Home Tags Watford
SQUAD
Player Position Nationality Age
Miguel Ángel Britos Cabrera Defender Uruguay 34
Tommie Hoban Defender Republic of Ireland 25
S. Okaka Attacker Italy 30
A. Peñaranda Attacker Venezuela 22
Gomes Goalkeeper Brazil 38
B. Foster Goalkeeper England 36
P. Dahlberg Goalkeeper Sweden 20
D. Bachmann Goalkeeper Austria 25
D. Janmaat Defender Netherlands 30
C. Dawson Defender England 29
S. Prödl Defender Austria 32
A. Mariappa Defender Jamaica 33
A. Masina Defender Italy 25
Kiko Femenía Defender Spain 28
J. Holebas Defender Greece 35
C. Kabasele Defender Belgium 28
M. Zeegelaar Defender Netherlands 29
D. Foulquier Defender Guadeloupe 26
T. Cleverley Midfielder England 30
A. Doucouré Midfielder France 26
W. Hughes Midfielder England 24
Domingos Quina Midfielder Portugal 20
T. Dele-Bashiru Midfielder Nigeria 20
E. Capoue Midfielder France 31
T. Deeney Attacker England 31
D. Welbeck Attacker England 29
A. Gray Attacker England 28
I. Success Attacker Nigeria 23
S. Dalby Attacker England 19
R. Pereyra Midfielder Argentina 28
I. Sarr Attacker Senegal 21
C. Cathcart Defender Northern Ireland 30
K. Sema Midfielder Sweden 26
N. Chalobah Midfielder England 25
Deulofeu Attacker Spain 25
STANDINGS
2019-20 Premier League
Club GP W D L GD Pts
Liverpool 12 11 1 0 18 34
Leicester 12 8 2 2 21 26
Chelsea 12 8 2 2 10 26
Manchester City 12 8 1 3 22 25
Sheffield Utd 12 4 5 3 4 17
See Complete Standings
FIXTURES
Watford
Burnley
Sat, 23/11 03:00 WIB
Southampton
Watford
Sat, 30/11 05:30 WIB
Leicester
Watford
Wed, 4/12 07:30 WIB
Watford
Crystal Palace
Sat, 7/12 03:00 WIB

Tag: Watford

Lampard Sebut Keberadaan VAR Tak Efektif. Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Chelsea, Frank Lampard menilai jika VAR merupakann sebuah alat kurang efektif untuk dijadikan parameter keputusan wasit. Argumen tersebut muncul kala Watford mendapatkan hadiah penalty kala bersua Chelsea, Sabtu (1/11) kemarin.

Dalam laga yang berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Chelsea, Lampard menyoroti proses terjadinya gol Watford via titik putih. Menurut Lamps, The Hornets memang dibantu oleh VAR.  Ia bahkan menilai wasit tak yakin dengan keputusannya menunjuk titik putih.

“Saya tahu itu sedikit kontroversi dan mungkin memberi tekanan pada para wasit, tapi jika kami ingin mengatakan ada area abu-abu, serta mengubah keputusan karena wasit di posisi lain lebih berpikir penalti dibanding wasit lainnya di lapangan, maka saya kira kami berada di situasi yang berbahaya,” bukanya kepada Goal International.

Meskipun sedikit dirugikan, Lamps tetap menjaga tren positif Chelsea. Ia bahkan sukses mengemas 7 kemenagan tandang secara beruntun. Kemenangan atas Watford sendiri membuat Chelsea menyodok ke posisi empat besar dengan raihan 23 angka dari 11 laga.

Baca Juga: Chelsea Berada di Jalur yang Tepat Bersama Lampard

Sementara Watford sendiri makin terbenam di posisi juru kunci. The Hornets baru mengumpulkan 5 poin dari 11 laga yang mereka mainkan. Bahkan, tim yang pernah dimiliki Elton John ini belum pernah sekalipun meraih kemenangan di liga!

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Xhaka Sebut Arsenal Terlalu Takut Saat Lawan Watford, Benarkah?

Vivagoal Liga Inggris Gelandang Arsenal, Granit Xhaka tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya usai Arsenal hanya mampu bermain imbang melawan Watford. Menurutnya The Gunners terlalu takut untuk menguasai bola.

Arsenal melawat ke Vicarage Road markas Watford, Minggu (15/9) malam WIB. Pada matchday kelima Premier League tersebut, Arsenal sejatinya sempat tampil menjanjikan. skuad Unai Emery berhasil unggul dua gol melalui brace Pierre-Emerick Aubameyang di paruh pertama.

Namun memasuki babak kedua, Arsenal seperti kehilangan arah. Klub asal London utara itu tampil tak sebaik di babak pertama. Alhasil kemenangan di depan sirna setelah tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 masing-masing melalui gol yang dicetak oleh Tom Cleverley dan Roberto Pereira (penalti).

Kekecewaan tampak jelas di muka Xhaka. Ia menyesalkan mental tim yang tak begitu kuat bahkan untuk memperebutkan bola. “Kami tentu sangat kecewa dengan hasil ini. Kami menjalani babak pertama yang bagus kemudian kami bermain sangat buruk di babak kedua dan harus membayar mahal untuk itu,” Xhaka mengatakan kepada BBC Sport.

Baca Juga: Alami Cedera, Arsenal Tanpa Stiker Andalannya Hingga Oktober

“Kami sudah tahu mereka nothing to lose dan mereka akan menyerang kami tapi kami justru tidak memperlihatkan permainan terbaik kami. Kami terlalu takut. Tidak ada yang menginginkan bolanya,” sembur gelandang Arsenal asal Swiss itu.

“Setiap tim di Premier League cukup tangguh untuk mencetak gol jadi Anda harus tetap kalem, bermental kuat, sedangkan kami tidak mampu melakukannya,” ketus dia.

Hasil imbang tersebut membuat Arsenal terus puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir mereka. Sebelumnya The Gunners juga bermain imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur setelah sebelumnya dihajar Liverpool 3-1. Selain itu, laga kontra Watford juga membuat Gunners saat ini tercecer di posisi ketujuh klasemen sementara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Watford Pecahkan Rekor Transfer Klub untuk Boyong Bintang Rennes

Vivagoal Liga InggrisSalah satu kontestan Premier League, Watford resmi memecahkan rekor transfer klub guna memboyong bintang Stade Rennes, Ismailla Sarr. Pemain asal Senegal itu ditransfer dengan mahar 27 juta Poundsterling.

Bedasarkan laporan Goal International, Sarr dikontrak hingga lima tahun ke depan. Per musim depan, ia akan menggunakan nomor punggung 23. Sejatinya, pembicaraan transfer kedua belah pihak sudah berlangsung sejak bursa transfer musim panas dibuka. The Hornets bahkan sempat cemas andai tak bisa mendatangkan sang pemain.

Namun pada akhirnya semua terasa aman tatkala Sarr merapat ke Vicarage Road, markas Watford dengan biaya yang cukup besar. Pemain yang berposisi sebagai winger kanan memecahkan rekor transfer klub yang sebelumnya dipegang Andy Gray tatkala ditransfer dari Burnley dengan mahar 18 juta Pounds pada 2017 silam.

Sang pemain sendiri memiliki catatan impresif tatkala membela Rennes. Ia sukses mencatatkan 77 laga dan mengemas 18 gol. Bersama timnas Senegal, ia sukses mengemas 26 caps. Pemain ini juga sempat tampil membela Senegal di Piala Afrika 2019 lalu.

Bersama Hornets, Sarr diproyeksi bakal menambah juru gedor Watford sekaligus bisa memberikan prestasi lebih untuk klub guna mengarungi Premier League musim depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Danny Welbeck Dapatkan Klub Baru di Liga Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Masa depan Danny Welbeck terjawab sudah. Sempat berstatus tanpa klub, sang pemain kini merapat ke Watford.

Watford secara resmi mendapatkan jasa Welbeck dengan status free transfer jelang deadline day. Sang pemain kabarnya sepakat untuk dikontrak selama tiga tahun di Vicrage Road.

Pemain 28 tahun itu sebelumnya sempat terkatung-katung tanpa klub setelah Arsenal tak memperpanjang kontraknya pada akhir musim lalu. Cedera sang menjadi alasan The Gooners tak menyodorinya kontrak baru.

