
5 Fakta Kesuksesan Kiper Legendaris Manchester United
3. Pernah Gagal dan Tak Meraih Satupun Gelar

Setelah memperkuat Ajax selama hampir satu dekade (1990-99) dan mengoleksi total 14 silverware, Van der Sar akhirnya memutuskan untuk pergi. Walau kabarnya dibidik pula oleh Manchester United untuk menggantikan Peter Schmeichel, yang hengkang usai klub memenangi treble winners, Van der Sar lebih memilih pindah ke Juventus, sekaligus menjadi portiere asing pertama di klub raksasa Italia itu.
Sayang, selama dua tahun berseragam Hitam-Putih Van der Sar gagal meraih satu pun gelar bergengsi. Ia mesti puas dua kali menjadi runner-up Serie A di bawah Lazio (pada musim 1999/2000) dan AS Roma (2000/01).
Seiring langkah Juve membeli Gianluigi Buffon dari Parma pada musim panas 2001 dengan banderol £32,6 juta, rekor transfer termahal di dunia untuk penjaga gawang, Van der Sar sadar dirinya bakal sulit mempertahankan status sebagai pilihan utama.
[irp]
Ogah menjadi ban serep, figur bertinggi badan 197 cm ini pun memilih cabut dan merapat ke Fulham, tim yang kala itu baru mendapat tiket promosi ke Liga Primer Inggris untuk musim 2001/02.
Empat musim yang dilalui Van der Sar dengan kubu Craven Cottage memang tak berbuah trofi, namun performanya mengundang ketertarikan dari klub-klub elite EPL seperti Arsenal dan Manchester United.
Tim yang disebut terakhir ini akhirnya menjadi pelabuhan berikut dalam karier Van der Sar. Transfernya ke Old Trafford diresmikan padahal musim panas 2005, atau ketika Van der Sar berumur 35 tahun.















