Guardiola City
(Foto: Getty Images/Carl Recine via sport.detik.com)

Tinggalkan Man City, Guardiola: Saya sangat lelah

Irman Maulana - Mei 25, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Pep Guardiola mengaku sangat lelah sambil meneteskan air mata, seiring dengan keputusannya mengakhiri tugasnya sebagai manajer Manchester City, dengan segudang prestasi bergengsi dalam satu dekade terakhir.

Laga penuh emosi dijalani oleh Manchester City saat hadapi Aston Villa tadi malam WIB pada lanjutan pekan ke-38 Liga Inggris 2025/26. Sayangnya, The Citizen harus tumbang oleh Aston Villa dengan skor tipis 2-1 di Etihad Stadium.

Dua gol dari Ollie Watkins memastikan kemenangan The Villans, yang dibalas City lewat Antoine Semenyo. Tidak hanya kekalahan, tapi laga ini sekaligus menjadi salam perpisahan bagi sejumlah punggawa Man City, termasuk sang manajer, Pep Guardiola, bersama Bernardo Silva dan John Stones.

Pict: babelinsight.id

Usai pertandingan, Guardiola pun menyampaikan pesan menyentuh dan penuh emosi, menandakan 10 tahun eranya di Man City sudah berakhir. Saat merenungkan kepergiannya setelah satu dekade bersejarah memimpin tim, Guardiola secara terbuka mengungkapkan kelelahan yang dirasakannya.

Guardiola pertama kali ditunjuk menjadi manajer Man City pada musim panas 2026 silam. Ia telah menangani 593 pertandingan, dengan catatan 423 kemenangan, 77 hasil imbang, dan 93 kekalahan di semua ajang.

Pencapaian terbaiknya adalah ketika membawa City meraih treble winners, disertai trofi Liga Champions pertama bagi klub di tahun 2022/23 lalu. Guardiola lantas menekankan bahwa hubungan antarmanusia lebih penting daripada trofi, selama berada di Man City.


Baca Juga:


“Saya sangat lelah. Serius, saya sangat lelah. Saya telah melakukan segalanya. Kami telah melakukannya. Kenangan yang saya miliki tentang Barcelona dan Bayern Munich memang tak tertandingi, tetapi beban kenangan yang saya bawa dari sini selama 10 tahun ini lebih berat daripada yang lain,” ujar Guardiola dilansir Goal,

“Tanpa trofi, saya pasti sudah dipecat, tapi bukan melihat trofi di lemari di rumah yang membuat saya bahagia. Yang membuat aku bahagia adalah kenangan dan hubungan yang terbangun sejak hari pertama dengan kota ini, staf pendukung, dan para pemain.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com