Akibat cederanya itu Welbeck terpaksa harus mengakhiri musim 2018/19 lalu lebih cepat. Tercatat terakhir kali pemain Inggris itu membela Arsenal ialah pada November 2018 lalu.

Alhasil, eks penyerang Manchester United itu harus puas hanya mencatatkan 14 kali penampilannya sepanjang musim lalu bersama Arsenal.

Begitupun kini, Guardian menyebut meski sudah resmi berseragam Watford, namun sang pemain belum bisa melakukan debut di pekan pertama Liga Inggris lantaran alasan kebugaran.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lagi! Youngster Manchester City Direkrut Tim Inggris Lainnya

Vivagoal Liga InggrisYoungster Manchester City, Tom Dele-Bashiru resmi bergabung dengan kontestan Liga Inggris Watford. the Hornets mendapatkan Dele-Bashiru dengan status free transfer pasca kontraknya tak diperpanjang the Sky Blues.

Dele-Bashiru, 19 Tahun, merupakan produk akademi Man City. Ia bergabung bersama Cityzens sejak tahun 2016 silam. Namun dalam rentang waktu tiga tahun, ia jarang mendapatkan kesempatan tampil di tim utama karena posisinya berbentrokan dengan bintang City lainnya.

Sekedar informasi, Dele-Bashiru bermain di pos tengah. Sudah barang tentu ia harus bersaing dengan pemain-pemain beken macam Ilkay Gundogan, David Silva, hingga Kevin de Bryune. Ia pun hanya sekali tampil di tim senior kala Citymeladeni Leicester di ajang Piala Liga pada 2017 silam.

Bahkan di musim 2018/19 kemarin, Dele hanya menghabiskan jam terbangnya di tim muda City. Musim lalu, pemain berdarah Nigeria ini tampil 20 kali untuk Man City U-23 dan mengoleksi 20 laga, 1 gol serta 3 assist.

Baca Juga: Pep Geram Kedatangan City ke China Malah Di Olok-Olok

Menurut laporan football paradise, Dele telah menandatangani kontrak hingga enam musim ke depan Bersama Watford. Namanya menjadi rekrutan kedua the Hornets di bursa transfer musim panas setelah Craig Dawson yang sebelumnya lebih dulu bergabung ke Vicarge Road.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tepikan Milan, Pemain Ini Mengaku Bahagia Di Watford

VivagoalSerie A – Keinginan AC Milan mendatangkan Gerard Deulofeu menemui jalan terjal. Pasalnya sang pemain mengaku betah bermain untuk Watford.

Deulofeu sendiri tampil cukup apik bersama Watford musim kemarin. Tercatat ia berhasil menutup musim dengan raihan 12 gol bagi klub Premier League tersebut.

Performa apiknya lantas membuat beberapa klub besar Eropa kepincut termasuk AC Milan. Raksasa Serie A itu kemudian berencana untuk memboyongnya ke San Siro.

Baca Juga: AS Roma Tuntaskan Transfer Pemain Incaran AC Milan!

Namun demikian, minat Milan untuk mendatangkan Deulofeu sepertinya harus kandas. Pasalnya pemain 25 tahun itu mengaku bahagia bersama Watford.

“Di semua tim tempat saya berada, saya tidak tinggal untuk waktu yang, jadi bisa dikatakan saya hanya berkunjung ke Milan, Everton, Sevilla, dan Barcelona,” ujar Deulofeu dikutip Sports Mole.

“Kini, saya merasa nyaman di sini. Di musim pertama, saya memang merasa menderita, tapi akhirnya saya beradaptasi dengan Watford dan saya menikmatinya di sini.”

“Saya mencetak banyak gol untuk membantu tim musim lalu. Saya berharap musim depan bisa mencetak lebih dari 12 gol karena saya yakin bisa mencetak lebih banyak gol. Saya bisa merasakan seperti apa tipe pemain seperti saya, saya bisa mencetak lebih banyak gol. Tapi, hal terbaik adalah membantu tim meraih tiga poin dan mencapai sesuatu yang istimewa bersama Watford,” tegas pemain jebolan akademi Barcelona, La Masia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inilah Alasan Manchester City Jadi Tim Terbaik Dunia!

VivagoalLiga Inggris – Manchester City dominan di Inggris pada musim ini. The Citizens pun disebut sudah menjadi tim terbaik dunia. Apa alasannya?

Gelar domestik di Inggris disapu bersih oleh Man City. Piala Liga Inggris, Liga Inggris, dan Piala FA berhasil digapai oleh tim asuhan Josep Guardiola.

Dengan raihan itu, Man City menorehkan sejarah. Mereka menjadi tim pertama yang berhasil membukukan pencapaian tiga gelar di Inggris, kalau ditambah Community Shiels menjadi empat piala.

City menjuarai Liga Inggris setelah memenangi persaingan sengit dengan Liverpool. Sergio Aguero cs mengumpulkan 98 poin, unggul satu poin dari The Reds. Gelar itu dipastikan pada pekan terakhir.

Sementara di final Piala FA, Sabtu (18/5/2019), Man City mencukur Watford 6-0 untuk memastikan diri menjadi juara. Kapten City, Vincent Kompany pun memuji tinggi Guardiola.

“Itu dimulai dari manajer, dia menentukan standar di awal musim dan dia bilang kami harus meraih back-to-back (gelar juara Premier League),” kata Kompany di BBC.

“Ini merupakan tim terbaik dunia bagi saya. Untuk bisa memasang standar tinggi dalam jangka waktu yang lama –tak cuma untuk satu tahun, tapu dua tahun masih berjalan,” dia menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Final Piala FA: Meski City Superior, Watford Ngotot Cetak Sejarah

Vivagoal Liga InggrisFinal Piala FA musim ini mempertemukan Manchester City dan Watford. Laga yang  akan berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu (18/5/2019) malam WIB akan menjadi pembuktian bagi kedua tim.

City datang dengan modal dua trofi domestik dan berniat menjadikan Piala FA menjadi trofi ketiga musim ini. Selain itu, mereka berambisi untuk menjadi tim pertama yang menyapu bersih tiga trofi domestik dalam satu musim.

“Tidak pernah ada tim Inggris yang melakukan ini sebelumnya. Kami punya peluang untuk itu Kami harus fokus. Tidak mudah menjuarai Piala FA. Apalagi kami harus berlaga di Wembley,” kata Pep Guardiola, pelatih City.

Di atas kertas, City memang lebih diunggulkan dibandingkan dengan Watford. Namun, Watford dipastikan tak akan melepas trofi Piala FA pada City dengan mudah. Mereka dipastikan akan tampil ngotot demi mencetak sejarah.

Selama ini Watford hanya mampu menjadi juara di Lower Bracket. Bahkan terakhir kalinya mereka mengangkat piala ialah pada tahun 98 silam kala menjuarai divisi 3. Selain itu ini bukan kali pertama Watford lolos ke final Piala FA.

35 tahun lalu, Watford sebenarnya punya kans yang sama seperti saat ini. Mereka tampil di final Piala FA melawan Everton. Sayangnya, mereka kalah 0-2 dari Everton.

“Saya pikir kami ada peluang. Kami kalah di dua laga sebelumnya, namun Watford tampil baik, dan dari sana saya percaya tim ini bisa mengalahkan mereka,” ungkap sang pelatih, Javi Garcia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Guardiola Waspadai Kejutan Watford di Final Piala FA

Vivagoal Liga InggrisBos Manchester City, Pep Guardiola mengatakan jika segala kemungkinan masih mungkin bisa terjadi di laga final termasuk kejutan dari Watford.

Manchester City memiliki kesempatan untuk meraih gelar domestik ketika mereka musim ini saat meladeni Watford di final Piala FA, Sabtu (18/5) di Stadion Wembley. Andai keluar sebagai juara maka trophy 1 ini akan bertanding dengan dua trofi sebelumnya yang sudah mereka raih yakni Piala Liga Inggris serta Premier League.

Melihat lawannya di laga final nanti yakni Watford, kemungkinan besar Manchester City tidak akan mengalami banyak masalah. Hal ini berdasarkan dari catatan keduanya di Premier League yang terlampau jauh. City berada di puncak klasemen dengan 98 poin sedangkan watford berjarak 50 poin dibawahnya dan menempati peringkat 11.

 

Selain itu, Manchester City juga begitu dominan saat bersua dengan Watford. Tercatat dalam 6 pertemuan terakhir di semua ajang, The Citizen selalu berhasil meraih kemenangan atas lawannya satu ini.

Kendati demikian Guardiola tak lantas menganggap remeh tim lawan. Dia menyebut jika Watford adalah satu tim terbaik di luar the big six musim ini. Skuat asuhan Javi Garcia diprediksi bisa memberikan mimpi buruk bagi timnya.

“Watford dan Wolves adalah tim terbaik di luar Big Six. Mereka adalah tim yang konsisten, Everton performanya naik turun, Leicester berakhir sangat baik di bawah Brendan Rodgers. Watford bersama Javi Gracia, dia adalah manajer berpengalaman yang pernah melatih diberbagai negara dan saya pikir dia adalah pria yang sangat brilian dan tahu persis apa yang harus dilakukan,” ujar Guardiola dilansir dari BBC.

“Mereka memiliki talenta hebat di lini depan, banyak mengandalkan fisik, serta bagus dalam bola mati. Ini adalah final, kami tahu apa yang bisa terjadi. Kami percaya banyak pada diri kami sendiri dan kami harus menemukan cara untuk mengalahkan mereka.”

“Ini adalah final kejuaraan, apa pun bisa terjadi seperti kartu merah. Mereka dapat mempersiapkan final dengan lebih baik, mereka dapat membuat strategi yang tidak kami harapkan. Dalam satu pertandingan, apa pun bisa terjadi,” tutur pelatih asli Spanyol tersebut.

Watford juga memiliki ambisi untuk juara mengingat mereka ingin memperebutkan satu tiket play off Liga Europa musim depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lawan Tim Kecil Jauh Lebih Sulit Bagi Manchester City

Vivagoal Liga Inggris – Hal tersebut diutarakan langsung oleh bek sekaligus kapten City, Vincent Kompany. Ia menyebut jika lawan tim kecil lebih membutuhkan konsentrasi.

Manchester City sukses meraih tiga kemenangan beruntun dalam tiga laga terakhir mereka di Liga Primer Inggris. Mereka mengalahkan West Ham 1-0, menaklukkan Bournemouth 1-0, dan terakhir menghajar Watford 3-1.

Melihat dari hasil tersebut bisa dikatakan jika City hanya mampu menang tipis melawan tim yang jauh dibawah mereka. Bahkan di tiga laga tersebut mereka harus bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Artinya, Man City harus berjuang keras lawan tim kecil terutama di babak kedua.

Hal tersebut diakui langsung oleh Kompany yang mengatakan jika melawan tim-tim yang relatif kecil terasa cukup rumit bagi City. Dominasi yang terus mereka catatkan sering membuat para pemain lengah sehingga fokus tinggi sangat dibutuhkan.

“Pertandingan-pertandingan seperti ini jauh lebih rumit dari yang dibayangkan banyak orang di luar sana,” tegas Kompany di Sky Sports. “Ini sangat menuntut mental tim, laga seperti ini membuat anda lengah karena anda begitu dominan menguasai bola dan terus menghadapi tembok yang sama.”

“Anda terkadang bisa berada pada situasi yang nyaman sebab anda tidak memiliki pemain lawan mana pun yang harus dikejar, dan anda harus super hati-hati,” sambung dia.

Lebih lanjut pemain asal Belgia itu mengatakan jika timnya masih layak mendapat pujian karena kemenangan-kemenangan tersebut. Meski terbilang menang dengan skor kecil, namun performa tim jauh lebih baik dari yang dibayangkan.

“Kendati demikian, kami berhasil melakukan itu melawan Bournemouth, melawan West Ham, dan kami terakhir melakukannya lawan Watford. Pujian pantas diberikan untuk permainan tim,” tutupnya.

Selain City, Liverpool juga masuk dalam kandidat juara musim ini. Keduanya kini tengah berada di pucuk klasemen dengan hanya berjarak satu poin saja.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS