Rabiot Milan
Foto: Getty Images/Image Photo Agency via sport.detik.com

Walau Menang, AC Milan Sangat Disulitkan oleh Como

Irman Maulana - Januari 16, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Allenatore AC Milan, Massimiliano Allegri mengakui bahwa anak asuhnya itu dibuat sangat kesulitan sepanjang pertandingan oleh Como, meski Rossoneri akhirnya tetap mampu keluar sebagai pemenang.

AC Milan sukses mengamanakan tiga poin penting saat hadapi Como, Jumat (16/1) dini hari WIB pada laga tunda pekan ke-16 Liga Italia musim ini. Bertandang ke Stadio Giuseppe Sinigaglia, Il Diavolo Rosso menang dengan skor 3-1 atas Como.

Milan sejatinya dikejutkan oleh gol cepat Il Lariani yang dicetak oleh Marc-Oliver Kempf saat laga baru berjalan 10 menit. Namun, Rossoneri mampu bangkit dan berbalik unggul berkat gol Christopher Nkunku (45+1′), dan Adrien Rabiot (55′, 88′).

Como Milan
(Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)(AFP/STEFANO RELLANDINI via bola.kompas.com)

Hasil ini membuat Milan masih menempel ketat Inter, yang ada di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 43 poin. Sementara Como, bertahan di peringkat ke-6 setelah mengumpulkan 34 angka dari 20 pertandingan.

Pada laga ini, Milan yang mengawali laga dengan formasi dasar 4-3-3 lakukan perubahan menjadi 3-5-2 di babak kedua. Hal tersebut diakui Allegri perlu Ia terapkan karena Como mampu meredam rencana awal Milan.

Ia turut melempat pujian bagi Como yang tampil sangat menyulitkan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Allegri lantas menyoroti ketangguhan Milan dalam mengusahakan berbagai cara untuk meraih kemenangan.


Baca Juga:


“Kami memulai dengan empat gelandang saat menguasai bola, berusaha menciptakan lebih banyak jalur umpan dengan Fofana. Tetapi kami kehilangan kekompakan setelah tertinggal dan mengambil banyak risiko terhadap umpan-umpan terobosan dan serangan balik mereka. Jadi Maignan yang menyelamatkan tim,” ujar Allegri dilansir DAZN via Football Italia.

“Setelah kami menyamakan kedudukan melawan tim Como yang kuat dan bermain sangat baik, serta bisa berbahaya, saya beralih ke formasi tiga penyerang di depan. Ketika Milan membalikkan keadaan dan memimpin, saya kembali ke formasi awal. Kami juga memiliki peluang lain, begitu pula Como. Ini adalah tim yang sangat tangguh dan ingin meraih hasil dengan segala cara.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com