Home Tags Sampdoria
SQUAD
Player Position Nationality Age
J. Murillo Defender Colombia 28
E. Audero Goalkeeper Italy 23
A. Seculin Goalkeeper Italy 30
M. Raspa Goalkeeper Italy 19
W. Falcone Goalkeeper Italy 25
L. Avogadri Goalkeeper Italy 19
T. Augello Defender Italy 26
J. Chabot Defender Germany 22
O. Colley Defender Gambia 28
V. Regini Defender Italy 30
B. Bereszyński Defender Poland 28
A. Ferrari Defender Italy 26
N. Murru Defender Italy 26
Kaique Rocha Defender Brazil 19
Dodô Defender Brazil 28
L. Tonelli Defender Italy 30
R. Vieira Nan Midfielder England 22
A. Ekdal Midfielder Sweden 31
K. Linetty Midfielder Poland 25
É. Barreto Midfielder Paraguay 36
E. Rigoni Midfielder Argentina 27
G. Ramírez Midfielder Uruguay 30
F. Depaoli Midfielder Italy 23
M. Bahlouli Midfielder France 20
J. Jankto Midfielder Czech Republic 24
M. Thorsby Midfielder Norway 24
G. Maroni Midfielder Argentina 21
M. Léris Midfielder France 22
M. Pompetti Midfielder Italy 20
A. Bertolacci Midfielder Italy 29
F. Bonazzoli Attacker Italy 23
G. Caprari Attacker Italy 27
M. Gabbiadini Attacker Italy 29
F. Quagliarella Attacker Italy 37
F. D'Amico Attacker Italy 20
J. Sala Defender Italy 29
L. Capezzi Midfielder Italy 25
STANDINGS
2019-20 Coppa Italia
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES

Tag: Sampdoria

Mantan Pesakitan Dortmund Jadi Inspirator Pesta Gol Lazio

0

Vivagoal Serie A – Lazio sukses berpesta gol dalam parade kemenangan 5-1 atas Sampdoria, Sabtu (17/1) malam WIB. Tiga dari lima gol I Biancolesti disumbangkan mantan pesakitan Borrusia Dormund, Ciro Immobile.

Dalam laga yang dihelat di Olimpico, Lazio langsung mengambil ancang-ancang serangan di awal laga. Tujuh menit laga berjalan, Elang Roma membuka keunggulan melalu aksi Felipe Caicedo. 10 menit pasca gol pertama, pelanggaran yang dilakukan Nicola Murru di kotak terlarang pun berbuah penalty untuk tuan rumah. Immobile yang maju sebagai eksekutor pun menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Seakan terpacu mencetak gol kembali, Immobile yang menerima umpan jauh Francesco Acerbi sukses mengemas gol keduanya. Gol tersebut menjadi yang ke-22 di kancah Serie A.  Tragisnya, apa yang dicatatkan eks Sevilla itu, melebihi jumlah gol Sampdoria di ajang liga!

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Unggul 3-0 Elang Roma malah tampil beringas. Bastos yang masuk pasca jeda turun minum langsung membuat Laziale bersorak pasca mencetak gol keempat Lazio. Bahkan di menit ke-65, Lazio kembali mendapatkan hadiah penaltI. Immobile yang hadir sebagai eksekutor kembali mencatatkan namanya di papan skor. Keunggulan 5-0 Lazio seakan tak terbendung.

Lima menit pasca hattrick Immobile, Samp memperkecil ketertinggalan melalui Karol Linetty. Hasil ini membuat Lazio memperkuat posisi di peringkat ketiga dan berjarak satu dan dua angka dari Juventus dan Inter Milan di puncak klasemen.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kiper Sampdoria Ini Bangga Miliki Darah Indonesia

Vivagoal Serie A – Emil Audero Mulyadi mengaku masih menerapkan tradisi Indonesia dalam kehidupannya sehari-hari sebagai rasa bangga akan darah yang mengalir di tubuhnya.

Darah Indonesia dalam diri Audero mengalir dari sang ayah, Edi Mulyadi yang merupakan pria asli Lombok. Sedangkan darah Italia berasal dari sang ibu Antonella Audero.

