Tag: Sergio Ramos

Akhir Musim Menyakitkan, Kapten Real Madrid Buka Suara

Vivagoal Liga Champions – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos merasa Manchester City  membuat musim Real Madrid berakhir dengan kepahitan. Meski sudah meraih gelar juara LaLiga Spanyol dan Supercopa de Espana, namun tersingkir di babak 16 besar Liga Champions membuat El Real hancur. 

Ramos sendiri tak bisa bermain di laga tersebut karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Absennya Ramos memang sudah diprediksi banyak pihak bakal memberi dampak besar buat lini pertahanan Madrid.

Terbukti dengan dua gol City yang dicetak Raheem Sterling dan Gabriel Jesus semuanya berawal dari kesalahan Raphael Varane. Ramos pun menilai, hasil di Etihad jadi penutup musim mereka yang sangat pahit meski sebelumnya berjaya di dua kejuaraan, yakni Piala Super Spanyol dan Liga Spanyol.

“Musim ini sangat aneh, dan telah berakhir dengan kepahitan. Musim ini juga sangat berat buat semua orang, termasuk kami. Apresiasi tetap harus diberikan karena kami bisa memenangi Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol, namun tersingkir dari Liga Champions jadi penutup musim yang pahit buat kami.

Namun demikian, Ramos enggan berlarut dalam kesedihan. Dia kini meminta semua pihak untuk melupakan kegagalan dan bersiap menyongsong musim baru.


Baca Juga: 


“Sekarang saatnya berlibur dan kami segera kembali untuk berjuang menyambut musim depan. Logo di dada ini dan segala sejarahnya sebenarnya selalu pantasi untuk meraih semuanya. Tapi dalam kemenangan selalu ada kekalahan. Hala Madrid, terima kasih atas dukungan tanpa syarat anda, bahkan dari kejauhan,” kata Ramos melalui twitter pribadinya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Capello: Tanpa Sergio Ramos, Madrid Akan Menderita Di Etihad

Vivagoal Liga Champions – Tanpa Sergio Ramos, Real Madrid akan melakoni laga hidup mati kontra Manchester City di Liga Champions. Ketiadaan bek berusia 34 tahun itu membuat Fabio Capello lebih mengunggulkan City tuk lolos.

Madrid akan tandang ke Etihad Stadium dalam lanjutan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Sabtu (8/8/2020) dinihari WIB. Los Blancos harus membalikkan keadaan setelah kalah 1-2 di leg pertama.

Namun upaya Madrid untuk bisa comeback dipastikan akan berjalan sedikit sulit tanpa kehadiran Sergio Ramos di atas lapangan. Sang kapten harus absen karena sanksi akumulasi kartu kuning. Alhasil, kehilangan Ramos jadi kerugian besar buat pasukan Zinedine Zidane.

Pasalnya, berdasarkan catatan Opta, Madrid punya tren buruk saat harus bermain di ajang Liga Champions tanpa Ramos. Dari enam laga yang dilakoni dimana mantan bek Sevilla itu harus absen, Madrid hanya bisa meraih satu kemenangan dengan lima sisanya berakhir dengan kekalahan.

“Bisakah Real Madrid menang? Mungkin saja, karena mereka sudah berpengalaman di Liga Champions. Tekanan kerap membantu Madrid menunjukkan permainan terbaiknya.” ucap Capello dilansir dari Marca.


Baca Juga:



“Tapi saya kira, mereka kini punya satu masalah krusial. Tanpa Sergio Ramos, itu akan sulit. Sergio Ramos adalah kapten, pemimpin di ruang ganti, dia juga pemimpin di atas lapangan. Kepribadiannya benar-benar dibutuhkan semua pemain.” Capello menjelaskan.

“Masalahnya, ketika anda melawan City seberapa bagus anda akan bertahan. Jadi menurut saya, saya menjagokan City karena tanpa Sergio Ramos. Dulu saya kira Guardiola kerap melakukan kesalahan taktik, tapi sekarang, City benar-benar berbahaya saat menyerang.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Meski Terakumulasi, Ramos Dibawa Zidane ke Etihad, Kenapa?

Vivagoal – Liga Champions – Real Madrid dipastikan tidak membawa Gareth Bale saat bertandang ke markas Etihad Stadium. Namun pihak Los Blancos tidak mengungkapkan alasannya tidak mengikutsertakan pemain asal Wales tersebut.

Leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan mempertemukan City melawan Madrid akan berlangsung akhir pekan ini. Duel dua raksasa Eropa tersebut akan dihelat di Etihad Stadium, Sabtu (8/8) dinihari WIb.

