
Trump Harus Malu, Sepak Bola Bukan Panggung Politiknya!
Vivagoal– Piala Dunia 2026–Pada akhirnya Piala Dunia 2026 melahirkan jawara yang berbeda dibanding edisi sebelumnya 2022. Laga final yang menyajikan pertarungan antara juara bertahan Argentina dengan juara Eropa 2024 Spanyol harus berlangsung hingga babak extra time. Sepanjang 90 menit waktu normal, Argentina tidak mampu keluar dari tekanan Spanyol yang benar-benar eksplosif. Bahkan Lionel Messi dan kawan-kawan tak berhasil melesatkan tembakan walau meleset sekali pun.
Hanya bermain dengan 10 pemain sebelum masuk ke babak extra time, praktis Argentina semakin kesulitan untuk keluar dari tekanan Spanyol. Terlihat Lionel Scaloni menginstrusikan pasukannya agar bermain pragmatis dan bertahan sedalam-dalamnya untuk membawa pertandingan hingga ke adu penalti. Namun ketika extra time babak ke-2 belum lama bergulir, Ferran Torres berhasil memanfaatkan umpan dari tandukan Nico Williams yang menjadi gol satu-satunya La Furia Roja untuk memastikan gelar Piala Dunia yang ke-2 di bawa ke tanah matador.

Euforia kemenangan yang dirasakan Spanyol harus terganggu dan bahkan dapat sorakan dari para penonton di stadion ketika presiden Amerika Serikat tidak mau turun dari panggung setelah menyerahkan piala ke tim Spanyol bersama presiden FIFA. Gianni Infantino bahkan sudah meminta Trump untuk turun bersamanya setelah penyerahan, tapi Trump tetap tidak mau turun.
Baca Juga:
- Chelsea Setuju Bayar Bintang Aston Villa Hampir 3 Triliun Rupiah?
- Balsa Sekulic Ungkap Alasan Terima Pinangan Persib
- Bukan Negosiasi Biasa, Bos Besar Persib Turun Gunung Demi Gaet Mariano Peralta
- Sabet Bola Emas, Rodri Berharap Bisa Menginspirasi Generasi Muda Spanyol
Kejadian ini seperti mengulang sikap Trump ketika Chelsea berhasil menjuarai Club World Cup tahun lalu yang berlangsung di Amerika Serikat. Ketika itu pun publik menilai bahwa tidak seharusnya Trump ada di atas panggung dan ikut berselebrasi dengan tim pemenang.
Mungkin publik geram dengan sikap narsistik dari Trump yang selalu ingin mencuri perhatian di waktu dan tempat yang tidak ideal. Sikap Trump juga semakin mempertegas bahwa FIFA tidak bersikap tegas terhadap Trump sehingga sepak bola bisa terlepas dari kepentingan-kepentingan tertentu. Isu semacam ini jadi berkembang hingga FIFA diklaim memunyai standard ganda. Kritik yang dilayangkan publik pada sikap Trump dan FIFA, harusnya menjadi catatan evaluasi agar sepak bola tidak menjadi alat-alat kepentingan tertentu.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