Audero yang lahir di Lombok kemudian tumbuh dan besar di Italia. Ia pun mengaku akan menyempatkan untuk bisa kembali ke Indonesia saat liburan. Meski jauh, namun diakuinya pulang ke Lombok sangat istimewa.

“Kapan pun saya bisa kembali ke Indonesia, pasti saya akan ke sana. Meski jauh, itu sepadan,” buka Audero dalam wawancaranya dengan Dugout dikutip dari Goal.

Baca Juga: 5 Klub Luar Negeri yang Dibeli Sahamnya oleh Pengusaha Indonesia

“Ayah saya dari Lombok. Saya juga lahir di sana. Tapi kami lebih lama menghabiskan hidup di Turin, tempat asal ibu saya, tepatnya daerah Cumiana. Budaya Indonesia dan Italia sama-sama memengaruhi diri saya.”

Ya, Audero mengaku jika dalam kehidupannya sehari-hari ia masih menerapkan budaya dari sang Ayah. Ia bahkan menyebut jika budaya dari Indonesia membuatnya bisa lebih santai.

“Biasanya, budaya Italia akan aktif dengan sendirinya saat saya sedang menjalani pekerjaan sebagai atlet. Menghadapi hal-hal kompleks yang perlu banyak persyaratan harus dibutuhkan kesabaran. Saat seperti itu, budaya Italia lebih memengaruhi saya.”

“Sementara untuk kehidupan sehari-hari, hal-hal yang lebih santai dan tenang yang berasal dari budaya Indonesia lebih kuat. Oleh karena itu, budaya Indonesia lebih kuat. Lebih sering saya terapkan.”

Audero yang merupakan produk akademi Juventus itu melakoni debut serta laga satu-satunya bersama Bianconeri pada akhir musim 2016/17. Ia kemudian dipinjamkan ke Venezia sebelum akhirnya dilepas secara permanen ke Sampdoria pada musim panas tahun lalu.

Namanya sempat mencuri perhatian setelah menolak panggilan memperkuat tim nasional Indonesia. Hal itu ia lakukan guna menjaga kesempatan untuk bisa membela Italia, setelah pernah ambil bagian dalam kelompok umur Italia mulai dari U-15 hingga U-21.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Debut, Ibra Sudah Temukan Masalah di Milan

Vivagoal Serie A – Zlatan Ibrahimovic resmi menjalani debut di Milan. Sayang pada laga tersebut ia gagal memberikan kemenangan atas Sampdoria.

Ibra sendiri Masuk di menit 55 menggantikan Piatek saat Milan menjamu Sampdoria pada pekan ke-18 Seria A 2019/2020, Senin (6/1/2020). Mantan penyerang LA Galaxy tersebut mampu menciptakan beberapa pelang, namun sayang tak ada satupun yang mampu dikonversi menjadi gol.

Baca juga: Conte Ibaratkan Lukaku Seperti Berlian yang Masih Kasar

Bukan hanya Ibra, para pemain Milan lainnya juga tak bisa memaksimalkan kesempatan yang ada. Penguasaan bola mencapai 68,3% dengan jumlah tembakan (19-6) maupun tembakan tepat sasaran (8-2) tentu menjadi bukti dominasi sang tuan rumah.

Ibra pun mengaku cukup kecewa karena gagal memberikan kemenangan di depan Curva Milan. Ia mengaku masih datang dengan semangat dan ambisi yang sama.

“Saya masih bisa merasakan adrenalin, emosi, dan gairah yang selalu ada dalam diri saya selama sembilan atau sepuluh tahun terakhir,” kata Ibrahimovic, seperti dikutip Football Italia.

“Hubungan dengan suporter hebat dan itu membuat saya sangat termotivasi. Saya ingin turun ke lapangan, mencetak gol, dan merayakannya di depan Curva seperti dewa.”

Ibra pun langsung melihat jelas kekurangan timnya tersebut. Menurutnya Milan kurang percaya diri dan juga agresivitas untuk mencetak gol

“Anda bisa lihat kalau tim ini kurang percaya diri dan agresivitas untuk mencetak gol, jadi kami tak bisa main seefektif mungkin,” tutur Ibrahimovic.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Kami perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik skuad ini. Saya sudah empat hari di sini, dan saya akan mengusahakan apa pun untuk membantu Milan bangkit. Keyakinan, itu yang masih kurang di sini.”

“Para suporter belum merasa senang.”

“Kami harus menderita saat ini, dan hasilnya belum positif. Namun, kami harus terus berusaha dan tetap berpikir positif,” pungkas striker asal Swedia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jelang Duel, Pelatih Sampdoria Waspadai Ibrahimovic

Vivagoal Serie A – Sampdoria akan bersua dengan AC Milan di San Siro dalam lanjutan Serie A 2019/20 Senin (6/1) malam. Jelang laga tersebut pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri berkomentar soal lawannya nanti. 

Ranieri tegas menyoroti kehadiran Zlatan Ibrahimovic di kubu tuan rumah. Eks pelatih Leicester itu mengaku mewaspadai kehadiran bomber anyar Milan tersebut.

“Saya harap untuk memulai 2020 dengan performa hebat dan beberapa poin, meskipun menghadapi Ibrahimovic tidak pernah menjadi sebuah start bagus di awal tahun.

“Saya yakin Ibra akan bermain, mungkin sejak awal. San Siro akan bergelora, jadi kami mesti bersiap,” jelas Ranieri.

Sampdoria sendiri tak sedikitpun gentar meski akan menghadapi Milan di depan pendukungnya sendiri. Menurutnya, Sampdoria punya modal baikk ketika bertemu tim-tim besar.

Baca Juga: Cara Sarri Supaya Rabiot Tak Tinggalkan Juventus

“Milan itu memiliki banyak pemain berkualitas, jadi posisi mereka di klasemen sulit dijelaskan. Mereka akan merasa antusias dan Ibrahimovic membawa mental juara.

“Kami harus mengulang penampilan bagus kami melawan Juventus. Mentalitas saling membantu seperti itu krusial,” tambah Ranieri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Penjelasan Ilmiah Lompatan 2,56 Meter Cristiano Ronaldo

0

Vivagoal Serie A – Cristiano Ronaldo kembali menyuguhkan tontonan menarik kala Juventus mengalahkan Sampdoria 2-1. Bukan tendangan keras atau aksi akrobatik, Ronaldo mencetak gol kemenangan dengan ‘terbang’ setinggi 2,56 meter.

Ronaldo menjadi penyelamat timnya saat bersua Sampdoria pada lanjutan Serie A, Kamis (19/12/2019) dini hari tadi. Pemain asal Portugal itu berhasil mencetak gol penentu kemenangan jelang akhir babak pertama.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Namun gol Ronaldo bukan gol mudah. Dilansir dari The Sun, Ronaldo harus memaksa tubuhnya melompat hingga 2,56 meter untuk bisa menanduk bola umpan dari Alex Sandro.

Pertanyaan pun muncul, bagaimana Ronaldo bisa melakukan hal tersebut?

Namun studi ilmuwan pada 2011 mungkin bisa menjadi jawaban. Kala itu mereka melakukan penelitian yang diabadikan dalam sebuah film dokumenter “Ronaldo: Tested To The Limit”. Dengan teknologi yang mumpuni, tubuh Ronaldo dianalisis untuk mendapatkan yang memengaruhi lompatan tinggi Ronaldo.

Dari hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan tersebut munculah beberapa kesimpulan. Eks pemain Manchester United itu ternyata memiliki lemak tiga persen lebih sedikit ketimbang supermodel.

Ronaldo juga mempunyai lingkar paha sebesar 61,7 cm. Hal tersebut membuat Ronaldo bisa berlari sejauh 25 meter dalam waktu 3,61 detik, hanya kalah 0,3 detik dari pelari cepat profesional.

Kondisi tersebutlah yang membuat Ronaldo bisa melompat begitu tinggi. Dengan bentuk tubuh tersebut, Ronaldo bisa melompat setinggi 44 cm ketika dalam keadaan diam tanpa harus memaksimalkan kinerja ototnya. Lompatan itu diukur dari permukaan tanah sampai telapak kakinya.

Baca juga: Gol Spektakuler Ronaldo, Ranieri; Dia Seperti Pemain NBA

Namun apabila dalam kondisi berlari dan ditopang otot tungkai yang begitu kuat, Ronaldo bisa melompat hingga 78 cm. Jadi, jika tinggi Ronaldo 1,87 meter; maka saat melompat maksimal ia bisa mencapai 2,65 meter atau lebih tinggi dari lompatannya melawan Sampdoria. Lompatan ini diukur dari permukaan tanah hingga kepala Ronaldo.

Catatan tersebut juga lebih tinggi dari lompatan yang dilakukan para pemain NBA. Para pebasket biasanya hanya mampu melompat paling tinggi 71 cm (dari permukaan tanah sampai kaki).

Selain itu, gaya Ronaldo dalam mendorong tubuhnya ke atas hampir mencapai 5g atau mirip dengan yang biasanya dilakukan astronot saat lepas landas. Sederet data tersebut tentunya ditunjang dengan teknik lompatan dan waktu yang tepat.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gol Spektakuler Ronaldo, Ranieri; Dia Seperti Pemain NBA

0

Vivagoal Serie A Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri, mengaku kagum dengan gol Cristiano Ronaldo. Ia menyebut itu adalah lompatan yang indah seperti seorang pemain NBA.

Ronaldo kembali menyuguhkan aksi menawan saat Juventus mengalahkan Sampdoria 2-1 di ajang Serie A, Kamis (19/12/2019) di Stadio Comunale Luigi Ferraris. Saat timnya bermain imbang 1-1, Ronaldo kemudian terbang setinggi 2,56 meter untuk mencetak gol kemenangan melalui kepalanya.

Baca juga: Cara Jitu Flamengo Cegah Si Anak Hilang Kembali ke Italia

Pujian kemudian santer berdatangan bahkan dari kubu lawan. Ranieri bahkan tak bisa menutupi kekagumannya atas gol sang lawan.

“Dia terlihat seperti seorang pemain NBA! Dia berada di udara selama satu setengah jam!” ucap Ranieri sembari tertawa kepada Sky Sport Italia.

“Anda tak bisa mengatakan apapun soal itu, hanya mampu mengangkat topi dan hanya itu saja,” lanjut sang pemenang Premier League tersebut.

Lebih lanjut Ranieri tak bisa menampik jika Juventus berhasil mencetak dua gol yang indah di laga tersebut (satu gol lainnya dari Paulo Dybala). Ada ucapan selamat serta respon positif dari timnya di laga tersebut.

“Saat lawan anda mencetak dua gol indah seperti itu, anda hanya bisa menjabat tangannya dan berkata ‘bagus’. Gol itu memiliki nilai yang sama dengan tiket,” tambahnya.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Meskipun demikian, performa ini memberikan kami rasa percaya yang lebih, karena kami bereaksi dengan baik dan menciptakan sejumlah peluang apik,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Prediksi Sampdoria Vs Juventus: Ambisi Si Nyonya Tua Rebut Puncak Klasemen Serie A

0

Vivagoal Serie A – Selain berambisi membuat jarak dengan Inter Milan, laga melawan Sampdoria bisa menjadi modal berharga untuk ajang Supercoppa Italiana. Si Nyonya Tua nantinya akan bertemu Lazio di ajang tersebut.

Juventus dijadwalkan akan bertandang ke Luigi Ferraris untuk menghadapi peringkat 16 Sampdoria pada pekan ke-17 Serie A 2019/20, Kamis (19/12/2019). Laga tersebut dilakukan lebih awal karena mereka akan bersua Lazio dalam Supercoppa Italiana di Riyadh, Arab Saudi, pada 22 Desember 2019 mendatang.

Baca juga: Ronaldo Buka Peluang Untuk Menutup Karir di Juventus

Jelang laga itu sendiri, baik Sampdoria maupun Juventus baru saja meraih kemenangan di giornata sebelumnya. 

Sampdoria sukses memutus streak tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi dengan kemenangan 1-0 dalam Derby della Lanterna kontra tuan rumah Genoa. Sedangkan Juventus menang 3-1 saat menjamu Udinese.

Juventus berkesempatan untuk menjaga jarak dengan Inter yang memiliki jumlah poin yang sama. Juventus bisa melesat terlebih dahulu jika mengalahkan Sampdoria di Marassi dan memupuk mental jelang menghadapi Lazio, tim yang memberi kekalahan perdana musim ini.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Prediksi Starting XI Sampdoria vs Juventus:

Sampdoria: Audero; Murillo, Colley, Ferrari, Murru; Vieira, Ekdal, Linetty; Ramirez; Gabbiadini, Quagliarella.

Juventus: Szczesny; Cuadrado, Bonucci, de Ligt, Alex Sandro; Emre Can, Pjanic, Matuidi; Bernardeschi; Dybala, Cristiano Ronaldo.

Head-to-Head dan performa kedua tim;

Head-to-Head (Serie A)

Pertemuan : 122
Sampdoria menang : 26
Gol Sampdoria : 120
Imbang : 37
Juventus menang : 59
Gol Juventus : 193

5 Pertemuan Terakhir

26-05-2019 Sampdoria 2-0 Juventus (Serie A)
29-12-2018 Juventus 2-1 Sampdoria (Serie A)
15-04-2018 Juventus 3-0 Sampdoria (Serie A)
19-11-2017 Sampdoria 3-2 Juventus (Serie A)
19-03-2017 Sampdoria 0-1 Juventus (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Sampdoria (M-K-K-K-M)

25-11-2019 Sampdoria 2-1 Udinese (Serie A)
03-12-2019 Cagliari 4-3 Sampdoria (Serie A)
06-12-2019 Cagliari 2-1 Sampdoria (Coppa Italia)
09-12-2019 Sampdoria 0-1 Parma (Serie A)
15-12-2019 Genoa 0-1 Sampdoria (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Juventus (M-S-K-M-M)

27-11-2019 Juventus 1-0 Atletico (UCL)
01-12-2019 Juventus 2-2 Sassuolo (Serie A)
08-12-2019 Lazio 3-1 Juventus (Serie A)
12-12-2019 Leverkusen 0-2 Juventus (UCL)
15-12-2019 Juventus 3-1 Udinese (Serie A).

Statistik kedua tim

– Sampdoria hanya mampu meraih satu kali kemenangan dalam 6 laga kandang terakhirnya di Serie A (M1 S3 K2).
– Sampdoria telah gagal mencetak gol dalam 3 dari 5 laga kandang terakhirnya di Serie A.
– Selalu ada pemenang dalam 7 pertemuan terakhir kedua tim.
– Juventus hanya mampu mencatatkan dua kali clean sheet dalam 10 laga terakhirnya di Serie A.
– Juventus sudah empat kali mencetak satu biji gol saja dalam 8 laga tandang yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini.

Prediksi skor untuk laga tersebut adalah Sampdoria 0-1 Juventus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bomber Sampdoria Catatkan Rekor Fantastis di Serie A

0

Vivagoal Serie A – Penyerang Sampdoria, Fabio Quagliarella mencatatkan rekor baru di Serie A. Pemain asli Italia tersebut mencatatkan 450 penampilan jadi yang terbanyak di negeri Pizza tersebut. 

Rekor itu pecah kala dirinya membantu Sampdoria membungkam Udinese Senin (25/11) dini hari WIB di Stadio Luigi Ferraris. Dimana pertandingan itu menggenapkan penampilannya jadi 450. 

Meski sudah tak muda lagi, penyerang 36 tahun itu tetap tajam di depan gawang. Musim lalu, dia jadi top skordengan koleksi 26 gol mengalahkan nama top sekelas Cristiano Ronaldo.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Sepanjang sejarah Serie A, dia jadi satu-satunya pemain non penjaga gawang dengan penampilan terbanyak. Quagliarella hanya kalah dari Gianluigi Buffon yang mencetak 903 penampilan.

Catatan Buffon sendiri diperkirakan masih bakal berlanjut. Pasalnya kiper Juventus itu masih aktif bermain hingga saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Begini Sikap Tegas AS Roma Terhadap Fansnya yang Rasis

0

Vivagoal Serie ADalam laga Sampdoria kontra AS Roma pada pekan ke-8 Minggu (20/10) kemarin, fans I Lupi kedapatan melemarkan hinaan berbau rasisme terhadap punggawa I Samp, Ronaldo Vieira. Roma pun siap melakukan investigasi dan siap menindak tegas pelaku perbuatan tak terpuji itu.

Melalui keterangan tertulisnya via akun Twitter AS Roma English, pihak klub mengungkapkan permintaan maaf sebesar-besarnya dan berjanji bakal menghukum siapapun yang terlibat dalam aksi tersebut.

“AS Roma ingin meminta maaf kepada Ronaldo Vieira atas penghinaan rasis yang ditujukan kepadanya. Roma tidak mentolerir rasisme dalam bentuk apapun dan klub akan meminta pihak berwenang untuk mengidentifikasi dan kemudian menghukum setiap orang yang terlibat dalam pelecehan ras terhadap sang gelandang,” tulis mereka.

Namun, Ronaldo Viera mengaku tak terlalu ambil pusing dengan insiden yang menimpanya itu. Pemain asal Guinea Bissau merasa hal tersebut terlalu sering terjadi dalam pertandingan sepakbola. “Saya juga mendengarnya, tapi saya tidak ingin membahas hal itu. Ini sudah terlalu sering terjadi dan seharusnya mereka tidak melakukannya,” ujar sang gelandang.

Aksi ini merupakan yang teranyar pasca kasus yang menerpa Romelu Lukaku beberapa waktu lalu. Serie A disebut abai dalam kasus ini. Bahkan, eks Juventus, Lilian Thuram pernah menghimbau jika pemain dengan kulit berwarna seharusnya melakukan eksodus dari Italia karena penanganan atas kasus ini seakan tak pernah menemui titik terang.

Baca Juga : Serie A, Liganya Kakek-Kakek

Terlepas dari hal tersebut, hasil imbang yang diterima kedua tim tak membuat AS Roma beranjak dari peringkat enam Serie A. saat ini, I Lupi masih bertengger di posisi keenam dengan raihan 13 poin. Sementara Sampdoria masih terpatri di peringkat 20 dengan raihan 4 poin dari 9 laga yang telah mereka mainkan.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Mantan Pelatih Chelsea Resmi Tukangi Sampdoria

0

Vivagoal Serie AClaudio Ranieri akhirnya resmi melatih kembali. Eks juru taktik Leicester dan Cheslea itu dipercaya menangani Sampdoria agar mendongkrak posisi tim asal Genoa itu ke tempat yang seharusnya.

Sekedar catatan, Sampdoria sendiri saat ini berada di posisi ke-20 dengan raihan tiga angka dari tujuh laga awal. Ranieri sendiri menggantikan posisi Eusebio Di Francesco yang dianggap gagal membawa Il Samp ke papan tengah. Pengangkatan Tinkerman sendiri diumumkan pada Sabtu (12/10) waktu setempat.

“Sampdoria dan presiden Massimo Ferrero menyambut Claudio Ranieri, yang akan bertugas sebagai pelatih tim utama hingga 30 Juni 2021,” demikian pernyataan resmi dari Sampdoria.

Kedatangan Ranieri sendiri diharapkan bisa mengerek prestasi tim, terkhusus di kancah Serie A. Pasalnya, pelatih asli Italia itu dianggap kompeten mengingat segudang pengalamannya melatih berbagai tim Eropa.

Di tanah Spanyol, Ranieri sempat membesut Valencia dan Atletico Madrid. Ia juga sempat mengembara ke Yunani dan Prancis. Berbagai tim Italia pun pernah menggunakan jasanya. Selain itu. Inggris juga pernah ia jelajahi bersama Chelsea, Fulham dan Leicester City. Bersama tim yang disebut terakhir, dirinya sukses mempersembahkan trofi Premier League musim 2015/16.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS