Home Tags Argentina
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
-
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES
Argentina
Ecuador
Wed, 25/03 11:00 WIB
Bolivia
Argentina
Mon, 30/03 10:00 WIB
Argentina
Paraguay
Wed, 2/09 10:00 WIB
Peru
Argentina
Mon, 7/09 10:00 WIB

Tag: Argentina

Tawaran Berlimpah, Kenapa Pochettino Masih Menganggur?

0

Vivagoal Berita Bola – Mauricio Pochettino sendiri mengaku masih ingin menyegarkan pikiran di tengah banyaknya tawaran melatih yang datang kepadanya.

Pochettino yang dipecat oleh manajemen Tottenham Hotspur pada Rabu (20/10) WIB lalu memutuskan untuk pulang kampung ke Buenos Aires, Argentina. Ia memilih menjauh sejenak dari hiruk pikuk sepakbola.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Selama di kampung halaman, pria berusia 47 tahun ini berusaha menyegarkan pikirannya. Lima tahun di Spurs dirasakannya begitu menguras energi. Namun demikian waktu santainya pun sedikit terganggu, sebab nyatanya banyak yang menghubungi dan menawarkan pekerjaan baru untuknya.

“Ada banyak klub dan sejumlah proyek menarik yang bisa saya terima penawarannya,” ujar Pochettino kepada Fox Sports Argentina, dikutip dari Mirror. Hanya saja Pochettino enggan menyebut nama-nama klub tersebut.

“Tapi sementara ini yang terpenting adalah menyegarkan pikiran setelah lima setengah tahun yang luar biasa bersama Tottenham. Tujuan saya adalah membangun ulang diri sendiri dan kembali membangkitkan motivasi.”

Lebih lanjut Pochettino mengatakan ambisinya untuk bisa segera kembali ke Eropa. Namun demikian untuk saat ini yang terpenting adalah menyegarkan kembali pikirannya.

“Saya memang ingin kembali melatih di Eropa. Tapi sekarang tenang dulu selama beberapa hari dan lihat apa yang akan terjadi. Saya sebelumnya tidak punya waktu untuk mencerna apa yang terjadi pada saya.”

Baca juga: Rebut Ballon d’Or Lagi! Lionel Messi Isyaratkan Pensiun

“Keputusan pertama saya (usai dipecat) adalah kembali ke Argentina, pulang ke rumah untuk bertemu keluarga dan teman-teman. Tapi saya berharap bisa segera kembali ke Eropa untuk membuat keputusan terkait masa depan saya,” sambung Pochettino.

Beberapa klub disebut tertarik memakai jasa Pochettino. Bayern Munchen dan Arsenal menjadi peminat terdepan. Namun belakangan ada kabar Manchester United ingin menjadikan Pochettino sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Messi: Copa America Sudah “Diseting” untuk Brazil

Vivagoal Berita Bola Setelah memastikan Argentina meraih posisi ketiga di Copa America 2019. Bintang sekaligus kapten tim Tango, Lionel Messi mengungkapkan jika Copa America 2019 sudah diatur untuk Brazil.

“Tidak ada keraguan, semuanya diatur untuk Brasil,” kata Messi seperti dilansir Goal International.

Pada laga yang digelar Minggu (7/7) tersebut. Argentina sukses mengandalkan perlawanan Chili dengan skor 2-1 lewat gol Sergio Aguero dan Paulo Dybala. Sementara Chili hanya mampu membalas satu gol lewat Arthuro Vidal.

Di laga tersebut pun Messi mendapatkan kartu merah pada babak kedua. Ia pun harus meninggalkan lapangan. Kartu merah ini merupakan kali kedua yang diterima Messi. Sebelumnya di Tahun 2005 silam, ia pernah menerima hal serupa kala Argentina menjamu Hungaria di partai persahabatan.

Baca Juga: Starting Line Up Final Copa America 2019 Brazil v Peru

Selepas laga, Messi pun menolak untuk mendapatkan medali perunggu yang disediakan untuknya. Hal tersebut merupakan buah dari ketidakpuasan La Pulga atas keputusan wasit.

Brazil pun akan menjamu Peru di final Copa America 2019. Laga tersebut akan diselenggarakan di salah satu Katedral sepak bola dunia, Estadio Maracana pada Senin (8/7) dinihari WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Messi, Pemain yang Sulit Dihentikan, Mengapa?

VivagoalBerita Bola – Tite yang didapuk menjadi Pelatih Brasil meyakini jika Lionel Messi tidak bisa dihentikan. Akan tetapi, Tite mengharapkan timnas Brasil bisa menemukan cara untuk mencegah bintang Argentina itu di semifinal Copa America 2019.

Walaupun, pemain Barcelona tersebut belum mencapai penampilan terbaik di turnamen. Namun, Argentina tetap berhasil mencapai fase empat besar. Dalam kesempatan ini, tim Argentina telah ditunggu rival sengitnya Brasil di Belo Horizonte pada hari Rabu (3/7/2019) pagi WIB.

Pelatih timnas Brasil tersebut sangat waspada terhadap Messi. Akan tetapi, ia juga menekankan tentang lini serang yang dimiliki timnya jelang laga panas ini.

Baca Juga: Roger Federer: Skill Messi Salah Satu Yang Terbaik di Dunia

“Saat ini, kami tidak hanya berbicara tentang individualitas timnas Argentina. Namun, mereka juga tumbuh secara kolektif,” ucap pelatih Brasil itu seperti diberitakan dari Sportskeeda.

“Dalam hal ini, kolektif meningkatkan individualitas. Kalian memang tidak bisa menghentikan Messi, tidak, namun kalian bisa memperlambat aksinya. Dan juga kalian tidak bisa menetralisir aksinya,” imbuhnya

“Sama seperti Coutinho tidak menetralisir dirinya sendiri, Firmino, David Neres. Mereka akan, pada titik tertentu, menjadi penentu,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America hanya di Vivagoal.com

Silva: Tak Ada Yang Lebih Baik Dari Messi

Vivagoal Copa America – Semifinal Copa America 2019 akan mementaskan laga super Big Match antara Brasil vs Argentina. Menurut Silva, bodoh jika menganggap remeh Argentina karena punya Lionel Messi.

Brasil dan Argentina akan memperebutkan tiket ke babak final Copa America 2019. Duel klasik ini akan dimainkan di Estadio Maracana, Rabu (3/6) pagi hari WIB.

Baca juga : Pelatih Argentina Tak Peduli dengan Catatan Buruk Messi di Timnas, Kenapa?

Brasil menghadapi Argentina dengan bekal catatan tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir sedari fase penyisihan grup. Di sisi lain, Argentina tampil kurang meyakinkan sedari babak penyisihan grup.

Mereka memulai turnamen dengan kekalahan kemudian meraih hasil imbang sebelum akhirnya menang di laga terakhir. Albiceleste lolos ke perempatfinal dengan predikat runner-up grup B. Meski demikian, Silva meminta Brasil agar tidak terlena. Messi jadi pertimbangan utama bek Paris Saint-Germain tersebut.

Menurutnya, selama ada Messi, sangat sulit untuk tidak menjagokan Argentina bisa menang atas Brasil.

“Bagiku, Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah. Pemain terbesar yang pernah kulihat. Aku telah melihat dia bermain, menurutku dia yang terbaik, saya tidak pernah melihat Pele, Zico dan Maradona, jadi saya tidak memberi penilaian soal mereka.” ujar Silva dilansir dari Globo Esporte.

“Saya sudah pernah melihat Ronaldinho, sewaktu bersama di AC Milan. Saya juga pernah lihat Ronaldo de Lima, termasuk bermain bersama Clarence Seedorf, tapi dari semuanya, Messi tidak ada bandingannya.” tegasnya.

Baca juga : Rivalitas 105 Tahun: Brasil vs Argentina di Semifinal Copa America 2019

Sebagai informasi, rekor Silva melawan Messi memang sangat buruk. Selama tujuh pertandingan melawan Barca, Silva belum sekalipun menang dengan rincian empat kali kalah, dua saat membela Milan dan dua kala berkostum PSG dengan tiga kali seri.

“Setiap kami saling berhadapan, baik di timnas atau Liga Champions, selalu sangat sulit menghadapinya. Tidak peduli seberapa banyak anda mempelajari permainannya, anda tidak akan pernah mengerti kualitas yang dimilikinya dan perbedaan yang akan ia buat.” tambah Silva.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Rivalitas 105 Tahun: Brasil vs Argentina di Semifinal Copa America 2019

0

Vivagoal Copa America – Duel klasik yang mempertemukan Brasil melawan Argentina akan tersaji di semifinal Copa America 2019. Laga super Big Match ini bakal dipentaskan pada Rabu (3/7/2019) pagi WIB.

Kepastian pertemuan dua raksasa Amerika Latin ini terjadi setelah Argentina memastikan diri lolos ke babak semifinal usai mengalahkan Venezuela dengan skor 2-0 di Estadio Maracana, Sabtu (29/6/2019) dini hari.

Baca juga : Lawan Argentina di Semifinal, Legenda Ingatkan Brasil Bahayanya Messi

Di laga semifinal sebelumnya, Brasil juga memetik kemenangan atas Paraguay. Tim besutan Tite itu harus bersusah payah meladeni Paraguay untuk bisa memastikan satu tiket ke empat besar usai menang di babak adu pinalti, karena tidak ada gol selama 90 menit pertandingan.

Berdasarkan catatan Opta, untuk kali pertama sepanjang sejarah Copa America, Brasil dan Argentina akan bentrok di semifinal. Meski laga ini bisa dibilang final dini, namun kedua tim sudah harus berjibaku demi bisa sampai di Maracana, tempat digelarnya final turnamen.

Duel Argentina vs Brasil ini dipastikan akan menyedot perhatian banyak pecinta sepakbola dunia. Selain karena rivalitas kedua tim yang sudah berlangsung lebih dari 100 tahun, dua tim terbaik di dunia ini juga cukup berimbang dalam duel-duel yang sudah dilangsungkan.

 

Setelah 105 tahun usai pertemuan perdana di Buenos Aires, Argentina dan Brasil total sudah menjalani 103 pertandingan. Statistik pertemuan mereka sejauh ini cukup berimbang, Brasil meraih 43 kemenangan dan Argentina mengumpulkan 38 kemenangan. Sementara 22 laga lainnya tuntas dengan hasil imbang.

Dari keseluruhan laga tersebut, Brasil mencetak 174 gol ke gawang Albiceleste, sementara Argentina memasukkan bola ke gawang tim Selecao sebanyak 169 gol.

Baca juga : Karena Penyakit Ini, Pemain Brasil Ini Mundur dari Copa Amerika

Dari segi trofi, sejauh ini Brasil masih lebih dari rival abadinya itu. Raihan terbesar mereka tentu saja lima gelar Piala Dunia, delapan titel Copa America dan empat trofi Piala Konfederasi.

Sementara Argentina baru memenangi dua Piala Dunia, tapi mereka lebih sukses di ajang Copa America dengan 14 titel juara, sementara di Piala Konfederasi, tim Tango baru satu piala.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Prediksi Argentina vs Venezuela Copa America 2019

0

Vivagoal Copa America 2019 – Argentina akan melakoni partai melawan Vezezuela di babak perempatfinal pada lanjutan kompetisi Copa America 2019, di Estadio do Maracana, Sabtu (29/06/19) dinihari WIB.

Tim Tango harus bersusah payah untuk dapat lolos dari fase grup di kompetisi bergengsi ini. Dari tiga penampilan yang sudah dijalani, Messi dkk baru bisa meraih poin penuh di laga terakhir grup B melawan Qatar dengar skor 2-0. Sebelumnya La Albiciceleste kalah dari Kolombia, dan kemudian ditahan imbang saat melawan Paraguay.

Baca juga : Lawan Argentina di Semifinal, Legenda Ingatkan Brasil Bahayanya Messi

Dari hasil tersebut, Penampilan Argentina terbilang inkonsiten. Sebab, mereka tercatat baru mengoleksi tiga gol masing-masing di cetak oleh Lionel Messi, Sergio Aguero dan Lautoar di Copa America 2019.

Sementara itu, Venezuela lolos ke babak perempatfinal dengan status runner-up Grup A dengan raihan 5 poin. Pasukan Rafael Dudamel berhasil menang 3-1 atas Bolivia dan sisanya imbang saat melawan Peru dan Brasil.

Babak perempatfinal kali ini merupakan yang keempat bagi Venezuela. Terakhir mereka sampai di babak ini pada tahun 2011 setelah mengalahkan Chile 2-1.

Dari catatan kedua tim di lima pertandingan terakhir, Argentina sukses mengantongi dua kemenangan, satu kekalahan dan sisanya berakhir imbang. Namun, di pentas Copa America sendiri, Tim Tango telah mengalahkan Venezuela sebanyak lima kali. Dengan total mencetak 28 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

Baca juga : Pelatih Manapun Tak Bisa Selamatkan Argentina

Atas torehan tersebut, Argentina jelas lebih di unggulkan di babak perempatfinal Copa America 2019. Namun Messi cs tetap harus waspada mengingat Venezuela belum merasakan kekalahan di kompetisi ini.

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim;

Timnas Venezuela (4-5-1): Wuilker Farinez; Ronald Hernandez, Jhon Chancellor, Mikel Villanueva, Roberto Rosales; Jefferson Savarino, Yangel Herrera, Junior Moreno, Tomas Rincon, Darwin Machis; Salomon Rondon.

Pelatih: Rafael Dudamel (Venezuela)

Timnas Argentina (4-3-1-2): Franco Armani; Juan Foyth, German Pezzella, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Giovani Lo Celso, Leandro Paredes, Marcos Acuna; Lionel Messi; Lautaro Martinez, Sergio Aguero.

Pelatih: Lionel Scaloni (Argentina)

Prediksi skor : Argentina 3 – 1 Venezuela 

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Lawan Argentina di Semifinal, Legenda Ingatkan Brasil Bahayanya Messi

0

Vivagoal Berita BolaBrasil berhasil menembus babak semifinal Copa America 2019 setelah mengandaskan perlawanan Paraguay lewat kemenangan adu pinalti 4-3. Rivaldo lantas mengingatkan bahwa mereka akan menemui tantangan yang berat jika Argentina berhasil menembus semifinal Copa America 2019.

Setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal, pemenang pun harus ditentukan lewat adu tos-tosan, tanpa ada tambahan waktu 2×15 menit.

Dari kubu Paraguay, Gustavo Gomez dan Derliz Gonzales gagal menceploskan bola ke gawang, sementara Brasil, hanya Roberto Firmino yang gagal menjalankan tugasnya, sisanya Philipphe Coutinho, Willian, Marquinhos dan Gabriel Jesus sukses mengirim bola masuk ke gawang sekaligus memastikan Brasil menang 4-3.

Dengan kemenangan ini, tim besutan Tite sisa menunggu pemenang laga antara Argentina melawan Venezuela yang baru akan bertanding pada Sabtu (29/6) dini hari besok.

Baca Juga: Dua Bintang Barcelona Keluhkan Buruknya Stadion di Copa America, Kenapa?

Argentina sendiri sebenarnya tampil kurang meyakinkan di babak penyisihan grup. Mereka mengawali turnamen dengan kekalahan kemudian meraih hasil imbang sebelum akhirnya menang di laga terakhir. Albiceleste lolos ke perempatfinal dengan predikat runner-up grup B.

Kendati demikian, Rivaldo merasa Brasil tetap harus mewaspadai Argentina jika sekiranya lolos ke semifinal. Hal itu diutarakannya karena faktor keberadaan Lionel Messi, kapten sekaligus mesin gol pasukan Lionel Scaloni.

“Tentu saja Argentina tidak akan mudah mencapai final, tapi ketika mereka memiliki Messi, apa pun semua memungkinkan.” kata Rivaldo dilansir dari Marca.

“Messi selalu tampil dalam performa puncak ketika Barcelona maupun Argentina membutuhkannya. Dan Leo selalu tahu bagaimana menjawab tantangan itu.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Ronaldo: Jangan Bandingkan Messi di Barca dan Timnas!

0

Vivagoal Copa America Lionel Messi yang memutuskan kembali memperkuat timnas Argentina di ajang Copa America 2019 kerap mendapat perlakuan yang kurang baik dari suporter tim tango. Kegagalan demi kegagalan yang diraih Argentina membuat publik mempertanyakan kehebatan Messi.

Jika dibandingkan dengan prestasinya bersama Barcelona dalam 12 tahun terakhir,, Messi selalu mampu menggaransi lebih dari 40 gol setiap musimnya. Bahkan pada musim 2012/213, Messi berhasil membukukan 73 gol dari 60 pertandingan di semua ajang kompetisi bersama Blaugrana.

Total sudah 34 trofi yang disumbangkan El Messiah untuk El Barca. Dimana hal  itu sangat kontras dengan pencapaiannya bersama Timnas Argentina. Messi hingga saat ini tak kunjung memberi gelar satupun untuk timnas senior Argentina.