Jelang duel hidup mati ini, Madrid baru saja mengumumkan skuad yang akan bertanding menghadapi runner-up Liga Inggris musim ini. Dari daftar nama yang diumumkan tersebut, Bale, Rodriguez dan Mariano Diaz tidak tercantum dalam 24 pemain yang akan dibawa Zidane.

Khusus untuk Bale dan James, keduanya memang sudah sering diparkir oleh Zidane musim ini. Bahkan sejak La Liga restart, dari 11 laga yang dilakoni pasukan Los Blancos, Bale dan James tercatat hanya sekali dimainkan Zidane, yakni ketika menghadapi Mallorca akhir Juni lalu.

Namun yang menarik, Zidane justru memasukkan nama sang kapten, Sergio Ramos dalam daftar pemain yang akan melawat ke Etihad. Padahal, Ramos sudah dipastikan absen di laga nanti karena mendapat kartu merah di leg pertama.


Baca Juga:


Namun Zidane beralasan, kehadiran Ramos akan dapat menyuntikkan semangat buat para rekan setimnya. Meski tidak bermain, namun Ramos tetap diizinkan masuk ke ruang ganti sesaat sebelum laga berlangsung.

Berikut daftar nama pemain Madrid yang disiapkan untuk laga melawan Manchester City:

Kiper: Thibaut Courtois, Alphonse Areola, Diego Altube

Bek: Dani Carvajal, Eder Militao, Sergio Ramos, Raphael Varane, Nacho, Marcelo, Ferland Mendy, Javi Hernandez.

Gelandang: Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, Fede Valverde, Isco, Lucas Vazquez, Marco Asensio, Brahim Diaz,

Penyerang: Eden Hazard, Karim Benzema, Luka Jovic, Vinicius, Rodrygo

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

5 Perayaan Juara yang Berujung Nestapa

Vivagoal Berita Bola –  Menjadi juara dalam sebuah ajang atau kompetisi jelas menjadi kebanggan bagi para pemenang. Namun, tak jarang seremonial pengalungan medali dan penyerahan trofi berujung petaka.

Terbaru, seremonial penyerahan trofi Arsenal saat berhasil menjuarai Piala FA 2019/20 menyedot perhatian. Bagaimana tidak, sang kapten, Pierre Emerick – Aubameyang tidak sengaja menjatuhkan piala yang berada dalam genggamannya.

Sontak kejadian ini membuat pelatih Mikel Arteta hingga kompatriotnya, Rob Holding berkomentar usil. Holding bahkan menganggap kejadian jatuhnya trofi juara yang dilakukan Aubameyang merupakan hal lumrah yang sudah biasa terjadi dan cenderung menjadi tren.

“Saya melihat dia berjalan dengan bagian bawah piala sedikit menempel, saya bilang ‘anda harus melepasnya!’. Sepertinya kejadian jatuhnya trofi adalah tren di masa sekarang,” ungkap Holding.

Memang beberapa waktu sebelum terjatuhnya Piala FA oleh Aubameyang, Zenit St. Petersburg melakukan hal yang sama. Saat merayakan gelar juara Russian Cup, tepatnya saat sang kapten angkat piala, trofi lantas terjatuh dan pecah berkeping.

Selain dua kejadian di atas masih banyak kejadian tak terkira saat sebuah klub merayakan juara. Kali ini kami merangkum lima fakta kejadian piala yang tak sengaja terjatuh saat perayaan juara.

1.Martin Stekelenberg – Ajax Amsterdam

AjaxMundur jauh ke tahun 2011, penjaga gawang Ajax Amsterdam, Martin Stekelenberg, melakukan blunder. Bukan dalam pertandingan tapi saat tengah merayakan kesuksesan Ajax menggondol trofi Eredivse.

Tengah di arak keliling kota, Stekelenberg memilih duduk di atap bis sambil mengangakat piala Eredivse yang berbentuk piringan. Sayang, saat tengah melaju di persimpangan, Stkelenberg, gagal menahan trofi dan akhirnya terjatuh dari atas bus.


Baca Juga: 

Karena berbentuk piringan, trofi yang terjatuh, malah menggelending dan kemudian diamankan petugas yang berjaga mengamankan convoy. Sebuah ironi memang, meski pandai menangkap bola, tapi Stekelenberg gagal mengamankan trofi dari genggamannya.

Ruggeri: Pique Bek Kelas Dua. Jika Main di Luar Barca, Tak akan Terkenal!

Vivagoal – La Liga – Sukses meraih gelar bersama Barcelona dan Timnas Spanyol, rupanya tak membuat Gerard Pique diakui sebagai pemain bertahan kelas satu di Dunia. Satu diantaranya adalah mantan Pemain Real Madrid, Oscar Ruggeri.

Menurut Ruggeri, selama ini Gerard Pique hanyalah pemain bertahan yang biasa saja. Padahal selama bertahun-tahun Pique selalu mengisi lini belakang utama di El Barca.

Ruggeri yang merupakan mantan pemain Madrid lalu memandingkannya dengan Sergio Ramos. Walaupun sama-sama menjadi andalan di Timnas Spanyol, Ruggeri tetap menilai Ramos lah yang merupakan bek terbaik di dunia saat ini.

Ia justru menyamakan level permainan dari Pique dengan dirinya yang saat aktif bermain bukan menjadi pemain utama. Andai tidak bermain di Barcelona Ruggeri merasa Pique tak akan banyak dikenal publik sepakbola.


Baca Juga:


“Dia rupawan dan bersama seorang penyanyi (Shakira), jika dia bermain untuk Valencia, pasti tidak akan ada yang tahu siapa itu Pique,”ujar Ruggeri dilansir Marca.

“Dia seperti saya, pemain biasa saja. Bek terbaik? tidak sampai level itu. Pique tak terlalu mendapat tekanan saat bermain. Bagi saya, Sergio Ramos adalah yang terbaik di dunia2.

Sepanjang karirnya di Barcelona Pique total telah bermain di 541 laga dengan sumbangan 46 gol serta 13 assists di semua ajang. Ia berhasil menyumbangkan 29 trofi untuk Blaugrana, termasuk diantaranya delapan trofi La Liga dan tiga trofi Liga Champions.

Bersama Ramos, Pique berhasil membuat La Furia Roja mendominasi sepakbola Eropa maupun dunia, dengan meraih Piala Dunia 2010 dan Piala Dunia 2012.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Statistik Membuktikan, Tanpa Ramos, Madrid Kerap Tak Berdaya

Vivagoal Liga Champions – Real Madrid patut hati-hati saat bertemu Manchester City akhir pekan ini. Sebab, berdasarkan statistik, jika bermain tanpa Sergio Ramos, El Real kerap menuai hasil yang kurang bagus.

Madrid akan menghadapi City pada lanjutan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan itu sendiri akan dilangsungkan di Etihad Stadium, markas The Citizens, Sabtu (8/8/2020) dinihari WIB.

Menatap laga ini, Los Blancos akan bermain tanpa sang kapten, Sergio Ramos. Bek berusia 34 tahun tersebut terkena kartu merah pada leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu, dimana Madrid juga tumbang 1-2 pada laga tersebut.

Tak ayal, misi berat bakal dilakoni Madrid di Manchester. Selain mengejar ketertinggalan agregat gol tandang, Luka Modric Cs juga tak bisa diperkuat bek tengah andalannya yang selain tangguh juga cukup rajin membantu daya gedor El Real musim ini dengan melesakkan 13 gol.

Situasi Madrid kian tidak menguntungkan karena mereka dihadapkan pada catatan buruk jika bermain tanpa Ramos. Berdasarkan catatan Marca, pasukan Zinedine Zidane kerap tersandung di ajang Liga Champions saat mantan bek Sevilla itu harus menepi.

Dari enam pertandingan Liga Champions yang dilakoni Madrid tanpa Ramos, Madrid tercatat hanya bisa sekali meraih kemenangan, sisanya kalah. Adapun tren Los Blancos ambyar bermula pada musim 2017/2018, dimana mereka saat itu takluk 1-3 oleh Juventus di leg kedua perempatfinal.


Baca Juga:



Semusim berselang, Madrid yang kembali bermain tanpa Ramos secara mengejutkan tumbang 0-1 saat melawan CSKA Moscow di fase grup. Di pertemuan kedua, Madrid lagi-lagi dihajar oleh raksasa Liga Rusia itu saat Ramos diistirahatkan.

Madrid kembali tak berdaya saat bersua Ajax Amsterdam pada leg kedua 16 besar musim 2018/2019. Saat itu Ramos absen dan Madrid harus menerima kenyataan dihajar 1-4 di Santiago Bernabeu. Terakhir, absennya Ramos membuat Madrid kembali keok.

Menghadapi jagoan Prancis, Paris Saint-Germain di fase grup Liga Champions musim ini, Karim Benzema cs dilumat 0-3 yang dimana PSG bermain tanpa dua bintang utamanya, Kylian Mbappe dan Neymar. Melihat catatan di atas, laga nanti menjadi ajang pembuktian Madrid untuk memutuskan tren negatif mereka untuk meraih kemenangan tanpa sang kapten.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gantikan Posisi Ramos Tuk Hadapi City, Ini Tekad Eder

Vivagoal Liga Champions – Pemain anyar Los Blancos, Eder Militao berambisi membantu Real Madrid taklukan Manchester City. Bahkan, bek berusia 22 tahun itu bermimpi membobol gawang Manchester City dengan cara sundulan sebagai gol perdananya.

Eder Militao diyakini akan dimainkan sebagai starter saat Madrid melawat ke Etihad Stadium, markas Manchester City, Sabtu (8/8) dinihari WIB. Eder diproyeksikan untuk menutup pos yang ditinggalkan Sergio Ramos karena akumulasi kartu kuning.

Didatangkan dari FC Porto pada awal musim panas 2019 kemarin, Eder baru memainkan 19 laga di seluruh ajang bersama Los Blancos. Menjelang penampilan ke-20 nya bersama Zinedine Zidane, pemain asal Brasil itu berhasrat bisa membuat torehan manis.

Eder Militao memimpikan bisa mencetak gol perdananya untuk Real Madrid. Ia pun memasang target untuk bisa membuat gol ke gawang City dengan cara sundulan.

“Saya bisa membayangkannya sekarang saya bermain di Liga Champions, di Manchester, saya bisa mencetak gol kemenangan dengan sebuah sundulan. Saya belum tahu bagaimana nanti merayakannya. Namun, tidak ada yang mustahil, saya akan mengejarnya.” cetus Militao.


Baca Juga:


Mantan pemain Porto itu menambahkan dirinya akan berusaha memberikan penampilan terbaiknya saat menghadapi para punggawa The Cityzen di akhir pekan nanti.

“Melawan City, kami tidak akan diperkuat oleh kapten kami [Sergio Ramos]. Tapi saya ada disini, dan saya yakin bisa tampil baik, percayalah padaku. Kita akan menang, dan saya akan mencetak gol.” tegasnya dikutip dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Harusnya City Bisa Menang Atas Madrid Tanpa Sergio Ramos, Asalkan…

Vivagoal Liga ChampionsKetiadaan Sergio Ramos membuat Wayne Rooney sangat yakin Manchester City bisa mengalahkan Real Madrid di Liga Champions. Namun, The Citizens diingatkan soal satu hal jika ingin hal itu terjadi.

Manchester City akan segera melakoni duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Real Madrid di Etihad Stadium yang bakal mulai kembali digelar pada Sabtu (8/8/2020) dinihari WIB.

Menuju laga ini, pasukan Pep Guardiola sebenarnya memiliki banyak keuntungan. Selain punya keunggulan gol tandang dan kemenangan 2-1 yang didapatkan di leg pertama, kapten sekaligus bek tengah andalan Real Madrid, Sergio Ramos juga dipastikan tidak bisa tampil karena akumulasi kartu.

Hal tersebut dianggap oleh Rooney sebagai kans besar City untuk bisa menyingkirkan Real Madrid. Tapi Rooney juga menyoroti kelemahan The Citizen yang cukup lemah di lini belakang jika menghadapi tim-tim besar Eropa.

“Manchester City kemungkinan tak pernah memiliki kesempatan sebaik sekarang ini di Liga Champions. Apalagi, saat ini, Sergio Ramos sedang di akumulasi kartu dan itu bakal menjadi kehilangan besar buat Madrid di lini pertahanan semakin rapuh. Saya memikirkan bahwa Manchester City bisa mencetak gol jika mampu memanfaatkan kelemahan itu,” tegas Rooney.


Baca Juga:


“Walaupun Manchester City tampil cukup solid, lini belakang mereka juga kerap memberikan rasa khawatir bagi para penggemar termasuk saya. Real Madrid akan menyerang area bek tengah mereka, dan itu membuat saya bertanya-tanya, karena semua klub big six di Liga Inggris bisa mengalahkan Manchester City. Itu menunjukkan tim Guardiola bakal kesulitan mengerahkan kemampuan terbaik.” tandasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gareth Bale Digaji Selangit Di Madrid, Sergio Ramos Tuntut Lebih Banyak

VivagoalLa Liga – Real Madrid belum juga menemui kata sepakat terkait perpanjangan kontrak bek andalannya, Sergio Ramos. Belakangan beredar rumor bahwa Ramos meminta gaji lebih banyak dari Gareth Bale yang merupakan pemain dengan gaji tertinggi di El Real.

Sergio Ramos adalah ikonnya Real Madrid. Sejak didatangkan dari Sevilla pada tahun 2005, perannya dalam mengawal lini belakang Los Blancos tak tergantikan dalam 15 tahun terakhir.

Sempat dimainkan sebagai bek kanan di awal kedatangannya, namun seiring waktu, Ramos menjelma menjadi bek tengah yang tangguh. Alhasil, ban kapten pun melingkar di lengannya sejak enam tahun terakhir.

Hingga saat ini, bek berusia 34 tahun itu sudah mengemas 650 penampilan bersama Real Madrid di seluruh ajang kompetisi. Hebatnya lagi, sebagai bek, Ramos bisa mengoleksi 97 gol.

Namun kontraknya di Real Madrid akan segera habis pada musim panas 2021 mendatang. Dan sejauh ini, Madrid masih kesulitan mencapai kata sepakat dengan Ramos terkait pembaharuan kontrak barunya. Pasalnya, selain masalah durasi yang mana Ramos meminta kontrak 3 musim kedepan, sang pemain juga menuntut gaji yang lebih banyak dari Gareth Bale.


Baca Juga:



Sebagaimana yang diketahui, selama ini Ramos menerima gaji sebesar 210 ribu euro atau setara Rp 3,9 miliar per pekan. Gaji Ramos ini masih kalah dibandingkan dengan Bale yang menerima setiap minggunya sebesar 300 ribu euro atau setara Rp 5 miliar.

Namun, performa Bale sejak Madrid dibesut Zinedine Zidane tidak sesuai dengan banderol besarnya. Masalah kebugaran dan konflik yang berkepanjangan dengan pelatih asal Prancis tersebut membuat Ramos merasa berhak punya gaji lebih besar dari pemain asal Wales itu.

Menurut kabar yang dilansir dari The Sun, Ramos meminta kenaikan gaji yang signifikan hingga 315 ribu euro atau sekitar Rp 6 miliar per minggunya. Masih dari sumber yang sama, buntut dari tidak adanya kesepakatan soal kontrak baru ini, Ramos disebut bakal menyeberang ke salah satu klub China yang disebut-sebut berani memberi Ramos gaji sebesar 385 ribu euro atau setara Rp 72, miliar per pekan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Meski Sudah Berumur, Sergio Ramos Masih Krusial Buat Madrid

Vivagoal La Liga – Meski sudah cukup berumur, Luka Modric berharap Real Madrid mau memberi perpanjangan kontrak buat Sergio Ramos. Menurutnya, meski sudah berusia 34 tahun, tapi Ramos masih bisa bermain di level tertinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Kontrak Sergio Ramos di Los Blancos akan segera habis pada Juni 2021 mendatang. Sejauh ini, belum ada kesepakatan yang terjalin antara kedua belah pihak.

Persoalan utamanya terletak pada durasi kontrak. Ramos yang dinilai telah masuk kategori uzur dalam dunia sepakbola dikabarkan minta kontrak baru berdurasi tiga musim ke depan. Sementara kubu Los Blancos hanya menyanggupi kontrak untuk satu musim ke depan dengan opsi perpanjangan satu musim.

Rumitnya negosiasi yang berjalan membuat Modric berharap tak sampai membuat Ramos berpikiran untuk hengkang dari Santiago Bernabeu. Menurutnya, Ramos adalah pemain yang sangat kompetitif, dan masih sangat lapar untuk mendapatkan banyak gelar juara.

“Walau usianya sudah 34 tahun, tapi Ramos masih bisa bermain di level tertinggi. Ketika kamu melihat dirinya berlatih, kamu segera tahu betapa laparnya dia untuk meraih gelar dan ingin terus meraih kesuksesan.” ucap Modric dilansir dari AS.

“Sergio Ramos bukan hanya bek terbaik, tapi dia juga pemimpin terbaik bagi kami. Dia orang yang fenomenal. Saya kenal baik dan sudah menjadi teman selama 8 tahun. Kami sering bersama membawa keluarga masing-masing untuk liburan.” jelas Modric.


Baca Juga: 


Untuk diketahui, musim ini menjadi sangat spesial untuk Ramos karena dia sudah berhasil memecahkan rekor yang 15 tahun bertahan di La Liga Spanyol. Ramos kini menjadi bek tersubur dengan torehan 11 gol dalam satu musim kompetisi Liga Spanyol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com