Dari sederetan wonderkid yang muncul ke permukaan, mungkin hanya sangat sedikit yang bisa mempertahankan performanya hingga ia berada di usia matang. Dan salah satunya, tentu saja seorang Dele Alli, yang dua tahun lalu masih bermain bersama MK Dons, namun kini ia menjadi salah satu andalan dari tim kuda hitam juara, Tottenham Hotspurs. Walaupun namanya telah mendunia, siapa yang mengira bahwa seorang Dele Alli masih seperti remaja seusianya yang senang bercuit di dunia maya. Dapatkan berita menarik lainnya hanya di Vivagoal.com

1. Mulai dikenal bersama MK Dons ketika melawan Manchester United

Nama lengkapnya sendiri ialah Bamidele Alli, Ia merupakan warga negara Inggris keturunan nigeria. Delle ali bergabung dengan MK Dons pada Umur 11 tahun dan telah mencetak gol di Tim utama pada umur 16 tahun pada november 2012. Ketika itu ia mengahadapi Cambrigde City di FA cup putaran pertama. Ia kemudian mencetak debut di liga pada tahun yang sama pada 29 desember 2012 melawan Coventry City. Pada 28 September 2014 Alli mencetak gol Professional pertamanya ketika mengalahkan Stevenage. Dan ia mulai dikenal ketika ia turut ikut dalam tim yang mengkandaskan Manchester United dengan skor 4-0 tanpa balas di Piala Liga 2014-2015

2. Pernah disarankan untuk membela Nigeria

pada Februari 2015, john Fashanu, mantan striker Wimbledon, pernah mengajak Alli untuk bermain bagi Nigeria. Hal itu wajar saja, karena Dele Alli mempunyai darah Nigeria dari sang ayah. Namun sayangnya pada bulan oktober ia masuk ke skuat Inggris asuhan Roy Hogson pada babak kualifikasi Euro 2016. Ia kemudian mencatatkan debut pertamanya debut pada 9 Oktober menggantikan Ross Barkley.

3. Alli Remaja Biasa yang aktif di Twitter

Dengan tingginya yang hampir 180 cm. Tubuhnya atletis dan cukup agresif dalam menghentikan pergerakan lawan. Kepercayaan dirinya tinggi, terutama saat membantu serangan. Di luar lapangan, Alli benar-benar terlihat seperti remaja yang pemalu. Popularitas yang telah diperolehnya, tidak membuatnya besar kepala. Apalagi ia juga begitu aktif di media sosial twitter dengan cuitannya yang begitu jenaka.

4. Alli mengidolai Steven Gerrard, dan tentunya ia adalah fans Liverpool

Sejak kecil alli selalu menjadi suporter The Reds, yang pasti ingin bermain bersama idolanya di Anfield. . Ia pernah dibujuk untuk membela Liverpool, namun sayangnya seperti dilaporkan dari the sun, sang idola malah tertidur ketika melakukan pertemuan dengannya. Hingga akhirnya keduanya hanya melakukan foto bersama. Liverpool juga kabarnya enggan menebus sang pemain yang dianggapnya terlalu mahal.

5. Dilirik oleh banyak tim-tim besar

Dia mulai menarik minat dari klub-klub besar di Eropa dengan peran utama dalam kemenangan 4-0 di Piala Liga melawan Manchester United pada Agustus 2014. Ia lalu bergabung dengan Spurs pada jendela transfer musim dingin berikutnya, dan memenangkan Football League Young Player of the Year.