
Tuchel: Lini Depan Kami Mengerikan, Meski Bayern Munich Main Buruk
Vivagoal – Liga Champions – Bayern Munich berhasil meraih kemenangan ketiganya di fase grup Liga Champions kontra Galatasaray S.K. dengan skor 3-1. Hasil tersebut membuat sang pelatih, Thomas Tuchel, bahagia dengan lini depannya.
Bayern Munich bertandang ke markas Galatasaray S.K. pada lanjutan fase grup Liga Champions. Bermain di RAMS Park, Selasa (24/10) malam WIB, die Roten sukses mengunci laga dengan kemenangan meyakinkan 3-1.
Tiga gol Bayern Munich dicetak oleh Kingsley Coman di menit ke-8, Harry Kane di menit ke-73, dan Jamal Musiala di menit ke-78. Sedangkan, satu gol Cimbom Aslan dicetak oleh Mauro Icardi di menit ke-30 lewat penalti.
Three straight #UCL group stage wins 💯✨
♦️ #GSvFCB 1-3 (FT) ♦️ pic.twitter.com/JsrzP001B8
— FC Bayern Munich (@FCBayernEN) October 24, 2023
Sejatinya, die Roten tampak kesulitan di babak pertama. Berdasarakan catatan cari LiveScore, Bayern Munich hanya memiliki penguasaan bola sebesar 47% berbanding 53%. Tidak hanya itu, mereka juga hanya mencatatkan tiga tembakan, di mana dua tepat sasaran dan satu melebar dari gawang.
Berbeda dari Galatasaray yang tampil mengerikan di depan pendukungnya. Anak asuh Okan Buruk tersebut mencetak 12 tembakan, di mana empat tepat sasaran dan delapan meleset.
Namun, di babak kedua, lini depan Bayern Munich bak layak mendapatkan pecutan. Mereka sukses mengendalikan permainan dengan mencetak empat tembakan ke arah gawang yang di mana duanya berhasil berbuah gol.
Baca Juga:
- Harry Kane Hampir Dibuat Tuli Oleh Fans Galatarasay
- Man United vs Copenhagen: Panggungnya Duo Pesakitan, Maguire dan Onana
- Peringatan Xavi Untuk Barcelona: Shakhtar Tak Kenal Rasa Takut
- Jelang PSG vs AC Milan di Liga Champions, Enrique: Seperti Biasa, Kami Bermain Menyerang!
Oleh karena itu, Thomas Tuchel selaku pelatih sangat bahagia dengan pemain lini depan mereka, yakni Harry Kane, Kingsley Coman, Jamal Musiala, dan Leroy Sane. Ia mengatakan lini depan die Roten tetap berbahaya, meskipun tim sedang bermain buruk.
“Galatasaray belum pernah kalah dalam 17 pertandingan musim ini. Kami memiliki masalah besar sebelum jeda, kalah dalam banyak duel dan buruk dalam situasi satu lawan satu. Galatasaray memiliki terlalu banyak peluang,” ucap Tuchel yang dilansir dari Kicker.

“Di babak kedua, kami bertahan dengan lebih baik dan lebih dalam. Kami memiliki situasi yang bagus di lini depan. Pada akhirnya kami berhasil membalikkan keadaan.”
“Barisan depan kami selalu sangat berbahaya, bahkan ketika kami bermain buruk,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















