya dan berbicara dengan tim,” kata Frank Lampard.

“Itu adalah bagian yang sangat besar, kemenangan terbesar adalah dari pekerjaan dengan bola dan fisik. Kami menampilkan itu dan memenangkan permainan,” tutup Frank Lampard.

Pada partai final nanti, Chelsea akan bertemu Arsenal. Tim yang juga berasal dari London itu sebelumnya berhasil menyingkirkan tim kuat Manchester City.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

MU Kalah, De Gea Jadi Sorotan, Kenapa?

Vivagoal – Liga Inggris Manchester United menunjukkan performa gemilang dalam beberapa pertandingan terakhir mereka, sayangnya dalam perempatfinal Piala FA pada Senin (20/7) United harus takluk dari Chelsea dengan skor 3-1.

Kekalahan Manchester United yang tengah onfire mendapatkan sorotan dari mantan pelatih mereka, Jose Mourinho. Pria asal Portugal yang saat ini menukangi Tottenham menilai hasil minor United pada dini hari tadi disebabkan oleh kesalahan fatal David de Gea.

Tiga gol yang dilesakkan anak asuh Lampard ke gawang United, dinilai Special One dapat diatasi oleh De Gea, namun hal itu tidak terjadi. Mou juga mengungkapkan De Gea yang telah menandatangani kontrak hingga 2023 pada musim lalu menyelamatkan kariernya.

“Bukan bagus, tampaknya De Gea beruntung. Saya pikir momen terbesarnya adalah saat ia menandatangani kontrak barunya, saya tidak berpikir mengapa United harus membayar gajinya sebanyak itu.

“Mungkin itu karena satu hingga dua tahun lalu banyak tim yang menginginkan De Gea, tapi tidak saat ini, sebagian tim telah menutup pintu untuk De Gea. Madrid dapatkan Courtois, Barcelona dengan Ter Stegen, PSG dengan Navas,” ucap Mou dikutip dari Mirror.


Baca Juga:


Tak hanya Mourinho yang mengkritik penampilan De Gea, mantan pemain bertahan The Red Devil, Phil Neville yang telah menorehkan enam Liga Inggris, tiga Piala FA dan Liga Champions bersama United juga memberikan komentar pada kiper berusia 29 tahun itu.

 

“Sebagai pemain yang memenangkan empat penghargaan dalam lima tahun, De Gea tidak dapat dikenali. Ia terus membuat kesalahan dan hari ini anda melihat tiga gol. Saya pikir ia telah kehilangan kepercayaannya.

“Nama De Gea memang bersanding dengan para kiper kelas dunia lainnya, tapi tidak saat ini. Jika saya menjadi Ole Gunnar Solskjaer maka saya akan khawatir dengan De Gea, kinerjanya telah menurun dan tidak konsisten,”ujar Neville.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com