Baca Juga : Duo Uruguay Pimpin Topskor Copa America 2019

Akan tetapi, legenda sepakbola Brasil, Ronaldo da Lima iku memberi pembelaan terhadap Messi. Menurutnya, komparasi penampilan Messi di level klub dan timnas sangat tidak adil.

“Membandingkan Messi saat membela Barca dan timnas sangat tidak adil.. Di Barca dia berlatih setiap hari dengan rekan setimnya, di sana dia hidup tenang, tidak dicemooh dan dia pun bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya. Di timnas, hal itu tidak ada.

“Di usianya yang sudah 32 tahun, Messi bisa saja menolak bermain di Copa America untuk pergi liburan musim panas, tapi hal itu tidak dilakukannya karena dia ingin kembali mencoba memenangi trofi untuk Argentina,” Kata Ronaldo.

Selalu update Berita Copa America terbaru hanya di Vivagoal.com

Messi Optimis Jalani Partai Hidup Mati

0

Vivagoal Berita Bola – Argentina secara mengejutkan ditahan imbang oleh Paraguay di pertandingan kedua Copa America 2019. Hasilnya, mereka harus menjalani partai hidup mati di laga terakhir babak penyisahan grup kontra Qatar. 

Menanggapi hal itu, kapten Argentina, Lionel Messi mengaku optimis Tim Tango akan lolos ke fase knock out dengan mengkadaskan Qatar. Meski ia sadar peluang lolos Argentina masih bergantung pada hasil pertandingan lain.

“Merujuk pada tim kami, kami yakin akan memenangkan laga melawan Qatar. Dimana kami harus terus meningkatkan performa kami,” kata Messi dilansir Onefootball.

Baca Juga : Ini Perbedaan Argentina di Era Messi dan Maradona 

Argentina sendiri kini harus puas menjadi juru kunci grup B dimana mereka belum sekalipun menang di gelaran Copa America tahun ini. Dipertandingan pertama mereka menyerah dua gol dari Kolombia dan ditahan imbang Paraguay di pertandingan kedua.

Menanggapi hal tersebut, Messi tak habis pikir timnya gagal mendulang poin dari dua laga awal mereka. Meski sempat kewalahan di laga melawan Paraguay kemarin, Messi merasa skuat asuhan Scaloni itu telah berjuang habis-habis.

“Beberapa menit awal kami sejatinya sempat menguasai pertandingan. Tapi kami agak kacau setelah kebobolan. Meski demikian kami coba bangkit di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan,” tutup Messi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Jelang Hadapi Argentina, Berrezi Bocorkan Trik Hentikan Messi

0

Vivagoal Berita Bola – Argentina akan menghadapi Paraguay pada lanjutan kompetisi Copa America 2019 Grup B, Kamis (20/6/19) WIB. Laga kali ini akan berjalan sengit mengingat keduanya membutuhkan kemenangan untuk lolos ke babak berikutnya.

Diketahui, Argentina dan Paraguay memulai kompetisi Copa America dengan hasil kurang memuaskan. Di match pertama Messi cs harus menerima hasil pahit setelah ditaklukan oleh Kolombia 2-0. Sementara Paraguay sedikit lebih baik dari tim Tango dengan mengantongi satu poin usai bermain imbang melawan Qatar.

Pada laga kali ini megabintang Barcelona, Lionel Messi akan kembali menjadi tumpuan Argentina. Ia akan habis-habisan untuk mendapatkan hasil positif di akhir laga. Pasalnya, Tim tango wajib meraih tiga poin agar tidak terdepak dari ajang yang diikuti negara-negara CONMEBOL ini.

Kendati demikian, Eduardo Berrizo selaku pelatih Paraguay pun mengatakan tidak akan mudah menjaga seorang Messi. Menurutnya butuh beberapa pemain tuk dapat menghentikan La Pulga.

“Untuk menghentikan pemain seperti Messi bukanlah tugas individu, ini adalah tugas bersama,” tegas Berizzo di kutip dari Goal Internasional.

Lanjutnya, Berrezi juga mengigatkan kepada para pemainnya untuk tidak menitik beratkan kepada messi melainkan seluruh pemain lawan.

“Ketika Anda berusaha menetralisir dia, ia membuka ruang untuk pemain yang lain. Jadi pertanyaannya jangan hanya terpusat pada Messi, tapi pada kemungkinan yang dihasilkan dari dia untuk pemain lain.”

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS