Tag: Sergio Ramos

Madrid Tanpa Ramos Di Laga Pertama Liga Champions Lawan Shakhtar

Vivagoal Liga Champions – Real Madrid dipastikan akan menghadapi Shakhtar Donetsk di matchday pertama Liga Champions musim 2020/2021 tanpa sang kapten Sergio Ramos. Bek berusia 34 tahun itu absen karena mengalami cedera lutut.

Madrid akan bertindak sebagai tuan rumah ketika melawan Shakhtar Donetsk di laga perdana Grup B Liga Champions, Kamis (21/10/2020) dinihari WIB. Jelang duel yang digelar di Estadio Alfredo Di Stefano ini, bek andalan Madrid, Sergio Ramos terlihat absen di sesi latihan terakhir tim pada Selasa (20/10) waktu setempat.

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan pelatih El Real, Zinedine Zidane di sesi konferensi pers jelang laga berlangsung, Ramos diketahui mengalami masalah pada lutut kirinya sedari laga kontra Cadiz akhir pekan kemarin.

“Sergio bermasalah dan saat ini dia belum bisa berlatih. Kami tidak mau mengambil resiko apapun. Pada akhirjya, kita lihat saja apa yang akan terjadi. Dia belum bisa berlatih normal saat ini.” ungkap Zidane seperti dilansir dari Marca.


Baca Juga:



Dalam pengumuman skuad yang dirilis Los Blancos untuk laga kontra Shakhtar, pada akhirnya nama Ramos memang dicoret dengan Eder Militao diyakini akan dimainkan sebagai starter berduet dengan Raphael Varani di jantung pertahanan El Real. Adapun Nacho Fernandez dipersiapkan sebagai pelapis.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Ramos Dikabarkan Batal ke Juventus?

Vivagoal La Liga – Dalam beberapa pekan terakhir ini, Sergio Ramos dikabarkan akan hengkang dari Real Madrid dan mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ke Juventus. Namun hal tersebut tak akan terjadi dalam beberapa waktu dekat ini.

Dilansir dari El Chiringuito bahwa Sergio Ramos tak memiliki rencana untuk pindah dari Real Madrid. Hal ini bisa diartikan, pemain asal Spanyol ini secara tidak langsung menolak untuk hengkang ke Juventus.

Ramos dikabarkan masih sangat mencintai klub yang membesarkan namanya tersebut. Ia juga memiliki cita-cita untuk mengakhiri karirnya di Real Madrid. Hal tersebut yang membuat dirinya akan tetap bertahan di Real Madrid dan tak akan ke Juventus.

Dalam laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pihak Real Madrid belum menginginkan Ramos untuk pergi meski telah berusia 34 tahun. Bahkan, sang Presiden Real Madrid, Florentino Perez sangat menyukai gaya permainan Ramos.


Baca Juga:


Ia mengungkapkan bahwa Ramos masih menjadi pemain belakang yang dibutuhkan oleh Zinedine Zidane karena kepemimpinannya yang kuat. Oleh karena itu, pihak manajemen Real Madrid diklaim telah menyiapkan kontrak baru kepada bek asal Spanyol tersebut.

Perlu diketahui bahwa Sergio Ramos merupakan sosok yang penting di lini belakang Real Madrid sejak 15 tahun lalu, Ia telah menjadi tembok baja dari pertahanan Real Madrid selama ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Juventus Mulai Buru Kapten Real Madrid Secara Gratis?

Vivagoal – Serie A – Juventus dilaporkan masuk dalam antrian untuk mengejar tanda tangan dari Bintang sekaligus Kapten Real Madrid, Sergio Ramos untuk musim panas tahun depan. Kontrak Ramos di Madrid hanya tersisa satu tahun saja.

Televisi Spanyol, El Chiringuito melaporkan jika pembicaraan kontrak baru antara Ramos dan Madrid masih belum menemui kesepakatan. Mereka mengklaim jika Juventus kini tengah memantau situasi sambil berharap bisa memboyong Ramos ke Kota Turin.

Kontrak Ramos sendiri bakal segera habis di Bulan Juni 2021 mendatang. Hal tersebut yang memungkinkan dirinya bisa pergi secara gratis, sehingga Juventus tak mau ketinggalan kesempatan untuk bisa merekrut Ramos.

Bianconeri dikabarkan tengah mencoba melakukan penawaran pada Ramos kesempatan untuk bisa melakukan reuni dengan mantan rekannya di Madrid dulu, yakni Cristiano Ronaldo.

Ramos saat ini kabarnya mendapatkan gaji sebesar 11,7 juta euro atau sekitar 202 miliar rupiah per tahun di Madrid. Namun rupanya Juventus bukan satu-satunya klub yang tengah mengincar pemain berusia 34 tahun itu.


Baca Juga:


Juventus disebut kembali bakal bertarung dengan Paris Saint-Germain, yang juga bersiap untuk memberikan penawaran kontrak pada Ramos. Kedua tim sebelumnya dilaporkan pula sama-sama tertarik untuk meminang David Alaba dari Bayern Munich.

Dilansir OK Diario, Ronaldo sendiri yang meminta pihak Juve untuk segera melakukan pendekatan pada Ramos agar bisa mendapatkannya secara gratis. Ia menilai jika kedatangan Ramos bisa meningkatkan peluang mereka meraih gelar di tingkat Eropa.

Ramos sendiri selama bermusim-musim telah sangat lekat menjadi andalan utama di El Real. Ia bergabung bersama Madrid setelah diboyong dari Sevilla dengan mahar sebesar 27 juta euro (Rp. 467 miliar) pada tahun 2005.

Berbagai gelar bergengsi telah Ia dapatkan bersama Madrid, diantaranya adalah lima trofi La Liga, empat Liga Champions, serta dua Copa Del Rey. Selain itu Ramos pun menjadi salah satu aktor penting Timnas Spanyol saat meraih gelar Piala Eropa dan Piala Dunia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Buat Tekel Unik Ala Tumit, Sergio Ramos: Access Denied

Vivagoal – La Liga – Mikel Oyarzabal menjadi pahlawan kemenangan Timnas Spanyol atas Swiss di laga lanjutan UEFA Nations League. Namun bukan Oyarzabal yang menarik atensi di pertandingan itu, tapi Sergio Ramos yang membuat sebuah tekel indah dengan tumit.

Pada laga ketiga grup D UEFA Nations League, Spanyol bertindak sebagai tuan rumah kala menghadapi Swiss di Estadio Alfredo Di Stefano, Senin (12/10/2020) dinihari WIB. Laga kedua tim ini berlangsung cukup ketat sepanjang 90 menit.

Swiss pun mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah, namun tim Matador tetap bisa keluar sebagai pemenang berkat gol tunggal Mikel Oyarzabal di menit ke-14.

Hasil tersebut membawa La Furia Roja tuk sementara memuncaki grup D dengan perolehan tujuh poin, hasil dari dua menang dan sekali imbang. Jerman berada di bawahnya dengan koleksi lima poin, disusul Ukraina dengan tiga poin dan Swiss satu poin.

Di akhir laga Spanyol kontra Swiss, meski bukan dirinya yang mencetak gol, namun Sergio Ramos didaulat sebagai man of the match. Bagaimana tidak, selain jadi pemain yang paling banyak melakukan sentuhan pada bola, yakni 105 sentuhan, Sergio Ramos juga jadi pemain yang paling banyak melepaskan tembakan kearah gawang, yakni dengan 3 shots.

View this post on Instagram

⛔ Access denied ⛔

A post shared by Sergio Ramos (@sergioramos) on

Tapi hal lain yang membuatnya layak dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga tersebut adalah ketika kapten Real Madrid itu melakukan sebuah tekel indah di babak kedua.

Ketika Swiss sedang melakukan serangan balik melalui pemain sayapnya Ruben Vargas yang coba melakukan tusukan ke kotak penalti dari sisi kanan gawang, Ramos yang datang menghadangnya coba digocek ke arah kanan badan sang bek.

 


Baca Juga:


Tapi tanpa disangka-sangka Ruben Vergas, Ramos menjulurkan kaki kanannya ke belakang dengan tumitnya melakukan sapuan kepada bola. Pergerakan Vargas pun terhenti dan gawang Spanyol tetap aman.

Banyak fans Spanyol yang memuji aksi sapuan bola ala tumit milik Ramos itu. Ramos sendiri memposting cuplikan dirinya melakukan tekel unik tersebut di akun Instagram pribadinya @sergioramos dengan memberikan caption ‘Access Denied’.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Madrid Dituding Dibantu Wasit, Sergio Ramos Murka

0

Vivagoal – La Liga – Kemenangan Real Madrid atas Real Betis tengah menjadi pembahasan di jagat sepak bola. Mendengar hal itu, kapten Los Blancos, Sergio Ramos pun kesal karena klubnya dituduh mendapat bantuan wasit.

Kemenangan 3-2 di markas Real Betis, Minggu (27/9/2020) dinihari WIB pada lanjutan pekan ketiga Liga Spanyol menandai kemenangan perdana Real Madrid di musim 2020/21. Kapten El Real, Sergio Ramos menjadi penentu kemenangan dengan gol penalti, dan membuat timnya naik ke posisi lima dengan torehan 4 poin hasil dari dua laga.

