Site icon Vivagoal.com

Tegaskan Sikap, Erick Thohir Dukung Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Sumber: Twitter

VivagoalLiga Indonesia – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan kembali sikapnya terkait Tragedi Kanjuruhan. Ia masih mendorong agar kasus ini diusut tuntas.

Penyelesaian kasus Tragedi Kanjuruhan memang menjadi sorotan publik. Masyarakat tak puas dengan cara aparat penegak hukum memberikan sanksi untuk para pelaku.

Tragedi Kanjuruhan terjadi saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya dalam ajang BRI Liga 1 2022/2023, 1 Oktober tahun lalu. Sebanyak 135 orang tercatat meninggal dunia dan lebih dari 700 orang lainnya luka-luka.

Pangkal masalahnya adalah tembakan gas air mata yang diarahkan ke tribun suporter. Orang-orang kemudian berdesakan ke luar stadion dan akhirnya terjepit karena akses pintu yang sempit serta terkunci.

Pemerintah bersama PSSI sempat mengambil sikap untuk mengusut tuntas kasus ini. Sejumlah pihak bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun dalam perkembangannya, penyelesaian kasus ini menjadi antiklimaks. Angin dianggap menjadi penyebab utama sehingga para tersangka mendapat hukuman ringan bahkan ada yang divonis bebas.

Desakan untuk mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan kembali terdengar dalam beberapa hari terakhir. Para keluarga korban bahkan sempat mencoba menemui Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Erick Thohir yang melakukan kunjungan ke Malang.

Mereka menuduh pemerintah dan PSSI ingkar janji karena tidak serius menyelesaikan kasus ini. Tuduhan tersebut akhirnya direspons oleh Erick Thohir.


Baca Juga:


“Kehilangan keluarga bukan hal mudah, itu perlu diakui. Apapun effort-nya tidak ada imbangannya,” kata Erick Thohir.

“Kami akan dorong adanya hukuman maksimal, tanpa harus berpolemik siapa. Kita ada sistem pengadilan, pengadilan lah yang memproses.”

Erick Thohir memang sudah melakukan sejumlah manuver untuk membantu menyelesaikan kasus ini. Fokus utamanya adalah keluarga korban.

Namun pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tidak punya kekuatan untuk menentukan hukuman para pelaku. Ia menyerahkan hal itu kepada proses pengadilan yang berjalan.

Sumber: Detiksport

Sebagai Ketum PSSI, Erick Thohir menyadari tugas utamanya untuk merespons Tragedi Kanjuruhan. Ia harus memastikan sejarah kelam tersebut terulang.

Salah satu usaha untuk mewujudkan hal itu adalah dengan mengajukan permohonan renovasi stadion-stadion di Indonesia kepada pemerintah pusat. Program ini telah berjalan.

Usaha lain yang dilakukan adalah dengan menerapkan regulasi larangan kehadiran suporter tamu selama satu musim kompetisi. Langkah ini diambil untuk menjadi momentum pembelajaran para suporter.

“Kami terbuka dan saya pastikan PSSI hadir. Kami hadir untuk perbaiki sepak bola, saya tidak ingin PSSI disebut terus berdiam diri,” tegasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version