(AFP/ODD ANDERSEN via bola.kompas.com)

Timnas Inggris Memang Belum Pantas Dianggap Favorit di Piala Dunia!

Irman Maulana - Juli 17, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris  Eks penyerang Swedia, Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik pedas pada Tim Nasional Inggris, yang kembali gagal melaju ke partai puncak Piala Dunia, usai tumbang oleh juara bertahan edisi 2026, Argentina pada babak semifinal beberapa waktu lalu.

Ambisi Timnas Inggris meraih trofi juara pertama sejak 1966 harus pupus di tangan Argentina. The Three Lions secara dramatis tumbang 1-2 dari Tim Tango di babak semifinal Piala Dunia 2026 lalu.

Inggris sejatinya mampu unggul terlebih dulu berkat gol dari Anthony Gordon. Namun, Argentina bangkit dan membalikan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk memastikan satu tempat di partai final.

Timnya Tersingkir dari Argentina, Legenda Inggris Tak Terima
Sumber: BR Football

Satu yang kemudian menjadi perhatian publik adalah perubahan taktik Inggris ketika unggul. Keputusan untuk bertahan total justru memberikan Argentina momentum dan lebih luasa untuk meneror area pertahanan Inggris.

Kekalahan ini pun dinilai kembali menunjukan ketidakmampuan Inggris bersaing dengan favorit juara lain. Mengulangi apa yang terjadi pada edisi sebelumnya, walau sebelum turnamen digadang menjadi penantang kuat juara.

Bagi Zlatan Ibrahimovic, performa Inggris sejak fase gugur Piala Dunia 2026 seperti sebuah tipuan karena terbukti tak bisa berbuat banyak dihadapan Argentina. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Inggris memang tidak memiliki kualitas yang cukup untuk secara meyakinkan dalam persaingan tertinggi sepakbola.


Baca Juga:


“Kalau kita lihat ke belakang, Inggris memang pernah menjuarai Piala Dunia. (Tapi) Berapa kali Inggris mengalahkan tim yang benar-benar tangguh? Bolehkah saya bertanya kepada penonton di sini?” ujar Ibrahimovic dilansir Goal.

“Tim yang benar-benar tangguh? Kemarin mereka bermain melawan tim yang benar-benar tangguh (Argentina) di turnamen besar. Kemenangan atas Norwegia, dengan segala hormat kepada Norwegia, bukanlah melawan tim yang benar-benar tangguh. Dan saya orang Swedia, itu benar-benar mengolok-olok.”

Ibrahimovic lebih jauh menyinggung tentang penggambaran media Inggris terhadap realitas dari The Three Lions. Menurutnya, budaya sensasionalisme kerap menjadi alat untuk menetupi kelemahan teknis maupun mental dari skuad Inggris.

Ia memandang kualitas atau posisi sebenarnya dari Timnas Inggris terlalu dilebih-lebihkan dalam dunia sepakbola secara global. Alhasil, kekalahan dari Argentina, sebagai tim yang benar-benar siap untuk bersaing, sangat dibutuhkan Inggris untuk kemudian melakukan refleksi diri.

“Tapi Argentina adalah tim yang meyakinkan. Jadi ya, Inggris, mereka menunjukkan semangat juang, menampilkan mentalitas mereka. Tapi jujur saja, Inggris tidak mengalahkan tim yang layak. Dan ketika kamu mengalahkan tim yang meyakinkan, barulah kamu boleh bicara,” tambahnya.

“Tapi aku tahu media Inggris, mereka suka gosip, suka propaganda untuk membesarkan nama sendiri, untuk membuat mereka terlihat hebat. Kemarin adalah kenyataan yang harus dihadapi. Ada tingkatan dalam pertandingan-pertandingan ini. Tingkatan. Itulah perbedaannya. Lihatlah diri kamu di cermin dan tanyakan pada diri sendiri, seberapa hebatkah kamu?”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com