Sayangnya kemenangan itu mengundang kontroversi. Pasalnya, Madrid dituding sudah diuntungkan wasit dan VAR dalam laga yang berlangsung di Estadio Benito Villamarin itu. Banyak yang menilai, pelanggaran Emerson terhadap Luka Jovic tak seharusnya berbuah kartu merah langsung.

Kemudian, insiden yang melibatkan Marc Bartra dan Borja Mayoral di area kotak penalti Betis sedianya tidak harus berbuah penalti. Sebabnya, Marc Bartra dianggap tidak melakukan kontak keras sehingga harus dihukum penalti.

Ramos sendiri menolak menanggapi dua kejadian itu. Ia hanya mengatakan bahwa wasit sudah bertugas dengan baik, dan kemenangan tersebut menunjukkan Madrid memang punya mental pemenang.


Baca Juga:


“Para wasit selalu menjalankan tugasnya sebaik yang mereka bisa. Kadang kala mereka menguntungkan kami, dan pada kesempatan lain justru merugikan kami. Tapi semua itu jelas tanpa maksud buruk.” ucap Ramos dilansir dari Diario AS.

“Kejadian-kejadian yang berlangsung jauh dari pengamatanku, dan itu membuat saya tak bisa berkomentar banyak karena saya tidak melihatnya dengan jelas. Tapi kami memang punya mentalitas untuk bangkit setelah setengah jam terakhir babak pertama sangat buruk.” tambahnya. Kuncinya adalah menyamakan kedudukan dengan cepat.” pungkas Ramos.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Real Betis vs Madrid: Penalti Ramos Menangkan Los Blancos 3-2

0

VivagoalLa Liga – Real Madrid akhirnya bisa meraih kemenangan perdananya di LaLiga Spanyol musim 2020/2021. Bertandang ke markas Real Betis, Los Blancos berhasil menang dengan skor ketat 3-2.

Berlaga di Estadio Benito Villamarin, Minggu (27/9/2020) dinihari WIB, Real Madrid sudah nyaris kebobolan pada menit ke-7 setelah crossing Sergio Canales dari sisi kiri disambut sundulan keras Antonio Sanabria. Beruntung, Thibaut Courtois dengan sigap berhasil menyelamatkan gawangnya.

Madrid akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-14. Berawal dari umpan silang Karim Benzema dari sisi kanan, Federico Valverde dengan mudah menyontek bola masuk ke gawang. Betis mencoba menyamakan kedudukan, sayang tendangan keras Nabil Fekir di menit ke-21 usai menerima umpan Joaquin masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Madrid.

Upaya Betis akhirnya membuahkan hasil di menit ke-35. Berawal dari sepak pojok Joaquin, Sergio Canales lalu melepaskan crossing yang berhasil ditanduk Aissa Mandi tanpa mampu dihalau Courtois.

Betis berhasil berbalik unggul dua menit berselang. Nabil Fekir yang jeli melihat William Carvalho masuk ke kotak penalti mengirim umpan mendatar. Dan dengan sebuah sepakan keras, Carvalho memaksa Cortouis tuk memungut bola dari gawangnya. Skor pun berubah menjadi 2-1 yang bertahan hingga turun minum.


Baca Juga:



Memasuki babak kedua, Madrid langsung tancap gas. Di menit ke-48, Dani Carvajal yang melepaskan umpan ke area kotak penalti coba disapu oleh bek Betis, Emerson. Namun, bola malah bergulir dan masuk ke gawang sendiri. Skor pun berubah jadi 2-2.

Di menit ke-68, Betis harus bermain dengan 10 orang usai Emerson mendapat kartu merah usai melanggar Jovic yang tinggal berhadapan dengan kiper. Unggul jumlah pemain, Madrid  pun diatas angin dan terus menekan.

Petaka Betis akhirnya datang di menit ke-80. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Marc Bartra dianggap melakukan handball di area terlarang. Ramos yang maju sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik dan membawa Madrid menang 3-2 hingga laga tuntas.

Dengan hasil ini, Madrid naik ke posisi lima klasemen dengan torehan 4 poin dari 2 laga. Sedangkan Betis di urutan kedua dengan raihan 6 poin dari tiga laga.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Masa Depan Ramos Masih Abu-Abu Di Madrid, Kroos: Dia Kapten Terbaik

0

Vivagoal – La Liga – Di tengah spekulasi masa depan Sergio Ramos yang belum ada kejelasan dari Real Madrid, Toni Kroos melontarkan puji-pujian buat sang kapten Madrid tersebut. Ramos disebutnya sebagai kapten terbaik yang pernah memimpinnya.

Masa bakti Sergio Ramos bersama El Real hanya menyisakan setahun lagi. Sejauh ini belum ada tanda-tanda dirinya bakal segera teken perpanjangan kontrak baru untuk membuatnya lebih lama di Bernabeu.

Ramos sendiri bisa dibilang adalah icon Real Madrid saat ini. Bek internasional Spanyol itu sudah merumput bersama Los Blancos sejak tahun 2005 silam. Artinya, Ramos merupakan satu dari dua pemain paling senior yang ada dalam skuad besutan Zinedine Zidane saat ini selain Marcelo yang direkrut pada tahun 2007.

Untuk diketahui, dengan usianya yang sudah menginjak 34 tahun, ada rumor yang mengatakan bahwa manajemen El Real enggan memberi Ramos perpanjangan kontrak berdurasi panjang. Madrid diberitakan hanya bersedia memberi Ramos kontrak berdurasi setahun dengan opsi perpanjangan satu musim.

Namun Ramos diklaim menuntut kontrak baru berdurasi 3 tahun, hal yang sulit direalisasikan di tengah banyaknya bek muda baru yang berkualitas dan bertebaran di bursa transfer Eropa saat ini.


Baca Juga:


Saat situasi Ramos yang tak menentu, Toni Kroos coba memberi gambaran bagaimana sosok Sergio Ramos untuk skuad Real Madrid. Menurutnya, sepanjang karier sepakbolanya, Ramos adalah sosok kapten terbaik yang pernah bermain bersamanya.

“Sergio Ramos adalah sosok kapten yang memberi contoh dalam bentuk tindakan. Ketika dia menyampaikan pendapat, ujung-ujungnya itu adalah untuk kebaikan tim dan itu tanpa syarat.” ucap Kroos dilansir dari Marca.

“Dia adalah seseorang yang merespon sesuatu dengan sangat baik dan suaranya paling didengar oleh semua pemain. Buat saya, Sergio Ramos adalah kapten terbaik yang pernah saya punya.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Sergio Ramos: Tanpa Messi El Classico Bakal Hampa

0

Vivagoal –La Liga – Berbeda dengan Toni Kroos yang begitu senang mendengar Messi ingin meninggalkan Barcelona, kapten Real Madrid, Sergio Ramos justru menginginkan La Pulga bertahan di tim rival. Menurutnya kespesialan El Classico bakal menurun tanpa kehadiran Messi.

Kebersamaan Messi di Barcelona sudah mendekati batas akhir. Bintang berusia 33 tahun tersebut sudah menegaskan keinginannya untuk hengkang dari tim Catalan pada bursa musim panas ini.

Kabar ini sendiri langsung ramai jadi perbincangan khususnya di kalangan pemain Madrid yang notabene adalah musuh bebuyutan Barcelona di ajang La Liga. Para pemain Los Blancos bahkan terpecah jadi dua, ada yang senang dan ada yang tidak menyukai kepergian Messi dari tim asal Catalan itu.

Toni Kroos salah satu pemain Madrid yang menganggap kepergian Messi dari Blaugrana akan menguntungkan buat timnya. Menurutnya, Barcelona bakal kehilangan salah satu senjata terbaiknya untuk menyaingi Madrid dalam perburuan gelar La Liga dan Liga Champions.

“Kalau satu dari pemain-pemain seperti Messi tidak bermain untuk tim rival, jelas itu sebuah kabar baik buat Madrid. Messi meninggalkan Barcelona, berarti Barcelona sudah kehilangan senjata terbaiknya untuk bersaing dalam perebutan gelar juara La Liga Spanyol.” ucap Kroos.

Berbeda pandangan dengan rekan setimnya itu, Sergio Ramos justru melihat ketiadaan Messi di Blaugrana akan berdampak sangat luas. Selain La Liga bakal kurang menarik lagi, laga El Classico antara Madrid dan Barcelona bakal terasa hampa tanpa kehadiran salah satu pemain terbaik di dunia.

“Sebenarnya itu bukan menjadi perhatian kami di Madrid. Messi berhak untuk menentukan masa depannya sendiri.” ucap Ramos dilansir dari Marca.


Baca Juga:


“Namun tentu saja, demi sepakbola Spanyol, buat Barcelona sendiri dan untuk Madrid, jelas saya menginginkan Messi bertahan. Kehadirannya akan membuat La Liga terlihat lebih baik, dan El Classico jadi lebih indah.” tegas Ramos.

“Messi adalah salah satu pemain terbaik di dunia, dan anda akan selalu senang bisa mengalahkan yang terbaik. Menurut saya, Messi yang terhebat di dunia.” tutup Ramos.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pede Dengan Skuad Yang Ada, Zidane Ogah Belanja Pemain Baru

0

VivagoalLa Liga – Real Madrid memastikan tidak akan belanja pemain di bursa transfer musim panas tahun ini. Pelatih El Real, Zinedine Zidane diklaim sudah pede dengan skuad yang ada saat ini untuk bersaing memperebutkan trofi juara musim depan.

Finish sebagai jawara LaLiga Spanyol dengan selisih delapan poin dari Barcelona, Real Madrid enggan untuk membongkar skuad yang ada. Padahal, pada kenyataannya, Madrid gagal di dua ajang lainnya, yakni Copa Del Rey dan Liga Champions.

Dilansir dari Marca, pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane yang merekomendasikan kepada manajemen klub untuk tidak mendatangkan siapapun di musim panas ini. Pasalnya, beberapa pemain utama yang mengalami cedera musim lalu seperti Eden Hazard, Marco Asensio dan Ferland Mendy sudah pulih dari cedera.

Selain itu, Zidane juga masih punya amunisi pemain muda yang potensial dalam diri Vinicius Jr, Rodrygo Goes, Federico Valverde dan Eder Militao. Kesemua nama tersebut diyakini oleh Zidane bakal sudah matang di musim 2020/2021 mendatang.

Terkait pemain yang sudah berusia 30 tahun keatas seperti Marcelo, Sergio Ramos, Toni Kroos, Karim Benzema dan Luka Modric disebut oleh Marca masih akan dipakai Zidane setidaknya untuk satu-dua musim lagi.


Baca Juga:



Masih dari sumber yang sama, Zidane justru menginginkan cuci gudang dengan menjual beberapa pemain, khususnya yang kurang memberi kontribusi pada musim 2019/2020 kemarin, seperti Gareth Bale, James Rodriguez, Mariano Diaz, Brahim Diaz dan Alvaro Odriozola.

Marca sendiri menilai, sejatinya ini keputusan ini cukup mengkhawatirkan fans Madrid, jika merujuk pada performa klub kesayangannya yang angin-anginan di awal musim kemarin. Menurutnya Madrid belum cukup mumpuni untuk bersaing di tiga kompetisi musim depan, karena masih ada gap besar di sektor bek tengah, gelandang serang dan penyerang tengah yang mendesak untuk diperbaiki.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tanpa Sergio Ramos, Real Madrid Bisa Apa?

Vivagoal La Liga – Real Madrid dikabarkan akan memperpanjang kontrak Sergio Ramos dengan tambahan extra satu tahun. Sebelumnya, Real Madrid hanya ingin memberikan kontrak baru kepada Sergio Ramos untuk setahun saja. Kini, Los Blancos memberikan tawaran baru menjadi dua tahun.

Dilansir dari AS, Real Madrid dikabarkan memberi kontrak berdurasi dua tahun. Real Madrid disebut-sebut telah berubah pikiran usai dikalahkan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Saat itu, tanpa Sergio Ramos lantaran akumulasi kartu merah pada leg pertama, Real Madrid harus menerima kekalahan dari City.

Memang sangat terlihat tanpa Sergio Ramos lini pertahanan Real Madrid sungguh sangat mengecewakan. Bahkan, rekan setimnya, Raphael Varane telah melakukan dua blunder fatal yang tidak pernah dilakukan oleh pemain lain.

Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Real Madrid saat ini belum bisa melepas Sergio Ramos karena kepemimpinan yang sangat baik di lini pertahanan. Untuk itu, Real Madrid menginginkan untuk mempertahankan Sergio Ramos satu tahun lebih lama.

Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello menyebutkan bahwa tanpa Sergio Ramos, Los Blancos tak mampu untuk mengawal pertahanan yang baik. Bahkan, Ramos menjadi salah satu pemain yang telah memberikan kontribusi besar dengan memberikan gol untuk Real Madrid.


Baca Juga:


“Saya telah memikirkan bahwa Real Madrid memiliki satu masalah baru. Tanpa Sergio Ramos, menjadi salah satu pemain unggulan dan harus dipertahankan. Bahkan, saat melawan Manchester City tanpa Sergio Ramos pertandingan terasa sangat sulit,” ujar Capello kepada Laureus.

Sebagai informasi, Sergio Ramos telah mengemas 97 gol dan 39 assist bagi Real Madrid. Ia juga telah tampil sebanyak 650 kali bersama Real Madrid di semua ajang kompetisi yang dia jalani.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS