5 Fakta Menjadi Pelatih Sukses Ala Indra Sjafri

5 Fakta Menjadi Pelatih Sukses Ala Indra Sjafri

Fachrizal Wicaksono - Maret 1, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

3. Mencari pemain muda dengan Blusukan

Indra Sjafri mengawali kariernya di PSSI sebagai pemandu bakat. Tugas yang diemban sudah tentu mencari bakat-bakat muda yang siap dipanggil timnas.

Pelatih yang sempat menangani klub Bali United itu punya kesempatan untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 mendampingi Luis Manuel Blanco.

Dalam hal ini dualisme PSSI membuat nama Indra Sjafri naik menjadi pelatih kepala. Dikarenakan Blanco memilih pergi dari Indonesia. Menjadi pelatih kepala, Indra Sjafrinpunya keistimewaan melahirkan pemain muda.

[irp]

Menurut pendapat Indra, dirinya akan mengumpulkan sebanyak 24 pemain untuk ditempa dengan fasilitas gratis. Akan tetapi, tidak sembarang pemain bisa masuk, karena dirinya akan mencari yang berkualitas.

“Akademi itu murni untuk anak-anak terbaik,” ungkap Indra Sjafri.

“Sekarang prosesnya dalam tahap mau masuk seleksi, kalau tempat semua sudah siap,” sambungnya.

Namun Indra akan memprioritaskan pemain dari Kota Bontang dan Kalimantan pada umumnya. Setelah itu, ia baru akan mencari pemain di beberapa wilayah di Indonesia.

Indra belajar dari kekecewaannya di masa muda. Tak mendapat kesempatan di timnas karena hanya menjadi pemain regional saja, Indra menjalankan program blusukan.

Hasilnya, beberapa pemain muda saat itu berhasil mencuat berkat program Indra. Pemain seperti Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, sampai Muhammad Hargianto lahir dari program Indra.